EPISODE : RATU SILUMAN PART . 2 .

Hari terus berganti , keluarga pasien Galuh tidak ingin Galuh masuk ke kamar inap untuk saat ini . Mereka memilih agar Galuh di rawat di ruang IGD karena dengan begitu mereka lebih tenang jika terjadi sesuatu . Keluarga sepakat jika Galuh telah sadar , baru akan di pindahkan ke kamar rawat inap .

Maka dokter Danu pun menempatkan pasien Galuh di salah satu kamar yang berada di dalam ruang IGD , terpisah dari pasien IGD lain nya . Kamar tersebut bersebelahan dengan kamar atau ruang tindakan . Dengan pemantauan dua puluh empat jam penuh oleh dokter IGD, para suster dan juga oleh dokter Spesialis .

Dokter Danu menatap iba pasien Galuh dari jendela besar , di sana terlihat alat oksigen , pemantau detak jantung dan beberapa selang infus terpasang di tubuh pasien Galuh . Sebelah kaki nya terbalut oleh perban , dan juga ada beberapa luka di tangan dan kening nya yang juga di tutup perban .

" Sudah satu minggu ki Rambai pergi , berarti pasien Galuh sudah dua minggu dalam keadaan koma " batin dokter Danu , ia teringat kilasan peristiwa saat pertama kali menyentuh pasien Galuh .

Di kilasan peristiwa itu ia melihat pasien Galuh bersama rombongan , sekitar delapan orang berjalan mendaki sebuah gunung . Di kanan kiri nya di kelilingi hutan dan jurang .

Mereka mendaki sambil bercanda , Galuh yang berada di barisan paling akhir tanpa di sadari oleh yang lain tertinggal cukup jauh .

Ia pun terus berjalan mendaki sambil menikmati pemandangan di sekitar nya . Seperti nya ini pengalaman pertama bagi Galuh , ia begitu takjub dengan berbagai tanaman yang di jumpai nya di sepanjang jalur mendaki . Mulai dari tanaman bunga yang berwarna - warni , hingga tumbuhan hijau lain nya . Ia juga menganggumi pohon - pohon besar yang berada di kanan kiri nya .

Saking senang nya , Galuh pun bersiul - siul .. Entah lagu apa yang di dendangkan nya .

Galuh rupa nya lupa bahwa di sana terdapat pantangan - pantangan , salah satu nya bersiul dengan keras .

Sambil terus mendaki , ia berusaha menyusul rombongan nya namun sayang ia terpeleset lalu jatuh ke jurang yang berada di sebelah kiri nya .

Pasien Galuh pingsan di tempat kejadian, ia terbentur - bentur akar pohon yang keras dan besar - besar . Tubuh nya tersangkut di antara akar pohon yang menjuntai di pertengahan jurang .

Di kilasan berikut nya dokter Danu melihat sesosok mahkluk datang dan mengintai Galuh yang sedang bersiul sesaat sebelum Galuh terpeleset .

Kemudian sukma pasien Galuh di bawa ke sebuah perkampungan , dan kini ia tinggal bersama seorang wanita cantik .

Dokter Danu melihat pasien Galuh nampak bahagia .

Kebahagian itulah yang membuat dokter danu khawatir , ia menjadi sedikit bingung .. Karena menyadarkan orang yang sedang jatuh cinta lebih sulit dari pada bertarung melawan demit .

Dokter Danu tahu kalau itu merupakan perkampungan gaib , baik warga mau pun wanita yang bersama Galuh bukanlah manusia .

Namun , pasien Galuh sendiri tidak menyadari semua itu ..

🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾

Besok malam nya ketika dokter Danu sedang bertugas , ia mendengar suara ki Rambai memanggil nya melalui komunikasi batin .

Beberapa jam kemudian " Oke , semua sudah stabil .. Nanti kalau ada pasien baru , call aja ya sus . Saya ke kantin dulu " ucap dokter Danu kepada salah seorang suster .

