Elmer tak peduli dengan tatapan dan permohonan Bibi Ang, dia menyeret Gege ke kamarnya dan membanting pintu kamarnya.
Dadanya naik turun, ia mengepalkan kedua tangannya. Ia tersenyum sinis melihat pakain Gege yang basah terlihat jelas lekukan tubuhnya.
Dia mendorong tubuh Gege dan membentur ke atas ranjang. Matanya yang terlihat buas membuat Gege semakin ketakutan.
"Ya, wanita murahan seperti mu pasti ingin mendapatkan kehangatan ku kan?" suaranya serak bagaikan monster yang tak tahan menyantap mangsanya.
"Lepaskan aku kak, kau menyakuti ku kak."
Kakak, dulu jika ia di panggil kakak darahnya berdesir, jantungnya bagaikan di pompa. Tetapi sekarang, panggilan kakak itu menyakitinya.
"Kau yang membuatnya pergi, kau yang membuatnya pergi."
Srek
Elmer menarik paksa kemeja Gege dan menyisakan kain berenda warna pink membungkus kedua gunung kembar itu.
"Kak,"
Bibir Elmer bergetar, ia langsung mencium bibir Gege dengan rakus, mengabsen setiap inci bibirnya. Dia membuka pengait gunung kembar itu, lalu dengan cepat membuka kemejanya dan kini tak ada kain pun yang menutupi miliknya.
Sebelah tangannya mengelus kaki Gege, ciumananya menuruni kedua bukit kembarnya, dengan rakus bagaikan dot. Gege memejamkan kedua matanya, ia mengigit bibir bawahnya. Ia meronta, kedua tangannya mendorong tubuh Elmer dengan kuat. Namuna pria itu sangat kuat sehingga tenaganya tak bisa mendorong.
Hingga sesuatu menusuk, ia memejamkan kedua matanya. Ia takut Elmer bermain kasara dan menyakiti janin miliknya. "Kak."
Kedua sudut air mata Gege basah, Elmer menghentikan miliknya. Hatinya tak tega melihat Gege menangis, ia menjilat air matanya. Namun di sisi lain ia mempertahankan miliknya berendam pada gua milik Gege.
Ia pun melajukannya dengan lembut dan pelan, hingga suara dessahan bersahutan. Tubuh yang dingin itu kini di penuhi keringat kehangatan.
Elmer terus menghujani tubuh Gege dengan ciuman mautnya dan mendorong-menarik tombak saktinya. Hingga berjam-jam lamanya tubuhnya terasa lelah. Dia menarik selimut itu menutupi tubuh Gege.
Ia tersenyum, saat hendak mencium keningnya. Ia teringat kembali foto itu.
Flasback.
"Elmer, aku mencintai mu." Satu ungkapan itu membuat pria yang bernama Elmer itu membeku. Ungkapan gadis di depannya tak bisa menggantikan perasaannya pada Gege.
"Maaf Ra, aku mencintai Gege adik mu." Tolaknya dengan halus, dalam waktu dekat ia ingin melamar Gege, apa lagi ia sudah tau perasaan Gege padanya.
Rara menatap sedih, hatinya sakit. Kedua matanya mengembun. Jadi Elmer mencintai adiknya bukan dirinya. Ternyata mereka saling mencintai, sebagai kakak ia tau perasaan Gege walaupun adiknya memendamnya. "Lalu bagaimana dengan ku? Kau tidak mau dengan ku? Bukankah kita saudara kembar? Saudara kembar pasti bisa berbagi."
Elmer menggeleng, ia menghormati Rara sebagai temannya bukan sebagai wanita lain. "Maaf Ra, aku tidak ingin berbagi. Kehidupan rumah tangga sekalipun kembar tidak bisa di bagi, tapi aku yakin kau pasti akan menemukan kebahagiaan lainnya." Elmer memeluk Rara dengan erat dan wanita itu menangis dalam pelukan Elmer.
Namun saat detik-detik dia ingin melamar Gege, sebuah foto di kirim padanya. Sebuah foto Gege dan temannya pria Dion. Ia tau siapa Dion, teman kampus Gege. Ia datang pada Dion dengan foto itu dan menanyakan kebenarannya. Namun pria itu mengiyakannya dan membuatnya frustasi, berhari-hari ia menjalani panasnya hati, sakitnya hati. Hingga muncul di benaknya melamar Rara untuk menyakiti Gege. Tapi sayang, malam pesta itu ia di jebak oleh Gege.
Setelah di selidiki, obat itu berada di tas Gege. Ia kecewa pada Gege, padahal Gegelah yang menyakitinya dan ia hanya berniat untuk membalas sakit hatinya. Akan tetapi sekarang, Rara pergi setelah menyaksikan ia dan Gege. Ia menyakiti Rara, padahal pertunangan mereka hanya karena kesepakatannya saja dan inilah awalnya kebenciannya pada Gege.
...
Gege membuka kedua matanya dan menatap seorang pria yang tengah menatap langit-angit.
"Kak, bagaimana kalau aku hamil?" tanya Gege.
Elmer menoleh dan tersenyum tipis. "Berarti dia anak Dion, bukan anak ku," ucap Elmer.
Gege meremas selimutnya. Bahkan ia tidak tau dimana keberadaan sahabatnya itu. Jadi percuma dia mengatakannya, anak di dalam perutnya tidak akan di akui. Ia berbalik membelakangi Elmer.
Drt
Ponsel di atas nakas itu bergetar, Elmer beranjak duduk. "Iya Dad,"
"Rara sudah kembali."
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 67 Episodes
Comments
Elizabeth Zulfa
laaaahhhh.... klo Elmer juga suka ke gege tpi knpa kok pas kejadian itu trjadi dia mlah jdi bnci na gege toh.. kok jdi membagongkan toh critanya
2025-02-03
0
Dewi Soraya
oalah ternyta dy skny m gege pmtesan.cm.dy slh phm dikira gege njebak dy pk obat perangsang
2025-03-22
0
Elizabeth Zulfa
sbnernya nikahnya Elmer gege itu udah 3th / baru 3bln sih... bingung jdinya
2025-02-03
0