Golem tampa inti

Rai Allen terus menerus menembakan web lengket tetapi golem batu itu sangat kuat dan berhasil memecahkan web lengket Rai Allen.

Lalu golem itu keluar dari web lengket, Rai Allen tidak menyerah kalau 1 web tidak bisa bagaimana dengan 10 kalau 10 tidak bisa bagaimana dengan 100.

Sambil berlari Rai Allen terus menembakan web lengket tapi pukulan golem itu sangat kuat dan berhasil mengenai Rai Allen untungnya ada skill super regenerasi yang membuat Rai Allen pulih dengan cepat.

Golem itu terlihat sedikit panik , kamu yang memiliki tubuh dengan regenerasi atau aku golem yang memiliki tubuh dengan regenerasi.

"Serangan ini cukup menyakitkan," kata Rai Allen kemudian lolita memberikan skill penyembuhan untuk mempercepat regenerasi.

Regenerasi Rai Allen yang sudah cepat lebih dipercepat yang membuat golem itu putus asa kenapa regenerasinya lebih kuat dariku.

Golem itu memberikan pukulan dengan kekuatan penuh setiap pukulan memberikan luka yang serius kepada Rai Allen.

Tetapi luka itu dengan cepat sembuh, lebih cepat daripada mata berkedip tapi hanya Rai Allen yang tau bahwa setiap penyembuhan ini menghabiskan banyak sekali energi roh tetapi mau bagaimana lagi kalau dia tidak segera pulih dan kabur maka pukulan kedua dari golem akan mengenainya.

Sementara Rai Allen terus menghindar sinta mengirim banyak rayap peledak ke arah para manusia batu itu.

Rayap itu memeluk golem batu terus meledak menyebabkan tubuh golem batu pecah kemudian Rai Allen berusaha menemukan inti dari golem batu lalu menghancurkannya.

Beberapa golem batu berhasil dihancurkan oleh Rai Allen dan Sinta dengan kerjasama keduanya yang sudah semakin baik.

Lambat tapi pasti golem itu hancur satu persatu hingga golem terakhir hancur oleh mereka berdua.

Sinta dan Rai Allen terbaring kelelahan karena terlalu banyak menggunakan kekuatan roh.

*Pokpokpok*

Suara tepukan tangan yang dilakukan oleh manusia magma terdengar keras ditelinga mereka berdua.

Mereka berdua berusaha duduk dan mengatur napas untuk mengembalikan kekuatan roh yang telah hilang.

"Apa kamu masih belum menyerah?" kata Golem magma itu.

"Tinggal kamu sendiri kenapa kami harus menyerah?" tanya balik Rai Allen.

"Hahahaha , apa kalian tidak tau setelah mengalahkan begitu banyak golem batu bahwa aku tidak punya kelemahan," kata golem magma.

"Omong kosong! bagaimana mungkin kamu tidak punya kelemahan kami akan mencari tau setelah bertarung," kata Rai Allen.

"Bodoh sekali ! apa kalian tidak melihat bahwa aku tidak punya inti jadi bagaimanapun kalian menghancurkanku ,aku akan pulih, hahahaha," kata golem magma itu.

Melihat wajah jelek mereka berdua golem magma memberikan senyum bangga dan penghinaan.

"Sudah banyak yang mencoba menantangku tapi tidak ada yang berhasil mengalahkanku bahkan guru kalian," kata Golem itu.

"Kamu mungkin belum bertemu dengan manusia dengan tingkat yang lebih tinggi," kata Rai Allen.

"Hah? meskipun mereka lebih kuat dariku tapi aku tidak bisa dihancurkan aku tau tujuan mereka adalah kartu hijau dibelakangku tetapi belum ada yang bisa mendapatkanya," kata Golem magma.

"Sebenarnya beberapa manusia sudah tau tingkat kartu itu adalah untuk tingkat roh bayi jadi para pembudidaya roh tingkat yang lebih tinggi mengabaikan tempat ini," kata Sinta.

"Kalau kamu tau ada aku disini kenapa masih datang bukankah kamu tidak bisa mengalahkanku?" tanya golem magma.

"Aku masih bisa mencuri bukan ops. .." kata Sinta langsung menutup mulutnya.

Mata golem magma berkedut Mendengar kata-kata wanita manusia ini.

