Bab 17: Dev, Lo jahat!

"Belom. Gue udah bilang, itu internal TNI, susah buat ngelacaknya. Gue sampe nyewa hacker buat nyelidikin itu. Tapi susah. Kenapa emang? Lo masih penasaran?" Tanya Tere. Ia bekerja sangat keras untuk mengetahui kenapa Dev dikeluarkan dari militer, karena Bella pasti sangat penasaran dengan itu.

"Iyalah. Gue penasaran banget kenapa dia sampe dipecat secara tidak hormat. Oh iya, tahu gak lo, ternyata gue sama Dev pernah ketemu waktu dia masih kelas 1 SMP!" Kemudian Bella menceritakan mengenai semua yang Dev ceritakan padanya tadi.

"Gue kira kalian cuma kenal selewat doang. Gak nyangka lo yang sengklek begini jadi sosok yang berjasa buat dia. Eh tapi dari cerita lo barusan gue jadi yakin, Dev ini emang beneran cowok yang baik. Dia enggak berani nyentuh lo, berarti dia ngehargain lo dan dia juga gak manfaatin tajirnya lo padahal dia tahu lo bucin sama dia. Lo harus pertahanin dia, Bel."

"Iya dong. Cowok yang gue suka bukan cowok sembarangan." Ucap Bella merasa bangga laki-laki pujaan hatinya dipuji oleh Tere yang selama ini selalu berhati-hati dengan laki-laki yang dekat dengan Bella.

"Iya gue dukung kali ini hubungan lo sama Dev. Akhirnya lo nemuin cowok yang tepat. Semoga Dev bisa ngubah lo jadi lebih waras."

"Sialan, jadi selama ini lo nganggep gue gila?!" Tanya Bella tersinggung, untuk kedua kalinya Tere mengatakan ia harus lebih waras.

"Bagus deh kalau lo nyadar." Ucap Tere tanpa perasaan. Bella hanya mendengus kesal.

"Ter, lo harus cari tahu terus ya tentang alasan Dev sampe diberhentiin dari TNI. Lo pernah bilang 'kan dia pilot handal, berarti dia kepake dong. Tapi kenapa malah dikeluarin? Ganjil banget gak sih?"

"Iya sih, emang aneh. Oh Iya, tadi sore gue dapet info terbaru dari detektif yang gue sewa." Tere mengeluarkan tab dari dalam tasnya dan menyerahkannya pada Bella.

Dalam laporan itu mengatakan bahwa Ayah Dev adalah seorang pemilik perusahaan farmasi. Ia seorang ilmuwan sekaligus pebisnis. Perusahaannya sudah cukup besar, namun bangkrut pada saat Dev kelas 8 dan setelah itu ibunya meninggal karena sakit jantung. Dev dan sang ayah hidup dengan sederhana karena semua harta mereka sudah tidak ada lagi sejak itu. Saat Dev lulus dari pendidikan militer, ayahnya meninggal karena sebuah kecelakaan.

"Gue makin penasaran." Gumam Bella setelah melihat laporan itu.

"Ngungkap kasus pemberhentian dia dari militer adalah kesempatan lo buat deket sama Dev, Bel. Gue yakin ada sesuatu di kasus ini. Sekarang gue mau nanya sama lo. Lo sampe kapan bakal ngajakin Dev nikah?"

"Ya sampe dia maulah." Ucap Bella dengan semangat pantang menyerah.

"Lo salah strategi. Kalo lo emang pengen milikin dia, lo gak bisa terus-terusan minta dia nikah. Dev bukan tipe cowok yang bakal bilang iya, mau lo ngajakin dia nikah ribuan kali juga pasti dia gak akan mau."

"Terus gimana?" tanya Bella.

"Lo harus bisa bikin dia sendiri yang bilang mau nikah sama lo."

"Gimana caranya?"

"Lo harus deketin dia pelan-pelan. Salah satunya lo tawarin dia bantuan buat ngungkap alasan kenapa dia sampe harus ngakuin sesuatu yang gak pernah dia lakuin, sampe-sampe dia dicap sebagai pengkhianat. Untuk itu lo butuh kekuasaan yang besar biar lo bisa punya akses kemana-mana. Lo harus mulai mikirin buat bisa ada di posisi paling tinggi, lebih tinggi dari siapapun juga." ucap Tere.

Bella menatap Tere tidak mengerti. Ia termenung mencerna ucapan sahabatnya.

