Wuuushhh ..
Galuh terkejut ketika ia menyentuh bahu si kakek , dalam sekejap semua terasa gelap ..Secara spontan Galuh memejamkan mata nya ,
" Buka lah matamu sekarang , cu .. " terdengar suara kakek di sebelah nya
Galuh pun nurut , ia membuka mata nya perlahan ..
Galuh membelalakkan mata nya , ia benar - benar tidak tahu saat ini berada di mana .. Semua tampak asing ,
Galuh menoleh ke kakek dengan tatapan bingung , si kakek pun tersenyum ..
" Kau lihat yang terbaring di sana ? Apa kau mengenali nya ? " tanya si kakek
Galuh kembali menatap ke arah lelaki yang sedang terbaring , kemudian menoleh ke si kakek ..
" I ini di mana , kek ? Kenapa banyak alat medis di tubuh itu ? Ini seperti di rumah sakit " ucap Galuh sambil menyapu kan pandangan ke sekeliling nya .
Si kakek pun mengajak Galuh untuk lebih dekat ke seorang pasien lelaki yang sedang terbaring , ia ingin Galuh dapat mengenali tubuh nya sendiri .
Si kakek kembali bertanya ,
" Apa kau mengenali nya ?"
" Hhaa .. Iituu .. Iituu kek , Aapa ituu ak kuu ? " tanya Galuh gugup , ia seolah tak percaya dengan apa yang ada di hadapan nya .
" Menurut mu ? " si kakek bertanya balik
Galuh memperhatikan dengan seksama , dan ia semakin yakin ketika melihat ibu nya datang . Ia terus memperhatikan ibu nya , tiba - tiba saja hati nya sangat sedih saat ibu nya membelai wajah nya dengan lembut .
" Galuh, bangunlah nak .. " bisik ibu nya sambil menatap sendu ke wajah Galuh .
Tak terasa airmata nya menetes ,
" Mamaa .. Hiiks" Galuh terisak .
" Kakek , apa maksud semua ini ?" tanya Galuh menatap si kakek .
" Galuh, dunia yang di sana itu bukan dunia mu .. Kamu telah terpedaya oleh mantra pengikat atau sejenis pelet dari seorang siluman .
Sukma mu tertahan selama berminggu - minggu , perasaan yang kamu miliki ini tidak lah murni . Kamu telah terkena pelet si ratu siluman .
Dan waktu mu tidak banyak lagi , kalau kau kelamaan berada di sana maka raga mu akan menolak .
Apakah kau ingin pergi dengan cara ini ? Meninggalkan ibu dan keluarga mu begitu saja ?" ucap si kakek panjang lebar
Ia pun menggeleng , lalu " Bagaimana aku bisa kembali ke raga ku , kek ?" tanya Galuh .
Si kakek kembali tersenyum ,
" Apa benar ini dari keinginan mu sendiri ?" tanya si kakek lagi , ia ingin memastikan kalau mantra pengikat sukma yang di berikan oleh ratu siluman telah pudar .
" Iya kek , aku tidak mau meninggalkan ibu ku .. Tolong aku , kek " ucap Galuh mengiba
" Hemm baiklah , aku akan membantu mu kembali ke raga mu " jawab si kakek . Ia harus cepat sebelum Galuh berubah pikiran , atau tertangkap oleh siluman itu .
Kemudian kakek itu berdiri di belakang Galuh sambil membaca sebuah doa , ia meletakkan kedua telapak tangan nya di punggung Galuh .. Si kakek membersih kan sisa pengaruh negatif yang menempel di sukma Galuh , kemudian ..
" Pergilah .. Dekati tubuh mu sekarang " perintah si kakek
Galuh pun berjalan mendekati tubuh nya , tiba - tiba saja ia merasa seperti ada magnet yang menarik nya . Seperti tersedot , sukma Galuh pun akhir nya masuk ke raga nya .
" Alhamdulilah " ucap si kakek , lalu si kakek itu pun menghilang .
Setelah mengawasi dan berjaga dari kejauhan , dokter Danu pun bernafas lega ketika sukma Galuh telah kembali .
Lalu ia pun segera kembali ke raga nya .
🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾
" Ki .." panggil dokter Danu
Tak lama kemudian muncul lah si kakek ,
" Alhamdulilah misi kita berhasil , Dan " ucap si kakek , lalu merubah wujud kembali menjadi sosok ki Rambai .
