Arjuna Lakeswara, seperti arti namanya yaitu seorang raja dunia yang tampan. Semua itu benar. Arjuna adalah sosok pria yang sangat tampan juga terkenal sebagai raja muda dalam dunia bisnis. Lakeswara Group. Perusahaan besar yang dipimpin oleh seorang pria muda nan tampan.
Pria yang terkenal anti wanita itu, hari ini terlihat tidak seperti rumor yang selama ini beredar tentang dirinya yang sering dikatakan sebagai gay. Bukan cuma sang sekretaris, beberapa orang yang mengenal sosok Arjuna tak kalah terkejut saat melihat Arjuna menggendong tubuh seorang wanita ala bridal style memasuki ke dalam rumah sakit.
Semua orang yang melihat jelas bertanya tanya dan penasaran siapa sosok wanita yang dibawa oleh Arjuna.
"Cepat periksa dia!" Perintah Arjuna terdengar dingin pada dokter yang ada setelah Arjuna meletakan Vani diatas ranjang pasien ruang UGD.
Dokter dan para perawat yang mendengar, merasakan aura yang mencekam berada diruangan yang sama dengan seorang Arjuna Lakeswara.
"Apa yang kalian tunggu? Cepat!" Bentak Arjuna membuat mereka dengan cepat bergerak.
"Tuan.... Sebaiknya kita pulang. Pakaian yang Tuan Arjuna kenakan juga sudah basah." Tawar Dika terdengar gugup.
Pulanglah. Kami tidak bisa bekerja jika kau ada di sini. Ucap sang perawat berharap dalam hati.
"Minta seseorang membawakan pakaian untuk kami. Aku akan menunggu disini." Arjuna berkata tanpa mengalihkan pandangannya pada Vani yang saat ini sedang diperiksa.
"Kami?" beo Dika.
"Aku dan dia. Jangan banyak bertanya, lakukan tugasmu sekarang!"
"Baiklah Tuan." Dika bergegas pergi sebelum tatapan membunuh Arjuna berikan padanya.
****
Satu jam kemudian, Vani sudah dipindahkan keruang perawatan. Arjuna duduk di samping Vani yang masih terbaring lemas tak sadarkan diri.
Dengan wajah tanpa ekspresi, Arjuna menatap lekat wajah cantik yang terlihat pucat tersebut.
"Apa yang sebenarnya terjadi padamu? Siapa kamu? Kenapa aku sangat ingin mengenalmu?" Gumam Arjuna membelai lembut wajah cantik Vani. Sesuatu yang pertama kali dia lakukan selama hidupnya.
Hah? Apa aku tidak salah lihat? Apa ini benar-benar Tuan Arjuna? Batin Dika merasa tak percaya dengan apa yang dilihatnya.
"Tuan, Apa anda ingin saya mencari tahu tentang nona Ini?" Tanya Dika.
"Tidak perlu," jawab Arjuna tegas lalu bangkit berdiri. Kembali membelai lembut wajah Vani dan perlahan mendekat kemudian dengan sadar mengecup sayang dahi Vani.
Kamu wanita pertama dalam hidupku yang membuatku seperti ini. Kita tidak saling mengenal, apa yang terjadi hari ini bukan sebuah kebetulan karena aku sengaja mengikutimu setelah melihat kejadian di restoran. Namun, jika suatu hari nanti kita kembali dipertemukan dan aku masih merasakan debaran di hatiku serta masih memiliki rasa peduli yang sama untukmu, maka aku pastikan kamu akan menjadi milikku. Hiduplah dengan baik, sampai jumpa lagi. Ucap Arjuna dalam hati.
"Hah?? Aku benar-benar tidak mungkin salah melihat. Atau jangan-jangan wanita itu kekasih Tuan Arjuna?" Gumam Dika pelan mengikuti langkah Arjuna yang sudah keluar dari ruang perawatan Vani.
***
Ditempat lainnya, tepatnya disebuah kamar yang benar-benar sudah tak terbentuk lagi karena pelampiasan yang disebabkan oleh pemiliknya. Seorang pria tampan yang terkenal sebagai pria romantis ini sedang terpuruk mengingat kisah cintanya yang harus berakhir tragis.
Meninggalkan wanita yang dicintainya sungguh tidak pernah dia bayangkan. Johan sangat mencintai Vani, menjaga Vani sebaik mungkin agar tidak ada yang berani menyakitinya, tetapi justru dia sendiri yang memberikan rasa sakit yang teramat besar pada Vani.
Dihadapkan pilihan dimana harus memilih antara wanita yang dicintai, atau patuh pada wanita yang sudah melahirkannya. tentu saja menjadi pilihan tersulit untuknya.
Johan begitu menyayangi dan mencintai keduanya, tetapi Johan tetap akan memilih Vani. Namun, apa yang Johan putuskan belum sempat dia utarakan saat dia justru terjebak dalam masalah yang membuatnya terpaksa harus menerima perjodohan dari keluarganya.
Johan masih mengingat jelas hari dimana Johan dan mamanya bertengkar karena Johan mengutarakan niatnya ingin menikahi Vani. Setelah pertengkaran itu Johan memutuskan untuk mencari hiburan ke tempat hiburan malam, tetapi siapa sangka jika esok harinya Johan terbangun di dalam sebuah kamar bersama seorang wanita yang pernah Johan tolak. Wanita yang pernah dijodohkan dengannya. Tak cukup sampai di sana, tepat saat Johan akan pergi dari sana, kedua orang tuanya bersama kedua orang tua wanita itu sudah berada di depan pintu dan melihat semuanya. Johan dipaksa menikahi wanita bernama Amelia itu setelah apa yang dia lakukan.
"Kenapa semua bisa terjadi? Kenapa Tuhan?" keluh Johan menjambak rambutnya sendiri.
Sekarang, satu-satunya orang yang menjadi penyemangat hidupnya sudah pergi karena luka yang dia berikan. Lantas apa lagi yang dapat membuat Johan semangat untuk menjalani sisa hidupnya?
Hanya minuman keras yang saat ini menemaninya. Entah sudah berapa botol minuman yang sudah diteguknya. Mencoba menghilangakn rasa sakit pada hatinya lewat minuman beralkohol tersebut.
"Maafkan aku sayang. Tolong maafkan aku. Aku akan menghukum diriku sendiri atas semua luka yang sudah aku berikan padamu. Maafkan aku," ucap Johan menatap deretan foto Vani yang mengisi kamarnya.
"Aku sangat berharap kamu akan bertemu dengan pria baik diluar sana yang tulus dan rela melakukan apapun demi dirimu, tidak seperti diriku yang berengsek ini. Aku berharap kamu selalu bahagia. Namun, hati ini tidak bisa dan tak rela membayangkan jika ada pria lain yang mencintai, menyayangi, melindungi, dan hidup bersamamu. Hanya aku yang boleh bersama dan mencintaimu."
"Aku egois? Iya, aku benar-benar egois Van. Aku meninggalkanmu, aku menyakitimu, tapi aku tidak rela melepasmu. Meskipun aku berucap dan berharap akan ada pria yang menggantikan aku, tapi aku tidak rela. Membayangkannya saja aku tidak bisa. Aku harus apa?" Racau Johan menangisi semua yang telah terjadi.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 200 Episodes
Comments
Lina maulina
egois
2023-12-01
0
Qaisaa Nazarudin
Nah benerkan dugaan ku, Johan pasti sengaja dijenak, Ini pasti ulah mamanya dgn cewek ini..
2023-10-24
0
devaloka
woi vani juga sama, dan milih lu bangsatt
2023-06-12
0