episode 9

Airin langsung masuk ke dalam ruang operasi, karena melihat kondisinya Airin semakin melemah dokter pun langsung memutuskan untuk mengoperasi.

"Di mana Josen? Apa dia tahu kondisi tante Airin," tanya Yuri.

"Dia diasrama, aku memang menyuruhnya untuk tinggal diasrama sejak ibu masuk rumah sakit, aku belom memberi tahunya mungkin setelah operasinya selesai aku akan menelponnya," jelas Moly.

"Aku dengar biaya masuk asrama itu cukup mahal, apa benar begitu?" tanya Yuri.

"Aku berusaha melakukan yang terbaik untuk Josen, agar dirinya lebih fokus belajar. Aku ingin mewujudkan mimpinya menjadi seorang dokter," jawab Moly.

Di dalam kantor.

Yojin sedang sibuk memeriksa laporan perusahaan, tanpa di sadari terdengar suara helss berjalan dengan sangat anggun tanpa mengetuk pintu ruangan Yojim, wanita itu langsung masuk ke dalam ruangan Yojin.

"Apa kabar mu, "ucap wanita itu langsung duduk di sofa.

Yojin yang menoleh ke arah sumber suara itu langsung berkata. "Apa kau tidak diajarkan sopan santun!" hardik Yojin melirik wanita itu.

"Kau ini masih sama seperti yang dulu, bagaimana kabar mu?" tanya perempuan itu mendekat ke arah Yojin seperti akan merayunya.

"Jangan mendekat!" seru Yojin.

"Kasar sekali bahasa mu, kita kan teman, apa kau tidak merindukan ku?" kata Celin, celin adalah teman satu SMA. Celin yang dulu selalu di jodoh-jodoh kan dengan Yojin karena mereka terlihat sangat dekat membuat Celin mulai menyimpan rasa kepada Yojin.

"Apa kamu ada waktu luang sore ini?" tanya celin.

"Aku sibuk," jawab Yojin.

"Asisten mu bilang kamu akan pulang lebih awal," kata Celin.

"Aku ingin bertemu tante Meri, tapi kau sibuk," ucap Celin dengan suara manjanya.

"Kenapa kau tidak datang saja ke rumah mama, kenapa harus menunggu ku?" tanya Yojin membuat Celin merasa kesal, " dasar tidak peka!" gumam Celin dalam hati.

Celin memandangi wajah Yojin dengan tatapan yang kesal, Celin langsung meraih ponsel miliknya dan berfoto untuk di gunggah ke media sosial. Para pengikut Celin di sosial media mengira bahwa Celin berpacaran dengan Yojin.

Baru mengunggah foto beberapa detik, akun celin di banjiri dengan Komentar postif, merekq merasa iri karena Celin bisa menaklukan pria berhati dingin itu. Gosip pun beredar cepat, Yojin langsung melirik Celin, "jangan menyebarkan rumor yang tidak benar."

Celin menoleh ke arah sumber suara, "ku bisa menjaga privasi mu, kau tenang saja."

"Aku sudah selesai, kau mau pulang apa mau di sini?" tanya Yojin yang sudah selesai mengemasi barangnya.

Celin pun mengikuti Yojin keluar dari kantor itu, dan langsung memasuki mobik milik Yojin.

Flash back alasan Celin tiba-tiba datang ke kantor Yojin hanya untuk memastikan informasi yang di dapat dari sepupu Yojin.

Celin datang ke kantor Yojin karena salah satu sepupu Yojin memberitahu kepada Celin jika Yojin akan segera menikah dengan wanita pilihannya.

Keadaan itu membuat Celin penasaran dan ingin menanyakan langsung kepada yojin.

Flask Back Of.

Yojin memasuki mobilnya di ikuti oleh Celin, mobil pun melaju dengan kecepatan sedang, Celin terus memperhatikan Yojin yang sibuk memainkan ponselnya.

"Sibuk sekali dia, apa dia punya pacar? Apa kata fina itu benar dia akan segera menikah? Kenapa dia tidak memberitahu ku? memangnya ada yang betah dengan sifatnya?" batin Celin mulai bertanya-tanya.

"Aku lapar, bisakah kita berhenti di resto?" ajakan Celin, Yojin pun menuruti kemauan Celin karena Yojin masih menghargai Celin, Yojin memang sudah paham dengan sikapnya yang terlalu manja dengannya.

Berhentilah mobil itu di salah satu resto terpopuler. Yojin pun keluar dengan gayanya yang sanggat cool, mereka berdua masuk keresto itu langsung memesan ruang VIP.

■■■

Masih di rumah sakit, setelah cukup lama menunggu Airin keluar dari ruang operasi, akhirnya pintu pun berbunyi memandakan opersi sudah selesai dan perawat langsung memindahkan pasien keruang pulih sadar.