" Iya Alhamdulilah , ki ... Sekarang kita harus selalu bersiap siaga menghadapi serbuan dari mahkluk yang patah hati karena kekasih nya kita 'pulangkan' .... hehehe .. " ucap dokter Danu sambil tertawa pelan , ia sudah membayangkan bagaimana marah nya ratu siluman ketika kekasih nya tak kunjung datang .
Ki Rambai pun ikut tertawa ,
" Siap Dan " ucap ki Rambai di sela tawa nya .
Waktu subuh hampir tiba , ki Rambai pun pamit . Semalaman dokter Danu tidak tidur , kini ia sudah harus bersiap untuk melanjutkan tugas nya di IGD .
🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾
Beberapa jam sebelum nya ,
Dokter Danu memanggil ki Rambai ,
" Ki , aku sudah menemukan cara nya .. Kita main halus dan cantik dulu ki , kecuali kalau ketauan " ucap dokter Danu setelah ki Rambai berada di hadapan nya .
" Bagaimana itu , Dan ?" tanya ki Rambai
" Kita akan kesana bareng , ki .. Namun kita harus bagi tugas , ki " ucap dokter Danu .
Ki Rambai masih serius menyimak , ia menganggukkan kepala , menunggu dokter Danu melanjutkan bicara nya .
" Jadi begini ki .. Karena hanya aki yang bisa merubah wujud , jadi aku minta tolong aki berubah menjadi seorang kakek tua yang sangat renta " lanjut dokter Danu ,
Tiba - tiba ki Rambai tertawa terbahak - bahak, membuat dokter Danu menghentikan bicara nya dan menatap ki Rambai dengan bingung ..
" Ada yang lucu , ki ?" tanya dokter Danu polos
" Aku kan memang sudah tua , Dan .. Umur ku saja sudah jutaan tahun " jawab ki Rambai setelah ia dapat menghentikan tawa nya .
" Hhehe , iyaa siih .. Tapi ki Rambai kan tua juga masih kuat , tidak terlihat renta " jawab dokter Danu sambil nyengir .
" Dah pokok nya gini ki .. Aki menyamar menjadi kakek tua yang bawa kayu bakar atau rumput .. Terserah aki , nanti aki nongol nya pas Galuh ada di depan rumah nya . Setelah itu ajak dia pergi jauh dari rumah nya, nanti aku carikan gubuk kosong sebagai rumah pura - pura aki .
Setelah itu bawa sukma nya untuk melihat raga nya , berikan ia nasehat yang dapat menyentuh hati nya .
Dan jangan lupa penawar nya , ki .. Ketika dia menyentuh aki , usahakan aki sudah membaca doa untuk melepaskan mantra pengikat nya . Dengan demikian akan mempermudah aki dalam membujuk sukma nya .
Sementara itu aku akan menyamar dengan membawa cangkul dan memakai topi caping , nanti aku akan mengawasi kalian dari jauh sekalian berjaga , jika nanti strategi kita ketauan . Aku akan mengikuti kalian dari jauh " lanjut dokter Danu .
Ki Rambai pun mengangguk setuju .
🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾
Sesampai nya di rumahsakit ,
" Dok, pasien Galuh sudah sadar " ucap seorang suster
" Oya ? Alhamdulilah " ucap dokter Danu pura - pura tidak tahu .
Setelah membaca lembaran medical record , dokter Danu segera menghampiri dokter Vincent , dokter yang bertugas sebelum nya .
" Pagi dok " sapa dokter Danu sumringah
" Pagi dokter , wuah sudah datang nih " ucap dokter Vincent
" Iya dok , gimana semalam dok ?" tanya dokter Danu
" Semalam tidak terlalu banyak yang masuk IGD , dok .. Oiyaa pasien Galuh sudah sadar tadi pagi , sekitar jam empat an dok .
Saat ini belum saya observasi lagi karena tanggung , jadi mungkin bisa di lanjut sama dokter Danu aja ya " ucap dokter Vincent sambil melihat jam tangan nya .
" Oohh gitu , iya ga pa pa dok .. Nanti saya lanjutkan " jawab dokter Danu .
Setelah waktu menunjukkan pukul enam pagi , dokter vincent pun pamit .
Kini dokter Danu sudah memakai jas putih nya , dan bersiap keliling bed IGD untuk melanjutkan observasi .
Dan tentu nya mengobservasi keadaan Galuh juga ..
###############################
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 82 Episodes
Comments
Masruri Achmad
lanjut thor semangat
2023-02-20
2