***

Pagi harinya Bella terbangun karena suara dering telepon di ponselnya. Dalam keadaan setengah sadar, Bella mengangkat telepon itu.

"Halo?" Bella masih memejamkan matanya.

"Bel, gue ada di basement apartemen lo. Lo bisa kesini?" Tanya seseorang bersuara bass di seberang sana.

Bella menjauhkan HPnya dari telinganya dan menatap layar, terpampang nama laki-laki pemilik hatinya disana. Seketika dia bangkit dari tidurnya.

"Dev?! Lo di basement? Lo kesini aja. Lantai paling atas unit 401." Ucap Bella segera.

"Ya udah, gue ke atas." Ucap Dev kemudian menutup teleponnya.

"Gila, gue mimpi gak sih, ngapain Dev kesini?" Kantuk yang Bella rasakan beberapa detik lalu kini menghilang setelah mendengar suara Dev.

Ia bergegas ke kamar mandi, mencuci mukanya dan gosok gigi. Ia menyisir rambutnya dan bel apartemennya berbunyi.

"Okay, gue gak terlalu kelihatan berantakan. Malahan gue keliatan imut baru bangun tidur kayak gini. Gue emang cantik dalam keadaan apapun." Ucap Bella memeriksa penampilannya sebelum membukakan pintu untuk Dev.

Bella berjalan bergegas menuju pintu apartemennya dan ketika pintu terbuka, Dev berdiri disana. Terlihat sangat tampan seperti biasa.

"Masuk, Dev." Bella mempersilahkan Dev masuk ke apartemennya sambil tersenyum manis pada sang pujaan hati.

Dev melangkahkan kakinya dan melepas sepatu yang dikenakannya. Masuk beberapa langkah dan terlihat mengedarkan pandangannya beberapa saat, terlihat sedikit terperangah melihat betapa mewahnya apartemen Bella. Kemudian Dev menatap ke arah Bella.

"Gue gak akan lama. Gue kesini mau ngambil jaket gue, dan ngembaliin ini." Dev menyodorkan sebuah tote bag pada Bella.

Bella menerimanya dengan bingung, ia lihat di dalam tote bag itu terdapat kunci motor dan juga BPKB motor ninja kawasaki H2 yang tempo hari ia serahkan pada geng Black Panther.

"Ini kenapa dibalikin?" Tanya Bella, perasaannya tidak enak.

"Gue gak bisa ngebiarin lo ngasih motor ini ke anak-anak. Gue gak pengen mereka ngerasa berhutang budi sama lo." Ucap Dev.

"Tapi mereka 'kan fair taruhannya. Mereka berhak dapetin motor ini."

"Lo 'kan yang menang, lo yang harus nerima hadiahnya. Gue udah ngikutin mau lo waktu itu. Itu udah cukup 'kan, mereka gak perlu dapetin motor lo juga. Motor lo udah ada di basement. Sekarang gue minta jaket gue balik."

Bella menatap kedua mata Dev, "Lo kenapa kayak yang nyuruh gue buat gak ketemu lo lagi?"

"Ternyata lo pinter bisa tahu maksud gue, gue minta kita gak usah ketemu lagi seudah ini." Ucap Dev dengan wajah sedih.

"Kenapa?" Bella merasakan hatinya berdenyut nyeri.

Dev menghela nafasnya dan kemudian berkata, "Udah gak usah kita terusin semua ini, Bel."

"Iya kenapa?! Kenapa lo gak mau nerusin semuanya sama gue? Kita pacaran aja belum. Gue kurang apa? Kalau ada yang lo gak suka, gue bakal berubah demi lo!" Bella begitu histeris.

"Gue gak bisa terus-terusan deket sama lo. Gue gak mau ngasih lo harapan. Lo harus lanjutin hidup lo kayak sebelum kenal gue. Dunia kita beda, Bel. Kita gak mungkin jadian."

"Beda kenapa? Gue udah bilang gue bakal lepasin semua yang gue punya, gue bakal masuk ke dunia lo!"

"Bel, lo gak akan bisa hidup kayak gue. Mulai sekarang gue gak akan nerima telepon lo lagi, gue juga gak akan ngebiarin lo masuk ke tempat kost gue lagi. Lo jangan cari gue lagi."

Bella tidak bisa menahan emosinya, seketika ia rengkuh tubuh Dev dalam pelukannya.

"Lo jangan gini dong. Gue sayang sama lo, Dev." Sebutir air mata jatuh di pipi Bella.

Dev melepaskan tangan Bella yang melingkar di tubuhnya.

