Kesukaan Rara

Tepat di waktu siang hari Gege datang ke rumah orang tuanya. Kedua orang tuanya begitu menyukai masakannnya, begitupun kakaknya. Setelah menghubungi Hana, Mommynya keluar dan Daddynya ke kantor.

Gege menarik nafas dalam, ia melangkah masuk ke dalam mansion mewah itu. Sapaan dari beberapa pelayan, setelah menyapanya pasti akan membicarakan dirinya.

Ia tersenyum, seorang pelayan yang dekat dengannya dan yang ia anggap seperti kakak baginya.

"Nona sudah pulang,"

Gege mengangguk, ia memeluk Hana dan menangis dalam pelukannya. Begitu ia merindukan temannya ini.

"Nona baik-baik saja kan? Semuanya baik-baik saja kan?" tanya Hana. Sekalipun pertanyaan bodoh, tapi tetap saja mulutnya mengeluarkan pertanyaan bodoh itu. Gadis yang ia anggap sebagai teman dan adiknya tentu saja tidak baik-baik saja. "Aku merindukan Nona."

Hana mengurai pelukannya, ia sangat menyayangi wanita di depannya. "Nona ingin sesuatu? Ah, aku tau kue kesukaan Nona. Aku sudah membuatkannya."

Gege menunduk, begitu sakit ia melihat wajah Hana. Namun beberapa detik kemudian, tubuhnya kembali di peluk oleh Hana.

"Nona pasti ingin ke kamar Nona, aku akan akan mengantar Nona," ucap Hana. Ia pun melepaskan pelukannya dan menuntun Gege masuk ke kamarnya.

Hana membuka pintu kamar Gege, selama kepergian Gege, ia menjaga kamar Nonanya dengan baik. Ia yakin, Nonanya pasti akan merindukan kamarnya.

"Aku ingin tinggal sendiri Han,"

"Iya," ucap Hana dengan suara serak. Ia menyelipkan anak rambut ke belakang kuping Gege. "Nona pasti butuh sendiri. Panggil aku kalau butub sesuatu."

Hana menutup pelan pintu kamar Gege, menyisakan wanita itu masih berdiri dan menyapu kamar tidurnya. Tubuhnya terasa lemas tak bertenaga, ia duduk sambil menangis menunduk. Mengikuti alur kejadian yang telah ia lewati, hatinya begitu sakit dan sesak. Semuanya pergi, kakaknya pergi, orang tuanya membencinya dan pria yang ia cintai dalam diam juga membencinya.

Untuk yang terkhirnya ia ingin bertemu dengan orang tuanya dan memasak hidangan yang mereka suka. Walaupun ia tau akhirnya akan seperti apa.

Gege kembali menyapu kamar tidurnya, setiap sudut ada beberapa kenangan. Saat tidur Mommy Becca akan mengelus dan menemaninya sampai tidur, saat ia kesekolah kakaknya Rara akan datang dan menyiapkan baju sekolahnya. Daddnya, pria itu memberikan sebuah kalung untuknya sebagai hadiah ulang tahunnya.

"Argh!!!" Dadanya begitu sesak, sakitnya seakan membakar tubuhnya, perihnya bagaikan sayatan belati yang beracun.

...

Elmer menatap iba pada mertuanya, wanita itu kembali menangis di sampingnya. Akhir-akhir ini ia sering melihat mertuanya menangis di depannya.

"Maafkan Mommy, karena Mommy tidak bisa mendidik Gege dengan baik."

"Tidak Mom, aku tau kesakitan Mommy. Mommy sangat menyayangi Gege, begitupun Rara." Elmer sangat tau betapa kekasihnya dan kedua mertunya menyayangi Gege. Seolah Gege adalah matahari mereka.

"Mommy kecewa, tapi Mommy sangat menyayanginya," ucap Mommy Becca. Dia menagis tersedu-sedu. Tidak ada seorang ibu yang membenci anaknya, ia hanya kecewa. Ia tenang melihat Gege baik-baik saja, ia ingin memeluknya tapi kekecewaan kembali menyerangnya yang menghentikannya menatap putri kecilnya.

"Mommy sangat menyayanginya, Mommy sangat mencintainya."

