Berbagi Kamar

"Te_terima kasih Bu,saya tidak tahu harus kemana lagi jika anak saya kembali ditolak disini"ucap ibu itu sembari menggenggam tangan Bunda Ana.

"Sama sama Bu,kita sesama manusia sudah sewajarnya saling membantu.Memang anak ibu sakit apa?"

"Anak saya didiagnosa terkena kanker usus Bu,awalnya kondisinya baik baik saja.Tapi dari kemarin tiba tiba drop dan belum ada rumah sakit yang bisa menerima kami karena kami hanya mampu mendaftar dikelas ekonomi,sementara tiap rumah sakit yang kami datangi dalam keadaan penuh semua"

"Ibu tenang saja ya.Sekarang anak ibu bisa dirawat disini"

"Terima kasih ya Bu,Neng.Saya tidak tahu harus dengan apa membalas kebaikan kalian"

"Tidak usah sungkan Bu,lebih baik kita fokus dengan pengobatan anak anak saja dulu"

"Memang putri ibu sakit apa?"

"Anak saya mengidap leukimia Bu dan sudah satu tahun saya tinggal disini untuk menemani putri saya"

"Sepertinya kita sama sama pejuang kesehatan untuk anak anak kita ya Bu?"

"Iya,makanya tetap semangatlah,demi anak anak yang sedang kita perjuangkan kesehatan nya"

*

*

Nafisa terus menatap wajah tampan pria yang baru saja tiba dikamarnya.Kamar pasien yang seharus nya dia tempati seorang diri kini terbagi dengan pasien baru.

Pasien yang baru saja datang namun hampir ditolak karena keterbatasan biaya yang orang tuanya miliki dan juga keterbatasan kamar di kelas ekonomi rumah sakit.

Akhirnya tanpa pikir panjang Nafisa pun rela membagi ruangan nya dengan pria tersebut.Beruntung sang Bunda mendukung keputusan nya.

"Eeuuggghhhttt"

Terdengar suara lenguhan yang lirih dari mulut pria itu.Nafisa segera bangun dari duduknya dan berjalan mendekati brangkar dimana pria itu terbaring lemah dengan jarum infus sudah ada ditangan kanan nya.

"Kamu sudah bangun?"tanya Nafisa saat melihat mata di pria mengerjap lalu terbuka sempurna.

"Dimana Aku?"

"Kamu dirumah sakit.Apa ada yang sakit atau ada yang kamu inginkan?"

"Minum,aku mau minum.Dimana Mamah,kenapa aku ditinggal sendiri?"

"Mamah kamu sedang ketempat administrasi.Ini minum nya"jawab Nafisa sembari menyodorkan satu gelas minum ke arahnya.

"Kamu siapa?"tanya si pria setelah berhasil minum dengan dibantu oleh Nafisa.

"Fisa,namaku Nafisa,tapi biasa dipanggil Fisa"

"Kalau kamu?"

"Vino,Alvino"

"Hai vino,sekarang kita sedang berbagi kamar rawat inap.Kamu tidak keberatan kan satu kamar denganku?"

"Ini memang di dimana?maksudnya dikelas apa?kenapa hanya ada kita berdua?"

"Ini dikelas VVIP"

"Hah,apa?ti_tidak aku tidak boleh disini.Mamah akan kesulitan untuk membayar biayanya"

"Eh jangan bangun dulu,kamu masih butuh beberapa jam lagi untuk memulihkan tenagamu"

Cegah Fisa saat Vino akan turun dari brangkar yang dia tempati saat ini.

"Tapi aku tidak boleh disini.Tempat ini terlalu mahal untuk kami"

"Tenanglah dulu,ayo kembali berbaring.Kamar ini sudah dibayar,jadi kamu dan Mamahmu tidak perlu memikirkan nya.Kalian hanya perlu fokus dengan pengobatan kamu saja"

"Maksud kamu apa?"

"Ayah sudah membayar kamar ini selama satu tahun penuh,jadi kamu tidak perlu memikirkan biaya kamar ini.Kamu bebas memakai kamar ini asal kamu tidak keberatan jika kita berbagi ruangan ini denganku"

"Tapi ini terlalu berlebihan,apalagi kita belum saling mengenal satu sama lain"

"Kan sudah berkenalan tadi?"

"Nggak maksudku___"

"Lupakan,istirahatlah.Bantu kedua orang tuamu dengan menuruti semua keinginan mereka"

"Tapi percuma jugakan?meski aku menerima pertolongan ini,tetap saja sebentar lagi,aku akan pergi untuk selama lamanya"

"Setidaknya,beri mereka kenangan terindah dan beri mereka kesempatan untuk memperjuangkan kita.Kamu tahu?aku sudah satu tahun disini dan sangat kecil kemungkinan untuk aku keluar lagi dari rumah sakit ini.Bahkan mungkin aku tidak akan pernah melihat rumah hingga akhir hayat.Meski tidak ada kemungkinan untuk sembuh dan kembali pulang kerumah,tapi setidaknya disaat kita pergi,kita tidak menimbulkan luka baru dihati orang tua kita karena merasa gagal memperjuangkan kita.Ayo berbaringlah lagi hanya itu yang bisa kamu lakukan untuk orang tuamu".

Terpopuler

Comments

Cah Dangsambuh

Cah Dangsambuh

dari juduĺna udah ketauan pasti haru tapi aku pinisirin dan alhasil benarkan baca langsung mewek

2024-10-07

0

Uthie

Uthie

cerita nya mengharukan

2024-07-02

0

Yuli Yuli

Yuli Yuli

baik banget hatimu fisa

2024-04-02

1

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!