Canggung

Senyum puas terukir di wajah Baron, dia melihat ke sebuah tempat mirip penjara. Di mana tempat itu berisi orang-orang yang dia culik untuk dijadikan kelinci percobaan untuk virus vampirnya.

Dan saat ini tengah dilakukan proses injeksi virus tersebut ke tubuh mereka. Begitu virus disuntikkan, tubuh mereka menggelepar. Seperti orang yang mengalami kejang. Perlahan virus itu menyebar ke seluruh tubuh. Dengan cepat, mengubah struktur DNA manusia menjadi vampir. Menghentikan laju aliran darah. Menghentikan detak jantung. Tapi tidak mematikan fungsi otak. Membuat mereka mati rasa. Tidak mampu merasakan sakit dan tidak bisa mati. Meski pada kenyataannya mereka sudah mati.

Bila dipikir menggunakan logika, hal itu tidak mungkin terjadi. Tapi bagi mereka yang jenius, hal itu bukan masalah.

Proses itu terjadi tidak sampai lima belas menit. Dalam waktu tersebut, Baron sudah mendapatkan satu kompi pasukan vampir, berisi puluhan vampir, yang berada di bawah kendalinya. Mereka hanya akan patuh pada Baron.

"Ini mengagumkàn."

Gumam Baron sambil melihat pasukan vampir itu siap menerima perintah darinya. Campuran sedikit darah murni yang sudah direkayasa genetiknya membuat virus vampir Baron bekerja sempurna.

Darah murni memberikan efek long lasting atau abadi pada sel-sel ditubuh vampir buatan Baron Sel-sel mereka tidak akan mengalami kehancuran meski tanpa proses regenerasi atau pembaruan, seperti halnya pada manusia, yang akan mengganti sel tubuhnya secara berkala.

Seorang peneliti mendekat ke Baron ketika pria itu kembali ke laboratorium. Selama itu, senyum Baron tidak pernah pudar dari bibirnya.

"Bagaimana?"

"Kita akan mulai melakukan proses perubahan bentuk virus itu dari bentuk cair ke ukuran lebih kecil menggunakan teknologi nano."

Baron mengerutkan dahi mendengar perkataan ilmuwannya.

"Lebih mudahnya, kita akan mengubah bentuk virus itu menjadi lebih kecil. Hingga mudah meresap ke dalam kulit manusia. Seperti katamu kita akan membuat hujan virus vampir. Dengan begitu, kita tidak perlu menginjeksi mereka satu persatu."

Baron menyeringai mendengar perkataan ilmuwannya.

"Hujan virus vampir....terdengar sangat menarik."

Dua orang itu tersenyum.

"Sudah waktunya aku membalas semua yang kau lakukan padaku dan keluargaku, Evander Hans. Kali ini, aku juga akan melakukan hal yang sama pada putrimu. Membuatmu kehilangan hal paling berharga dalam hidupmu."

Ingatan pria itu kembali ke ratusan tahun yang lalu. Pria itu, memohon pada Hans untuk menyelamatkan anak dan istrinya yang terkena gigitan vampir. Waktu itu serum penawar vampir Hans belum siap. Jadi Hans menolak membantu pria itu. Terlebih, gigitan vampir itu sudah membunuh anak dan istri pria itu. Dengan kata lain, Hans diminta menghidupkan orang mati. Hans jelas tidak bisa melakukannya.

Saat pria itu masih bersujud di hadapan Hans, Excel tanpa sengaja berteriak pada Hans, memberitahukan kalau sang putri lahir. Pria itu sakit hati pada Hans yang berlalu begitu saja, tanpa mencoba melakukan apapun pada anak dan istrinya.

Hingga pria yang sebenarnya salah satu rekan Hans dalam penelitian itu bertekad akan membalas Hans suatu hari nanti. Berpikir kalau membunuh putri Hans akan membuat pria itu merasakan apa yang dia rasakan. Kehilangan orang yang paling dicinta.

Bertahun-tahun berlalu, pada akhirnya pria itu mengetahui identitas putri Hans, sampai dia akhirnya menghasut Baron untuk menyerbu laboratorium Hans dengan dalih untuk mengambil darah murni yang saat itu memang berada di tangan Hans.

Tapi ketika mereka sampai di sana. Pria itu tidak menemukan darah murni yang dia inginkan. Tapi pria itu tidak kembali dengan tangan kosong. Hari itu dia berhasil mengambil darah murni dari era sebelumnya, juga serum pertumbuhan yang baru saja disempurnakan oleh Hans.

Ditambah, dia begitu puas melihat Baron yang menusuk jantung Hans dengan pedang peraknya. Berharap kalau pria itu mati. Tapi keinginannya kembali tidak tercapai, karena Hans masih bisa sembuh setelah diselamatkan oleh Ara, istri Luis. Ibu Lucifer.