" Baik dok " jawab suster tersebut

Dokter Danu pun lalu berjalan menuju kantin rumahsakit yang buka dua puluh empat jam .

Sesampai nya di kantin , dokter Danu memesan sebuah minuman hangat kemudian duduk di salah satu sudut kantin .

Ia meletakkan ponsel di atas meja , bersebelahan dengan gelas minuman nya . Dengan menundukkan kepala seolah sedang bermain ponsel , dokter Danu mulai menjawab panggilan ki Rambai melalu komunikasi batin nya .

" Assalamualaikum ki .. " sapa dokter Danu

Beberapa menit kemudian terdengar suara ki Rambai ,

" Waalaikumsalam , Dan "

" Gimana , ki ?" tanya dokter Danu

" Setelah saya sampai di sana , saya tidak hanya menyelidiki keberadaan sukma nya namun juga perkampungan nya .

Sukma Galuh tertahan di salah satu perkampungan siluman , Dan ... Di sana penguasa nya ratu siluman yang bernama Ratu Sakka . Ia merupakan kelabang yang berkepala ular .

Pasien mu itu telah melanggar aturan yang ada di wilayah hutan tempat mereka mendaki .

Anak buah ratu Sakka lah yang menemukan raga Galuh ketika ia pingsan , lalu ia mengambil sukma nya untuk di jadikan budak . Namun tak di sangka justru sang Ratu jatuh cinta dengan Galuh .

Aku melihat sukma Galuh di kendalikan oleh mantra pengikat sukma , Dan .

Di samping itu , si ratu juga merubah wujud nya menjadi wanita cantik , sehingga membuat Galuh terpesona dan jatuh dalam perangkap nya .

Awal nya saya sangat kesulitan untuk mendekati Galuh karena wanita itu tak pernah jauh dari nya , ia selalu berusaha untuk berada di dekat Galuh .

Yah walau pun akhir nya saya berhasil mendekati Galuh , namun saya belum bisa membawa nya pulang , Dan .

Dia tidak mau , dia tidak percaya kalau raga nya saat ini terbaring di rumahsakit . Dia yakin kalau ini semua nyata , Dan

Akhir nya saya putuskan untuk kembali dulu " ucap ki Rambai menjelaskan

" Iya , saya sudah menduga nya ki .. Ini memang sulit .

Baiklah , untuk sementara aki istirahat saja dulu . Saya akan memikirkan cara nya , ki " ucap dokter Danu

" Baik Dan .. Tapi ingat , jangan terlalu lama .. Nanti tubuh nya akan menolak jika kelamaan " ucap ki Rambai

" Iya saya tahu ki , terimakasih sudah mengingat kan " jawab dokter danu

Ki Rambai pamit , dokter Danu pun menghentikan komunikasi batin nya .

Kemudian ia segera meninggalkan kantin untuk melanjutkan kembali tugas nya di ruang IGD .

Dokter Danu menunggu sampai shift nya berganti , karena perbedaan waktu di alam gaib berbanding terbalik dengan alam manusia . Jika di alam manusia gelap atau malam , maka di alam gaib terang atau siang . Demikian sebalik nya .

Dokter Danu ingin datang di saat alam gaib terang atau siang , sehingga banyak mahkluk gaib yang beraktifitas .

Untuk itu dokter danu akan melepas raga saat malam hari . Ia akan coba memantau situasi Galuh di sana sebelum mulai beraksi ..

🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾

Waktu yang d tunggu pun tiba , dokter Danu pergi bersama ki Rambai ke salah satu perkampungan gaib .

Sesampai nya di sana , ia melihat berbagai sosok yang menyerupai manusia . Hanya saja mereka lebih pucat , tanpa ekspresi , dengan sorot mata yang tajam .

Tapi sayang sekali Galuh tidak dapat melihat keanehan - keanehan ini , di mata nya semua sama seperti manusia biasa .

Dokter Danu telah menutupi energi nya dan juga menyamar agar tidak mengundang kecurigaan penghuni gaib di sana .

