episode 5

"Bagaimana dengan tawaran itu? Apa kau sudah memikir kan jawaban nya?" tanya pak Bima.

Moly masih terdiam dan menatap sejenak pak Bima.

"Semoga moly mau menerima tawaran ini, kalo sampek aku tidak bisa mencarikan istri untuk Yojin bisa marah besar dia," guman pak bima dalam hati.

"Kapan saya bertemu dengan teman pak Bima?" tanya Moly.

"Kau srius?" ucap pak Bima,

"Saya menyetujui nya pak." tegas Moly kepada pak Bima.

"Baiklah, nanti sore kita ketemu dengan teman saya." ucap pak .ima.

Mendapat anggukan dari Moly, tetapi jawaban Moly membuat Bima sedikit meragukan nya, "apa Moly serius ya? Semoga saja dia tidak mengecewakanku."

Moly mengirim pesan singkat kepada Yuri.

"Kau sedang apa?" tanya Moly melalui pesan singkat.

"Aku sedang berbincang dengan teman ku disini." jawab Yuri melalui pesan singkat.

"Teman? Siapa dia?" tanya Moly melalu pesan singkat.

"Dia teman lama ku, ternyata dia seorang dokter disini." jawab Yuri melalui pesan singkat.

"Benarkah?" tanya Moly melalui pesan singkat.

Moly dan pak Bima akhirnya sampai didepan resto dan masuk kedalam menuju pintu belakang resto itu.

Moly pun langsung turun dan membuka bagasi Mobil. Moly langsung membawa keranjang belanjaan dibantu dengan karyawati lainnya.

Moly yang membawa barang itu masuk kedalam melihat Choi yang sedang sibuk dengan aktivitasnya.

"Sepertinya dia sangat sibuk," Moly menaruk barang diatas meja, mencari makanan yang bisa dimakan karena dirinya sangat lapar

Choi pun menoleh kearah sumber suara melihat Moly sedang mencari makanan langsung mendekat.

"Apa kau lapar? Aku buatkan pasta ya?" tanya Choi.

"Tidak usah, aku hanya ingin memakan makanan yang ringan itu saja sudah cukup." jawab Moly.

Choi melihat banyak belanjaan diatas meja langsung tersenyum menatap Moly.

"Jangan tersenyum seperti itu, cepat sana rapihkan barang-barang itu. Aku sangat lelah dan ingin segera rebahan." ucap Moly memakan makanan yang ada.

"Baiklah serahkan semuanya padaku." jawab Choi begitu semangat membantu Moly.

Choi dengan semangat meletakan barang sesuai dengan tempatnya, selesai mengerjakan semua itu, Choi langsung memasak pesanan untuk pelanggan yang datang.

"Seperti nya hari ini sangat ramai?" Moly langsung beranjak ke meja kasir untuk memeriksa semua pesanan.

"Hay kak," sapa salah satu keryawati.

"Hay juga, wah ... hari ini resto cukup ramai." ucap Moly melihat banyak pesanan.

Karyawan yang bekerja diresto itu terlihat sangat sibuk, mereka merasa sangat kualahan dengan pengunjung yang terus berdatangan.

Hari sudah petang, Moly dan teamnya baru saja beristirahat, Mereka terlihat sangat kelelahan.

"Akhirnya aku bisa duduk." kata karyawati disana.

"Iya benar hari ini sangat ramai membuat badan ku sakit semua." sahut Choi merebah kan tubuh nya, Choi melihat Moly memejamkan matanya sejenak karena kakinya terasa sangat sakit, "kau terlihat sangat lelah."

"Kita semua sangat lelah, jadi bukan hanya aku saja yang lelah." ucap Moly membuka matanya.

"Kau benar sekali." ucap Choi.

Mereka sedang berbincang-bincang tak lama ponsel Moly berbunyi. Moly langsung menjauh dari mereka.

"Iya hallo pak" ucap Moly

"Langsung keruangan saya ya." perintah pak Bima langsung mengakhiri panggilannya.

"Baik..." jawab Moly belom sempat melanjutkan ucapannya panggilam sudah terputus.

"Senaknya mematikan panggilan, dasar bom aneh!" gerutuMoly berbicara sendiri.

Moly langsung mengganti pakaian. Salah satu karyawati tak sengaja melihat dari jendela resto itu, ada lelaki tampan keluar dari mobil mewahnya.

"Astaga tampan sekali," ucap salah satu karyawati, karyawan yang lain pun langsung mendekati karyawati itu, Mereka pun melihat kearah jendela.

"ya ampun dia lelaki?" tanya karyawati yang itu.

"Astaga kau ini bicara apa? dia itu laki-laki, mana mungkin makhluk gaib." ucap karyawati yang lain.

"Kau ini ada-ada saja." ucap karyawati yang lain.

"Dia sangat tampan, saat berjalan tubuhnya terihat begitu sempurna seperti seorang model." puji karyawati itu.

Mereka terus memandangi pria itu tak henti-hentinya pujian terlontar dari bibir setiap karyawan itu. Tingkah mereka membuat moly sangat penasaran.

"Sedang apa kalian?" ucap Moly merapihkan rambutnya.

" Ada pria tampan sekali datang kemari." ucap Choi menghampiri moly.

Choi terkejut melihat penampilan Moly yang sangat rapih, membuat Choi penasaran.

