Bab 4

Bab 4

Nadia terpaksa meminta bantuan bik Narti untuk lebih banyak mengurus Zayn.

3 hari ini Aslan tidak pulang beralasan ada perjalanan bisnis. Sumpah, Nadia tidak mempercayai ucapan suaminya itu. Aslan pasti ingin menghabiskan banyak waktu bersama selingkuhannya.

Atau bahkan mereka berdua berlibur entah ke mana.

Ais, entahlah, pikirannya yang selalu menebak-nebak malah semakin membuat dadanya sesak.

Nadia selalu berkata pada dirinya sendiri untuk tidak lagi peduli, untuk tidak lagi memikirkan

Benar kata Rima, kini pandanglah dengan tatapan jijik suamimu itu maka semuanya akan terasa lebih mudah untuk melupakan.

"Bik, hari ini aku mau melamar pekerjaan, aku titip Zayn ya?"

"Iya Mbak, tenang saja, saya akan antar jemput Zayn pulang. Tapi maaf nanti kalau pekerjaan rumah jadi sedikit molor," balas bik Narti dengan tertawa kecil.

Nadia pun tersenyum, dia mengangguk. Paham kalau pekerjaan rumah itu tidak ada habisnya.

"Zayn, doakan Mommy ya? semoga mommy bisa diterima bekerja di perusahaan itu."

"Kenapa mommy kerja juga sih? daddy kan sudah kerja."

"Katanya Zayn mau beli motor-motoran itu, jadi mommy harus kerja juga dong."

"Haih, baiklah, tapi jangan lama-lama ya?"

"Mana bisa begitu, jam 5 mommy baru pulang."

"Nanti aku dirumah hanya dengan bibik?"

"Nanti kita main ke rumah Angel," sahut bik Narti pula.

"Serius?" tanya Zayn dengan matanya yang menyipit, seolah meragukan ucapan bik Narti.

"Iya 2 rius."

"Janji?"

"Iyaaa," jawab bik Narti seolah tidak ikhlas.

Zayn tertawa puas dan Nadia pun bisa bernafas lega. Ya, dia percaya bik Narti bisa menjaga Zayn dengan baik.

Mengemudikan motornya, Nadia menuju kantor perusahaan Paradise Tour. Menggunakan kemeja putih dan celana panjang span berwarna hitam, Nadia nampak sekali jika dia adalah karyawan baru. Rambutnya pun diikat rapi seperti ekor kuda.

Baru berpenampilan seperti itu saja Nadia terlihat sangat cantik, berbeda ketika dia berada di rumah yang hanya menggunakan daster.

"Permisi Mbak, saya Nadia, katanya ibu Mulia sudah menunggu saya."

"Oh, kamu admin yang baru? ayo saya anyar ke ruangan bu Mulia."

Entah siapa wanita cantik itu, tapi dia adalah orang pertama yang Nadia temui ketika masuk ke kantor ini.

Sepanjang jalannya, Nadia berulang kali melihat kesana kemari. Mencari-cari apakah dia akan bertemu dengan Aslan atau Cindy.

Sejujurnya hatinya tak tenang, Nadia seperti berjalan di atas kaca yang tipis. Bisa saja dia menghancurkan kaca itu lalu jatuh dan sama-sama hancur.

Gedung ini setinggi 5 lantai. Nadia tak tau apa-apa tentang fungsinya. Tak tau dimana ruang kerja Aslan.

"Ini ruangan ibu Mulia, masuklah, beliau sudah menunggu kamu."

"Terima kasih Mbak."

"Sama-sama."

Setelah mengetuk pintu dan mendapatkan izin masuk, Nadia menghadap pada ibu Mulia. Orang yang dibayar Rima untuk menerima Nadia bekerja disini.

"Kamu lulusan S1?"

"Iya Bu."

"Setelah menikah berhenti bekerja dan sekarang mau kerja lagi?"

"Benar."

"Rima sudah menjelaskan semuamya, ini kamu mendadak sekali diterima. Jadi saya sangat berharap kerja mu tidak mengecewakan. Traning 1 bulan kalau cocok baru jadi karyawan."

"Terima kasih Bu."