Ia tidak mau gegabah , jangan sampai ia di keroyok mahkluk gaib satu kampung sebelum berhasil menyadarkan Galuh .

Dokter Danu berjalan berkeliling sambil mengamati situasi , hingga mata nya melihat seorang lelaki yang familiar . Lelaki itu Galuh , ia sedang berjalan bersama seorang wanita .

Dokter Danu pun mengikuti dari kejauhan , mereka tiba di sebuah rumah yang sangat besar dan mewah . Galuh dan wanita itu segera masuk ke dalam .

" Aku harus mendekati Galuh saat ia sendirian " batin dokter Danu .

Akhir nya dokter Danu duduk di bawah sebuah pohon besar yang terletak beberapa puluh meter dari rumah tersebut , ia ingin menunggu Galuh ..

🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾

Setelah menunggu beberapa saat , dokter Danu melihat Galuh keluar dari rumah . Ia berjalan sendirian ke halaman ,

Di saat itu lewat lah seorang kakek tua membawa setumpuk kayu di gendong di punggung nya . Ia berjalan tertatih , nampak sangat letih .

Galuh yang melihat itu pun segera memanggil kakek tersebut ,

" Kek , sebentar .. " sapa nya sambil berlari

Kakek itu berhenti , ia menoleh ke arah Galuh .

" Iya , ada apa cu .. ?" tanya kakek tersebut dengan suara tersendat - sendat

" Kakek , kayu sebanyak ini untuk apa ?" tanya nya

" Ini kayu bakar untuk masak cu .. Nenek sudah kehabisan kayu untuk masak di rumah , jadi kakek yang cari ke hutan " jawab kakek itu

" Memang nya rumah kakek di mana ? " tanya Galuh kembali

" Di seberang desa ini , cu " jawab si kakek

" Oohh gitu , kalau gitu mari saya bantu bawakan kayu nya , kek " ucap Galuh

" Yang bener cu ? Tapi rumah kakek jauh , nanti kamu kelelahan " ucap si kakek

" Iya , ga pa pa kek .. Hayu kek " ucap nya lagi sambil meraih tali yang mengikat kayu - kayu itu .

Kemudian kayu - kayu itu di gendong di punggung nya .

Si kakek itu menatap haru ke arah Galuh ,

" Terimakasih banyak , cu .. Kamu anak yang baik "

" Silahkan kakek berjalan di depan , saya akan ngikutin di belakang kakek " ucap Galuh

Si kakek itu mengangguk , segera ia berjalan duluan dengan langkah tertatih . Sedangkan Galuh berjalan perlahan di belakang kakek tua itu .

Tanpa mereka sadari , ada sepasang mata yang mengawasi dari kejauhan .

Mereka terus berjalan selama ber jam - jam , hingga sampai lah di sebuah gubuk kecil yang terletak di pinggir hutan .

" Taruh di sini aja , cu " ucap si kakek

Galuh pun menaruh kayu - kayu itu di halaman samping gubuk .

" Mari masuk dulu , cu .. Kita nge teh dulu ya " ajak si kakek

" Baik kek " ucap Galuh sambil menyeka keringat nya .

Si kakek tersebut segera masuk , tak lama kemudian ia keluar dengan sebuah teko teh hangat dan dua buah gelas.

Ia menuangkan air tersebut ke sebuah gelas lalu memberikan ke Galuh , dan menuangkan untuk diri nya sendiri .

" Seperti nya singkong rebus buatan nenek sudah matang , biar kakek ambil dulu ya buat teman kita nge teh " ucap si kakek , lalu Kakek itu pun kembali masuk ke dalam gubuk nya , dan ..

Braakkk ..

Galuh tersentak mendengar suara keras dari arah dalam ,

" Kek , kakek ga pa pa ? " teriak Galuh dari luar

" Addduuuhh .. Cu, tolong .." jerit si kakek dengan suara bergetar

Mendengar itu Galuh segera menghambur ke dalam .

