Sinta kemudian mengeluarkan kartu roh dari bos itu.
Kartu itu bergambar tanaman merambat berarti itu adalah roh khusus yang bertype tanamam.
Sayangnya kartu itu hanya ungu.
Kalau para murit lain mengetahui bahwa mereka berdua meremehkan kartu ungu pasti mereka akan sangat marah karena kebanyakan orang hanya memiliki kartu biru dan kalau memiliki kartu ungu bisa dibilang sangat beruntung.
Tapi biar bagaimanapun itu tidak bisa disalahkan kepada Sinta dan Rai Allen karena mereka sangat beruntung hingga memiliki set kartu kuning.
Lalu bagaimana dengan kartu merah dan warna-warni tentu saja hal itu lebih langka dan sulit didapat.
Mereka berdua menyimpan tubuh besar wanita itu dan mereka menuju langsung ke lantai 8.
Dilantai 8 adalah tempat yang dipenuhi oleh daun besar dan dibawah daun itu adalah air yang sangat luas.
Dibawah air itu, ada berudu yang sangat besar, ukuran berudu itu sekitar 50 meter dan ada yang berkaki hingga 60 meter besarnya.
Rai Allen merinding karena melihat ukuran berudu itu sudah sangat besar tentunya ukuran katak dewasa akan puluhan kali lebih besar daripada itu yang membuatnya ketakutan.
Sinta sangat tenang karena ,kalau ada katak pasti sudah dikeluarkan oleh sekolah karena ruang bawah tanah untuk ujian ini tidak mungkin membuat katak yang berukuran kira-kira 600 meter karena itu pasti sudah dikeluarkan oleh pengawas ruang bawah tanah sebelum mencapai ukuran 100 meter.
Pada saat itu seekor katak melompat ke atas daun dan dari ukuranya katak itu berukuran sekitar 120 meter.
Sinta tercengang ."Bagaimana ini mungkin katak itu sangat besar dan kita tidak bisa menyerap kartu darinya , apa yang dilakukan para pengelola ruang bawah tanah sekolah," kata Sinta.
Rai Allen memandang Sinta kemudian mengatakan.
"Pengelola sekolah juga manusia mungkin katak itu terlewat oleh mereka," kata Rai Allen.
"Lagipula itu hanya satu katak apa ingin menyerangnya?" tanya Rai Allen.
Sinta memukul kepala Rai Allen.
"Apa kamu bodoh hewan yang melebihi 100 meter lebih kuat dari bos lantai sepuluh jadi kita harus kabur," kata Sinta langsung memeluk Rai Allen dan mengaktifkan sayap kupu-kupu dan segera kabur dari katak raksasa itu sebelum katak itu melihatnya.
Rai Allen tercengang dan melihat katak itu dari jauh dan katak itu mengawasi seekor capung yang terbang.
*Clap*
Dalam sekejap capung itu masuk kedalam perut katak padahal capung itu berukuran sekitar 80 meter.
Rai Allen menelan ludah nya apalagi melihat petir kadang-kadang menyambar dikaki katak dan setelah katak itu memakan capung dia bersendawa yang mengeluarkan api.
Jadi Rai Allen diam dibawa oleh Sinta dengan gaya seorang putri.
Rai Allen dan Sinta menyerang beberapa berudu yang kecil dan sangat dekat dengan daun kemudian dia mengeluarkan banyak kartu putih dan beberapa kartu biru.
Mereka terus berjalan dan melihat beberapa kodok raksasa lagi yang membuat mereka tegang.
Mereka seolah pencuri yang membunuh berudu kecil dan tidak berani mendekati berudu yang besar karena pertempuran itu takut menarik sang katak.
"Rupanya aku mengerti tempat ini untuk melatih keterampilan sembunyi-sembunyi," kata Sinta.
"Ah ! kenapa ?" kata Rai Allen.
"Di alam liar nanti kita tidak tau apa yang akan kita hadapi , jadi lebih baik mengasah kemampuan ini lebih awal dan saya perhatikan semua katak tidak ada yang melebihi ukuran 200 meter," kata Sinta.
"Kalau begitu kita cukup menyelinap kelantai 9," kata Rai Allen.