Pagi itu ibu Mulia pun menjelaskan secara langsung apa saja pekerjaan Nadia. Nadia di tuntut untuk tangkas menggunakan komputer, baik bagian surat-menyurat ataupun input data di Excel.

Nadia tidak akan bertemu langsung dengan para konsumen tapi dia tetap dituntut untuk berpenampilan menarik.

Nadia akan lebih banyak bertemu dengan para petinggi perusahaan. Sebagai bagian administrasi pasti akan sering ditanya tentang data.

Mulai hari itu juga Nadia telah bekerja.

Di jam istirahat. Nadia izin untuk berkeliling perusahaan ini.

Kemudian menatap nanar pada sebuah ruangan yang bertuliskan nama suaminya. Aslan-Manager.

"Ini ruangan pak Aslan, dia sedang ada perjalanan bisnis jadi tidak datang ke kantor," jelas Devi, dia bagian admin juga. Menemani Nadia berkeliling.

"Oh, kalau pergi begitu sendirian atau ramai-ramai?"

"Biasanya sih sendirian, tapi kemarin pak Aslan pergi dengan sekretarisnya mbak Cindy."

Deg.

"Nad, aku turun dulu ya, mau makan. Kamu tidak apa-apa kan keliling sendiri. Di lantai atas tinggal ruangan pak dirut."

Nadia hanya bisa mengangguk, dadanya terlalu sesak untuk bicara.

Nadia bahkan tidak sadar kapan Devi pergi meninggalkan dia.

Menjijikkan. Kamu memang menjijikkan Aslan.

Tatapan Nadia kosong, dia bahkan tak tau kemana arah dan tujuan kakinya ini melangkah.

Bahkan Nadia hampir menabrak dinding di hadapannya sendiri.

"Bukankah itu wanita gila yang menabrak mobil mu? untuk apa dia disini?" tanya Jacob.

Steve menatap dengan teliti.

"Ternyata sampai sekarang dia masih gila." Jacob tertawa.

Tapi Steve melanjutkan langkah untuk menuju ruangan, Direktur Utama.

Terpopuler

Comments

Katherina Ajawaila

Katherina Ajawaila

seru ou thour cerita nya, suami istri bisa 1 kantor tanpa ada yg tau, kasihan juga Nadia😭

2025-02-26

0

Yus Warkop

Yus Warkop

puas aku dengan niat kamu nadia semoga lancar . yg nabrak nadia pa Direktur ternyata

2024-11-16

0

Gak Tau

Gak Tau

maju terus Nadia gapai mimpimu

2025-02-01

0

lihat semua
Episodes
1 Bab 1
2 Bab 2
3 Bab 3
4 Bab 4
5 Bab 5
6 Bab 6
7 Bab 7
8 Bab 8
9 Bab 9
10 Bab 10
11 Bab 11
12 Bab 12
13 Bab 13
14 Bab 14
15 Bab 15
16 Bab 16
17 Bab 17
18 Bab 18
19 Bab 19
20 Bab 20
21 Bab 21
22 Bab 22
23 Bab 23
24 Bab 24
25 Bab 25 - Tidak Karuan
26 Bab 26 - Akan Ada Kehancuran
27 Bab 27 - Melepaskan Nadia dan Zayn
28 Bab 28 - Semuanya Telah Hilang
29 Bab 29 - Harta Milik Bersama
30 Bab 30 - Membiasakan Diri
31 Bab 31 - Punya Pegangan Hidup
32 Bab 32 - Mendahului Proses
33 Ayo Menikah by Erma _roviko
34 Bab 33 - Tidak Perlu Cemaskan Apapun
35 Bab 34 - Aku Mau Rumah Itu!
36 Bab 35 - Hari Yang Paling Buruk
37 Bab 36 - Agar Tidak Kabur
38 Bab 36 - Daddy dan Sayang
39 Bab 38 - Berbagi Rasa
40 Bab 39 - Menerima Semua Hidupku
41 Bab 40 - Tidak Berniat Menyembunyikan
42 Bab 41 - Senyum Miring
43 Bab 42 - Sangat Menyesal
44 Bab 43 - Jadi Heboh Sendiri
45 Bab 44 - Sikap Dingin
46 Bab 45 - Makin Hancur
47 Bab 46 - Seperti Neraka
48 Bab 47 - Mengembalikan Semua Ucapan
49 Bab 48 - Jatuh Cinta Lagi
50 Bab 49 - Tidak Bisa Menghentikan
51 Bab 50 - Menemukan Kebahagiaan
52 Bab 51 - Aku Mau Kamu
53 Bab 52 - Cobaan Apalagi Ini
54 Bab 53 - Jadi Saling Tatap
55 Bab 54 - Gara-gara Devi
56 Bab 55 - Jadi Seperti Nadia
57 Bab 56 - Pemandangan Paling Indah
58 Bab 57 - Semuanya Jadi Benar
59 Bab 58 - Akal-akalan ku
60 Bab 59 - Suka Kalau Ada Keributan
61 Bab 60 - Melihat Akhir Hidupnya
62 Bab 61 - Boddoh
63 Bab 62 - Jallang
64 Bab 63 - Cinta Yang Luar Biasa
65 Pelayan Gadis Buta karya baru Lunoxs
66 Sweet Blood karya baru Kim.nana
67 Novel Baru Author
68 Menikahi Majikan Lumpuh
69 Novel baru
Episodes

