Epsd 18. Janji Manis

"Kau membuat jantungku hampir lepas dari tempatnya Ki...," keluh Lula sambil mengelus dadanya dengan pelan.

"Aku sangat takut melihat tatapan tajam kak Juan tadi. Sebenarnya ada apa sih?" tanya Lula.

"Aku hanya tak mau terlalu berharap dengannya." Jawab Kia.

"Maksudnya? bukannya kau begitu mencintai kak Juan?" tanya Lula memastikannya kembali.

"Aku ingin Juan mencintaiku dengan tulus bukan naf*su Lula...," jawab Kia.

"Jadi selama ini kak Juan hanya menyukai, maaf tubuhmu bukan ketulusan cintamu?" Sahut Lula tak habis pikir.

"Breng*sek sekali dia! dari awal aku dan Dion sudah curiga hanya dirimu saja yang tak mendengarkan Kia. Kalau sudah terlanjur seperti ini apa yang akan kau lakukan?" tanya Lula.

"Itu yang sedang aku pikirkan Lula. Aku tak bisa meninggalkannya demi anak ini." Kia mengelus perutnya yang masih datar.

"Aku juga tak bisa menyimpan rahasia ini lama-lama. Karena kandungan ini akan semakin besar." Ucap Kia dengan menahan air mata.

Lula jadi merasa tak tega, semenjak dikhianati Reyhan memang Kia menjadi berubah 360 derajat. Perkenalan Kia dan Franda pun tak diketahui oleh Lula maupun Dion. Kini, Kia harus mengalami hal yang sama untuk yang kedua kali. Dua sahabat yang dia percaya mengkhianatinya, meski Kia sendiri belum mengetahui alasan Franda.

"Kau istirahat dulu disini Ki... aku akan mencari makan siang untuk kita." Ucap Lula lalu keluar kostnya untuk mencari makan siang.

Kia memutuskan untuk rebahan, sambil memejamkan mata Kia sengaja ingin mengistirahatkan otaknya.

**

"Nino...," panggil salah satu teman Nino.

"Ada apa Ndrew?" tanya Nino.

"Siang tadi aku melihat kakakmu masuk ke klinik dokter kandungan bersama seorang pria." Jawab teman Nino bernama Andrew.

"Kau salah lihat mungkin... kakakku ga mungkin masuk kesana. Siang tadi kakakku ada jam tambahan di sekolahnya, mana bisa dia datang kesana. Lagian untuk apa kakakku kesana... ga usah ngadi-ngadi deh...," sahut Nino.

"Aku ga mungkin salah lihat Nino... dari semua orang kau juga tahu kalau penglihatanku itu paling jelas diantara semuanya. Mungkin nenek moyangku yang mewariskan penglihatanku." Ucap Andrew jemawa.

Nino tersenyum miring, benar yang dikatakan Andrew, diantara teman-temannya hanya Andrew yang memiliki penglihatan sangat jelas bahkan disaat naik motor kencang sekalipun.

"Jika kau tak percaya, kau bisa menanyakan ini dengan kakakmu langsung." Imbuh Andrew.

Setelah acara nongkrongnya, Nino memutuskan untuk pulang. Di pertengahan jalan Nino sempat melihat Juan bersama Cecilia.

"Bukankah itu pria yang bersama kak Kia waktu di pernikahan kak Eva...," gumam Nino.

"Dengan siapa dia? mengapa mereka berdua sangat mesra? ada hubungan apa antara mereka?"

Sesampainya di rumah, Nino langsung mencari keberadaan Kia. Nino tak sengaja mendengar Kia mual muntah sehingga membuatnya segera masuk ke kamar Kia tanpa permisi.

"Kak... apa yang terjadi?" tanya Nino membuat Kia terkejut.

Kia lalu memutar kran air kamar mandinya lalu mengusap bibirnya.

"Kenapa kau tak mengetuk pintu dulu Nino?" protes Kia.

"Maaf Kak... Nino khawatir dengan keadaan kakak. Nino takut terjadi sesuatu pada kakak." Sahut Nino.

"Tapi kan ga harus nyelonong masuk begitu saja Nino...," ucap Kia mengalihkan.

"Eh kak, tadi waktu perjalanan pulang Nino ga sengaja melihat pria yang bersama kakak waktu di pernikahan kak Eva." Nino menceritakan perjalanan pulangnya.

"Ceweknya cantik ya kak... seperti berkelas gitu... tapi Nino ga suka kak, dia cium-cium di pinggir jalan, kan ga pantes...,"

Wajah Kia langsung pucat seketika mendengar cerita Nino. Hatinya kembali terasa sangat sakit kala teringat janji manis Juan kepadanya.

"Kak Kia ga kenapa-napa?" sapa Nino melihat Kia.

"Kakak ga apa-apa Nin... kakak mau istirahat dulu. Tolong kalau kau keluar tutup pintunya kembali." Usir Kia dengan halus lalu menaikkan selimutnya.