Moly yang melihat semua itu hanya bisa memandangi dari kejauhan karena memang ibunya belom bisa untuk di temui, tak lama moly pun di panggil oleh dokter yang mengoprasi ibunya.

"Aku keruangan dokter dulu ya" ucap Moly berjalan menuju ruangan dokter itu.

"Silahkan duduk nona," ucap dokter itu.

Moly pun langsung duduk.

"Dok bagaimana dengan keadaan ibu saya? Apa operasinya berjalan lancar? " tanya Moly merasa sangat khawatir.

"Kami sudah menemukan pendonor hati dan operasi nya berjalan lancar tetapi, melihat kondisinya yang semakin melemah, ini datang mengakitkan pasien koma," jelas dokter itu.

"Lalu bagaimana dok? Apa ada cara lain untuk membuat ibu saya bisa melewati komanya?" tanya Moly.

"Kita akan pantau terus kondisi Pasien," ucap dokter meyakinkan Moly.

Setelah dokter menjelaskan kondisi Airin, Moly pun keluar dari ruangan itu, Moly berjalan mendekati Yuri yang sedang duduk.

"Bagaimana kondisi tante airin?" tanya Yuri.

"Kondisi ibu sangat kritis, dia harus melewati masa pemulihan, jika dia tidak juga sadarkan diri maka dari itu dia akan mengalami koma," jelas Moly menatap sendiri Yuri.

"Kamu gak boleh sedih ya, kamu harus kasih semangat untuk tante Airin, tante Airin pasti bisa melewati semuanya" ucap Yuri yang memeluk Moly sambil menggusap punggung nya.

Ponsel Mly pun berbunyi.

"Kirimkan alamat mu" ucap Yojin melalui pesan singkat.

Tidak mendapatkan balasan dari Moly, Yojin pun mengirim ulang pesan itu.

"kirimkan alamatmu!" ucap yojin melalui pesan singkat.

Belom juga mendapat balasan dari Moly, membuat yojin semakin marah. Celin yang melihat Yojin seperti menunggu balasan pesan dari seseorang mulai curiga.

"Kenapa tingkah yojin sangat aneh? Seperti nya dia sedang menunggu balasan dari seseorang?" batin Celin memperhatikan Yojin.

"Aku sudah selesai makan, antar aku pulang ya," ucap Celin merasa jelous.

Yojin yang mendengar Celin meminta pulang langsung keluar dari resto dan melajukan mobil nya dengan kecepatan sedang.

"Sialan kemana perempuan itu? Jangan bilang dia menghindar dan kabur ya," gumam Yojin dalam hati mersa kesal dengan Moly.

Moly pun melihat ponselnya, melihat banyak pesan masuk , Molangsung membuka dan membaca isi pesan itu.

"Ya ampun aku sampai lupa jika aku harus bekerja dengan tuan muda yang arogan itu," gumam Moly dalam hati, amoly langsung membalas pesan Yojin.

"Tuan maafkan saya, nanti saya yang kebsana ke apartement tuan kan, atau ketempat lain?" tanya Moly melalui pesan singkat.

"Yur, aku titip ibu ku ya, tapi jika kamu ada urusan mendadak tinggal kan saja biar nanti perawat yang menjaganya" ucap Moly.

"baiklah, kamu harus berhati-hati ya, telpon aku jika terjadi sesuatu," ucap Yuri.

Tidak mendapat jawaban dari Yojin, karena Yojin sangat kesal dengan Moly tidak langsung membalas pesannya, akhirnya Moly langsung berjalan menuju halte menaiki bus menuju apartement milik Yojin.

Yojin setelah mengantar pulang Celin tanpa basa basi Yojin langsung melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi, membuat Celin merasa kecewa dengan sikap Yojin yang tidak menghargai Celin.

"Hari ini sangat menyebalkan, siapa sih seseorang yang membuat yojin seperti ini?" gumam Celin di dalam hati.

Celin pun masuk kerumahnya dengan wajah yang cemberut. Yojin pun langsung pulang ke apartemen nya tak lama dia sampai, ia melihat Moly sudah menunggu nya di depan pintu.

"Tuan maafkan saya" ucap Moly menundukan kepalanya.

"Hem...." jawab yojin langsung membuka pintu apartement itu.

Yojin masuk ke dalam apartemennya di ikuti dengan Moly dari belakang, "lain kali jangan menunggu di luar, langsung masuk saja" ucap Yojin.

"Tapi tuan--" ucap moly belom sempat melanjutkan ucapannya langsung di potong oleh Yojin.

"Tidak ada tapi-tapian," ucap Yojin.

"Mana aku tahu Password appartemen ini," suara lirih Moly terdengar samar-samar oleh Yojin.

BERSAMBUNG....

Terpopuler

Comments

😍syg lon 😍

😍syg lon 😍

mmpir kx,smngt y,uup lgi

2023-01-22

0

Celin gatel bgt dah penggila medsos pula hadeeh

2023-01-20

0

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!