"Sorry, Bel. Gue gak bisa." Ucap Dev. Ia tatap dengan lekat wajah Bella sebelum membalikkan badannya dan melangkah keluar apartemen.

Bella masih terpaku pada posisinya memandang Dev yang keluar dari pintu apartemen. Pintupun tertutup dan tepat saat itu, Bella melemparkan tote bag itu ke pintu.

"Dev, lo jahat!"

Terpopuler

Comments

Yaser Levi

Yaser Levi

cwo payah..tp klu hatinya cuma setengah2..ya bgtu lah

2024-01-13

2

Erni Fitriana

Erni Fitriana

aku pikir dev ada yg neken nih????

2023-01-21

1

Chandra Dollores

Chandra Dollores

sudah q duga... judul babnya menyeramkan...
ternyata Dev milih mundur.. belum juga jadian..
bangke ko Dev... seenaknya aja ninggalin.. berjuang juga belum..
awas ko Dev!!!

2023-01-03

1

lihat semua
Episodes
1 Bab 1: Prolog
2 Bab 2: Perdebatan
3 Bab 3: Laki-laki Spiderman
4 Bab 4: Siasat
5 Bab 5: Red Eagle
6 Bab 6: Taruhan
7 Bab 7: Lo Gak Inget Siapa Gue?
8 Bab 8: Kissmark
9 Bab 9: Dua Laki-laki
10 Bab 10: Dua Yatim Piatu
11 Bab 11: Perempuan yang Disukai Dev
12 Bab 12: Ambisi Kris
13 Bab 13: Cuma Gue yang Boleh Nyium Lo
14 Bab 14: Masa lalu
15 Bab 15: Selamat Tidur, Anak Gendut
16 Bab 16: Peran Ganda Tere
17 Bab 17: Dev, Lo jahat!
18 Bab 18: Ratu Xander Corp
19 Bab 19: Tekad Bella
20 Bab 20: Bertemu di Tempat Tertinggi
21 Bab 21: Jebakan untuk Dev
22 Bab 22: Mengisi Posisi Kris
23 Bab 23: Bodyguard Kesayangan
24 Bab 24: Ungkapan Hati Dev
25 Bab 25: Selamat Pagi
26 Bab 26: Memahami Bella
27 Bab 27: Dev Cemburu
28 Bab 28: Obat Sakit Kepala
29 Bab 29: Pengawal vs Mantan Pengawal
30 Bab 30: Hari yang Buruk bagi Dev
31 Bab 31: Penyesalan Dev
32 Bab 32: Komitmen
33 Bab 33: Pillow Talk di Pagi Hari
34 Bab 34: Pacar Kepala Batu
35 Bab 35: Jamuan Bisnis
36 Bab 36: Ledakan Emosi
37 Bab 37: Kebenaran
38 Bab 38: Syarat
39 Bab 39: Amarah
40 Bab 40: Resah
41 Bab 41: Aku dan Kamu
42 Bab 42: Lelah
43 Bab 43: Sayang
44 Bab 44: Pengawal Resmi Xander
45 Bab 45: Strategi
46 Bab 46: Tipe Ideal
47 Bab 47: Bantuan Mr. Nates
48 Bab 48: Transformasi
49 Bab 49: Kelopak Mawar Merah
50 Bab 50: Sesi Berendam
51 Bab 51: Hacker Pro
52 Bab 52: Abbas
53 Bab 53: Duel Dua Putri Xander
54 Bab 54: Tenang Sebelum Badai
55 Bab 55: Instruksi Sederhana
56 Bab 56: Alpha Eagle
57 Bab 57: Pembalasan
58 Bab 58: Hilang Kontak
59 Bab 59: Penculikan
60 Bab 60: Breaking News
61 Bab 61: Pengadilan
62 Bab 62: Hukuman
63 Bab 63: Ditemukan Selamat
64 Bab 64: Makasih Udah Bertahan
65 Bab 65: Bahagia dan Ringan
66 Bab 66: Konsekuensi
67 Bab 67: Muak
68 Bab 68: Diculik
69 Bab 69: Alasan Kuat
70 Bab 70: Malam Sekelam Vantablack
71 Bab 71: Menghukum Kris
72 Bab 72: Menjadi Suami Bella
73 Bab 73: Anak Kita
74 Bab 74: Pembenaran
75 Bab 75: Marry Me, Bella
76 Bab 76: Alec Xander Bentlee (end)
77 Ekstra 1: Terimakasih Banyak Readers!
78 Ekstra 2: Wanita Rahasia Daddy Zach
79 Ekstra 3: Pengorbanan Nayara
80 Ekstra 4: The Bad Boy and His Nanny
81 Ekstra 5: Om Rey Tersayang
82 Ekstra 6: My Big Girl
83 Ekstra 7: Single Mom
84 Ekstra 8: Miss Rania, I Love You
85 Ekstra 9: Mengejar Cinta Nabila
86 Ekstra 10: Jodohkah Kita?
Episodes

