Chapter 2: Bos Lantai 10

Tercatat 50 juta umat manusia terjebak didalam game Virtual Reality yang memaksa mereka untuk menyelesaikan game dengan mencapai menara lantai 100 dengan taruhan nyawanya. Para pemain tidak bisa mengetahui kabar tentang dunia nyata karena sistem WQO memblokir situs informasi sehingga para player hanya bisa mencari ilmu pengetahuan sebagai bekal untuk bertahan hidup karena game ini memiliki peraturan yang dimana semakin tinggi level monster semakin sulit Quiz yang diberikan, poin Quiz tidak lagi digunakan untuk menukar uang melainkan menaikkan status untuk memperkuat karakter.

Aku sudah terjebak selama satu bulan lamanya di game busuk ini, saat ini aku level 15 dan siap untuk melawan bos lantai 10 untuk itu aku harus mencari party [Yuuto menulis disebuah buku miliknya] peraturan game mulai bertambah seperti jika kamu Game Over dalam permainan, player akan terkena penalty yaitu pengurangan 5% kapasitas otak jadi kebanyakan player lebih memilih peran Tanker daripada peran DPS yang harus menghadapi monster, peran Give yang memiliki peran memberi buff atau memberikan pertolongan untuk DPS saat bertarung dan peran player yang paling berbahaya adalah peran Brain yang dimana setiap DPS mengalahkan monster disitulah peran berbahaya bagi Brain yaitu menjawab semua Quiz dari setiap monster [Yuuto menyimpan bukunya].

"..[meregangkan tangan]..Guild Winterland sepertinya akan mengadakan pembasmian bos lantai 10..[Yuuto berdiri dari bangku]..baiklah, aku akan pergi kesana!" Ucap Yuuto

Yuuto berada dilantai 9,  dilantai tersebut terdapat Kota Stay untuk tempat peristirahatan sebelum melawan bos lantai 10. Kota Stay adalah kota aman atau kota peristirahatan jadi setiap ingin melawan bos, player bisa mempersiapkan strategi sebelum melawan bos, Kota Stay biasanya berada pada angka 9 seperti 9,19, sampai lantai 99.

Yuuto berjalan menuju tempat panggung Clossal yang dimana Guild Winterland mencari pemain DPS, Tanker, Give, dan Brain untuk membentuk Grup karena mereka tidak tahu tentang bos lantai 10.

"Halo, para player semua, saat ini kami ingin mencari beberapa player yang mau ikut membasmi bos lantai 10 untuk itu kami akan membentuk Grup yang beranggotakan 50 Player. 20 player DPS, 15 player Tanker, 10 player Give dan 5 player Brain adakah yang mau join?" Ucap Ketua Guild

"Hey kamu, apa kamu tidak tahu tata krama?..kenapa kamu tidak memperkenalkan diri dan malah mempromosikan Guild kalian seenaknya." Ucap Seorang player

"Ahh...maaf saya tidak memperkenalkan diri, perkenalkan saya Viinn peran DPS dan juga saya adalah Ketua Guild Winterland jadi salam kenal semuannya." Ucap Viinn

"Baiklah begitu lebih baik, saya ikut peran Give!" Ucap player lain

Dengan cepat slot DPS, Tanker, Give telah penuh sisa peran Brain yang tinggal 2 orang, karena Yuuto peran DPS tetapi slot penuh dia terpaksa memilih Brain dan untuk itu Yuuto menutupi peran DPS-nya.

"Aku memilih peran Brain!" Ucap Yuuto

"Tinggal satu lagi untuk peran Brain, jadi siapa yang akan mengisi slot ini!" Ucap Viinn

Yuuto melihat player yang memakai kerudung sedang mengangkat tangannya tetapi Viinn tidak melihatnya dan saat itu Yuuto berdiri.

"Viinn...orang itu akan mengisi satu slot Brain, jadi kapan kita melawan Bos Lantai?" Tanya Yuuto

"Baiklah kamu yang terakhir..[melihat ke player kerudung]..dan untuk pertanyaanmu itu hari ini kita akan melawan Bos Lantai." Ucap Viinn

Di hari itu jadilah Grup yang beranggotakan 50 player untuk membasmi Bos Lantai 10, mereka semua berjalan menuju Base Home untuk pergi kelantai Bos dan saat itu Yuuto sedikit penasaran dengan orang yang berkerudung itu.

"Baiklah kita sudah sampai digerbang bos, kalian semua bersiaplah!" Ucap Viinn

Semua berteriak woooaahhh...Viinn membuka gerbang lantai 10 dan saat itu muncullah bos membawa tombak panjang bos tersebut bernama Kuullo dan beberapa monster yang mengawalnya, Yuuto memanggil papan ketik dan saat itu Yuuto melihat player kerudung tidak memanggil papan ketiknya tetapi Yuuto mengabaikannya dan fokus akan Quiz yang diberikan.

"Tanker buat pertahanan, DPS ayo maju!" Ucap Viinn

Pertarungan sengit terjadi, beberapa player terluka tetapi dengan tidak adanya pengawal bos itu akan mudah untuk dikalahkan, DPS dan Tanker maju untuk menyerang.

"Tanker tahan serangan bosnya...bagus, DPS serang..[Viinn menyerang]..!" Ucap Viinn

Dengan serangan itu Bar HP yang dimiliki bos yaitu 2 Bar dan ketika Viinn ingin menyerang saat itu Give tidak memberikan Buff.

"Hey Give, berikan kami Buff!" Ucap Viinn

"Haha...kenapa juga aku harus memberi kalian Buff, kalian serang saja tanpa buff dan matilah semakin sedikit pemain semakin banyak item yang kita dapatkan hahah..." Ucap player lain

Karena perbuatan player itu, semua player Tanker Game Over dan player DPS menyisakan Ketua Guild yaitu Viinn.

