Dokter Danu telah kembali ke raga nya , ia sangat lelah . Seluruh tubuh nya terasa pegal dan nyeri .
Ia pun melihat ponsel nya ,
" Waahh , sesuai perhitungan ku .. Sudah dua hari aku tertahan di alam gaib . Sekarang sudah waktu nya bertugas lagi " gumam dokter Danu .
Ia pun bangkit dari duduk nya , untuk merebahkan tubuh nya sejenak .
" Lumayan masih ada waktu lima belas menit sebelum waktu subuh .. Istirahat dulu sebentar " batin nya .
🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾
Dokter Danu memulai observasi nya , satu per satu bed di kunjungi nya .
Hingga tiba di bed pasien Galuh ,
" Selamat pagi .. " sapa dokter Danu ramah
" Pagi dok .. Alhamdulilah anak saya sudah sadar lagi , dok " jawab ibunda nya Galuh sumringah
" Alhamdulilah " jawab dokter Danu sambil tersenyum .
Lalu ia pun menghampiri pasien Galuh yang terbaring lemah ,
" Dok , seperti nya semalam saya memimpikan dokter .. Karena wajah dokter sama dengan yang datang di mimpi saya " ucap Galuh dengan raut wajah bingung .
" Oyaa ? Kok bisa saya datang ke mimpi nya mas Galuh ya .. Hehe .. Mungkin kontak batin karena keseringan ketemu saya " jawab dokter Danu pura - pura tidak tahu .
" Ehh heehee .. Iiya kali ya dok " ucap Galuh sambil nyengir
" Mas Galuh suka naik gunung ya ?" tanya dokter Danu ramah
" Iyaa dok .. Kemarin pengalaman pertama saya naik gunung . Seneng banget .. Udara nya yang seger dan pemandangan nya bagus - bagus dok
Tapi sayang , pengalaman pertama sudah masuk rumahsakit " jawab Galuh dengan nada sedih di ujung kalimat .
" Ga pa pa , bisa buat pengalaman .. Nanti kalau naik gunung lagi jangan lupakan pantangan nya . Dan selalu berdoa .. " ucap dokter Danu sambil senyum .
" Eehh iyaa dok , hhehe " jawab Galuh tersipu malu ketahuan melanggar .
" Iyaa Galuh , jangan tinggalkan ibadah .. Dan berdoa terus .. Di mana pun kamu berada agar hati mu ga kosong dan kamu selalu di lindungi Allah " sambung ibu nya sambil menggenggam erat tangan Galuh .
" Iyaa maa .. " jawab Galuh singkat sambil senyum ke ibu nya .
" Nah , kalau sekarang ada keluhan apa, mas Galuh ?" tanya dokter Danu kembali
" Ehmm ini dok , saya mual .. " jawab Galuh
" Sus , tolong ambilkan baskom untuk muntah , sekarang ya " perintah dokter Danu
" Baik dok " jawab suster tersebut , lalu meninggalkan bed Galuh .
Dokter Danu berpura - pura menghitung denyut nadi Galuh dengan memegang satu titik di pergelangan tangan nya . Galuh dan ibu nya hanya diam saja memperhatikan .
Mereka tidak tahu kalau sebenarnya dokter Danu sedang membaca beberapa doa lalu di tiupkan secara halus , kemudian menetralisir sisa aura hitam yang tertinggal .
Tak lama kemudian suster itu datang dengan sebuah baskom putih dari bahan stainless di lapisi kantong plastik dan tissu .
Dengan tatapan bingung , baskom tersebut di berikan kepada dokter Danu .
" Ini .. Di pegang dulu ya mas Galuh " ucap dokter Danu
Galuh pun menerima baskom itu tanpa banyak bicara . Ia sedang merasakan perut nya yang sangat bergejolak , hingga ia tidak dapat menahan nya lagi . Lalu ..
" Hooeekk .. Hooeekkk .. Hooeekkk .. " Galuh memuntahkan semua isi perut nya .
Cairan hitam berbau busuk keluar dari mulut nya , entah apa yang ia makan selama berada di kampung siluman itu .
" Astagfirullah .. " pekik ibu nya sambil menutup hidung dan mulut nya dengan sebelah tangan nya , ia tidak menyangka akan keluar cairan seperti itu .
Suster dengan sigap membantu Galuh sampai ia selesai muntah .
Dokter Danu mengambil air di gelas , lalu di bacakan doa diam - diam .
" Ini di minum dulu air putih hangat nya , mas Galuh .. Semoga enakan " ucap dokter Danu sambil menyerah kan sebuah gelas berisi air putih hangat .
Galuh pun langsung menerima gelas tersebut dan meminum air nya hingga habis . Lalu memberikan gelas kosong ke ibu nya .
