Harapan

"Cerita kan semua nya, apa yang telah terjadi semalam? Tanya Glen sambil menatap tajam ke arah Gilang, dan kini mereka sudah berada di kamar Glen.

"Apa yang harus gue ceritain Glen" jawab Gilang dengan nada santai.

"Ngga usah bohong, karena gue bukan anak kecil yang pandai lo bohongin" ucap Glen.

"Ya, gue semalam udah melakukan nya dengan Alina" ucap Gilang.

"Benar kan dugaan gue, kenapa lo sampai melakukan nya Lang? Lo bakalan dapat masalah besar ke depan nya? Tanya Glen dengan nada sedikit kesal, karena kecerobohan sahabat nya itu.

"Ya gue semalam kedinginan, lo tahu sendiri kan kalau gue paling ngga bisa terkena air dingin, apalagi ini air nya air kolam renang di malam hari di sini lagi, di puncak, lo pikir aja sendiri gimana keadaan gue semalam" jawab Gilang dengan nada yang agak meninggi.

"Ya tapi ngga harus melakukan itu juga Lang, lo harus nya menahan sedikit saja rasa itu" ucap Glen.

"Lo bilang tahan? Gue harus nahan? Sekarang lo bayangin kalau lo jadi gue, keadaan tubuh yang dalam kedinginan hebat, tiba-tiba gue mendapatkan kehangatan dari bibir seorang wanita yang gue cintai, dimana harus nahan nya Glen? Dimana! Teriak Gilang.

Glen pun terdiam mencerna dan membayangkan jika dia ada di posisi Gilang dan Alina adalah Dhea.

"Sory, memang gue kalau jadi lo juga pasti melakukan hal yang sama, tapi apa kamu tahu konsekuensi ke depan nya? Tanya Glen sedikit melunak.

"Gue akan langsung menikahi Alina, gue akan bicara sama orang tua gue" jawab Gilang yakin.

"Yang gue khawatirkan bukan keluarga lo, tapi yang gue khawatir kan, apa Alina mau menerima elo seandainya dia tahu kalau elo sudah membohongi nya? Tanya Glen dengan suara jelas.

Gilang pun terdiam dan berpikir mencari cara untuk bicara baik-baik kepada Alina.

"Gue dengar dari Dhea, Alina ngga bakalan bisa memaafkan orang yang sudah membohongi nya dengan alasan apa pun, karena dia benci pembohong" ucap Glen.

"Tapi kalau dia hamil kan bisa saja dia menerima gue" jawab Gilang.

"Entah lah Lang, tapi perasaan gue lo bakal mendapat masalah besar dari kejadian semua ini" ucap Glen dengan suara pelan nya.

Mereka berdua pun terdiam memikirkan apa yang harus mereka lakukan ke depan nya, terutama Gilang, yang benar-benar stres di buat nya dengan semua ini.

"Pokok nya pulang dari sini gue akan langsung menikahi nya, besok lo pertemukan gue dengan bokap di pantry dan lo atur semua nya biar anak-anak tidak mendengar omongan gue dan bokap" ucap Gilang.

"Kenapa lo ngga pulang aja terus lo bicarakan baik-baik dengan keluarga lo? Tanya Glen.

"Lo pikir aja, sekarang kita masih di sini, sebentar lagi baru pulang dan tengah malam nanti pasti baru sampai, apa gue akan biarkan Alina pulang sendirian tengah malam? Pasti gue ajak dia tidur di mes, dan kalau pun gue yang anterin Alina pulang, yang ada gue di tahan ngga bisa pulang dan pagi nya kita ke kantor bareng, terus kapan gue ketemu bokap nya? Gilang pun balik bertanya kepada Glen.

"Ya sudah kalau begitu besok biar gue atur semua nya, jam makan siang lo stay di pantry, nanti gue bawa bokap lo ke pantry" jawab Glen.

"Bang Glen" teriak Dhea dari luar sambil mengetuk pintu nya.

"Dhea datang pasti sama Alina" ucap Glen dengan suara yang sangat pelan.

"Iya Dhe, kenapa? Tanya Glen sambil membuka pintu.

"Ayo bis nya sudah nungguin, tinggal abang sama mas Gilang lo" jawab Dhea.

"Oh sudah selesai kok, Lang ayo kita pulang, kamu udah packing juga kan Lang? Tanya Glen pura-pura karena ada Alina di sana.

"Sudah kok pak, sebentar saya ambil koper dulu" jawab Gilang lalu pergi ke kamar sebelah.

"Ya sudah kita duluan ya ke bis nya" teriak Dhea sambil menarik tangan Glen untuk menjauh dari sana.

"Mas, kamu ngga apa-apa? Tanya Alina yang sedikit merasa Gilang lagi memikir kan sesuatu.

"Ngga apa-apa sayang, ya udah ayo nanti kita di tinggal lagi" jawab Gilang sambil merengkuh bahu nya Alina lalu mereka pun pergi menuju bis.