...

Seorang pria keluar dari mobilnya, dia merenteng tas kerjanya sambil melangkah masuk ke dalam mension. Rasa lelah dan penatnya terasa berdenyut di dahinya. Akhir-akhir ini ia tidak bisa berpikir jernih, satu anaknya hilang dan satu anaknya mengecewakannya.

"Tuan," sapa Hana. Dia mengambil tas kerja milik Daddy Arthur dan meletakkan di ruang kerjanya.

"Daddy,"

Daddy Arthur menghentikan jarinya yang memijat pelipisnya, suara yang begitu familiar. Ia menoleh dan melihat putrinya, Gege.

Daddy Arthur mengepalkan kedua tangannya, ada rasa rindu di hatinya dan rasa kecewa yang mendalam. Setiap pulang, putrinya, Gege akan menyambutnya dan bermanja-manja dengannya.

"Gege buatkan makan malam untuk Daddy,"

Daddy Arthur tak menjawab, rasanya sangat sesak sampai ia ingin menangis. Ia pun beranjak dari sofa dan melewati Gege. Jantungnya seakan berhenti ketika melewati putrinya.

"Hana, aku ingin makan kesukaan Rara."

Gege tersenyum, kesukaan Rara kakaknya dan kesukaannya tentu berbeda.

"Hana, aku akan membantu mu," ucap Gege.

"Tidak, Nona istirahat saja," ucap Hana. Sejak tadi sore Nonanya sibuk menyiapkan kue dan kesukaan tuan Arthur dan nyonya Becca.

"Aku tidak lelah, aku ingin menyibukkan diri." Gege melangkah dengan cepat. Dia menyuruh beberapa pelayan lainnya untuk memakan hidangan yang ia masak dan ia akan masak kembali hidangan lainnya.

Cukup lama waktu menguras tenaganya untuk masak kesukaan kakaknya, ia pun menghidangkannya dan deretan masakan pun tersaji di atas meja makan.

"Hana, aku ke atas. Kau panggil Daddy dan sambut Mommy," ucap Gege tersenyum.

"Baik Nona," ucap Hana. Ia kasihan pada nonanya itu. Ia pun bergegas memanggil tuan Arthur.

"Tuan, makan malamnya sudah siap."

Pria itu mendesah pelan, ia beranjak dan berharap bisa bertemu dengan putrinya, Gege. Walaupun hanya sekilas ia bisa melihatnya lagi.

"Daddy,"

Daddy Arthur tersenyum, bukan hanya Gege yang datang ke rumahnya tapi juga menantunya Elmer Richard.

"Tadi aku ke rumahnya dan sekedar melihatnya, lalu aku ke tempat arisan, kau sudah makan malam?"

"Baru saja mau ke ruang makan, ayo kita makan bersama," ucap Daddy Arthur.

Ketiga orang itu pun menuju ruang makan, tanpa menyadari seseorang melihat mereka dari lantai atas.

"Aku senang, kalian baik-baik saja."

Terpopuler

Comments

Sapna Anah

Sapna Anah

mungkin juga Gege d jebak sama Rara,karna Rara punya yg lain apa mungkin Rara lari sama selingkuanya setalah bosan pasti kembali

