Rencana Gilang

Gilang pun kini sudah berada di negara asal nya yaitu indonesia, dia meninggalkan New York bersama semua kenangan nya di sana, dan Gilang berjanji kalau dia ngga akan pernah lagi menginjak kan kaki di New York karena sudah terlalu sakit dengan kelakuan Rena kekasih nya.

"Mamah juga bilang apa dulu, mamah sudah tahu siapa Rena, dan kamu haru tahu wanita yang benar-benar yang tulus itu susah di dapat kan" kata bu Dewi ibu nya Gilang.

"Terus bagaimana cara nya mendapatkan wanita yang benar-benar tulus itu mah? Tanya Gilang.

"Menurut ku kamu harus pura-pura jadi orang miskin" teriak Glen sahabat nya Gilang yang baru masuk.

"Wah, wah si penjelajah cinta baru kelihatan" teriak Gilang lalu mereka pun salaman ala-ala pria.

"Kapan lo datang bro? Tanya Glen setelah duduk diantara Gilang dan bu Dewi.

"Semalam" jawab Gilang singkat.

"Memang nya kenapa lo mau cari yang tulus? Kamu sudah merasakan kalau mereka itu semua modus ya? Tanya Glen.

"Ya begitulah Glen, padahal dari dulu juga mamah sering bilang kalau Rena hanya memanfaat kan nya saja, tapi dia ngga mau mendengar kan" kata bu Dewi.

"Ya jalan satu-satu nya mencari yang tulus itu hanya dengan cara yang Glen tadi katakan mah" kata Glen, Glen sudah dianggap anak sendiri oleh orang tua Gilang, jadi Glen pun di wajib kan memanggil nya mamah.

"Tapi masa anak mamah harus jadi miskin sih Glen? Kata bu Dewi.

"Ya ngga apa-apa mah, lagian kan biar lebih meyakinkan, kalau ngga begitu Gilang akan terus di manfaatkan oleh para wanita" kata Glen.

"Boleh juga ide lo, tapi gue harus ngelakuin apa biar kelihatan miskin" tanya Gilang.

"Gimana kalau lo jadi office boy di kantor papah? mereka kan belum tahu wajah lo, jadi aman-aman saja, terus lo tinggal di mess gimana? Glen pun memberikan ide buat Gilang.

"Boleh juga ide lo" kata Gilang.

"Tapi mess kan ruangan nya sempit sayang? Gimana kalau kamu kepanasan nanti nya? Kata bu Dewi.

"tenang saja mah, aku bisa ko tinggal di ruangan sempit, mamah jangan khawatir" Gilang pun meyakinkan ibu nya.

"Ya sudah besok kan hari senin jadi kamu pura-pura melamar kerja aja, biar ngga ada yang curiga" kata Glen.

"Wah lagi pada kumpul nih? Teriak pak Surya yang baru selesai lari pagi bersama Dhea adik nya Gilang.

"Ada kak Gilang aja, bang Glen baru kesini, biasa nya kalau hari minggu gini jalan bareng pujaan nya" kata Dhea sambil duduk di samping ibu nya.

"Apaan minggu kemarin pun abang main kesini, kamu nya aja yang lagi jalan sama teman-teman kamu itu" jawab Glen.

"Lagi pada ngomongin apaan kayak nya serius banget? Tanya pak Surya.

"Begini pah,,,,,,,,, " bu Dewi pun menceritakan semua yang akan dilakukan Gilang anak nya besok.

"Wah berarti kakak besok mau jadi office boy di kantor papah dong, asik aku mau suruh-suruh ah" kata Dhea sambil tersenyum.

"Kamu ya dek, awas kalau ngerjain kakak di kantor" kata Gilang.

Dhea memang kerja di perusahaan papah nya, tapi dia kerja dari bawah dulu, ngga seperti kebanyakan orang yang bekerja di perusahaan papah nya yang langsung jadi orang penting, Di kantor juga banyak yang ngga tahu kalau dhea adalah anak dari pak Surya pemilik perusahaan.

Karena pak Surya dan bu Dewi orang nya ngga sombong dan ngga mau ada yang tahu tentang anak-anak mereka.

Bu Dewi ingin mempunyai menantu yang orang nya baik, bukan yang hanya mau sama harta nya saja.

Para karyawan di kantor pun pada tahu kalau pak Surya mempunyai dua anak, tapi mereka tidak mengetahui wajah anak-anak nya pak Surya.

"Sudah kalian ini, kalau sudah ketemu pasti selalu berdebat" kata bu Dewi.

"Kalau begitu jangan sampai ketahuan, kalian jangan bersikap seperti ini nanti kalau di depan orang" kata pak Surya.

"Iyah pah? Tadi adek cuma bercanda saja ko" kata Dhea.

"Perusahaan aman kan Dek? Kamu pantau terus ya, kali aja ada yang mau berbuat curang dan menggelap kan dana perusahaan" tanya Pak Surya.

"Siap pah, lagian kan besok juga sudah ada kak Gilang dan juga ada bang Glen, mereka juga bisa ikut memantau" kata Dhea.

