Ku Terima Hinaan Kalian | 20

Ku Terima Hinaan Kalian | 20

"Pertunjukan yang bagus. Aku mengetahui segalanya." Putra Mahkota Jackson bicara sembari tersenyum licik pada Aalis.

Aalis memasang wajah tenang. "Saya tidak mengerti maksud ucapan, Anda Putra Mahkota."

"Tidak usah bersandiwara. Aku tahu kau yang telah menyebabkan kekacauan di Menzel ini."

Aalis mengepalkan tangannya. Ia pikir ia telah bertindak dengan hati-hati, tapi ternyata ada saksi yang melihat perbuatannya.

"Apa yang Anda inginkan, Putra Mahkota?"

Putra Mahkota Jackson tersenyum. "Entahlah, aku memiliki segala nya."

"Kalau begitu tidak perlu ikut campur dengan urusanku."

"Aih, bersikap baiklah pada ku. Aku memegang rahasia mu."

"Tidak usah bermain-main dengan ku. Aku tidak memiliki waktu untuk itu!" Seru Aalis tajam. Ia segera melewati Putra Mahkota Jackson, tapi tidak ia duga pria itu meraih cadar yang menutupi wajah nya.

"Ada apa dengan wajah mu, Putri Aalis?!"

Tiba-tiba saja Pangeran Caesar sudah berdiri di hadapan nya. Ia terdiam dengan wajah yang begitu terkejut. Apakah ini Putri Aalis?

Kemana Dewi kecantikan sebelum nya. Wajah Aalis begitu di penuhi dengan bintik merah dan sedikit bernanah hingga menimbulkan sedikit aroma busuk.

Pangeran Caesar mundur beberapa langkah. Sedangkan Putra Mahkota Jackson, ia masih diam di tempat sambil memegangi cadar Aalis.

"Ini wajah asli ku, Pangeran."

Aalis beseru lemah. Ia langsung mengubah ekspresi marah yang ditunjukkan pada Putra Mahkota Jackson menjadi wajah sendu pada Pangeran Caesar.

"Tidak, tidak mungkin ini dirimu!"

Pangeran Caesar menyangkal apa yang Aalis katakan. Ia menatap Aalis dengan tatapan jij*k. Bagaimana bisa ia menikahi seorang wanita yang buruk rupa dan memiliki latar belakang buruk.

Bahkan wanita itu kini bukan seorang Putri lagi. Kerajaan nya sudah hancur dan sekarang menjadi lautan api.

"Sudahlah! Lebih baik kita bergegas, agar segera sampai."

Putra Mahkota Jackson segera menyadarkan adik nya, Pangeran Caesar. Ia kembali memberikan cadar itu pada Aalis dan melangkah pergi.

Pangeran Caesar menyusul kakak nya untuk segera melanjutkan perjalanan. Begitu pun dengan Aalis, ia kembali menaiki kuda nya.

Aalis lebih memilih berkuda daripada harus duduk di dalam tandu. Itu akan sangat membosankan pikir nya.

Butuh waktu Lima hari untuk mereka sampai di Kerajaan Groft. Suara langkah kaki kuda memecah keheningan malam ini.

Mungkin malam sudah akan berganti pagi. Suara kokokan ayam hutan sudah mulai terdengar bersahut-sahutan.

Tak ada percakapan antara Putra Mahkota Jackson dan Pangeran Caesar seperti sebelumnya. Pangeran Caesar masih dengan keterkejutan nya melihat wajah Aalis.

Sedangkan, Putra Mahkota Jackson. Ia tidak menyangka, Aalis akan se berani itu. Ia tahu Axela memiliki penangkal nya dan dapat sembuh dalam beberapa hari.

Namun, tetap saja. Ada rasa kesal di hati nya. Aalis benar-benar berani merusak wajah nya, dan hal itu semakin membuat Putra Mahkota Jackson tidak ingin melepaskan wanita itu.

Aalis dapat menangkap gurat kesal Putra Mahkota Jackson setelah melihat wajah nya yang buruk rupa. Ia sedikit mengkerut kan kening heran, mengapa pria itu harus ikut kesal? Entahlah.

Rombongan itu terus berjalan. Melewati hutan, sungai jalan berbatu dan jalan tanah yang licin. Mereka terus melangkah agar segera sampai di Kerajaan Groft.

Berita hancur nya Kerajaan Menzel sudah menyebar luas. Seluruh Kekaisaran Westland sudah mengetahui bahwa kini Kerajaan itu hancur tak tersisa.

Di Kerajaan Groft.

Wajah orang-orang di Kerajaan Groft tampak sangat khawatir. Mereka mencemaskan keadaan kedua Pangeran mereka yang belum kembali dari Menzel.

"Suamiku." Selir Agung Dhyanda, menatap suaminya Raja Wylus dengan tatapan gusar.

Raja Wylus meraih tangan Selir Agung nya. Wanita yang dipilihkan oleh ratunya untuk menjadi selir nya.

"Tenanglah. Pangeran Caesar pasti baik-baik saja. Putra Mahkota Jackson juga ada bersama nya." Raja Wylus menatap selirnya lembut.

Selir Agung Dhyanda tidak bisa merasa tenang. Ia takut terjadi sesuatu pada Putra satu-satunya. Bagaimana pun Menzel telah menjadi lautan api dan hancur dalam se malam.

Ia juga mendengar bahwa sahabat nya Ratu Beatrix telah tiada sebelum istana Menzel hancur. Jadi, bagaimana ia bisa tenang saat Putra satu-satunya berada di sana.

