DBW 10 Jalan-jalan Sore

Di Batas Waktu (10)

" Sakha cepat kesini. Barusan aku lihat Lisa bersama laki-laki ke rumah sakit", suara seseorang di sebrang sana terdengar juga di telinga Adel.

Sakha segera berlalu ke dalam kamar untuk melanjutkan obrolannya.

Apakah kamu akan berubah pikiran, Mas? Tiba-tiba Adel merasa khawatir.

💞💞💞💞💞💞💞💞💞💞

Adel hanya menghela nafas. Ia tak ingin memikirkannya. Sebenarnya jauh lebih baik jika Sakha menyelesaikan dulu masalah di masa lalunya sebelum memulai hubungan yang baru. Bagaimanapun Sakha belum pernah putus dengan Lisa. Walau kini posisi Adel di atas Lisa, tapi terkadang keberadaan kata putus juga di anggap penting sebagian orang.

Adzan Dzuhur berkumandang, Adel segera membereskan laptop dan cemilan yang ia bawa tadi. Setelah itu melaksanakan sholat dan langsung merebahkan tubuhnya di atas kasur. Akhir-akhir ini Adel memang mudah mengantuk.

Tidak membutuhkan waktu lama, akhirnya Adel terlelap. Sementara Sakha yang pergi satelah ada panggilan telepon baru kembali. Di tatapnya wajah Adel dalam keadaan tidur. Ada perasaan bersalah di hatinya. Tapi, entah kenapa mendengar informasi tentang Lisa, tubuhnya seolah bergerak otomatis.

" Maaf", ucapnya sambil mengelus wajah Adel dengan punggung tangannya.

Adel yang benar-benar pulas, tidak bergeming sedikitpun. Akhirnya Sakha ikut merebahkan tubuhnya di samping Adel dan menarik tubuh Adel ke dalam dekapannya. Aroma dari tubuh Adel memang menenangkan. Baru sebentar, Sakha sudah ikut terlelap.

***

" Kita akan kemana?", tanya Adel sesaat setelah duduk di dalam mobil.

Sakha mencondongkan tubuhnya membantu Adel yang akan memasang safety belt. Adel berusaha menetralkan debaran jantungnya. Jarak sedekat ini selalu saja membuat jantungnya bekerja ekstra.

" Kamu mau kemana?", bukannya menjawab, Sakha malah balik bertanya. " Aku akan mengantarmu kemana pun kamu mau", jawab Sakha sambil memegang kemudi.

" Alun-alun kota", jawab Adel antusias. Entahlah tiba-tiba rasanya ingin menjajal jajanan pinggir jalan yang sudah lama tidak ia rasakan. Membayangkannya saja sudah membuatnya gembira.

" Baiklah, tuan putri. Kita kesana sekarang!", seru Sakha sambil mengemudikan mobilnya menuju alun-alun kota.

Adel merasa senang. Sikap Sakha yang hangat seperti ini baru dia rasakan. Apakah sikapnya yang seperti ini hanya ia tunjukkan pada Lisa? dan sekarang ia tunjukkan sikap itu kepadanya karena sekarang Sakha memutuskan untuk membuka hati untuknya?

Ya, Sakha ternyata tetap menepati janjinya untuk mengajak Adel pergi. Adel hanya mengikuti saja. Sejujurnya ia masih penasaran kemana Sakha tadi pergi, tapi ia belum memiliki keberanian untuk tahu kebenarannya.

Setelah sampai di tempat parkir, Sakha turun dari mobil dan langsung memutari mobil untuk membukakan pintu untuk Adel.

" Kita kesana dulu!", ajak Adel ketika melihat penjual bihun telur gulung. Sakha yang memang menggenggam tangan Adel hanya mengikuti kemanapun Adel menarik tangannya.

Setelah membeli bilor gulung, Adel mengajak Sakha membeli cilok, cakwe dan batagor. Adel rela mengantri walaupun antriannya panjang. Lalu Sakha?, ia setia menemani Adel .

" Apa kamu yakin bisa menghabiskan semuanya?", tanya Sakha saat mereka duduk di kursi panjang di bawah pohon. Melihat begitu banyaknya jajanan yang Adel beli.

" Insya Allah.", jawabnya sambil mulai memakan bilor gulung terlebih dahulu. " Mau?" tawar Adel.

Sakha langsung memakannya dari tangan Adel. Akhirnya, mereka memakan semua berdua. Lebih tepatnya Adel yang menyuapi Sakha.

Setelah selesai, mereka langsung ke masjid untuk menunaikan shalat Maghrib terlebih dahulu sebelum memutuskan pulang.

" Kita langsung pulang atau mau mampir ke suatu tempat dulu?", tanya Sakha sambil mengemudikan mobilnya.

"Langsung pulang saja", jawab Adel yang terlihat lelah padahal mereka hanya berjalan-jalan sebentar.

Sakha hanya mengangguk. Namun, belum lama Sakha mengendarai mobilnya, Adel mengagetkannya.

" Mas, berhenti!! ", Adel sedikit berteriak yang membuat Sakha mengerem mendadak.