*

*

Di sebuah rumah sederhana terlihat seorang ibu dan anak perempuan nya sedang bicara serius di ruang tamu.

"Nak, kamu belum kepikiran untuk menikah? Tanya bu Diah ibu nya Alina.

"Belum ah bu, Alin mau membantu biaya adik-adik dulu sampai selesai sekolah nya, kasihan bapak harus bekerja banting tulang, bapak juga sudah tua, mau nya Alin bapak jangan bekerja lagi" jawab Alina.

Ya dia adalah Alina anak dari pasangan pak Abidin dan bu Diah, mereka hidup sederhana dan selalu bersyukur dengan keadaan nya ini, Alina mempunyai adik kembar yang bernama Nura dan Nuri yang sekarang duduk di sekolah menengah atas.

"Tapi kamu juga harus memikirkan diri kamu sendiri nak? usia kamu sudah waktu nya kamu berumah tangga sama orang yang kamu cintai" kata bu Diah.

"Kalau sudah waktu nya juga nanti menikah bu, ibu tenang saja, yang penting ibu dan bapak selalu sehat biar nanti kalian bisa melihat cucu kalian" jawab Alina.

"Makanya kamu cepat menikah, mumpung ibu masih ada" kata bu Diah.

"Siang bu, kak" teriak Nura dan Nuri yang baru pulang dari taman.

"Kalian dari mana saja? Jam segini baru pulang, ngga baik anak perempuan keluyuran terus" kata Alina.

"Maaf kak, tadi kita ketemu teman dan ikut ngobrol bareng mereka, jadi nya lupa waktu" jawab Nuri sambil menunduk.

"Perempuan apa laki-laki teman nya? Kalau laki-laki bakal kakak nikah kan kalian dan berhenti sekolah" tanya Alina.

"Perempuan kak, kami belum berani sama laki-laki, kami ingin sekolah dan kuliah sampai selesai biar bisa bekerja dan membantu bapak dan ibu, lagian kakak juga pasti akan menikah dan pergi dari rumah ini, makanya kita ngga mau menyia-nyiakan sekolah" jawab Nura.

"Bagus kalau kalian berpikir sampai kesitu, sekarang kalian mandi sebentar lagi waktu makan siang, sambil nunggu bapak pulang" kata bu Diah.

"Jangan terlalu keras sama si kembar nak? kata bu Diah.

"Mereka kalau ngga di kerasin ngga bakalan benar bu sekolah nya, aku ingin mereka sekolah yang benar dan succes dulu baru mengenal yang namanya laki-laki" jawab Alina.

Terpopuler

Comments

Sulaiman Efendy

Sulaiman Efendy

DAN BAGUS BUAT DIDIK ANAK2 MREKA, BIAR TAU GMN RASANYA JDI KRYAWAN KLAS BAWAH.. KARYAWAN YG SLLU DIANGGAP SEBELAH MATA... YAITU, CLEANING SERVIS, OB, OG, BURUH, SUPIR DN SATPAM.. POSISI YG SLLU JDI HINAAN & CIBIRAN..

2023-11-16

0

Sulaiman Efendy

Sulaiman Efendy

BETUL SEKALI, BIAR KITA BISA LIAT, SIAPA ORG YG TLUS MAU BRTEMAN DGN KITA TNPA MMANDANG STRATA SOSIAL.. KITA BISA BEDAKN MNA YG PENJILAT, MNA YG SETIA & TULUS..