Kemudian mereka sampai di tangga menurun dan sampai diruangan bos.
"Bos ini tidak terlihat seperti katak?" tanya Rai Allen.
"Itu terlihat seperti bintang laut dengan 5 tentakel yang panjang," kata Rai Allen dia berpikir akan mendapatkan roh 5 tentakel ini dan melakukan hal-hal yang hebat.
Sinta mengamati keinginan dimata Rai Allen dan dia tidak mengerti mungkin monster ini adalah monster yang rohnya dicari oleh Rai Allen.
Sinta masih merupakan gadis yang polos dia tidak tau bahwa monster ini sangat dicari oleh pria karena roh yang dihasilkanya pasti memuaskan mereka.
"Baiklah , monster ini rohnya adalah milikmu dia terlihat menjijikan," kata Sinta.
"itu tergantung apakah monster ini dapat memberikan kartu kuning , kalau dibawah itu sebaiknya aku menyerah karena akan merusak set kuning yang sudah kumiliki," kata Rai Allen.
"Bagaimana kalau kartu merah atau warna-warni," tanya Sinta.
"Apa kamu yakin apabila kita mendapatkan kartu dari roh ini kamu akan memberikanya padaku meskipun itu kartu warna-warni," kata Rai Allen.
"Yah , Tapi berjanjilah padaku jika kamu mendapatkan kartu transformasi sempurna dengan type naga , aku akan menggunakannya?" kata Sinta.
"Ah ! kenapa?" tanya Rai Allen.
"Karena keluargaku hanya menerima anggota keluarga mereka yang memiliki transformasi naga," kata Sinta.
"Baiklah itu bisa di atur dan sebaiknya kita menghadapi monster ini dulu," kata Rai Allen.
"Aku tidak tau bagaimana keberuntungan kita bisa begitu tinggi , bos ini memiliki kemampuan untuk melilit target dan regenerasi yang sangat cepat tetapi kita mempunyai kelemahanya," kata Sinta.
"Ah ! apa ini akan lebih mudah?" kata Rai Allen.
"Iya karena makhluk ini, hanya memiliki regenerasi yang sangat kuat dan aku mempunyai api yang terus menerus dapat menbakar target dan kamu memiliki es yang dapat menghentikan regenerasi makhluk ini," kata Sinta.
"Es dan api lagi ,kurasa roh ini sangat berguna jika berpasangan?" kata Rai Allen.
"Ah! apa kamu ingin berpasangan denganku," kata Sinta.
Rai Allen diam dan hanya mengangguk dengan malu.
Sinta juga memerah kemudian .
"Yang penting kita hadapi makhluk ini dulu," kata Sinta.
Mereka mendekat kepada mahluk yang seperti bintang laut itu hanya saja 5 kakinya adalah tentakel yang sangat panjang.
Sinta menyerang tentakel itu dengan api biru yang sangat panas begitu tentakel itu terputus dia segera beregenerasi dengan sangat cepat tapi belum mencapai panjang yang di inginkan oleh monster itu tombak es meledak menghentikan regenerasi dari tentakel bintang laut itu.
Sinta kemudian menyerang tentakel yang lain dan Rai Allen membekukan tentakel itu begitu ingin beregenerasi dan mereka akhirnya berhasil memotong kelima tentakel itu dan kemudian membakar tubuh utama.
Tubuh utama lebih sulit untuk dibakar dan dibekukan karena regenerasinya sangat cepat dan butuh waktu yang lebih lama dan mereka berdua harus mencegah agar tehtakel itu tidak beregenerasi.
Waktu yang dibutuhkan sangat lama sampai monster bintang laut tentakel itu berhenti beregenerasi dan bergerak.
Rai Allen mengeluarkan kartu roh dari monster ini karena Sinta telah mengatakan apapun hasilnya kartu ini adalah miliknya.
Cahaya merah membuat Sinta dan Rai Allen terbelalak.
"Astaga aku tidak menyangka akan mendapatkan kartu merah, keberuntungaku selalu bagus," kata Rai Allen sambil mengingat bagaimana pertama kali dia mendapatkan roh kuning.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 34 Episodes
Comments
black
mantap Thor Senin kemarin kenapa nggak update?
2023-02-15
2