"Jadi berapa lama waktu yang kau perlukan untuk mengubah ukuran partikelnya. Aku ingin dalam waktu dekat ini hujan virus vampir terjadi. Setidaknya di kota ini. Aku ingin melihat kepanikan mereka saat melihat seluruh penduduk kota berubah menjadi vampir. Sebelum aku menyerang Black Castle."

"Beri aku sebulan atau dua bulan. Tidak sulit mengubah ukuran virus itu menggunakan teknologi nano, tapi kita memerlukan jumlah banyak untuk mengubah seluruh penduduk kota menjadi vampir."

Baron mengangguk paham. Dia tahu, virus vampirnya baru saja disempurnakan. Jadi dia akan menunggu hingga jumlah virus tersebut cukup untuk memenuhi ambisinya.

"Tidak masalah jika aku harus menunggu lagi. Asal kau bisa memberikan apa yang aku inginkan."

Pria itu mengangguk paham.

"Oh ya, menurut perhitunganku. Anak-anakmu sebentar lagi bisa dilahirkan."

Senyum Baron semakin lebar. Anak? Anak-anaknya akan lahir. Dia pikir masih harus menanti untuk melihat kelahiran putra-putranya.

"Apa ada hal yang aku tidak tahu?"

"Aku berhasil menggandakan kecepatan serum pertumbuhan Hans."

Ada rasa puas dalam diri pria itu ketika dia bisa melampaui pencapaian Hans. Selama ini dia selalu berada dalam bayang-bayang Hans. Seorang dokter yang beralih profesi menjadi seorang peneliti dan ilmuwan. Dia sangat membenci itu.

Semua orang mengelu-elukan Hans, memuji kejeniusan pria itu. Hans memang berhasil menciptakan berbagai macam obat yang mampu menjawab semua keluhan hampir semua penyakit yang ada. Bahkan serum kankernya, salah satu hal yang membuat dunia kedokteran bisa bersujud di hadapan Hans. Penemuan yang sangat mengagumkan.

Sudah berapa banyak pasien kanker yang bisa disembuhkan oleh serum Hans. Hingga berbagai pujian pun mengalir pada Hans, membuat pria itu semakin iri.

"Aku tidak akan kalah lagi darimu Hans."

*

*

Kredit Pinterest.com

Nara kembali berada dalam labirin besar tak berujung. Salah satu mimpi yang kerap menghantuinya. Mimpi buruk yang selalu membuatnya enggan memejamkan mata.

Gadis itu sadar kalau ini dunia mimpi. Tapi dia tidak bisa keluar dari sana. Bahkan ketika dia mencoba membangunkan dirinya di dunia nyata.

Nara sampai hafal seluk beluk labirin itu. Sampai dia bisa melalui semua rintangannya dengan mudah. Kecuali satu, dia tidak bisa menemukan jalan keluarnya. Selama ini dia selalu saja terkurung di tempat itu. Jika dia memaksa keluar, dia akan berakhir tenggelam.

Saat tenggelam itulah dia baru bisa bangun dari tidurnya. Itulah kenapa Nara membenci air. Dia tidak bisa berada di dekat kolam, laut atau danau atau sejenisnya. Mimpi buruknya semakin hari-hari semakin parah.

"Nara....kau tidak mau bangun apa?"

Lucifer mengetuk pintu kamar sang istri. Dia bisa saja menerobos masuk, tapi dia masih menghormati posisi Nara sebagai istrinya yang masih memiliki privasi.

Pria itu menunggu cukup lama didepan pintu tanpa jawaban. Hingga ketika pikirannya mencoba masuk ke benak Nara, pria itu tanpa ragu masuk ke kamar sang istri.

Pria itu langsung naik ke atas tubuh Nara. Menyatukan kening mereka. Hingga Nara yang tengah tenggelam dalam mimpinya, merasakan seseorang menarik tubuhnya dari dalam air yang hampir menenggelamkan dirinya. Mencekik habis nafasnya.

Hah....

Nara membuka matanya tepat ketika dia keluar dari air dalam mimpinya.

"Berapa lama kau bermimpi soal hal itu?"

Nara terkesiap melihat Lucifer yang berada di atas tubuhnya. Nara jelas merasa canggung dengan posisi mereka. Dimana Lucifer menggunakan tangan dan kakinya untuk menjaga jarak dengan dirinya. Keheningan sesaat menyelimuti kamar itu.

****

Ada belum ya serum kanker kayak punya Hans di dunia nyata...mikir mode on....🤔🤔🤔

Anyway, jangan lupa ritual jempolnya ditunggu..

Like, vote, gift dan komennya...

Terpopuler

Comments

Damar Pawitra IG@anns_indri

Damar Pawitra IG@anns_indri

ho oh tuh bund... biar bisa nyembuhin banyak orang heheheh

2023-01-27

1

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!