Berusaha Menasehati

Keesokan harinya.

Mama Elin mengetuk pintu kamar Geya berulang kali seraya memanggil nama putrinya itu. Namun, tetap saja ia tidak mendapat jawaban dari dalam. Lantaran pintunya tidak di kunci, ia memutuskan untuk masuk.

Ia mendapati putrinya masih tertidur, mungkin efek mabuk semalam. Jujur, mama Elin merasa sangat sedih begitu melihat putrinya pulang dalam keadaan mabuk berat. Apalagi Ethan mengatakan jika putrinya tengah bersama pria asing.

"Sayang, bangun. Kau melewatkan sarapan paginya. Geya, ayo bangun." Mama Elin mengguncang pelan tubuh Geya, wanita itu hanya menggeliatkan badannya.

"Aku akan tetap seperti ini jika mama terus memaksaku untuk menikah dengan anak pungut kalian," sahut Geya seraya memunggungi mamanya.

"Stop bicara Ethan anak pungut, Geya. Jika Ethan mendengar kau bicara seperti itu, dia pasti akan sakit hati padamu."

"Aku tidak perduli."

Mama Elin menghela napas dan menghembuskan nya secara perlahan. Memang harus ekstra sabar menghadapi Geya.

"Geya, mama tidak suka kau mabuk-mabukan seperti semalam. Mama tidak mau hal seperti semalam sampai terulang lagi," pinta mama Elin sedikit tegas.

Mendengar hal itu, Geya membalikan badannya dan bangun duduk memandang wajah mamanya.

"Itu terjadi karena mama dan papa memaksa aku untuk menikah dengan anak pungut mama. Aku sangat tertekan dengan itu, dia sudah merampas perhatian mama dan papa, aku tidak mau dia merampas sisa kebahagiaan yang aku miliki."

"Geya, dengarkan mama! Papa dan mama hanya berusaha memberi yang terbaik, tapi semua keputusan tetap ada di tanganmu. Kalaupun kau tidak mau, ya sudah. Tidak perlu sampai melakukan hal yang justru merugikan dirimu sendiri." tutur mama Elin.

Geya mengalihkan pandangannya ke arah lain. Entah kenapa mamanya kini berubah menyebalkan.

"Ethan bilang semalam kau bersama pria saat dalam keadaan mabuk. Kau tahu, betapa khawatirnya mama dan papa di rumah saat tahu kau belum juga pulang sampai larut malam. Bagaimana jika pria itu melakukan sesuatu buruk padamu? Beruntung Ethan berhasil menemukanmu sebelum pria itu membawamu pergi."

"Ma, stop. Please, jangan sebut nama Ethan, Ethan, Ethan, Ethan terus. Kenapa mama begitu membanggakan anak pungut itu? Ma, aku juga sudah dewasa, ma. Aku bisa jaga diri. Aku tahu apa yang baik dan apa yang buruk untuk aku. Dan asal mama tahu, pria yang kutemui di club itu pria baik-baik, ma. Namanya, Bara. Mana mungkin dia melakukan hal yang macam-macam sama aku," jelas Geya berusaha membela diri.

"Mana ada pria baik-baik main ke club, Geya?"

"Lalu apa aku juga bukan wanita yang baik hanya karena main ke club?" seru Geya.

"Geya-"

"Ma, Bara itu orang baik. Dia bahkan mau menjadi pendengar yang baik untuk aku atas masalah apa yang sedang aku alami. Bahkan di saat aku dalam keadaan mabuk sekalipun, saat kesadaran aku masih tersisa, aku bisa merasakan kebaikannya. Dia menawarkan diri untuk mengantar aku pulang lantaran tidak mau terjadi sesuatu buruk pada aku di jalan karena aku sedang mabuk parah. Dan apa yang mama dengar dari anak pungut kesayangan mama itu tidaklah benar. Mama tidak bisa menilai seseorang dari sudut pandang orang lain."

Mama Elin diam. Rasanya percuma menasehati Geya jika sedang seperti ini. Geya hanya akan menganggap jika ia hanya berpihak pada Ethan saja.

"Lebih baik sekarang mama keluar dari kamar aku, aku ingin sendiri."

"Sayang, beri kesempatan mama untuk bicara."

"Kalau mama tidak mau keluar, biar aku saja yang keluar."

Geya bergegas turun dari tempat tidurnya.

"Geya, sayang. Kau mau kemana, nak? Geya!"

Panggilan mama Elin sama sekali tidak di dengar oleh wanita itu. Dia tetap melanjutkan langkahnya turun meniti anak tangga.

"Geya .. Kau mau kemana lagi? Geya .. "

Mama Elin berusaha mengejar langkah putrinya, ia tidak ingin Geya pergi lagi dan berbuat yang macam-macam di luar.

Dari kejauhan, perhatian seorang wanita cantik seusia Geya dengan pakaian sekksi beralih pada dua orang yang turun dari tangga tersebut. Dia jadi penasaran apa yang telah terjadi di rumah tersebut. Akan tetapi ia tidak begitu memperdulikan hal tersebut. Ia bergegas pergi ke arah dapur untuk menemui seseorang di sana.

_Bersambung_

Terpopuler

Comments

irfah albeghyttu

irfah albeghyttu

hei...hei...siapa dia????

2023-01-19

1

Defi

Defi

siapa wanita cantik ini apa temannya Ethan

2023-01-15

2

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!