Updated 86 Episodes

1
Bab 1: Prolog
2
Bab 2: Perdebatan
3
Bab 3: Laki-laki Spiderman
4
Bab 4: Siasat
5
Bab 5: Red Eagle
6
Bab 6: Taruhan
7
Bab 7: Lo Gak Inget Siapa Gue?
8
Bab 8: Kissmark
9
Bab 9: Dua Laki-laki
10
Bab 10: Dua Yatim Piatu
11
Bab 11: Perempuan yang Disukai Dev
12
Bab 12: Ambisi Kris
13
Bab 13: Cuma Gue yang Boleh Nyium Lo
14
Bab 14: Masa lalu
15
Bab 15: Selamat Tidur, Anak Gendut
16
Bab 16: Peran Ganda Tere
17
Bab 17: Dev, Lo jahat!
18
Bab 18: Ratu Xander Corp
19
Bab 19: Tekad Bella
20
Bab 20: Bertemu di Tempat Tertinggi
21
Bab 21: Jebakan untuk Dev
22
Bab 22: Mengisi Posisi Kris
23
Bab 23: Bodyguard Kesayangan
24
Bab 24: Ungkapan Hati Dev
25
Bab 25: Selamat Pagi
26
Bab 26: Memahami Bella
27
Bab 27: Dev Cemburu
28
Bab 28: Obat Sakit Kepala
29
Bab 29: Pengawal vs Mantan Pengawal
30
Bab 30: Hari yang Buruk bagi Dev
31
Bab 31: Penyesalan Dev
32
Bab 32: Komitmen
33
Bab 33: Pillow Talk di Pagi Hari
34
Bab 34: Pacar Kepala Batu
35
Bab 35: Jamuan Bisnis
36
Bab 36: Ledakan Emosi
37
Bab 37: Kebenaran
38
Bab 38: Syarat
39
Bab 39: Amarah
40
Bab 40: Resah
41
Bab 41: Aku dan Kamu
42
Bab 42: Lelah
43
Bab 43: Sayang
44
Bab 44: Pengawal Resmi Xander
45
Bab 45: Strategi
46
Bab 46: Tipe Ideal
47
Bab 47: Bantuan Mr. Nates
48
Bab 48: Transformasi
49
Bab 49: Kelopak Mawar Merah
50
Bab 50: Sesi Berendam
51
Bab 51: Hacker Pro
52
Bab 52: Abbas
53
Bab 53: Duel Dua Putri Xander
54
Bab 54: Tenang Sebelum Badai
55
Bab 55: Instruksi Sederhana
56
Bab 56: Alpha Eagle
57
Bab 57: Pembalasan
58
Bab 58: Hilang Kontak
59
Bab 59: Penculikan
60
Bab 60: Breaking News
61
Bab 61: Pengadilan
62
Bab 62: Hukuman
63
Bab 63: Ditemukan Selamat
64
Bab 64: Makasih Udah Bertahan
65
Bab 65: Bahagia dan Ringan
66
Bab 66: Konsekuensi
67
Bab 67: Muak
68
Bab 68: Diculik
69
Bab 69: Alasan Kuat
70
Bab 70: Malam Sekelam Vantablack
71
Bab 71: Menghukum Kris
72
Bab 72: Menjadi Suami Bella
73
Bab 73: Anak Kita
74
Bab 74: Pembenaran
75
Bab 75: Marry Me, Bella
76
Bab 76: Alec Xander Bentlee (end)
77
Ekstra 1: Terimakasih Banyak Readers!
78
Ekstra 2: Wanita Rahasia Daddy Zach
79
Ekstra 3: Pengorbanan Nayara
80
Ekstra 4: The Bad Boy and His Nanny
81
Ekstra 5: Om Rey Tersayang
82
Ekstra 6: My Big Girl
83
Ekstra 7: Single Mom
84
Ekstra 8: Miss Rania, I Love You
85
Ekstra 9: Mengejar Cinta Nabila
86
Ekstra 10: Jodohkah Kita?

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!