"Viinn lariii..[Yuuto melihat Viinn diserang dan membuat HP-nya habis]..Viinn!" Berteriak

Yuuto berlari menuju Viinn sedangkan bos memanggil pasukannya lagi.

"Viinn tidak apa-apa kamu akan aman Game Over cuma akan mengurangi  5% kapasitas otakmu jadi tenang saja..[Yuuto melihat kapasitas otak Viinn dan itu membuat Yuuto merasa sesak dadanya]..Viinn kamu!" Ucap Yuuto dengan sedih

"Tidak apa-apa Yuuto, sebelum aku Game Over selamanya sebaiknya aku memberimu buku ini. Buku itu berisi informasi tentang lantai 10-50 dan skill-skill yang digunakan bos, Yuuto gunakan buku itu dengan baik dan juga jangan biarkan para player Troll itu hidup mereka hanya mengganggu player lainnya." Ucap Viinn

"Viinn..[Yuuto melihat kapasitas otak Viinn yang tinggal 5%].." Yuuto menunjukkan wajah suram

Dan saat itu kepala Viinn meledak ditangan Yuuto, player kerudung mendekati Yuuto dan mengajaknya untuk segera meninggalkan Lantai Bos ini.

"Hey, Yuuto ayo pergi dari sini!...Yuuto!" Ucap Player kerudung

"..[Yuuto berdiri dengan wajah marah dan suram]..kamu berikan aku tiga buff!" Minta Yuuto

"Apa...kamu jangan gegabah, ayo kita pergi!" Minta player kerudung

"Kamu bukan player Brain jadi tinggal kamu berikan aku tiga buff dan segera pergi dari sini!" Ucap Yuuto

"Kamu...ingin melawannya tanpa tank dan juga disitu ada banyak monster pengawalnya itu membutuhkan player Brain dan kamu juga tahukan Quiz harus segera dijawab untuk membuat monster segera mati." Ucap Player kerudung dengan sedikit bingung dengan Yuuto

Yuuto membuka kerudung player tersebut dan mengatakan.

"Tolong Yuna berikan aku tiga buff itu dan kamu segera pergi dari sini!" Ucap Yuuto dengan wajah gembira tetapi dengan sedikit air mata

"Yuuto..[Yuna memberikan tiga buff]..Moonspeed, Defends Up, Attack Up...Yuuto kembalilah dengan selamat!" Minta Yuna

Yuuto berlari melawan para pengawal Bos Kuullo, Yuuto membunuh semua pengawal dengan cepat dan saat itu yang membuat Yuna kagum adalah Yuuto memainkan dua peran yaitu Brain dan DPS. Bos mendekati Yuuto dan saat itu terjadilah duel yang sangat sengit antara mereka berdua, semua player yang tersisa melihat Yuuto dengan wajah kagum.

"Lihat anak itu dia memainkan dua peran!" Ucap player lain

"Bagaimana bisa dia menemukan jawaban yang tepat?" Ucap player lain

"Coba lihat monsternya mengeluarkan Item, poin dan EXP berarti dia menjawab dengan benar!" Ucap player lain

"Woohh...dia sangat cepat mengetik Keyboardnya!" Ucap player lain

Semua terkagum dengan Yuuto dan tinggallah Yuuto berduel dengan Bos Lantai dan itu membuat semua player mendukung Yuuto.

"Eternal Critical..[menebas tubuh Bos]..[Yuuto terus menebas tubuh Bos dan menghindari setiap serangan Bos Kuullo]..[Yuuto terlempar karena teriakan amarah Bos Kuullo].." Aksi Yuuto

Bos mengeluarkan teknik pamungkasnya yaitu Puncture Streak, Yuuto mengangkat pedangnya dan mengeluarkan teknik skill yang diberikan GM yaitu Critical Chain.

"..[mengangkat pedangnya]..Skill Critical Chain..[keluar 4 rantai yang ujungnya sangat tajam dan menuju ketombak bos].." Aksi Yuuto

Critical Chain berhantaman dengan Puncture Streak seketika tombak Bos Kuullo hancur lembur yang mengakibatkan rantai menusuk empat bagian tubuh bos yaitu 2 bagian bahu dan 2 bagian pinggul yang mengakibatkan Bos Kuullo tidak bisa bergerak dan saat itu Yuuto seketika berada didepan Bos dan segera menebas tubuh bos tersebut hingga menjadi dua bagian.

"..[bernapas dengan cepat karena kelelahan]..Jawaban untuk Quiz tersebut adalah..[Yuuto mengetik dikeyboardnya].. X=1314." gumam Yuuto

Congratulations For Player = Floor 10 Is Done

Semua berteriak dengan kesenangan tetapi beda dengan player Troll mereka seenaknya mengambil beberapa Item monster pengawal tetapi mereka dihentikan para player Give dan beberapa player Brain, mereka diikat dan saat itu Yuuto mendekati pemimpin para Troll.

"Kamu kenapa melakukan itu?" Ucap Yuuto dengan wajah suram

"Hah?..dasar aneh itu karena kita tidak mau membuang nyawa kami hanya karena monster itu jadi lebih baik kami melakukan ini daripada melawan monster itu." Ucap pemimpin Troll

"Kalian sangat busuk!..[Yuuto menebas kepala Troll itu dengan cepat]..[Darah berceceran]..ini berlaku bagi kalian semua." Ucap Yuuto dengan wajah marah

Semua player Troll ketakutan karena akan dibunuh, para Tanker dan DPS hidup kembali setelah selesai masa penalty-nya. Yuuto mencopy Buku peninggalan Viinn dan memberikannya kepada seluruh Guild Winterland dan Yuna.