2025-03-03

0

Iin26

Iin26

aku baru baca tp terasa banget nyesek nya/Good/

2024-12-23

0

humaira

humaira

aku pernah baca
tapi di mana lupa

2025-03-22

0

lihat semua
Episodes
1 #Sakit!!!
2 Kenyataannya Menyakitkan
3 Biarkan Kembali Seperti Semula
4 Jadilah Bayangan Rara
5 Kesukaan Rara
6 Takut Semuanya Benar.
7 Rara Sudah Kembali
8 Mengalihkan Pembicaraan
9 Kepergian Gege
10 Kematian Gege
11 Bukan Gege, tapi Clarissa
12 Lima Tahun Kemudian
13 Kedatangan Teman Lama Elmer
14 Permainan Masa Lalu
15 Ingin Punya Ayah
16 Tanpa Sengaja Bertemu
17 Dia Putri Ku
18 Rasa Bersalah
19 Dia Gege
20 Kejanggalan
21 Penolakan Elmer
22 Pesan Misterius
23 Informasi Tentang Gege
24 Kecewaan Gege Di Masa Lalu.
25 Meminta Maaf
26 Bukan Urusan Mu
27 Rambut Krystal
28 Harusnya Berbagi
29 Dendam Kebenaran
30 Memangnya Anak Om Kemana?
31 Kedatangan Dion
32 Kedatangan Dion 2
33 Kejujuran Dion
34 Clarissa Adalah Gege
35 Dia Tidak Butuh
36 Demi Kebahagian Mu Sekalipun Menyakiti Ku
37 Gerladine Bukan Geraldine Lewis
38 Malam Kesedihan
39 Untuk Krystal
40 Dua Hari Kemudian
41 Dia Putri Ku
42 Usai
43 Cerita Baru.
44 Ciuman Hangat
45 Aku Kembalikan Daddy Pada Mommy
46 Seharusnya Aku Elmer
47 Pertemuan Elmer dan Rara.
48 Menyatukan
49 Hangatnya Angin Malam
50 Pesan Adik
51 Kehamilan Gege
52 Patah
53 Kalahiran
54 Pengumuman Novel Baru
55 Gabriel Wiliam.
56 Pertemuan Rara dan Gabriel
57 Kesakitan Sekian Kalinya
58 Kekecewaan
59 Akhir Sebuah Kisah
60 Kedatangan Seseorang
61 Bagaimana Kabar Gabriel?
62 Kau Pasti Datang
63 Permintaan Nenek Amora
64 Aroma Parfum Yang Berbeda
65 Kesalahan
66 End
67 Cerita Baru " Benih Rahasia Kakak Tiri"
Episodes

Updated 67 Episodes

1
#Sakit!!!
2
Kenyataannya Menyakitkan
3
Biarkan Kembali Seperti Semula
4
Jadilah Bayangan Rara
5
Kesukaan Rara
6
Takut Semuanya Benar.
7
Rara Sudah Kembali
8
Mengalihkan Pembicaraan
9
Kepergian Gege
10
Kematian Gege
11
Bukan Gege, tapi Clarissa
12
Lima Tahun Kemudian
13
Kedatangan Teman Lama Elmer
14
Permainan Masa Lalu
15
Ingin Punya Ayah
16
Tanpa Sengaja Bertemu
17
Dia Putri Ku
18
Rasa Bersalah
19
Dia Gege
20
Kejanggalan
21
Penolakan Elmer
22
Pesan Misterius
23
Informasi Tentang Gege
24
Kecewaan Gege Di Masa Lalu.
25
Meminta Maaf
26
Bukan Urusan Mu
27
Rambut Krystal
28
Harusnya Berbagi
29
Dendam Kebenaran
30
Memangnya Anak Om Kemana?
31
Kedatangan Dion
32
Kedatangan Dion 2
33
Kejujuran Dion
34
Clarissa Adalah Gege
35
Dia Tidak Butuh
36
Demi Kebahagian Mu Sekalipun Menyakiti Ku
37
Gerladine Bukan Geraldine Lewis
38
Malam Kesedihan
39
Untuk Krystal
40
Dua Hari Kemudian
41
Dia Putri Ku
42
Usai
43
Cerita Baru.
44
Ciuman Hangat
45
Aku Kembalikan Daddy Pada Mommy
46
Seharusnya Aku Elmer
47
Pertemuan Elmer dan Rara.
48
Menyatukan
49
Hangatnya Angin Malam
50
Pesan Adik
51
Kehamilan Gege
52
Patah
53
Kalahiran
54
Pengumuman Novel Baru
55
Gabriel Wiliam.
56
Pertemuan Rara dan Gabriel
57
Kesakitan Sekian Kalinya
58
Kekecewaan
59
Akhir Sebuah Kisah
60
Kedatangan Seseorang
61
Bagaimana Kabar Gabriel?
62
Kau Pasti Datang
63
Permintaan Nenek Amora
64
Aroma Parfum Yang Berbeda
65
Kesalahan
66
End
67
Cerita Baru " Benih Rahasia Kakak Tiri"

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!