Terpopuler

Comments

🌷💚SITI.R💚🌷

🌷💚SITI.R💚🌷

apa shaka sdh melihat jelas keadaan lisa dan dia betul2 akan melupkn lisa..dia mau trs terang ga sm adel y

2023-10-14

0

lihat semua
Episodes
1 DBW 1 Di Batas Waktu ( Revisi)
2 DBW 2 Terkejut
3 DBW 3 Mama Tahu
4 DBW 4 Goyah
5 DBW 5 Terlambat
6 DBW 6 Sahabat
7 DBW 7 Jodoh
8 DBW 8 Permintaan Maaf Sakha
9 DBW 9 Memulai dari Awal
10 DBW 10 Jalan-jalan Sore
11 DBW 11 Martabak Telur Spesial
12 DBW 12 Mantan istri ?
13 DBW 13 Talak
14 DBW 14 Adel Hamil
15 DBW 15 Hubungan Lisa dan Yudi
16 DBW 16 Rencana Adel
17 DBW 17 Pertemuan
18 DBW 18 Kesempatan
19 DBW 19 Tetangga Baru
20 DBW 20 Berbagi Cerita
21 DBW 21 Kedatangan Alifa
22 DBW 22 Menghindar
23 DBW 23 Mengabadikan Momen
24 DBW 24 Pernyataannya Cinta
25 DBW 25 Mertua Idaman
26 DBW 26 Pulang Ke Rumah
27 DBW 27 Karena Sebuah Foto
28 DBW 28 Mulai Menjalankan Rencana
29 DBW 29 Curiga
30 DBW 30 Berbicara Tentang Kehamilan
31 DBW 31 Pertemuan Sakha dan Lisa
32 DBW 32 Hampir Kecelakaan
33 DBW 33 Meminta Bantuan
34 DBW 34 Kecelakaan
35 DBW 35 Kehilangan
36 DBW 36 Mulai Menyelidiki
37 DBW 37 Mengumpulkan Bukti
38 DBW 38 Penjara
39 DBW 39 Rekan bisnis
40 DBW 40 Pilihan Tari
41 DBW 41 Kepulangan Adel dari Rumah Sakit
42 Pengumuman Novel Baru
43 DBW 42 Cemburu
44 DBW 43 Kunjungan Keluarga
45 DBW 44 Status
46 DBW 45 Bulan Madu yang Semakin Dekat
47 DBW 46 Akhirnya pergi berdua
48 DBW 47 Kedai Bakso
49 DBW 48 Menikmati Hari Pertama Liburan
50 DBW 49 Janji di Depan Pusara
51 DBW 50 Hadiah dari Sakha
52 DBW 51 Perpisahan
53 DBW 52 Undangan Pernikahan
54 DBW 53 De Javu
55 DBW 54 Kehamilan kedua Adel
56 DBW 55 Penurut Sejak Dalam Perut
57 DBW 56 Keram Perut
58 DBW 57 Persalinan
59 DBW 58 Irsyad Fadil ( The End)
60 Terimakasih
61 Promo Novel Terbaru: Balqis Untuk Baim
62 Promo Novel Terbaru: Sebatas Ibu Untuk Anakmu
Episodes

Updated 62 Episodes

1
DBW 1 Di Batas Waktu ( Revisi)
2
DBW 2 Terkejut
3
DBW 3 Mama Tahu
4
DBW 4 Goyah
5
DBW 5 Terlambat
6
DBW 6 Sahabat
7
DBW 7 Jodoh
8
DBW 8 Permintaan Maaf Sakha
9
DBW 9 Memulai dari Awal
10
DBW 10 Jalan-jalan Sore
11
DBW 11 Martabak Telur Spesial
12
DBW 12 Mantan istri ?
13
DBW 13 Talak
14
DBW 14 Adel Hamil
15
DBW 15 Hubungan Lisa dan Yudi
16
DBW 16 Rencana Adel
17
DBW 17 Pertemuan
18
DBW 18 Kesempatan
19
DBW 19 Tetangga Baru
20
DBW 20 Berbagi Cerita
21
DBW 21 Kedatangan Alifa
22
DBW 22 Menghindar
23
DBW 23 Mengabadikan Momen
24
DBW 24 Pernyataannya Cinta
25
DBW 25 Mertua Idaman
26
DBW 26 Pulang Ke Rumah
27
DBW 27 Karena Sebuah Foto
28
DBW 28 Mulai Menjalankan Rencana
29
DBW 29 Curiga
30
DBW 30 Berbicara Tentang Kehamilan
31
DBW 31 Pertemuan Sakha dan Lisa
32
DBW 32 Hampir Kecelakaan
33
DBW 33 Meminta Bantuan
34
DBW 34 Kecelakaan
35
DBW 35 Kehilangan
36
DBW 36 Mulai Menyelidiki
37
DBW 37 Mengumpulkan Bukti
38
DBW 38 Penjara
39
DBW 39 Rekan bisnis
40
DBW 40 Pilihan Tari
41
DBW 41 Kepulangan Adel dari Rumah Sakit
42
Pengumuman Novel Baru
43
DBW 42 Cemburu
44
DBW 43 Kunjungan Keluarga
45
DBW 44 Status
46
DBW 45 Bulan Madu yang Semakin Dekat
47
DBW 46 Akhirnya pergi berdua
48
DBW 47 Kedai Bakso
49
DBW 48 Menikmati Hari Pertama Liburan
50
DBW 49 Janji di Depan Pusara
51
DBW 50 Hadiah dari Sakha
52
DBW 51 Perpisahan
53
DBW 52 Undangan Pernikahan
54
DBW 53 De Javu
55
DBW 54 Kehamilan kedua Adel
56
DBW 55 Penurut Sejak Dalam Perut
57
DBW 56 Keram Perut
58
DBW 57 Persalinan
59
DBW 58 Irsyad Fadil ( The End)
60
Terimakasih
61
Promo Novel Terbaru: Balqis Untuk Baim
62
Promo Novel Terbaru: Sebatas Ibu Untuk Anakmu

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!