Dokter Danu dan mbah Ganda sudah duduk saling berhadapan dengan jarak sekitar dua belas langkah .
Mbah Ganda sibuk baca mantra , sedangkan dokter Danu sibuk membaca doa .
Setelah beberapa lama , mbah Ganda mendatangkan kembali dua buah sosok sekaligus dari perewangan nya .
Dua sosok itu yaitu si buto .. Dan yang satu lagi sosok banaspati , berbentuk kepala yang di penuhi oleh api .
Dengan menjulurkan lidah nya yang sangat panjang , sosok banaspati menghampiri dokter Danu yang masih duduk bersila .
Keringat sudah membasahi tubuh dokter Danu , ia mengeluarkan tenaga dalam yang banyak untuk membuat perisai yang kuat .
Banaspati itu terbang mengelilingi dokter Danu sambil menyembur - nyemburkan api namun terhalang oleh perisai , dokter Danu masih tenang memejamkan mata nya . Ia tahu sosok banaspati berada tak jauh dari hadapan nya saat ini , sedangkan si buto juga sedang berjalan ke arah nya .
Si buto mencoba merusak konsentrasi dokter Danu dengan meniupkan angin panas yang cukup kencang . Ia juga mencoba memukul perisai dokter Danu ..
Dokter Danu terpaksa melakukan gerakan berguling kebelakang lalu ia berdiri , berhadapan dengan dua sosok tersebut .
Sedangkan mbah Ganda hanya duduk di kejauhan menikmati pengeroyokkan yang di lakukan oleh mahkluk suruhan nya . Mulut nya masih sibuk komat kamit , entah mantra apa yang di baca nya .
Dua sosok itu tidak ada yang dapat melukai dokter Danu , meski pun mereka menyerang secara bersamaan .
Dokter Danu geram melihat ulah mbah Ganda , ia pun membaca doa lalu di tiupkan ke kedua telapak tangan nya kemudian di pukulkan ke arah tanah . Jurus sapu jagad nya membuat tanah bergetar dan menimbulkan ledakan . Ledakan itu terus memanjang , menghanguskan kedua sosok . Mereka terbakar berbarengan , lalu berubah menjadi kepulan asap hitam kemudian menghilang tak berbekas.
Sedangkan mbah Ganda terpental lalu jatuh . Ia terkapar di atas tanah , mulut nya mengeluarkan cairan kental berwarna hitam .
Dokter Danu segera menghampiri mbah Ganda yang sudah tak dapat bergerak , hanya mata nya saja yang masih mampu bergerak .
" Mbah , sebaik nya mbah bertaubat.. Mumpung masih ada waktu , mbah " ucap dokter Danu sambil menatap iba .
Dokter Danu membantu mbah Ganda untuk merubah posisi nya , kini mbah Ganda sudah terlentang . Ia terbatuk - batuk ..
" Mbah , apakah mbah mau bertaubat ? Mari saya bantu kalau mbah mau " bujuk dokter Danu lagi
Mbah Ganda memalingkan wajah nya , ia terbatuk kembali dan darah yang sangat kental berwarna kehitaman pun keluar dari mulut nya .
Dengan mata yang terbuka , mbah Ganda menghembuskan nafas terakhir nya .
" Innalillahi wa innailaihi rojiun " ucap dokter Danu .
Sukma mbah Ganda pun seketika menghilang . Apakah ia sudah kembali kepada Sang Pencipta atau di jadikan budak oleh para jin dan iblis , entahlah .. Hanya Allah yang tahu .
Dokter Danu segera kembali ke raga nya .. Saat ia membuka mata , posisi nya masih berada di atas tempat tidur nya .
Ingin rasa nya ia bangun namun tubuh nya terasa sangat lelah dan lemas , ia pun melirik jam di dinding .. Jarum sudah menunjukkan pukul lima pagi , entah sudah berapa jam ia tertahan di alam gaib .
Dengan terhuyung , dokter Danu memaksakan diri beranjak dari tempat tidur nya . Ia langsung ke kamar mandi .