" Kek , kakek di mana ?" ucap Galuh sambil celingak celinguk . Ia melihat sebuah pintu ke arah belakang .

" Sini , di belakang cu " jawab si kakek

Galuh segera berlari membuka pintu yang menuju ke arah belakang .

Di belakang , Galuh melihat si kakek sedang terduduk di lantai yang terbuat dari tanah . Di dekat nya berserakan singkong rebus , dan juga sebuah piring kaleng .

" Kakek kenapa ? " tanya Galuh sambil membantu kakek itu untuk berdiri .

" Aahh ini tadi terpeleset, cu " jawab si kakek sambil meringis kesakitan .

Namun , saat Galuh menyentuh bahu kakek untuk memapah nya ,,

Wuuusshhhh ..

###############################

Haaii para readers ter 💓💓💓.. Mohon maaf jika masih banyak kekurangan🙏🙏😬 Mampir juga ke karya ku yang lain nya ya ✌😁 ada cerpen juga lhoo 😉😉

Tinggalkan jejak yuukk 🤩 .. LIKE 👍 tp jgn di bom ya😁🙏 ,,, KOMEN 💕 ,,, VOTE ⚘ Terimakasiih 🙏🙏🤗 luv u all 🤗

Terpopuler

Comments

Biah Kartika

Biah Kartika

Galuh nama laki-laki ya, klo di tempat saya nama panggilan kesayangan untuk anak gadis..