Episodes
1 Epsd 1. Dua garis merah
2 Epsd 2. Penjelasan Meina
3 Epsd 3. Perkenalan
4 Epsd 4. Pertemuan Kia dan Juan
5 Epsd 5. Kencan pertama
6 Epsd 6. Curhatan hati Juan
7 Epsd 7. Khilaf
8 Epsd 8. Kemarahan papa Adit
9 Epsd 9. Kau tak pantas untuknya!
10 Epsd 10. Kenyataan pahit
11 Epsd 11. Cukup Juan!
12 Epsd 12. Apa itu cinta
13 Epsd 13. Pergulatan kedua
14 Epsd 14. Kesempatan 1
15 Epsd 15. Kesempatan 2
16 Epsd 16. Kesempatan 3
17 Epsd 17. Kesempatan 4
18 Epsd 18. Janji Manis
19 Epsd 19. Jatuh pingsan
20 Epsd 20. Ancaman Juan
21 Epsd 21. Terkuak yang sebenarnya
22 Epsd 22. Kepergian Kia dari rumah
23 Epsd 23. Kuret
24 Epsd 24. Perasaan seorang Ibu
25 Epsd 25. Rencana Eva part 1
26 Epsd 26. Rencana Eva part 2
27 Epsd 27. Titik terang
28 Epsd 28. Menemukan Kia
29 Epsd 29. Bisa gawat ini
30 Epsd 30. Do'a orang tua
31 Epsd 31. Kembalinya Kia
32 Epsd 32. Permasalahan Kia
33 Epsd 33. Mahasiswa Abadi
34 Epsd 34. Miss you Kia
35 Epsd 35. Tolong mengerti Juan mam?
36 Epsd 36. Dokter tampan
37 Epsd 37. Barbeque
38 Epsd 38. Kecurigaan mama Lita kepada Amanda
39 Epsd 39. Tak waras
40 Epsd 40. Akhirnya kau datang
41 Epsd 41. Kia, I love you
42 Epsd 42. Tak mau bermasalah
43 Epsd 43. Kecemburuan Meina
44 Epsd 44. Terus berjuang
45 Epsd 45. Masalalu papa Adit
46 Epsd 46. Menemui Elmira
47 Epsd 47. Taruhan
48 Epsd 48. Taruhan
49 Epsd 49. Kenyataan sebenarnya
50 Epsd 50. Hatimu hanya untukku
51 Epsd 51. Karma
52 Epsd 52. Masalalu papa Adit
53 Epsd 53. Calon papa mertua
54 Epsd 53. Calon papa mertua
55 Epsd 54. Pertemuan
56 Epsd 55. Restu
57 Epsd 56. Kesempatan
58 Epsd 57. Siapa Jayden?
59 Epsd 58. Saudara tiri
60 Epsd 59. Sangat mencintainya
61 Epsd 60. Akhir sebuah cerita
Episodes

Updated 61 Episodes

1
Epsd 1. Dua garis merah
2
Epsd 2. Penjelasan Meina
3
Epsd 3. Perkenalan
4
Epsd 4. Pertemuan Kia dan Juan
5
Epsd 5. Kencan pertama
6
Epsd 6. Curhatan hati Juan
7
Epsd 7. Khilaf
8
Epsd 8. Kemarahan papa Adit
9
Epsd 9. Kau tak pantas untuknya!
10
Epsd 10. Kenyataan pahit
11
Epsd 11. Cukup Juan!
12
Epsd 12. Apa itu cinta
13
Epsd 13. Pergulatan kedua
14
Epsd 14. Kesempatan 1
15
Epsd 15. Kesempatan 2
16
Epsd 16. Kesempatan 3
17
Epsd 17. Kesempatan 4
18
Epsd 18. Janji Manis
19
Epsd 19. Jatuh pingsan
20
Epsd 20. Ancaman Juan
21
Epsd 21. Terkuak yang sebenarnya
22
Epsd 22. Kepergian Kia dari rumah
23
Epsd 23. Kuret
24
Epsd 24. Perasaan seorang Ibu
25
Epsd 25. Rencana Eva part 1
26
Epsd 26. Rencana Eva part 2
27
Epsd 27. Titik terang
28
Epsd 28. Menemukan Kia
29
Epsd 29. Bisa gawat ini
30
Epsd 30. Do'a orang tua
31
Epsd 31. Kembalinya Kia
32
Epsd 32. Permasalahan Kia
33
Epsd 33. Mahasiswa Abadi
34
Epsd 34. Miss you Kia
35
Epsd 35. Tolong mengerti Juan mam?
36
Epsd 36. Dokter tampan
37
Epsd 37. Barbeque
38
Epsd 38. Kecurigaan mama Lita kepada Amanda
39
Epsd 39. Tak waras
40
Epsd 40. Akhirnya kau datang
41
Epsd 41. Kia, I love you
42
Epsd 42. Tak mau bermasalah
43
Epsd 43. Kecemburuan Meina
44
Epsd 44. Terus berjuang
45
Epsd 45. Masalalu papa Adit
46
Epsd 46. Menemui Elmira
47
Epsd 47. Taruhan
48
Epsd 48. Taruhan
49
Epsd 49. Kenyataan sebenarnya
50
Epsd 50. Hatimu hanya untukku
51
Epsd 51. Karma
52
Epsd 52. Masalalu papa Adit
53
Epsd 53. Calon papa mertua
54
Epsd 53. Calon papa mertua
55
Epsd 54. Pertemuan
56
Epsd 55. Restu
57
Epsd 56. Kesempatan
58
Epsd 57. Siapa Jayden?
59
Epsd 58. Saudara tiri
60
Epsd 59. Sangat mencintainya
61
Epsd 60. Akhir sebuah cerita

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!