"Mau kemana kau sudah rapih?" tanya Choi.

"Aku mau menemui pak Bima, barusan pak bima menelpon ku." jawab Moly.

"Baiklah, kau harus semangat." ucap choi memberi semangat untuk Moly sambil mengangkat kedua tangannya.

"Semangat untuk apa?" ucap Moly merasa kebingungan.

"Pokoknya ya semangat aja." ucap Choi melebarkan senyumnya.

Moly pun langsung berjalan keruangan pak Bima, tanpa melihat pria tampan yang tadi diliat oleh teman kerjanya. Saat moly mengetuk pintu ruangan pak bima. Tak lama terdengar sautan dari dalam ruangan.

"Masuk." sahut pak Bima.

Saat moly membuka pintu dan masuk keruangan, Moly langsung berhadapan dengan 2 pria yang sangat tampan membuat moly sangat gerogi.

"Astaga, mereka tampan tapi sangat menyeramkan." gumam Moly dalam hati.

Moly dengan kaku menyapa kedua pria itu dengan senyum tipis. Akhirnya pak Bima pun memperkenalkan Moly kenapa teman nya.

"Dia namanya Moly" ucap pak Bima.

Moly menundukan kepalanya dengan sopan.

Dia teman saya yang kemarin saya ceritakan, namanya Park Yojin." jelas pak Bima memperkenalkan Yojin kepada Moly.

Moly memperhatikan lelaki itu seperti tidak asing. Moly terus mengingat pria itu tapi dia sedikit lupa dimana dia bertemu, dan akhirnya moly pun menyadari bahwa pria itu mirip dengan pria yang pernah ia tabrak tempo lalu.

"Pria ini seperti pria yang pernah aku tabrak didekat halte waktu itu? Tapi memang nya pria tampan cuman dia saja. Bisa jadi pria yang lainnya." gumam Moly dalam hati.

"Baiklah, nona Moly apa kamu sudah diberi tahu oleh Bima?" ucap Yojin dengan nada yang dingin dan tegas.

"Saya hanya diberi tahu bahwa tuan membutuhkan istri," ucap Moly.

Yojin yang mendengar ucapan dari Moly langsung tersenyum kaku.

"Jadi saya hanya butuh status pernikahan saja tidak lebih. Sebelum kita mulai kontrak kerja ini, banyak hal yang harus kamu tau, setelah kamu nanti menikah dengan saya." ucap Yojin itu.

Kemudian Bima yang memberikan selembar surat yang berisi larangan selama kontrak berlangsung.

Moly pun menerima selembar surat itu dan membacanya. Moly sangat terkejut membaca beberapa poin isi surat itu.

Isi dari surat itu adalah.

Kontrak pernikahan

Selama saudara Moly menjadi istri daribsaudara Yoji, saudara Moly harus mengikuti aturan yang telah dibuat oleh saudara Yojin yaitu:

1.Dilarang bertanya tentang kepribadian saudara Yojin.

2.Dilarang berkomunikasi dengan pria lain tanpa izin saudara Yojin.

3.Dilarang telat saat menghadiri acara bersama saudara Yojin.

4.Bersedia mengikuti kemana saja saudara Yojin berpergian.

5.Dilarang memasuki ruangan pribadi saudara Yojin.

6.Dilarang memegang ponsel saat sedang bersama saudara Yojin.

7.Diharuskan berpenampilan menarik dan elegan.

8.Menyiapkan semua kebutuhan saudara Yojin.

9.Jika salah satu ada yang dilanggar maka honor akan dipotong 30%.

10.Setelah selesai kontrak pernikahan ini. Saudara moly akan diasingkan jauh agar tidak mendapat pertanyaan dari netizen.

"Apa-apaan surat yang aneh, larangan yang tidak masuk diakal." gumam Moly menatap selembar surat itu.

"Bagaimana apa kau setuju?" tanya Yojin.

"Baiklah saya menyetujuinya, tapi saya boleh bertanya?" ucap moly dengan keberaniannya.

"Katakan saja, apa itu?" ucap Yojin.

"Berapa honor yang akan anda berikan kepada saya?" tanya moly dengan tegas.

"Berapa yang kau minta?" ucap yojin.

"Aku butuh 800juta." jawab moly dengan entengnya .

"Baiklah, kalo begitu kita sepakat, saya akan membayar lebih dari yang kau minta, tapi jika kau melakukan kesalahan kau akan tahu akibatnya." ucap Yojin mendekati Moly.

Akhirnya mereka berjabatan tangan menandakan kontrak telah disetujui.

Bima yang melihat mereka saling pandang, langsung membuka suara karena suasana diruangan itu sangat menegangkan.

"Baiklah kalian sudah menyetujuinya, dan tugas saya sudah selesai." ucap pak Bima.

"Semangat, semoga kamu berhasil." ucap Bima memberi semangat kenapa Moly.

BERSAMBUNG.

Terpopuler

Comments

Mei Shin Manalu

Mei Shin Manalu

3 like udah sampai di sini... Semangat 💪🏻

2023-01-29

0

Berawal dari surat kontrak pernikahan dan berakhir bucin😁😁😁

2023-01-18

0

Ayu Ap

Ayu Ap

dari pinters

2023-01-10

0

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!