Sehabis sholat subuh dokter Danu langsung berangkat menuju ke rumahsakit , ia berencana untuk sarapan di kantin rumahsakit sebelum memulai tugas nya .
🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾
Hari sudah sore ketika dokter Danu sudah selesai dengan shift pagi nya . Hari ini ia ingin cepat pulang agar bisa beristirahat .
Setelah sholat isya , dokter Danu menyebrang ke alam gaib kembali . Kali ini ia mendatangi iblis merah ..
Melihat dokter Danu datang , iblis merah pun menghentikan semedi nya . Ia menatap penuh kebencian ke arah dokter Danu .
" Hai iblis , majikan mu sudah meninggal .. Aku akan melepas mu " ucap dokter Danu tanpa basa basi
" Tapi dengan syarat , kau tidak boleh menyakiti nyonya Herdanti kembali " lanjut dokter Danu
" Aku tidak akan menyakiti nya lagi namun aku harus menagih janji dengan manusia yang sudah menyuruh ku .. " jawab si iblis merah
" Terserah lah , itu urusan mu .. " ucap dokter Danu lagi , lalu ia pun membaca doa pembuka segel ruang gaib ..
Seketika ruang gaib itu menghilang , iblis merah pun langsung pergi dari hadapan dokter Danu .
" Aku ingin tahu apa yang akan kau lakukan " gumam dokter Danu .
Lalu ia kembali lagi ke raga nya ..
🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾
Keesokkan hari nya dokter Danu bertemu dengan pak Nur saat di lobi rumahsakit . Mereka pun berbincang ..
Pak Nur mengucapkan terimakasih karena anak nya , Danti sudah bisa pulang ke rumah hari ini . Danti juga sudah sehat dan segar kembali ..
Dokter Danu sangat senang mendengar nya . Namun tiba - tiba ekspresi wajah pak Nur berubah menjadi sendu , membuat dokter Danu bingung ..
Setelah menghela nafas , pak Nur pun menceritakan ..
" Saya ga tau harus senang atau sedih , dok "
" Lho , kenapa pak ?" tanya dokter Danu
" Mantan suami nya Danti meninggal tadi pagi , berarti proses perebutan hak asuh selesai .. Tapi cucu - cucu ku jadi tidak punya ayah " jawab pak Nur
Dokter Danu tiba - tiba teringat kembali pengeroyokkan dan juga ancaman dari para pria bertopeng yang tidak di kenal nya .
" Kalau mantan suami nyonya Danti sudah meninggal , harus nya pria - pria bertopeng itu berhenti mengejar ku . Tapi kalau ternyata mereka masih mengejar ku berarti bukan suruhan dari mantan suami nyonya Danti .
Kalau begitu aku lihat saja nanti kedepan nya , mereka datang lagi atau tidak .. Kalau tidak , ya alhamdulilah " benak dokter Danu .
" Innalillahi wa inalaihi rojiun .. Semoga almarhum husnul khotimah . Saya turut berduka cita yang sedalam - dalam nya , pak .
Mungkin ini sudah takdir, pak .. Semoga cucu - cucu bapak , nyonya Herdanti dan pak Nur di beri ketabahan dalam menjalani semua cobaan " ucap dokter Danu
" Iyaa , Aamiin Yra .. Terimakasih banyak dokter " ucap pak Nur .
Lalu pak Nur pun berpamitan , ia ingin menyelesaikan proses administrasi nya agar bisa secepat kembali ke rumah .
Dokter Danu pun melanjutkan kembali tugas nya hingga pukul enam sore .
🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾
Malam hari nya dokter Danu memanggil iblis merah , ia ingin membuktikan kecurigaan nya .
Suasana apartemen berubah menjadi mencekam , aura mistis terasa sangat kuat . Suhu udara pun ikut berubah menjadi lebih dingin dan anyep .
Ujung horden bergerak - gerak layak nya tertiup angin .
