Johan yang melihat itu menjadi panas, Johan bergegas ingin menghampiri Vani, tetapi tangannya dengan cepat ditahan oleh ayahnya. "Jangan membuat malu keluarga!" ucap sang ayah penuh penekanan.
Tatapan semua orang masih tertuju pada Vani, mereka semua masih bertanya-tanya tentang apa yang sebenarnya terjadi? Bukankah barusan sang mempelai wanita berkata jika Vani adalah mantan kekasih sang mempelai pria yang mungkin saja belum mengikhlaskan mantannya menikah, tetapi yang terlihat justru berbeda. Vani saat ini tengah bersandar dalam pelukan pria tampan bernama Arjuna, sosok yang hampir dikenal oleh banyak orang sebagai pengusaha kaya yang menyukai sesama jenis.
Sial. Dia mencium rambutku. Pria ini mengambil kesempatan dalam kesempitan. Batin Vani yang hanya bisa tersenyum meski dalam hatinya merutuki apa yang terjadi.
"Kau yang meminta bantuanku, jadi aku hanya menyempurnakan sandiwaramu," bisik Arjuna di telinga Vani.
Amelia yang masih tak mempercayai apa yang dilihatnya, mencoba bertanya. "Benar dia kekasihmu?" tanya Amelia dengan nada meledek saat dia merasa Vani berbohong, sebab gosip jika Arjuna seorang gay adalah hal yang melekat pada CEO sukses bernama Arjuna Lakeswara itu. Ditambah lagi Arjuna yang sama sekali tidak pernah membantah semua gosip yang mengarah padanya, membuat Amelia semakin yakin jika Vani asal bicara.
Kebencian Amelia pada Vani bukan tanpa sebab, semua itu bermula saat Amelia tahu jika Johan mencintai wanita lain, bahkan berani mengabaikan serta mempermalukannya tempo hari dengan terus mengatakan mencintai Vani disaat status mereka telah bertunangan
Vani yang mendengar pertanyaan Amelia kembali yakin untuk meneruskan sandiwaranya. Vani membiarkan Juna melingkarkan tangan pria itu di pinggangnya sembari berjalan menghampiri Amelia.
"Dia calon istriku," jawab Arjuna dengan begitu lantang mengatakannya.
Semua kamera tertuju padanya, pengakuan yang begitu besar itu tentu saja mengejutkan semua orang. Beberapa awak media yang memang datang mencari bahan berita dari acara pernikahan pengusaha dan seorang model yang sedang naik daun itu begitu antusias mengumpulkan bahan yang akan mereka jadikan topik berita.
"Bagaimana bisa? Itu tidak mungkin!"
Johan tidak terima dengan apa yang didengarnya.
"Kenapa tidak mungkin? Apa karena aku berbeda dari kalian yang selalu memamerkan semua hal pada dunia seperti sekarang ini?" balas Arjuna melirik beberapa awak media yang ada.
"Semua orang mengenal siapa kau. Arjuna Lakeswara adalah pria yang menyukai sesama jenis," tuding Johan membuat Juna tertawa mendengarnya.
"Sayang, apa kamu juga berpikir seperti itu?" tanya Arjuna menatap mesra pada Vani yang masih terdiam syok atas pengakuan Arjuna yang dia anggap sudah kelewat batas. Vani sama sekali tidak berpikir jika Juna akan berkata seperti itu.
Juna yang menyadari Vani masih syok dengan apa yang dia katakan justru membuat Vani dan semua orang semakin syok saat melihat Juna dengan berani mencium mesra bibir Vani dihadapan semua orang yang ada di sana.
Ya Tuhan, apa yang harus aku lakukan? Ini semua benar-benar sudah kelewat batas. Batin Vani yang lagi-lagi terpaksa diam karena semua terjadi juga karena dirinya.
"Vani. Semua ini benar?" Johan terlihat begitu terluka menatap Vani.
Aku tidak mungkin mengkhianatimu, Jo. Kamu lah yang mengkhianatiku. Kamu yang memulai semua ini, Jo. Batin Vani menjawab.
"Sekali lagi aku ucapkan selamat untuk kalian. Aku juga minta maaf pada kalian. Aku sama sekali tidak bermaksud membuat masalah di acara bahagia kalian," ucap Vani tulus mengatakannya, tanpa menjawab pertanyaan Johan sebelumnya.
Tak mendapat tanggapan apapun dari semua orang yang masih tak percaya dengan apa yang mereka lihat dan dengar, Vani beralih menatap Juna yang masih sangat menikmati perannya. "Sayang, ayo pergi!" ajak Vani yang dengan patuh dituruti oleh Arjuna. Melupakan Dika–sekretarisnya dan kedua sahabat Vani yang hanya bisa mengekor di belakang mereka.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 200 Episodes
Comments
Qaisaa Nazarudin
Dasar mak lampir licik, Kamu yg merebut Johan dari Vani, Malah kamu yg marah, Situ sadar gak…🙄🙄
2023-10-24
0
harwanti unyil
mantap pembalasan baru di mulai
2023-09-28
1
Pia Palinrungi
vani lanjut kejenjang keseriusan yah inilah jodohmu arjuna
2023-06-04
1