2023-11-16

1

Dedeh Dian

Dedeh Dian

sip lah pendidikan nomor 1

2023-02-28

4

lihat semua
Episodes
1 Di manfaatkan
2 Rencana Gilang
3 Motor Jadul
4 Debaran Jantung
5 Hati Tulus Alina
6 Cewek Sombong
7 Berharap
8 Berkunjung Ke Rumah Alina
9 Pengganggu
10 Mengungkapkan Perasaan
11 Yes
12 Mendatangi Rumah Gilang
13 Nasi Sudah Menjadi Bubur
14 Pecel Lele
15 Menyimpan Perasaan
16 Game tantangan
17 Berenang Tengah Malam
18 Karena Cinta
19 Aman
20 Harapan
21 Menginap
22 Kesal
23 Ngga Enak Perasaan
24 Kecewa
25 Kecewa
26 Mendatangi Rumah Alina
27 Kepergian Alina
28 Seorang CEO
29 Mencari Alina
30 Kakak Tampan
31 Aneh
32 Terlambat Bulan
33 Garis Dua
34 Titik nya Ada Dua
35 Diluar Nalar
36 Ngidam
37 Berharap
38 Rezeki
39 Mencari Tahu
40 Berbeda
41 Misteri Cinta Di Rumah Kang Pecel
42 Omongan Tetangga
43 Sakit Perut
44 Kabar Dari Suci
45 Ngga Sabar
46 Cemburu
47 Ngga Sudi Di Madu
48 Bertemu nya Gilang dan Ronald
49 Indah nya Saling Memaaf kan
50 Cucu
51 Kakak Ipar
52 Azzam Dan Azzura
53 Anak Haram
54 Penjelasan
55 Kedatangan Pak Surya dan Bu Dewi.
56 Melamar
57 Ikhlas
58 Buka Lembaran Baru
59 Uang Saku
60 Boleh
61 Tiga Kabar Bahagia
62 Murung
63 Couple lan
64 Menggantikan nya
65 Sah
66 Kerinduan
67 Tamparan
68 Kamu Nanya?
69 Penyesalan Ronald
70 Maafkan Aku
71 Demam
72 Siap Untuk Pergi
73 Kesalahan Bersama
74 Baby Genius
75 Cinta yang terbalas
76 Bucin
77 Mencintai Apa Adanya.
78 Balas Dendam
79 Bingung
80 Mencintai Dari Jauh
81 Di Buly
82 Datang Kembali
83 Percaya Diri
84 Percaya
85 Yanto vs Yanti
86 Aku Hendra bukan Bambang
87 Sudah Merasakan
88 Keras Kepala
89 I Love You Hunny
90 Air Mata Kebahagiaan
91 Posesif
92 Sambutan
93 Pingin Adik Laki-Laki
94 Ingin Mandiri
95 Marah
96 Bosan
97 Kedatangan Alina
98 Air Mata Dan Keringat
99 Mengantar Pulang
100 Kartu Mainan
101 Penjelasan
102 Kesadaran Rena
103 Berbeda
104 Ingin Saling Melengkapi
105 Gilang Sakit
106 Ingin Makan Rujak
107 Hamil.
108 Panggil Aku Rena
109 Periksa
110 Jadi Ayah nya Zidan
111 Ternyata Suamiku Seorang CEO
112 Heran
113 Nostalgia
114 Baby Ziel
115 Kebahagiaan
Episodes

Updated 115 Episodes

1
Di manfaatkan
2
Rencana Gilang
3
Motor Jadul
4
Debaran Jantung
5
Hati Tulus Alina
6
Cewek Sombong
7
Berharap
8
Berkunjung Ke Rumah Alina
9
Pengganggu
10
Mengungkapkan Perasaan
11
Yes
12
Mendatangi Rumah Gilang
13
Nasi Sudah Menjadi Bubur
14
Pecel Lele
15
Menyimpan Perasaan
16
Game tantangan
17
Berenang Tengah Malam
18
Karena Cinta
19
Aman
20
Harapan
21
Menginap
22
Kesal
23
Ngga Enak Perasaan
24
Kecewa
25
Kecewa
26
Mendatangi Rumah Alina
27
Kepergian Alina
28
Seorang CEO
29
Mencari Alina
30
Kakak Tampan
31
Aneh
32
Terlambat Bulan
33
Garis Dua
34
Titik nya Ada Dua
35
Diluar Nalar
36
Ngidam
37
Berharap
38
Rezeki
39
Mencari Tahu
40
Berbeda
41
Misteri Cinta Di Rumah Kang Pecel
42
Omongan Tetangga
43
Sakit Perut
44
Kabar Dari Suci
45
Ngga Sabar
46
Cemburu
47
Ngga Sudi Di Madu
48
Bertemu nya Gilang dan Ronald
49
Indah nya Saling Memaaf kan
50
Cucu
51
Kakak Ipar
52
Azzam Dan Azzura
53
Anak Haram
54
Penjelasan
55
Kedatangan Pak Surya dan Bu Dewi.
56
Melamar
57
Ikhlas
58
Buka Lembaran Baru
59
Uang Saku
60
Boleh
61
Tiga Kabar Bahagia
62
Murung
63
Couple lan
64
Menggantikan nya
65
Sah
66
Kerinduan
67
Tamparan
68
Kamu Nanya?
69
Penyesalan Ronald
70
Maafkan Aku
71
Demam
72
Siap Untuk Pergi
73
Kesalahan Bersama
74
Baby Genius
75
Cinta yang terbalas
76
Bucin
77
Mencintai Apa Adanya.
78
Balas Dendam
79
Bingung
80
Mencintai Dari Jauh
81
Di Buly
82
Datang Kembali
83
Percaya Diri
84
Percaya
85
Yanto vs Yanti
86
Aku Hendra bukan Bambang
87
Sudah Merasakan
88
Keras Kepala
89
I Love You Hunny
90
Air Mata Kebahagiaan
91
Posesif
92
Sambutan
93
Pingin Adik Laki-Laki
94
Ingin Mandiri
95
Marah
96
Bosan
97
Kedatangan Alina
98
Air Mata Dan Keringat
99
Mengantar Pulang
100
Kartu Mainan
101
Penjelasan
102
Kesadaran Rena
103
Berbeda
104
Ingin Saling Melengkapi
105
Gilang Sakit
106
Ingin Makan Rujak
107
Hamil.
108
Panggil Aku Rena
109
Periksa
110
Jadi Ayah nya Zidan
111
Ternyata Suamiku Seorang CEO
112
Heran
113
Nostalgia
114
Baby Ziel
115
Kebahagiaan

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!