"Dasar licik!" teriak Golem magma tersebut lalu melemparkan tinju magma.

"Sinta ,kamu curi kartu itu aku akan menahanya," kata Rai Allen.

"Kamu bertahanlah ," kata Sinta.

mereka berdua yang sudah mengetahui kekuatan tinju itu langsung menghindar karena tidak ingin terkena kekuatan tinju itu.

"Bajingan manusia!"

Rai Allen kemudian berlari kearah golem magma itu dan Sinta berlalu untuk melewati golem magma.

"Hahaha , wanita bodoh apa kamu tidak tau sudah ada yang mencoba taktik seperti ini," kata Golem batu itu.

Sinta kemudian berhenti didepan air terjun magma dan memikirkan bagaimana untuk menembusnya.

Dia mengunakan mantel ratu rayap untuk menyentuh air terjun magma itu tapi mantel yang terkena magma itu langsung terbakar membuat Sinta melompat mundur.

"Hahaha , sekarang kamu mengerti."

Rai Allen menembakan web lengket untuk menjebak manusia magma itu tetapi web lengket itu langsung terbakar.

Rai Allen mengertakan giginya dan mengambil keputusan serangan ini mungkin juga bisa membunuhnya.

Dia mengeluarkan lolita dan lolita langsung memberikanya buff 50%.

Rai Allen kemudian menggunakan 5 tentakel yang dia isi dengan banyak energi roh sehingga tentakel itu semakin membesar hingga mampu melilit golem magma.

Pada awalnya tentakel itu terbakar dan sembuh kembali tapi tiba-tiba seluruh tentakel berubah menjadi magma.

Ini adalah kemampuan morphing milik Rai Allen sekarang dia berpikir sesuatu yang tidak bisa membakar magma tentu saja itu magma itu sendiri.

golem magma tidak menyangka manusia ini berhasil melilitnya dan menghentikan gerakanya.

Rai Allen kemudian memegang tombak es dan menusukan tombak es ke kepala golem magma.

"Racun dingin!"

Setelah memicu racun dingin urat biru keputihan muncul dikepala golem magma dan urat itu menyerbar dengan cepat dari kepala kemudian keleher dan ketubuh manusia magma.

Pada saat Urat kebiruan itu sampai ke kaki golem magma , golem itu berlutut.

"Bagaimana mungkin," kata Golem magma itu melihat tubuhnya menjadi hitam dan terjatuh sedikit demi sedikit.

"Kamu bukanya tidak memiliki kelemahan hanya saja perlu serangan khusus untuk mengalahkanmu ,kebetulan aku memilikinya dan mencobanya," kata Rai Allen.

Sinta didepan air terjun magma juga tercengang tidak percaya bahwa Rai Allen berhasil mengalahkan manusia magma ini.

"Tidak mungkin! "

"Akhhhhh!"

"Kamu hanya terlalu sombong kalau tidak kami mungkin sudah kalau," kata Rai Allen.

Golem magma itu tersenyum kecut saat seluruh tubuhnya runtuh.

Rai Allen kemudian mengambil kartu roh dari tubuh golem magma.

Dan cahaya merah kemudian menyala, Sinta mendatangi Rai Allen yang mengambil roh itu.

Dilihat dari gambar didalam kartu itu adalah seperti bola magma yang dikelilingi oleh sinar putih.

"Itu roh type elemen sepertinya tingkat merah," kata Rai Allen.

"Tidak , sepertinya itu roh hidup lihatlah bola magma itu memiliki mata dan dipastikan memiliki kecerdasan," kata Sinta.

"Eh! bola magma yang hidup?" tanya Rai Allen.

"Kalau aku tidak melihat mata di bola magma itu ,itu mungkin roh khusus elemen magma tapi karena ada mata kemungkinan menjadi roh hidup lebih tinggi dan mungkin lolita akan punya seorang teman," kata Sinta.

"Apalagi ini adalah kartu merah kedua apa kamu tidak mengininkanya?" tanya Rai Allen pada Sinta.

"Tujuanku selalu kartu hijau dibelakang air terjun magma itu,kalau kamu menyerap kartu merah itu kamu bisa membantuku mengambil kartu hijau itu, lagipula aku bisa meminta keluargaku untuk mencarikan kartu roh yang cocok dengan gaya bertarungku," kata Sinta.

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!