2024-08-21

1

lihat semua
Episodes
1 EPISODE : IBLIS MERAH PART. 1.
2 EPISODE : IBLIS MERAH PART . 2 .
3 EPISODE : IBLIS MERAH PART . 3 .
4 EPISODE : IBLIS MERAH PART . 4 .
5 EPISODE : IBLIS MERAH PART . 5 .
6 EPISODE : IBLIS MERAH PART . 6 .
7 EPISODE : IBLIS MERAH PART . 7 .
8 EPISODE : IBLIS MERAH PART . 8 . end .
9 EPISODE : RATU SILUMAN PART . 1 .
10 EPISODE : RATU SILUMAN PART . 2 .
11 EPISODE : RATU SILUMAN PART . 3 .
12 EPISODE : RATU SILUMAN PART . 4 .
13 EPISODE : RATU SILUMAN PART . 5 .
14 EPISODE : RATU SILUMAN PART . 6 .
15 EPISODE : RATU SILUMAN PART . 7 .
16 EPISODE : RATU SILUMAN PART . 8 . end
17 EPISODE : PUSPA PART . 1 .
18 EPISODE : PUSPA PART , 2 .
19 EPISODE : PUSPA PART . 3 .
20 EPISODE : PUSPA PART . 4 .
21 EPISODE : PUSPA PART . 5 .
22 EPISODE : PUSPA PART . 6 .
23 EPISODE : PUSPA PART . 7 .
24 EPISODE : PUSPA PART . 8 .
25 EPISODE : PUSPA PART . 9 .
26 EPISODE : PUSPA PART . 10 .
27 EPISODE : PUSPA PART . 11 . end .
28 EPISODE : GERBANG DUA ALAM PART . 1 .
29 EPISODE : GERBANG DUA ALAM PART . 2 .
30 EPISODE : GERBANG DUA ALAM PART . 3 .
31 EPISODE : GERBANG DUA ALAM PART . 4 .
32 EPISODE : GERBANG DUA ALAM PART . 5 .
33 EPISODE : GERBANG DUA ALAM PART . 6 .
34 EPISODE : GERBANG DUA ALAM PART . 7 .
35 EPISODE : GERBANG DUA ALAM PART . 8 .
36 EPISODE : GERBANG DUA ALAM PART . 9 .
37 EPISODE : GERBANG DUA ALAM PART . 10 . end .
38 EPISODE : SANTET PART . 1 .
39 EPISODE : SANTET PART . 2 .
40 EPISODE : SANTET PART . 3 .
41 EPISODE : SANTET PART . 4 .
42 EPISODE : SANTET PART . 5 .
43 EPISODE : SANTET PART . 6 .
44 EPISODE : SANTET PART . 7 .
45 EPISODE : SANTET PART . 8 .
46 EPISODE : SANTET PART . 9 .
47 EPISODE : SANTET PART . 10 .
48 EPISODE : SANTET PART . 11 . end .
49 EPISODE : KUTUKAN SUSUK PART . 1
50 EPISODE : KUTUKAN SUSUK PART . 2 .
51 EPISODE : KUTUKAN SUSUK PART . 3 .
52 EPISODE : KUTUKAN SUSUK PART . 4 .
53 EPISODE : KUTUKAN SUSUK PART . 5 .
54 EPISODE : KUTUKAN SUSUK PART . 6 .
55 EPISODE : KUTUKAN SUSUK PART . 7 .
56 Kutukan Susuk , Part 8 . end .
57 Chapter 57. Desakan Abi & Ummi
58 Chapter 58 : Terjebak di Gedung Tua , part 1 .
59 Chapter 59 : Terjebak di Gedung Tua , part 2 .
60 Chapter 60 : Terjebak di Gedung Tua, part 3 .
61 Chapter 61 : Terjebak di Gedung Tua , part 4
62 Chapter : 62 , Terjebak di Gedung Tua , part 5 .
63 Chapter : 63 , Terjebak di Gedung Tua , part 6 .
64 Chapter : 64 , Terjebak di Gedung Tua , part 7 .
65 Chapter : 65 , Terjebak di Gedung Tua , part 8 .
66 Chapter 66 : Serangan Balik , part 1.
67 Chapter : 67 , Serangan Balik , part 2.
68 Chapter : 68 , Serangan Balik , part 3.
69 Chapter : 69 , Serangan Balik , part 4 .
70 Chapter : 70 , Serangan Balik , part 5 .
71 Chapter : 71, Serangan Balik , part 6 .
72 Chapter : 72 , Serangan Balik , part 7 .
73 Chapter : 73 , Serangan Balik , part 8, end.
74 chapter : 74 , SALING MELEDEK
75 Chapter : 75 , Hati Yang Berbunga - bunga
76 Chapter : 76 . MALU MEMBAWA BERKAH
77 Chapter : 77 . TERUNGKAP NYA HUBUNGAN DANIA dan RAIHAN , part 1.
78 Chapter : 78 . TERUNGKAP NYA HUBUNGAN DANIA dan RAIHAN , part 2.
79 Chapter : 79 , TERUNGKAP NYA HUBUNGAN DANIA dan RAIHAN, part 3 , end .
80 Chapter : 80 . Pesan untuk Raihan
81 Chapter : 81 .
82 Chapter : 82
Episodes