Padahal tidak ada satu pun jendela yang terbuka , dan tidak ada hembusan angin sedikit pun .
Dokter Danu sedang duduk bersila , tiba - tiba ..
JLEEGG ,
" Ada apa kau memanggil ku ?" tanya iblis merah dengan nada sombong
" Apa yang kau lakukan ? Apa kau membunuh mantan suami nyonya Herdanti ?" tanya dokter Danu dengan tatapan intimidasi
" Ha Ha Ha ..,Untuk apa kau tahu ? Lagipula kan kau sudah bilang terserah aku " ledek nya
" Aku bilang terserah , itu untuk urusan mu dengan majikan mu yaitu sukma nya si mbah Ganda . Karena aku tau sukma pemuja iblis akan menjadi budak iblis jika ia meninggal .." jawab dokter Danu
" Sukma si Ganda sudah berada di kerajaan ku , begitu pun mantan suami nya wanita itu . Karena aku gagal mendapatkan tumbal ku maka lelaki itu lah sebagai ganti nya .. Dia lah yang menumbalkan wanita itu melalui perantara si Ganda " jawab iblis merah
" Baiklah sekarang semua sudah selesai , bertaubat lah kau " ucap dokter Danu
" Ha ha ha .. Jangan ngimpi kau , manusia .. Memang nya kau bisa apa jika aku menolak , Hhaa ?" jawab si iblis merah
" Aku akan melenyapkan mu, untuk mengurangi populasi iblis laknat di alam gaib " jawab dokter Danu enteng
" Kau tidak akan bisa , aku sudah tau kelemahan mu .. Ha Ha Ha " ucap nya lagi
" Oyaa ? Coba aja , red kingkong " ledek dokter Danu sambil bersiap .
Iblis merah nampak terpancing emosi , ia merubah wujud nya menjadi lebih besar lagi . Dengan tatapan marah , iblis merah mengangkat sebelah kaki nya untuk menginjak dokter Danu yang terlihat sebesar ukuran anak umur lima tahun.
Dokter Danu mengeluarkan ilmu meringankan tubuh nya , sehingga ia menjadi lebih gesit lagi dalam bergerak .
Kali ini dokter Danu mengeluarkan senjata pedang nya .
Dengan jurus kanuragan nya , dokter Danu membaca sebuah ayat lalu menebas sebelah tangan nya . Tangan yang putus itu seketika hancur menjadi serpihan layak nya debu , lalu menghilang begitu saja bagai menguap di udara .
Terdengar jerit kesakitan si iblis merah ,
" AAAAKHHH ... GGRRRHHH .. HRRRRKK .. "
Iblis merah itu semakin marah menatap dokter Danu , ia sudah kehilangan sebelah tangan nya .
Kini dokter Danu terus menyerang , hingga akhir nya ia pun dapat menebas kepala iblis merah tersebut .
Seketika tubuh si iblis merah hangus , tercium aroma busuk bercampur bau hangus . Iblis merah pun lenyap , ia memudar bagai kabut hitam .
" Alhamdulilah " ucap dokter Danu , sambil menyimpan kembali senjata nya .
Dokter Danu segera mengolah pernafasan nya dan membersihkan diri dari sisa aura negatif .
Ia pun merenggangkan tubuh nya , " Sekarang aku bisa tidur nyenyak " ucap dokter Danu , lalu ia pun melanjutkan tidur nya .
###############################
Haaii para readers ter 💓💓💓.. Mohon maaf jika masih banyak kekurangan🙏🙏😬 Mampir juga ke karya ku yang lain nya ya ✌😁 ada cerpen juga lhoo 😉😉
Terimakasiih 🙏🙏🤗 luv u all 🤗
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 82 Episodes
Comments
Aminya Syauqi
knp ki rampai ngk dipanggil danu padahal lawannya berat
2024-09-10
0
Biah Kartika
banyak nya perewangan si mbah 😁
2024-08-21
0
Masruri Achmad
beruntung ketemu novel ini udah tamat jadi gak pake nunggu
2023-02-20
0