Updated 69 Episodes

1
Bab 1
2
Bab 2
3
Bab 3
4
Bab 4
5
Bab 5
6
Bab 6
7
Bab 7
8
Bab 8
9
Bab 9
10
Bab 10
11
Bab 11
12
Bab 12
13
Bab 13
14
Bab 14
15
Bab 15
16
Bab 16
17
Bab 17
18
Bab 18
19
Bab 19
20
Bab 20
21
Bab 21
22
Bab 22
23
Bab 23
24
Bab 24
25
Bab 25 - Tidak Karuan
26
Bab 26 - Akan Ada Kehancuran
27
Bab 27 - Melepaskan Nadia dan Zayn
28
Bab 28 - Semuanya Telah Hilang
29
Bab 29 - Harta Milik Bersama
30
Bab 30 - Membiasakan Diri
31
Bab 31 - Punya Pegangan Hidup
32
Bab 32 - Mendahului Proses
33
Ayo Menikah by Erma _roviko
34
Bab 33 - Tidak Perlu Cemaskan Apapun
35
Bab 34 - Aku Mau Rumah Itu!
36
Bab 35 - Hari Yang Paling Buruk
37
Bab 36 - Agar Tidak Kabur
38
Bab 36 - Daddy dan Sayang
39
Bab 38 - Berbagi Rasa
40
Bab 39 - Menerima Semua Hidupku
41
Bab 40 - Tidak Berniat Menyembunyikan
42
Bab 41 - Senyum Miring
43
Bab 42 - Sangat Menyesal
44
Bab 43 - Jadi Heboh Sendiri
45
Bab 44 - Sikap Dingin
46
Bab 45 - Makin Hancur
47
Bab 46 - Seperti Neraka
48
Bab 47 - Mengembalikan Semua Ucapan
49
Bab 48 - Jatuh Cinta Lagi
50
Bab 49 - Tidak Bisa Menghentikan
51
Bab 50 - Menemukan Kebahagiaan
52
Bab 51 - Aku Mau Kamu
53
Bab 52 - Cobaan Apalagi Ini
54
Bab 53 - Jadi Saling Tatap
55
Bab 54 - Gara-gara Devi
56
Bab 55 - Jadi Seperti Nadia
57
Bab 56 - Pemandangan Paling Indah
58
Bab 57 - Semuanya Jadi Benar
59
Bab 58 - Akal-akalan ku
60
Bab 59 - Suka Kalau Ada Keributan
61
Bab 60 - Melihat Akhir Hidupnya
62
Bab 61 - Boddoh
63
Bab 62 - Jallang
64
Bab 63 - Cinta Yang Luar Biasa
65
Pelayan Gadis Buta karya baru Lunoxs
66
Sweet Blood karya baru Kim.nana
67
Novel Baru Author
68
Menikahi Majikan Lumpuh
69
Novel baru

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!