Updated 82 Episodes

1
EPISODE : IBLIS MERAH PART. 1.
2
EPISODE : IBLIS MERAH PART . 2 .
3
EPISODE : IBLIS MERAH PART . 3 .
4
EPISODE : IBLIS MERAH PART . 4 .
5
EPISODE : IBLIS MERAH PART . 5 .
6
EPISODE : IBLIS MERAH PART . 6 .
7
EPISODE : IBLIS MERAH PART . 7 .
8
EPISODE : IBLIS MERAH PART . 8 . end .
9
EPISODE : RATU SILUMAN PART . 1 .
10
EPISODE : RATU SILUMAN PART . 2 .
11
EPISODE : RATU SILUMAN PART . 3 .
12
EPISODE : RATU SILUMAN PART . 4 .
13
EPISODE : RATU SILUMAN PART . 5 .
14
EPISODE : RATU SILUMAN PART . 6 .
15
EPISODE : RATU SILUMAN PART . 7 .
16
EPISODE : RATU SILUMAN PART . 8 . end
17
EPISODE : PUSPA PART . 1 .
18
EPISODE : PUSPA PART , 2 .
19
EPISODE : PUSPA PART . 3 .
20
EPISODE : PUSPA PART . 4 .
21
EPISODE : PUSPA PART . 5 .
22
EPISODE : PUSPA PART . 6 .
23
EPISODE : PUSPA PART . 7 .
24
EPISODE : PUSPA PART . 8 .
25
EPISODE : PUSPA PART . 9 .
26
EPISODE : PUSPA PART . 10 .
27
EPISODE : PUSPA PART . 11 . end .
28
EPISODE : GERBANG DUA ALAM PART . 1 .
29
EPISODE : GERBANG DUA ALAM PART . 2 .
30
EPISODE : GERBANG DUA ALAM PART . 3 .
31
EPISODE : GERBANG DUA ALAM PART . 4 .
32
EPISODE : GERBANG DUA ALAM PART . 5 .
33
EPISODE : GERBANG DUA ALAM PART . 6 .
34
EPISODE : GERBANG DUA ALAM PART . 7 .
35
EPISODE : GERBANG DUA ALAM PART . 8 .
36
EPISODE : GERBANG DUA ALAM PART . 9 .
37
EPISODE : GERBANG DUA ALAM PART . 10 . end .
38
EPISODE : SANTET PART . 1 .
39
EPISODE : SANTET PART . 2 .
40
EPISODE : SANTET PART . 3 .
41
EPISODE : SANTET PART . 4 .
42
EPISODE : SANTET PART . 5 .
43
EPISODE : SANTET PART . 6 .
44
EPISODE : SANTET PART . 7 .
45
EPISODE : SANTET PART . 8 .
46
EPISODE : SANTET PART . 9 .
47
EPISODE : SANTET PART . 10 .
48
EPISODE : SANTET PART . 11 . end .
49
EPISODE : KUTUKAN SUSUK PART . 1
50
EPISODE : KUTUKAN SUSUK PART . 2 .
51
EPISODE : KUTUKAN SUSUK PART . 3 .
52
EPISODE : KUTUKAN SUSUK PART . 4 .
53
EPISODE : KUTUKAN SUSUK PART . 5 .
54
EPISODE : KUTUKAN SUSUK PART . 6 .
55
EPISODE : KUTUKAN SUSUK PART . 7 .
56
Kutukan Susuk , Part 8 . end .
57
Chapter 57. Desakan Abi & Ummi
58
Chapter 58 : Terjebak di Gedung Tua , part 1 .
59
Chapter 59 : Terjebak di Gedung Tua , part 2 .
60
Chapter 60 : Terjebak di Gedung Tua, part 3 .
61
Chapter 61 : Terjebak di Gedung Tua , part 4
62
Chapter : 62 , Terjebak di Gedung Tua , part 5 .
63
Chapter : 63 , Terjebak di Gedung Tua , part 6 .
64
Chapter : 64 , Terjebak di Gedung Tua , part 7 .
65
Chapter : 65 , Terjebak di Gedung Tua , part 8 .
66
Chapter 66 : Serangan Balik , part 1.
67
Chapter : 67 , Serangan Balik , part 2.
68
Chapter : 68 , Serangan Balik , part 3.
69
Chapter : 69 , Serangan Balik , part 4 .
70
Chapter : 70 , Serangan Balik , part 5 .
71
Chapter : 71, Serangan Balik , part 6 .
72
Chapter : 72 , Serangan Balik , part 7 .
73
Chapter : 73 , Serangan Balik , part 8, end.
74
chapter : 74 , SALING MELEDEK
75
Chapter : 75 , Hati Yang Berbunga - bunga
76
Chapter : 76 . MALU MEMBAWA BERKAH
77
Chapter : 77 . TERUNGKAP NYA HUBUNGAN DANIA dan RAIHAN , part 1.
78
Chapter : 78 . TERUNGKAP NYA HUBUNGAN DANIA dan RAIHAN , part 2.
79
Chapter : 79 , TERUNGKAP NYA HUBUNGAN DANIA dan RAIHAN, part 3 , end .
80
Chapter : 80 . Pesan untuk Raihan
81
Chapter : 81 .
82
Chapter : 82

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!