"Ya ampun Lang, kamu itu udah kayak pejabat aja, kita udah nungguin dari tadi, lo kemana aja sih? Tanya Hendra.

"Tadi gue bantu packing barang-barang nya pak Glen dulu" jawab Gilang sambil tersenyum.

"Bantuin packing barang pak Glen, apa mesra-mesraan sama bu Alina dulu? bisik Hendra.

"Pikir aja sendiri" jawab Gilang lalu duduk di samping Alina.

"Bang kamu tadi bilang apa saja sama kakak? Bisik Dhea.

"Masalah semalam" jawab Glen singkat dan membuat Dhea penasaran.

"Semalam emang kenapa bang? Oh iya, semalam kan kakak kedinginan terus di bawa sama Alina ke kamar nya, terus apa maslah nya? tanya Dhea dengan suara yang sangat pelan yang hanya bisa di dengar oleh Glen seorang.

"Kamu pikir aja sendiri" Glen malah balik bertanya kepada Dhea.

Dhea pun terdiam, memikirkan dan membayangkan kakak nya semalam bersama Alina di dalam sebuah kamar berduaan.

"What! Teriak Dhea dengan mata melotot dan tangan yang menutup mulut nya.

"Kamu jangan teriak Dhe? Bisik Glen.

"Jadi, jangan bilang apa yang aku pikir kan terjadi diantara mereka? Tanya Dhea dengan wajah tidak percaya nya.

"Ya, mereka telah melakukan nya? Jawab Glen, Glen tidak mau menutupi semua nya dari Dhea, bagaimana pun suatu saat Dhea bakal mengetahui nya.

"Oh my god, kakak, kakak dalam masalah besar ini, terus bagaimana kita membicarakan status kakak kepada Alina bang? Tanya Dhea pelan.

"Itu lah yang aku bahas tadi dengan kakak mu, tapi dia bilang besok akan langsung bicara sama ayah kalian, dan akan langsung menikahi Alina" jawab Glen.

"Bukan masalah restu dari papah yang aku khawatirkan bang, tapi dari Alina sendiri setelah mengetahui status kak Gilang" jawab Dhea.

"Ya kita lihat saja nanti, apa Alina akan menerima kakak mu atau malah meninggalkan nya" ucap Glen.

"Tapi masih ada harapan sedikit bang" ucap Dhea.

"Harapan apa? Harapan yang seperti apa? Tanya Glen.

"Harapan kalau Alina hamil, kalau hamil kan dia akan terpaksa menerima kak Gilang walupun sudah membohongi nya"jawab Dhea.

"Abang ngga yakin Dhe" jawab Glen pelan.

"Dhe kalian ini lagi bisikin apaan sih dari tadi di panggil juga ngga nyahut-nyahut" teriak Alina sambil melemparkan snack ke pangkuan Dhea.