"Itu buku peninggalan ketua kalian...jadi gunakan sebaik-baiknya dan juga aku bubar dari grup ini!" Ucap Yuuto.

Yuuto berjalan pergi menuju Kota lantai 10 yaitu Kota Yuhai tetapi dia diberhentikan oleh Yuna.

"Bentar, ijinkan aku berparty denganmu!" Minta Yuna

"..[Yuuto menambahkan teman kepada Yuna]..Terima itu kamu bisa mengirim pesan kepadaku jika kamu ingin meminta pertolongan dan juga aku tidak akan membuat party." Ucap Yuuto

"Tidak aku akan ikut denganmu!" Ucap Yuna dengan memaksa

"Baron bisakah kamu mengajak dia ke Guildmu dan jaga dia itu permintaanku kepadamu!" Minta Yuuto

"Karena aku Wakil pemimpin, aku bisa mengundangnya ke Guild karena dia bisa menggunakan tiga sekaligus Buff itu bisa menguntungkan Guild dan terima kasih karena kamu Viinn bisa beristirahat dengan tenang." Ucap Wakil pemimpin yaitu Baron

"Yuna ikutlah dengannya, saat ini aku ingin sendiri jadi bisakah kamu masuk Guild Winterland!" Ucap Yuuto dengan wajah suram

"..[Yuna merasa ingin bersamanya untuk membantunya menghilangkan wajah itu tetapi dia harus menuruti perkataan Yuuto]..Baiklah tetapi selalu kirim pesan kepadaku, aku ingin melihatmu tetap hidup!" Minta Yuna

"Hei, Yuna kamu-kan bisa melihatnya di Tab Menu Friend, disitukan ada tulisan Life itu berarti Yuuto masih hidup, mungkinkah kamu ingin selalu bersama Yuuto walaupun kalian jauhan kenapa kalian tidak pacaran." Ucap Baron

"Heh..pacaran, apa dengannya..[wajah Yuna memerah].." Yuna dengan ekspresi malu-malu

"Aku akan pergi, sisa item bisa kalian ambil karena aku cuma akan mengambil item bos dan juga kalian berdua tetaplah hidup!" Ucap Yuuto

Baron dan Yuna berkata sama yaitu 'Baiklah'  Yuuto meninggalkan mereka berdua untuk meninggalkan lantai bos menuju lantai 10 yaitu Kota Yuhai.

Bersambung.

Terpopuler

Comments

Qhalyed Muqhriez

Qhalyed Muqhriez

ya sudah sah ini plagiat SAO S1

2021-11-08

1

ARSY ALFAZZA

ARSY ALFAZZA

like like 👍🏻

2021-05-28

1

Gz'baker

Gz'baker

baru awal ajah udah cinta"aan, klw bisa novel kek gini awal" itu jangan dulu cinta" atau apa gitu usahain kembangin kar
akternya dulu baru otw cinta klw udh kuat🙄