" Gimana nak , masih mau muntah ?" tanya ibu nya sambil menerima gelas kosong dan meletakkan nya di sebuah meja kecil di samling bed anak nya .
Galuh menggeleng pelan " engga ma , udah enakan " jawab nya
" Makasii air putih nya, dok .. Udah plong perut saya , ga mual lagi . Cuma pusing dan lemes banget sekarang " ucap Galuh sambil menoleh ke dokter Danu
"Sama - sama mas Galuh .. Istirahat dulu ya , nanti makan yang banyak biar pusing dan lemes nya hilang .. Ini sudah saya resepkan vitamin juga .
Kalau besok sudah enakan , bisa pindah ke kamar inap ya bu " ucap dokter Danu kepada Galuh dan ibu nya .
" Iyaa dok , terimakasih banyak " jawab ibu nya Galuh
" Sama - sama bu .. Saya permisi ya mau melanjutkan ke sebelah " ucap dokter Danu sopan
" Iyaa dok , silahkan .. " balas ibu nya Galuh kembali .
🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾
Menjelang magrib , dokter Danu sudah selesai membuat laporan nya . Kemudian ia berkeliling bed sekali lagi , tiba di bed nya Galuh .. Dokter Danu berdiri sejenak , menatap dalam diam , lalu berpindah ke bed selanjut nya .
Setelah sholat magrib , dokter Danu pun berpamitan dengan rekan nya yang akan melanjutkan shift berikut nya .
Sesampai nya di apartemen ,
" Akiii .. " panggil dokter Danu lembut
Tak lama kemudian keluarlah asap putih dari cincin nya , tempat bernaung ki Rambai .
" Assalamualaikum , Dan .. Kok lemes ?" ledek ki Rambai
" Waalaikumsalam , ki .. Hehe ..
Aki baik - baik aja kan ?" tanya dokter Danu
" Alhamdulilah baik , Dan .. Keliatan nya kamu yang sedang tidak baik ya , sebaiknya kamu istirahat Dan . Energi mu banyak terkuras , belum lagi tugas rumahsakit " ucap ki Rambai
" Iyaa ki , abis ini mau istirahat .. Tapi sebelum itu aku pengen nanya dulu mengenai perjalanan aki mengantar sukma Galuh " ucap dokter Danu .
Setelah mengangguk , ki Rambai pun menceritakan nya . Mulai saat di dalam istana hingga membawa sukma Galuh ke raga nya .
" Alhamdulilah atas izin Allah , aki bisa melawan semua pasukan termasuk siluman berkepala banteng itu .
Dan aku bersyukur aki sudah sempat menceritakan tentang mantra pemikat ratu siluman berkepala banteng dengan tubuh kelabang dan kediaman nya ke sukma Galuh .
Tadi juga di rumahsakit , Galuh bilang kalau permah melihat ku di mimpi nya . Sebenarnya itu bukan mimpi ya, ki .. Hehe " ucap dokter Danu tertawa kecil .
" Xixixi .. Iyaa Dan .. " jawab ki Rambai yang ikut tertawa lega .
" Aku berharap ini jadi pelajaran buat Galuh dan lainnya , agar tidak melupakan peringatan yang telah di berikan di awal sebelum keberangkatan . Jangan ngeyel , sok - sok nantangin juga .. Yang nama nya datang ke wilayah orang sebaiknya menghargai dan santun .
Kalau kita datang ke suatu tempat itu kan yang kita datangi langsung dua sebenar nya yaitu wilayah manusia dan wilayah mahkluk gaib , dua - dua nya ciptaan Allah . Jadi harus menjaga sikap dan tata krama , ikuti peraturan setempat .
Dan satu lagi , usahakan jangan kosong hati nya . Jangan kosong pikiran nya alias melamun . Berdoa sebelum berangkat , berdoa di perjalanan dan berdoa ketika sudah di tempat tujuan .. Lebih bagus lagi kalau berzikir , menyebut asma Allah .
Berdoa itu kan simple , contoh : Ya Allah , tolong lindungi kami .. Ya Allah lancarkan perjalanan kami .. Ya Allah , selamatkan dan sehat kami .
Dari pada bersiul - siul , berceloteh yang ga jelas atau bersikap sembarangan.
Seperti itu , Dan " sambung ki Rambai mengungkapkan harapan nya .
" Betul sekali apa yang aki bilang , saya sangat setuju .. Semoga tidak ada lagi pendaki - pendaki yang melanggar pantangan , ngomong sembarangan atau bersikap seenak nya ya " balas dokter Danu .
Setelah berbincang untuk beberapa waktu , ki Rambai pun pamit agar dokter Danu bisa segera istirahat .
###############################
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 82 Episodes
Comments
bibuk duo nan
coba klo dijadikan film ni novel pasti seru banget
2024-09-27
0