Terpopuler

Comments

Dedeh Dian

Dedeh Dian

ok Thor

2023-02-28

2

💫✰✭𝕾𝖊𝖗𝖑𝖞𓅓 𝓝𝓛✰✭🌹🎯™

💫✰✭𝕾𝖊𝖗𝖑𝖞𓅓 𝓝𝓛✰✭🌹🎯™

Gilang lg galau ya mikirin kebohongan mu

2023-02-12

1

Michelle Rafa

Michelle Rafa

momy ,, knp kmren GK up

2023-01-25

4

lihat semua
Episodes
1 Di manfaatkan
2 Rencana Gilang
3 Motor Jadul
4 Debaran Jantung
5 Hati Tulus Alina
6 Cewek Sombong
7 Berharap
8 Berkunjung Ke Rumah Alina
9 Pengganggu
10 Mengungkapkan Perasaan
11 Yes
12 Mendatangi Rumah Gilang
13 Nasi Sudah Menjadi Bubur
14 Pecel Lele
15 Menyimpan Perasaan
16 Game tantangan
17 Berenang Tengah Malam
18 Karena Cinta
19 Aman
20 Harapan
21 Menginap
22 Kesal
23 Ngga Enak Perasaan
24 Kecewa
25 Kecewa
26 Mendatangi Rumah Alina
27 Kepergian Alina
28 Seorang CEO
29 Mencari Alina
30 Kakak Tampan
31 Aneh
32 Terlambat Bulan
33 Garis Dua
34 Titik nya Ada Dua
35 Diluar Nalar
36 Ngidam
37 Berharap
38 Rezeki
39 Mencari Tahu
40 Berbeda
41 Misteri Cinta Di Rumah Kang Pecel
42 Omongan Tetangga
43 Sakit Perut
44 Kabar Dari Suci
45 Ngga Sabar
46 Cemburu
47 Ngga Sudi Di Madu
48 Bertemu nya Gilang dan Ronald
49 Indah nya Saling Memaaf kan
50 Cucu
51 Kakak Ipar
52 Azzam Dan Azzura
53 Anak Haram
54 Penjelasan
55 Kedatangan Pak Surya dan Bu Dewi.
56 Melamar
57 Ikhlas
58 Buka Lembaran Baru
59 Uang Saku
60 Boleh
61 Tiga Kabar Bahagia
62 Murung
63 Couple lan
64 Menggantikan nya
65 Sah
66 Kerinduan
67 Tamparan
68 Kamu Nanya?
69 Penyesalan Ronald
70 Maafkan Aku
71 Demam
72 Siap Untuk Pergi
73 Kesalahan Bersama
74 Baby Genius
75 Cinta yang terbalas
76 Bucin
77 Mencintai Apa Adanya.
78 Balas Dendam
79 Bingung
80 Mencintai Dari Jauh
81 Di Buly
82 Datang Kembali
83 Percaya Diri
84 Percaya
85 Yanto vs Yanti
86 Aku Hendra bukan Bambang
87 Sudah Merasakan
88 Keras Kepala
89 I Love You Hunny
90 Air Mata Kebahagiaan
91 Posesif
92 Sambutan
93 Pingin Adik Laki-Laki
94 Ingin Mandiri
95 Marah
96 Bosan
97 Kedatangan Alina
98 Air Mata Dan Keringat
99 Mengantar Pulang
100 Kartu Mainan
101 Penjelasan
102 Kesadaran Rena
103 Berbeda
104 Ingin Saling Melengkapi
105 Gilang Sakit
106 Ingin Makan Rujak
107 Hamil.
108 Panggil Aku Rena
109 Periksa
110 Jadi Ayah nya Zidan
111 Ternyata Suamiku Seorang CEO
112 Heran
113 Nostalgia
114 Baby Ziel
115 Kebahagiaan
Episodes

Updated 115 Episodes

1
Di manfaatkan
2
Rencana Gilang
3
Motor Jadul
4
Debaran Jantung
5
Hati Tulus Alina
6
Cewek Sombong
7
Berharap
8
Berkunjung Ke Rumah Alina
9
Pengganggu
10
Mengungkapkan Perasaan
11
Yes
12
Mendatangi Rumah Gilang
13
Nasi Sudah Menjadi Bubur
14
Pecel Lele
15
Menyimpan Perasaan
16
Game tantangan
17
Berenang Tengah Malam
18
Karena Cinta
19
Aman
20
Harapan
21
Menginap
22
Kesal
23
Ngga Enak Perasaan
24
Kecewa
25
Kecewa
26
Mendatangi Rumah Alina
27
Kepergian Alina
28
Seorang CEO
29
Mencari Alina
30
Kakak Tampan
31
Aneh
32
Terlambat Bulan
33
Garis Dua
34
Titik nya Ada Dua
35
Diluar Nalar
36
Ngidam
37
Berharap
38
Rezeki
39
Mencari Tahu
40
Berbeda
41
Misteri Cinta Di Rumah Kang Pecel
42
Omongan Tetangga
43
Sakit Perut
44
Kabar Dari Suci
45
Ngga Sabar
46
Cemburu
47
Ngga Sudi Di Madu
48
Bertemu nya Gilang dan Ronald
49
Indah nya Saling Memaaf kan
50
Cucu
51
Kakak Ipar
52
Azzam Dan Azzura
53
Anak Haram
54
Penjelasan
55
Kedatangan Pak Surya dan Bu Dewi.
56
Melamar
57
Ikhlas
58
Buka Lembaran Baru
59
Uang Saku
60
Boleh
61
Tiga Kabar Bahagia
62
Murung
63
Couple lan
64
Menggantikan nya
65
Sah
66
Kerinduan
67
Tamparan
68
Kamu Nanya?
69
Penyesalan Ronald
70
Maafkan Aku
71
Demam
72
Siap Untuk Pergi
73
Kesalahan Bersama
74
Baby Genius
75
Cinta yang terbalas
76
Bucin
77
Mencintai Apa Adanya.
78
Balas Dendam
79
Bingung
80
Mencintai Dari Jauh
81
Di Buly
82
Datang Kembali
83
Percaya Diri
84
Percaya
85
Yanto vs Yanti
86
Aku Hendra bukan Bambang
87
Sudah Merasakan
88
Keras Kepala
89
I Love You Hunny
90
Air Mata Kebahagiaan
91
Posesif
92
Sambutan
93
Pingin Adik Laki-Laki
94
Ingin Mandiri
95
Marah
96
Bosan
97
Kedatangan Alina
98
Air Mata Dan Keringat
99
Mengantar Pulang
100
Kartu Mainan
101
Penjelasan
102
Kesadaran Rena
103
Berbeda
104
Ingin Saling Melengkapi
105
Gilang Sakit
106
Ingin Makan Rujak
107
Hamil.
108
Panggil Aku Rena
109
Periksa
110
Jadi Ayah nya Zidan
111
Ternyata Suamiku Seorang CEO
112
Heran
113
Nostalgia
114
Baby Ziel
115
Kebahagiaan

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!