2021-02-26

5

lihat semua
Episodes
1 Chapter 1: World Quiz Online
2 Chapter 2: Bos Lantai 10
3 Chapter 3: Secret Dungeon
4 Chapter 4: The Green
5 Chapter 5: Exchange Information
6 Chapter 6: MB Yeti [Part 1]
7 Chapter 7: MB Yeti [Part 2]
8 Chapter 8: The Number
9 Chapter 9: Kembali Dilantai 30
10 Chapter 10: Bos Lantai 50: Rose Beast
11 Chapter 11: Pertemuan dengan Aliansi
12 Chapter 12: Adik dari Ibunya Yuuto
13 Chapter 13: Four Human-AI
14 Chapter 14: MB Demon King Lantai 55
15 Chapter 15: Empat Yuuto (Kepribadian Ganda)
16 Chapter 16: Kemampuan Feeling milik Tina
17 Chapter 17: Kuro Sang Pemilik Secret Dungeon
18 Chapter 18: Satu Tujuan !!
19 Chapter 19: Perasaan Yuuto !
20 Chapter 20: Percakapan dengan Kuro
21 Chapter 21: Kembalinya Yuuto
22 Chapter 22: Kembalinya mereka berlima
23 Chapter 23: Nekora Sang Pemilik Special Guide
24 Chapter 24: Pembicaraan Di Ruangan Rapat
25 Chapter 25: MB Medusa Lantai 85
26 Chapter 26: Baron dan Kevin VS Yusan
27 Chapter 27: Tina dan Eina VS Aini
28 Chapter 28: Yuna VS Kashin
29 Chapter 29: Rencana Agurame Asura
30 Chapter 30: Yuuto VS Erichi (Part 1)
31 Chapter 31: Yuuto VS Erichi (Part 2)
32 Chapter 32: Akhir Permainan
33 Chapter 33: Sekolah Hometown
34 Chapter 34: Kemunculan Shinigami
35 Chapter 35: Pembicaraan di Artificial World
36 Chapter 36: Saling Tipu Menipu
37 Chapter 37: Sesuatu yang sulit diungkapkan
38 Chapter 38: Bertemu dengan Rina dan Xuan
39 Chapter 39: Restoran Tanagi Part 1
40 Chapter 40: Restoran Tanagi Part 2
41 Chapter 41: Yuuto VS Pria Bermantel
42 Chapter 42: Rumah Walikota Hometown Part 1
43 Chapter 43: Rumah Walikota Hometown Part 2
44 Chapter 44:Membuat Janji Temu
45 Chapter 45: Perjalanan menuju GFC
46 Chapter 46: Kelemahan Kemampuan Akseleration
47 Chapter 47: Gedung Four Countries
48 Chapter 48: Janji Temu Part 1
49 Chapter 49: Janji Temu Part 2
50 Chapter 50: Janji Temu Part 3
51 Chapter 51: Di Ambang Kematian
52 Chapter 52: Berhasil Selamat
53 Chapter 53: Kemunculan Hollow
54 Chapter 54: Day 1: Yuna
55 Chapter 55: Day 1: Tanagi Baron
56 Chapter 56: Day 1: Tina dan Kevin
57 Chapter 57: Day 1: Eina dan Lisa
58 Chapter 58: Empat Sahabat
59 Chapter 59: Mereka Datang Dan Berkumpul
60 Chaper 60: Sedikit Terungkap Tentang Tujuan Yuuto
61 Chapter 61: Pergi Ke Rumah Yuuto
62 Chapter 62: Dunia Shinigami
63 Chapter 63: Dua Rencana Berbeda Dari Sosok Wadah dan Asli
64 Chapter 64: Sembuh, Pulih, Sehat
65 Chapter 65: Kembali Ke Kota Hometown
66 Chapter 66: Perjalanan Pulang
67 Chapter 67: Aku Pulang
68 Chapter 68: Tidak Ada Yang Perlu Di Sembunyikan Lagi !
69 Chapter 69: Rencana Utama The Number
70 Chapter 70: Usaha Yang Penuh Dengan Penyesalan
71 Chapter 71: Bentrokan Aura Akseleration
72 Chapter 72: Ikatan Murid Dan Guru
73 Chapter 73: Lima Kota Besar
74 Chapter 74: Jenderal Dan Komandan
75 Chapter 75: Informasi Marga Ery
76 Chapter 76: Salah Perkiraan
77 Chapter 77: Dua Orang Yang Tersesat
78 Chapter 78: Viinn Adalah Kakaknya
79 Chapter 79: Hari Pelatihan
80 Chapter 80: Pagi Yang Menyenangkan
81 Chapter 81: Latihan Selama Tiga Bulan
82 Chapter 82: Hiru Okama, Nisuta, Yamada Kazuto
83 Chapter 83: Professor Randolf dan Professor Agurame Asura
84 Chapter 84: Project Transfer Memory
85 Chapter 85: Cup Ramen
86 Chapter 86: Project Program Imajination Part 1
87 Chapter 87: Project Program Imajination Part 2
88 Chapter 88: Warning Wall
89 Chapter 89: Project Transfer Memory Dimulai
90 Chapter 90: Ruiki Nagamase
91 Chapter 91: Ahli Psikologi
92 Chapter 92: Rencana Pernikahan Nisuta dan Yamada
93 Chapter 93: Kemampuan Ruiki
94 Chapter 94: Idealisme Hiru Okama