"Menzel benar-benar hancur di bawah kepemimpinan Raja Carlos dan Ratu Beatrix. Ini akan sangat berpengaruh pada Kekaisaran Westland." Ratu Eliosia, Ratu Kerajaan Groft, menatap datar ke depan.

Wajah nya yang anggun terlihat begitu menawan. Ratu Eliosia adalah gambaran dari kecantikan yang luar biasa. Di usianya yang sudah tidak muda lagi, ia masih memiliki wajah yang sempurna.

"Sudahlah. Pangeran Caesar dan Putra Mahkota Jackson akan baik-baik saja."

Episodes
1 Ku Terima Hinaan Kalian | 1
2 Ku Terima Hinaan Kalian | 2
3 Ku Terima Hinaan Kalian | 3
4 Ku Terima Hinaan Kalian | 4
5 Ku Terima Hinaan Kalian | 5
6 Ku Terima Hinaan Kalain | 6
7 Ku Terima Hinaan Kalian | 7
8 Ku Terima Hinaan Kalian | 8
9 Ku Terima Hinaan Kalian | 9
10 Ku Terima Hinaan Kalian | 10
11 Ku Terima Hinaan Kalian | 11
12 Ku Terima Hinaan Kalian | 12
13 Ku Terima Hinaan Kalian | 13
14 Ku Terima Hinaan Kalian | 14
15 Ku Terima Hinaan Kalian | 15
16 Ku Terima Hinaan Kalian | 16
17 Ku Terima Hinaan Kalian | 17
18 Ku Terima Hinaan Kalian | 18
19 Ku Terima Hinaan Kalian | 19
20 Ku Terima Hinaan Kalian | 20
21 Ku Terima Hinaan Kalian | 21
22 Ku Terima Hinaan Kalian | 22
23 Ku Terima Hinaan Kalian | 23
24 Ku Terima Hinaan Kalian | 24
25 Ku Terima Hinaan Kalian | 25
26 Ku Terima Hinaan Kalian | 26
27 Ku Terima Hinaan Kalian | 27
28 Ku Terima Hinaan Kalian | 28
29 Ku Terima Hinaan Kalian | 29
30 Ku Terima Hinaan Kalian | 30
31 Ku Terima Hinaan Kalian | 31
32 Ku Terima Hinaan Kalian | 32
33 Ku Terima Hinaan Kalian | 33
34 Ku Terima Hinaan Kalian | 34
35 Ku Terima Hinaan Kalian | 35
36 Ku Terima Hinaan Kalian | 36
37 Ku Terima Hinaan Kalian | 37
38 Ku Terima Hinaan Kalian | 38
39 Ku Terima Hinaan Kalian | 39
40 Ku Terima Hinaan Kalian | 40
41 Ku Terima Hinaan Kalian | 41
42 Ku Terima Hinaan Kalian | 42
43 Ku Terima Hinaan Kalian | 43
44 Ku Terima Hinaan Kalian | 44
45 Ku Terima Hinaan Kalian | 45
46 Ku Terima Hinaan Kalian | 46
47 Ku Terima Hinaan Kalian | 47
Episodes

Updated 47 Episodes

1
Ku Terima Hinaan Kalian | 1
2
Ku Terima Hinaan Kalian | 2
3
Ku Terima Hinaan Kalian | 3
4
Ku Terima Hinaan Kalian | 4
5
Ku Terima Hinaan Kalian | 5
6
Ku Terima Hinaan Kalain | 6
7
Ku Terima Hinaan Kalian | 7
8
Ku Terima Hinaan Kalian | 8
9
Ku Terima Hinaan Kalian | 9
10
Ku Terima Hinaan Kalian | 10
11
Ku Terima Hinaan Kalian | 11
12
Ku Terima Hinaan Kalian | 12
13
Ku Terima Hinaan Kalian | 13
14
Ku Terima Hinaan Kalian | 14
15
Ku Terima Hinaan Kalian | 15
16
Ku Terima Hinaan Kalian | 16
17
Ku Terima Hinaan Kalian | 17
18
Ku Terima Hinaan Kalian | 18
19
Ku Terima Hinaan Kalian | 19
20
Ku Terima Hinaan Kalian | 20
21
Ku Terima Hinaan Kalian | 21
22
Ku Terima Hinaan Kalian | 22
23
Ku Terima Hinaan Kalian | 23
24
Ku Terima Hinaan Kalian | 24
25
Ku Terima Hinaan Kalian | 25
26
Ku Terima Hinaan Kalian | 26
27
Ku Terima Hinaan Kalian | 27
28
Ku Terima Hinaan Kalian | 28
29
Ku Terima Hinaan Kalian | 29
30
Ku Terima Hinaan Kalian | 30
31
Ku Terima Hinaan Kalian | 31
32
Ku Terima Hinaan Kalian | 32
33
Ku Terima Hinaan Kalian | 33
34
Ku Terima Hinaan Kalian | 34
35
Ku Terima Hinaan Kalian | 35
36
Ku Terima Hinaan Kalian | 36
37
Ku Terima Hinaan Kalian | 37
38
Ku Terima Hinaan Kalian | 38
39
Ku Terima Hinaan Kalian | 39
40
Ku Terima Hinaan Kalian | 40
41
Ku Terima Hinaan Kalian | 41
42
Ku Terima Hinaan Kalian | 42
43
Ku Terima Hinaan Kalian | 43
44
Ku Terima Hinaan Kalian | 44
45
Ku Terima Hinaan Kalian | 45
46
Ku Terima Hinaan Kalian | 46
47
Ku Terima Hinaan Kalian | 47

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!