95 Chapter 95: Rencana Pergi Ke Jepang
96 Chapter 96: Pasien Terakhir
97 Chapter 97: Teman Baru
98 Chapter 98: Hari Pertama Di Bandara Internasional Ibukota Beijing
99 Chapter 99: Hari Kedua Di Bandara Internasional Ibukota Beijing
100 Chapter 100: Terbang Ke Jepang
101 Chapter 101: Kedatangan Yang Tidak Terduga
102 Chapter 102: Semuanya Setuju !
103 Chapter 103: Pernikahan Yang Tidak Akan Terlupakan
104 Chapter 104: Mereka Semua Tinggal Di Jepang
105 Chapter 105: Semua Masalah Telah Selesai
106 Chapter 106: Lahirnya Sang Tokoh Utama
107 Chapter 107: Yuuto Usia 3 tahun
108 Chapter 108: Orang Tua Dan Anak
109 Chapter 109: Benci Namun Suka
110 Chapter 110: Sepasang Kekasih Baru
111 Chapter 111: Project Yang Hampir Selesai
112 Chapter 112: Hiru Okama Bergerak Memulai Rencananya
113 Chapter 113: Rencana Yang Gagal
114 Chapter 114: Awal Mula Tragedi
115 Chapter 115: Sebuah Ancaman Dari Hiru Okama
116 Chapter 116: Melanjutkan Pengembangan Project Transfer Memory
117 Chapter 117: Tragedi Di Mulai
118 Chapter 118: Balas Dendam, Idealismenya Dan Hati Yang Lemah
119 Chapter 119: Penyiksaan Di Mulai
120 Chapter 120: Dia Yang Tidak Pantas
121 Chapter 121: Pria Mata Gelap Dengan Rambut Hitam Sedikit Putih
122 Chapter 122: Siksaan Kedua Yang Mengerikan
123 Chapter 123: Perasaan Yang Tidak Enak
124 Chapter 124: Agurame Yang Menjadi Pion Kuat Untuk Hiru Okama
125 Chapter 125: Cuci Otak Berhasil
126 Chapter 126: Kecelakaan Parah
127 Chapter 127: Kekuatan Voice Head
128 Chapter 128: Topeng Halloween Di Saat Genting ?
129 Chapter 129: Sang Ayah Selamat Dari Kematian
130 Chapter 130: Alicia Nagamase Anak Adopsi
131 Chapter 131: Tugas Yang Diberikan Kepada Agurame
132 Chapter 132: Perusahaan New World
133 Chapter 133: Project Transfer Memory & Project Program Imajination
134 Chapter 134: Kakeknya Hiru Okama
135 Chapter 135: Siksaan Kedua Yang Menyakitkan
136 Chapter 136: Kehidupan Sebelum Menjadi Pelayannya Hiru
137 Chapter 137: Otak Duplikasi Nisuta Dan Yamada
138 Chapter 138: Sidang Perebutan Hak Cipta Project Part 1
139 Chapter 139: Sidang Perebutan Hak Cipta Project Part 2
140 Chapter 140: Sidang Perebutan Hak Cipta Project Part 3
141 Chapter 141: Tugas Terakhir Yang Belum Selesai
142 Chapter 142: Yuuto Dengan Sifat Yang Aneh
143 Chapter 143: Otak Duplikasi Yang Merupakan Artificial World
144 Chapter 144: Goodbye Nisuta And Yamada
145 Chapter 145: Yuuto Akhirnya Memiliki Sifat Hiru Okama
146 Chapter 146: Helix Si Magic Killer
147 Chapter 147: Graundila Si Destroyer
148 Chapter 148: Membunuh Orang Tuanya Ruiki & Yamada Part 1
149 Chapter 149: Membunuh Orang Tuanya Ruiki & Yamada Part 2
150 Chapter 150: Senyuman Lembut Tapi Mengerikan
151 Chapter 151: Yuuto Seperti Villain Cadangan
152 Chapter 152: Menjaga Yuuto Selama Sebulan
153 Chapter 153: Rencana Yang Berhasil
154 Chapter 154: Terima Kasih Voice Head
155 Chapter 155: Ingatan Palsu
156 Chapter 156: Yuuto Demam Tinggi
157 Chapter 157: Ruiki Akhirnya Tahu Yang Sebenarnya
158 Chapter 158: Sebelum Hiru Memberitahu Ruiki Yang Sebenarnya
159 Chapter 159: Gemparnya Distrik Shibuya
160 Chapter 160: Lautan Darah Di Gedung Pemerintahan
161 Chapter 161: 31 Desember 2034
162 Chapter 162: Tepat Tengah Malam
163 Chapter 163: 1 Januari 2035 Part 1
164 Chapter 164: 1 Januari 2035 Part 2
165 Chapter 165: Kebangkitan
166 Chapter 166: Negara Yang Kembali Damai
167 Chapter 167: Terbentuknya Organisasi The Number
168 Chapter 168: Balas Dendam Yang Amat Dalam
169 Chapter 169: Pertemuan Terakhir Untuk Mereka Berdua
170 Chapter 170: Tiga Bulan Setelah Pelatihan
171 Chapter 171: Formulir Pendaftaran Duel Festival
172 Chapter 172: Pengumuman Peserta Duel Festival
173 Chapter 173: Rapat Marga Ery
174 Chapter 174: Festival Yang Sangat Meriah
175 Chapter 175: Mata-Mata Dari The Number
176 Chapter 176: Gadis Kecil Yang Sangat Bawel
177 Chapter 177: Masa Depan Tidak Perlu Diketahui
178 Chapter 178: Harus Pilih Satu Tidak Boleh Lebih
179 Chapter 179: Saudari Kembar dan Saudari Ria Asteria
180 Chapter 180: Hal Merepotkan Akan Selalu Menimpanya
181 Chapter 181: Singgasana Raja Dan Ratu
182 Chapter 182: Hari Duel Festival Part 1
183 Chapter 183: Bentrokan Antara Yuuto dengan Two (Helix)
184 Chapter 184: Hari Duel Festival Part 2
185 Chapter 185: Hari Duel Festival Part 3
186 Chapter 186: Hari Duel Festival Part 4
187 Chapter 187: Hari Duel Festival Part 5
188 Chapter 188: Gurun Valley
189 Chapter 189: Hari Duel Festival Part 6
190 Chapter 190: Alicia Memperkuat Mental Dan Tekadnya
191 Chapter 191: Firasat Dan Ramalan
192 Chapter 192: Buku Infinite Timeline
193 Chapter 193: Akhir Dari Festival
194 Chapter 194: Kemarahan Penuh Dari Mereka Semua
195 Chapter 195: Pertarungan Di Pusat Arena
196 Chapter 196: Pertarungan Berakhir Dengan Memakan Korban
197 Chapter 197: Siksaan Yang Mengerikan Untuk Dua Orang penghianat
198 Chapter 198: Persiapan Rapat
199 Chapter 199: Topeng Hadiah Dari Ibunya
200 Chapter 200: Rapat Yang Akan Menentukan Perang Besar
201 Chapter 201: Lima Anggota Baru Dengan Nomor Seri
202 Chapter 202: Pasukan Musuh Tersebar Ke Lima Kota Besar
203 Chapter 203: Deklarasi Perang Besar
204 Chapter 204: Persiapan Perang Besar & Pulau Tidak berpenghuni
205 Chapter 204.5: Story Buku Infinite Timeline Part 1
206 Chapter 205: Story Buku Infinite Timeline Part 2
207 Chapter 205.5: Story Buku Infinite Timeline Part 3
208 Chapter 206: Story Book Infinite Part 4
209 Chapter 206.5: Story Buku Infinite Part 5
210 Chapter 207: Story Buku Infinite Timeline Part 6
211 Chapter 207.5: Story Buku Infinite Timeline Part 7
212 Chapter 208: Story Buku Infinite Timeline Part 8
213 Chapter 208.5: Story Buku Infinite Timeline Part 9
214 Chapter 209: Story Buku Infinite Timeline Part 10
215 Chapter 209.5: Kehilangan Sahabat Dan Temannya
216 Chapter 210: Pertempuran Besar Sudah Di Mulai
217 Chapter 211: Pertarungan Sengit Melawan Dua Manusia Terkuat
218 Chapter 212: Pertarungan Di Pulau Sebelah Timur
219 Chapter 213: Lima Ribu Pasukan Musuh Telah Sampai
220 Chapter 214: Pertarungan Sengit Tina VS A03
221 Chapter 215: Pertarungan Sengit Kevin VS A05
222 Chapter 216: Pertarungan Sengit Yuna VS A04
223 Chapter 217: Pasukan Musuh Yang Tidak Ada Habisnya
224 Chapter 218: Nyawa Tina Yang Sudah Di Ujung Tanduk
225 Chapter 219: Datang Tidak Sesuai Rencana
226 Chapter 220: Jumlah Pasukan Musuh Sudah Setengah Dari Jumlah Aslinya
227 Chapter 221: Pertarungan Sengit Yuna VS A02 Part 1
228 Chapter 222: Pertarungan Sengit Yuna VS A02 Part 2
229 Chapter 223: Munculnya Monster Dari Dunia Artificial World ke Dunia Real World
230 Chapter 224: Kekuatan Dua Manusia Terkuat Yang Kini Diperlihatkan Part 1
231 Chapter 225: Kekuatan Dua Manusia Terkuat Yang Kini Diperlihatkan Part 2
232 Chapter 226: Duel Sengit Yuuto Melawan A01 Kaisar Dewa Angin
233 Chapter 227: Portal Dunia Artificial World
234 Chapter 228: Bumi Mengalami Apocalypse
235 Chapter 229: Rapat Darurat Untuk Seluruh Pemimpin Negara
236 Chapter 230: Kematian Yuu Kazuto?
237 Chapter 231: Pertemuaan Tiga Makhluk Suci Dengan Yuna dan Tina
238 Chapter 232: Organ Buatan
239 Chapter 233: Musuh Utama Umat Manusia
240 Chapter 234: Perasaan Ragu-Ragu Telah Hilang Sepenuhnya
241 Chapter 235: Akhir Dari Semuanya
242 Pengumuman Untuk Para Reader!
Episodes

Updated 242 Episodes

1
Chapter 1: World Quiz Online
2
Chapter 2: Bos Lantai 10
3
Chapter 3: Secret Dungeon
4
Chapter 4: The Green
5
Chapter 5: Exchange Information
6
Chapter 6: MB Yeti [Part 1]
7
Chapter 7: MB Yeti [Part 2]
8
Chapter 8: The Number
9
Chapter 9: Kembali Dilantai 30
10
Chapter 10: Bos Lantai 50: Rose Beast
11
Chapter 11: Pertemuan dengan Aliansi
12
Chapter 12: Adik dari Ibunya Yuuto
13
Chapter 13: Four Human-AI
14
Chapter 14: MB Demon King Lantai 55
15
Chapter 15: Empat Yuuto (Kepribadian Ganda)
16
Chapter 16: Kemampuan Feeling milik Tina
17
Chapter 17: Kuro Sang Pemilik Secret Dungeon
18
Chapter 18: Satu Tujuan !!
19
Chapter 19: Perasaan Yuuto !
20
Chapter 20: Percakapan dengan Kuro
21
Chapter 21: Kembalinya Yuuto
22
Chapter 22: Kembalinya mereka berlima
23
Chapter 23: Nekora Sang Pemilik Special Guide
24
Chapter 24: Pembicaraan Di Ruangan Rapat
25
Chapter 25: MB Medusa Lantai 85
26
Chapter 26: Baron dan Kevin VS Yusan
27
Chapter 27: Tina dan Eina VS Aini
28
Chapter 28: Yuna VS Kashin
29
Chapter 29: Rencana Agurame Asura
30
Chapter 30: Yuuto VS Erichi (Part 1)
31
Chapter 31: Yuuto VS Erichi (Part 2)
32
Chapter 32: Akhir Permainan
33
Chapter 33: Sekolah Hometown
34
Chapter 34: Kemunculan Shinigami
35
Chapter 35: Pembicaraan di Artificial World
36
Chapter 36: Saling Tipu Menipu
37
Chapter 37: Sesuatu yang sulit diungkapkan
38
Chapter 38: Bertemu dengan Rina dan Xuan
39
Chapter 39: Restoran Tanagi Part 1
40
Chapter 40: Restoran Tanagi Part 2
41
Chapter 41: Yuuto VS Pria Bermantel
42
Chapter 42: Rumah Walikota Hometown Part 1
43
Chapter 43: Rumah Walikota Hometown Part 2
44
Chapter 44:Membuat Janji Temu
45
Chapter 45: Perjalanan menuju GFC
46
Chapter 46: Kelemahan Kemampuan Akseleration
47
Chapter 47: Gedung Four Countries
48
Chapter 48: Janji Temu Part 1
49
Chapter 49: Janji Temu Part 2
50
Chapter 50: Janji Temu Part 3
51
Chapter 51: Di Ambang Kematian
52
Chapter 52: Berhasil Selamat
53
Chapter 53: Kemunculan Hollow
54
Chapter 54: Day 1: Yuna
55
Chapter 55: Day 1: Tanagi Baron
56
Chapter 56: Day 1: Tina dan Kevin
57
Chapter 57: Day 1: Eina dan Lisa
58
Chapter 58: Empat Sahabat
59
Chapter 59: Mereka Datang Dan Berkumpul
60
Chaper 60: Sedikit Terungkap Tentang Tujuan Yuuto
61
Chapter 61: Pergi Ke Rumah Yuuto
62
Chapter 62: Dunia Shinigami
63
Chapter 63: Dua Rencana Berbeda Dari Sosok Wadah dan Asli
64
Chapter 64: Sembuh, Pulih, Sehat
65
Chapter 65: Kembali Ke Kota Hometown
66
Chapter 66: Perjalanan Pulang
67
Chapter 67: Aku Pulang
68
Chapter 68: Tidak Ada Yang Perlu Di Sembunyikan Lagi !
69
Chapter 69: Rencana Utama The Number
70
Chapter 70: Usaha Yang Penuh Dengan Penyesalan
71
Chapter 71: Bentrokan Aura Akseleration
72
Chapter 72: Ikatan Murid Dan Guru
73
Chapter 73: Lima Kota Besar
74
Chapter 74: Jenderal Dan Komandan
75
Chapter 75: Informasi Marga Ery
76
Chapter 76: Salah Perkiraan
77
Chapter 77: Dua Orang Yang Tersesat
78
Chapter 78: Viinn Adalah Kakaknya
79
Chapter 79: Hari Pelatihan
80
Chapter 80: Pagi Yang Menyenangkan
81
Chapter 81: Latihan Selama Tiga Bulan
82
Chapter 82: Hiru Okama, Nisuta, Yamada Kazuto
83
Chapter 83: Professor Randolf dan Professor Agurame Asura
84
Chapter 84: Project Transfer Memory
85
Chapter 85: Cup Ramen
86
Chapter 86: Project Program Imajination Part 1
87
Chapter 87: Project Program Imajination Part 2
88
Chapter 88: Warning Wall
89
Chapter 89: Project Transfer Memory Dimulai
90
Chapter 90: Ruiki Nagamase
91
Chapter 91: Ahli Psikologi
92
Chapter 92: Rencana Pernikahan Nisuta dan Yamada
93
Chapter 93: Kemampuan Ruiki
94
Chapter 94: Idealisme Hiru Okama
95
Chapter 95: Rencana Pergi Ke Jepang
96
Chapter 96: Pasien Terakhir
97
Chapter 97: Teman Baru
98
Chapter 98: Hari Pertama Di Bandara Internasional Ibukota Beijing
99
Chapter 99: Hari Kedua Di Bandara Internasional Ibukota Beijing
100
Chapter 100: Terbang Ke Jepang
101
Chapter 101: Kedatangan Yang Tidak Terduga
102
Chapter 102: Semuanya Setuju !
103
Chapter 103: Pernikahan Yang Tidak Akan Terlupakan
104
Chapter 104: Mereka Semua Tinggal Di Jepang
105
Chapter 105: Semua Masalah Telah Selesai
106
Chapter 106: Lahirnya Sang Tokoh Utama
107
Chapter 107: Yuuto Usia 3 tahun
108
Chapter 108: Orang Tua Dan Anak
109
Chapter 109: Benci Namun Suka
110
Chapter 110: Sepasang Kekasih Baru
111
Chapter 111: Project Yang Hampir Selesai
112
Chapter 112: Hiru Okama Bergerak Memulai Rencananya
113
Chapter 113: Rencana Yang Gagal
114
Chapter 114: Awal Mula Tragedi
115
Chapter 115: Sebuah Ancaman Dari Hiru Okama
116
Chapter 116: Melanjutkan Pengembangan Project Transfer Memory
117
Chapter 117: Tragedi Di Mulai
118
Chapter 118: Balas Dendam, Idealismenya Dan Hati Yang Lemah
119
Chapter 119: Penyiksaan Di Mulai
120
Chapter 120: Dia Yang Tidak Pantas
121
Chapter 121: Pria Mata Gelap Dengan Rambut Hitam Sedikit Putih
122
Chapter 122: Siksaan Kedua Yang Mengerikan
123
Chapter 123: Perasaan Yang Tidak Enak
124
Chapter 124: Agurame Yang Menjadi Pion Kuat Untuk Hiru Okama
125
Chapter 125: Cuci Otak Berhasil
126
Chapter 126: Kecelakaan Parah
127
Chapter 127: Kekuatan Voice Head
128
Chapter 128: Topeng Halloween Di Saat Genting ?
129
Chapter 129: Sang Ayah Selamat Dari Kematian
130
Chapter 130: Alicia Nagamase Anak Adopsi
131
Chapter 131: Tugas Yang Diberikan Kepada Agurame
132
Chapter 132: Perusahaan New World
133
Chapter 133: Project Transfer Memory & Project Program Imajination
134
Chapter 134: Kakeknya Hiru Okama
135
Chapter 135: Siksaan Kedua Yang Menyakitkan
136
Chapter 136: Kehidupan Sebelum Menjadi Pelayannya Hiru
137
Chapter 137: Otak Duplikasi Nisuta Dan Yamada
138
Chapter 138: Sidang Perebutan Hak Cipta Project Part 1
139
Chapter 139: Sidang Perebutan Hak Cipta Project Part 2
140
Chapter 140: Sidang Perebutan Hak Cipta Project Part 3
141
Chapter 141: Tugas Terakhir Yang Belum Selesai
142
Chapter 142: Yuuto Dengan Sifat Yang Aneh
143
Chapter 143: Otak Duplikasi Yang Merupakan Artificial World
144
Chapter 144: Goodbye Nisuta And Yamada
145
Chapter 145: Yuuto Akhirnya Memiliki Sifat Hiru Okama
146
Chapter 146: Helix Si Magic Killer
147
Chapter 147: Graundila Si Destroyer
148
Chapter 148: Membunuh Orang Tuanya Ruiki & Yamada Part 1
149
Chapter 149: Membunuh Orang Tuanya Ruiki & Yamada Part 2
150
Chapter 150: Senyuman Lembut Tapi Mengerikan
151
Chapter 151: Yuuto Seperti Villain Cadangan
152
Chapter 152: Menjaga Yuuto Selama Sebulan
153
Chapter 153: Rencana Yang Berhasil
154
Chapter 154: Terima Kasih Voice Head
155
Chapter 155: Ingatan Palsu
156
Chapter 156: Yuuto Demam Tinggi
157
Chapter 157: Ruiki Akhirnya Tahu Yang Sebenarnya
158
Chapter 158: Sebelum Hiru Memberitahu Ruiki Yang Sebenarnya
159
Chapter 159: Gemparnya Distrik Shibuya
160
Chapter 160: Lautan Darah Di Gedung Pemerintahan
161
Chapter 161: 31 Desember 2034
162
Chapter 162: Tepat Tengah Malam
163
Chapter 163: 1 Januari 2035 Part 1
164
Chapter 164: 1 Januari 2035 Part 2
165
Chapter 165: Kebangkitan
166
Chapter 166: Negara Yang Kembali Damai
167
Chapter 167: Terbentuknya Organisasi The Number
168
Chapter 168: Balas Dendam Yang Amat Dalam
169
Chapter 169: Pertemuan Terakhir Untuk Mereka Berdua
170
Chapter 170: Tiga Bulan Setelah Pelatihan
171
Chapter 171: Formulir Pendaftaran Duel Festival
172
Chapter 172: Pengumuman Peserta Duel Festival
173
Chapter 173: Rapat Marga Ery
174
Chapter 174: Festival Yang Sangat Meriah
175
Chapter 175: Mata-Mata Dari The Number
176
Chapter 176: Gadis Kecil Yang Sangat Bawel
177
Chapter 177: Masa Depan Tidak Perlu Diketahui
178
Chapter 178: Harus Pilih Satu Tidak Boleh Lebih
179
Chapter 179: Saudari Kembar dan Saudari Ria Asteria
180
Chapter 180: Hal Merepotkan Akan Selalu Menimpanya
181
Chapter 181: Singgasana Raja Dan Ratu
182
Chapter 182: Hari Duel Festival Part 1
183
Chapter 183: Bentrokan Antara Yuuto dengan Two (Helix)
184
Chapter 184: Hari Duel Festival Part 2
185
Chapter 185: Hari Duel Festival Part 3
186
Chapter 186: Hari Duel Festival Part 4
187
Chapter 187: Hari Duel Festival Part 5
188
Chapter 188: Gurun Valley
189
Chapter 189: Hari Duel Festival Part 6
190
Chapter 190: Alicia Memperkuat Mental Dan Tekadnya
191
Chapter 191: Firasat Dan Ramalan
192
Chapter 192: Buku Infinite Timeline
193
Chapter 193: Akhir Dari Festival
194
Chapter 194: Kemarahan Penuh Dari Mereka Semua
195
Chapter 195: Pertarungan Di Pusat Arena
196
Chapter 196: Pertarungan Berakhir Dengan Memakan Korban
197
Chapter 197: Siksaan Yang Mengerikan Untuk Dua Orang penghianat
198
Chapter 198: Persiapan Rapat
199
Chapter 199: Topeng Hadiah Dari Ibunya
200
Chapter 200: Rapat Yang Akan Menentukan Perang Besar
201
Chapter 201: Lima Anggota Baru Dengan Nomor Seri
202
Chapter 202: Pasukan Musuh Tersebar Ke Lima Kota Besar
203
Chapter 203: Deklarasi Perang Besar
204
Chapter 204: Persiapan Perang Besar & Pulau Tidak berpenghuni
205
Chapter 204.5: Story Buku Infinite Timeline Part 1
206
Chapter 205: Story Buku Infinite Timeline Part 2
207
Chapter 205.5: Story Buku Infinite Timeline Part 3
208
Chapter 206: Story Book Infinite Part 4
209
Chapter 206.5: Story Buku Infinite Part 5
210
Chapter 207: Story Buku Infinite Timeline Part 6
211
Chapter 207.5: Story Buku Infinite Timeline Part 7
212
Chapter 208: Story Buku Infinite Timeline Part 8
213
Chapter 208.5: Story Buku Infinite Timeline Part 9
214
Chapter 209: Story Buku Infinite Timeline Part 10
215
Chapter 209.5: Kehilangan Sahabat Dan Temannya
216
Chapter 210: Pertempuran Besar Sudah Di Mulai
217
Chapter 211: Pertarungan Sengit Melawan Dua Manusia Terkuat
218
Chapter 212: Pertarungan Di Pulau Sebelah Timur
219
Chapter 213: Lima Ribu Pasukan Musuh Telah Sampai
220
Chapter 214: Pertarungan Sengit Tina VS A03
221
Chapter 215: Pertarungan Sengit Kevin VS A05
222
Chapter 216: Pertarungan Sengit Yuna VS A04
223
Chapter 217: Pasukan Musuh Yang Tidak Ada Habisnya
224
Chapter 218: Nyawa Tina Yang Sudah Di Ujung Tanduk
225
Chapter 219: Datang Tidak Sesuai Rencana
226
Chapter 220: Jumlah Pasukan Musuh Sudah Setengah Dari Jumlah Aslinya
227
Chapter 221: Pertarungan Sengit Yuna VS A02 Part 1
228
Chapter 222: Pertarungan Sengit Yuna VS A02 Part 2
229
Chapter 223: Munculnya Monster Dari Dunia Artificial World ke Dunia Real World
230
Chapter 224: Kekuatan Dua Manusia Terkuat Yang Kini Diperlihatkan Part 1
231
Chapter 225: Kekuatan Dua Manusia Terkuat Yang Kini Diperlihatkan Part 2
232
Chapter 226: Duel Sengit Yuuto Melawan A01 Kaisar Dewa Angin
233
Chapter 227: Portal Dunia Artificial World
234
Chapter 228: Bumi Mengalami Apocalypse
235
Chapter 229: Rapat Darurat Untuk Seluruh Pemimpin Negara
236
Chapter 230: Kematian Yuu Kazuto?
237
Chapter 231: Pertemuaan Tiga Makhluk Suci Dengan Yuna dan Tina
238
Chapter 232: Organ Buatan
239
Chapter 233: Musuh Utama Umat Manusia
240
Chapter 234: Perasaan Ragu-Ragu Telah Hilang Sepenuhnya
241
Chapter 235: Akhir Dari Semuanya
242
Pengumuman Untuk Para Reader!

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!