Kekuatan di dalam pikiran mengadakan sesuatu hal yang baru, itulah cipta. Suasana hati untuk menentukan kehendak manusia adalah rasa dan karsa. Ketiga aspek itu menjadi faktor pendorong manusia dapat berakal dan berupaya agar tetap hidup dan terhubung dengan tuhan melewati alam semesta.
Raga para kanibal berserakan di atas tanah yang bercampur dengan hasrat kedua mahluk beda dimensi. Dampal kaki serigala maupun dharma terkotori oleh darah besing si kanibal, karena pertarungan mereka yang mengharuskan berputar dan mengintari mayat yang hampir membusuk.
Aroma yang menyengat mulai menusuk indera penciuman serigala, ditambah serigala adalah hewan yang sangat mengandalkan penciuman sebagai alat untuk mendeteksi buruan mereka. Sungguh sangat menggangu pertarungannya, sehingga tanpa isyarat serigala itu berputar berbalik menghadap rimbunnya hutan.
Dharma hanya tertatih dengan Serigala yang langsung berbalik tanpa sebab. Senjata yang dipegang dharma telah siap untuk menebas leher Serigala, Satu tangan yang menggenggam gobang atau pusaka di simpan di depan busungnya dada dharma. kedua kaki terbuka lebar. Dengan kuda-kuda ini dharma sudah siap dalam segala situasi.
Di samping serigala yang sedang berdiri membelakangi dharma terdapat batang pohon berserakan karena insiden barusan. Serigala berpikir agar dia bisa menjauhi dharma dan kabur mencari tempat baru untuk melawan, dia mesti membuat suatu gebrakan agar dharma sedikit terganggu konsentrasinya.
Seekor hewan buas dapat menganalisis jalannya pertarungan. Berbeda dari manusia yang sedang mengalami penurunan drastis kualitas berpikir.
Lantas menengok lah serigala itu ke arah batang pohon yang telah tumbang. cepat terlintas ide untuk mengacaukan kuda-kuda dharma yang tegap sedang melihat menunggu momentum untuk menyerangnya.
sedikit tergesa-gesa serigala mulai mengambil batang pohon yang tak jauh berada di sampingnya.
Dia tidak menyadari bahwa tubuhnya sebesar gajah. Gerakan yang tiba-tiba sangat mudah dibaca oleh dharma, yang kemudian dharma mulai mengacungkan gobangnya ke depan.
Ketika batang pohon yang besarnya sama seperti raga musuh itu sudah terpegang. Dilemparkan lah dengan kekuatan penuh ke arah dharma, sungguh melesat lemparan serigala itu sampai jika melihatnya dengan mata telanjang sangat tidak kelihatan.
Namun kali ini serigala monster kurang cerdik. bagaimana tidak dharma dengan pola kaki membuka lebar langsung membesat batang pohon yang sudah terlempar menujunya menjadi dua bagian.
"BRUSHHHHH" Suara batang pohon yang terbelah.
Sontak kaget tak'karuan, upayanya dalam menggagalkan konsentrasi dapat ditangkis mudah oleh dharma.
Serigala langsung memutar dan mengayuh kedua kakinya keluar dari area pertarungan seusai batang pohon itu terbelalak.
"Sebentar lagi kau akan merasakan efeknya, HAHAHAHA......." besit roh itu dalam hati.
Semua yang dilakukan dharma tidak lebih hanya sebatas ejekan semata. Kuda-kuda yang dipasang, mengeluarkan pusaka, semua itu dilakukan agar musuh tidak menyadari efek dari ajian aji Sapikul yang telah diluncurkan dharma ke serigala tadi.
Baru saja beberapa langkah berlari, sang serigala berniat melompat tinggi memanjat pohon agar tidak bisa dikejar oleh dharma.
Tubuh besar serigala berpegang teguh di atas pohon jati yang besarnya lebih kecil dari raga serigala. loncatannya mampu mencapai di pucuk pohon. Akan tetapi ketika dia sudah berdiri di atas, kekuatannya untuk berpijak mendadak menciut, penglihatannya kini kabur, serta kesadaran mulai habis.
"BBBBRRUGGGG.....". Suara jatuhnya serigala dari atas pohon menghantam tanah.
"Sudah kuduga," ujar dharma kembali berbesit.
tidak ada daya dan upaya yang bisa kini dilakukan sang serigala. Dia pasrah menerima kekalahan oleh roh yang entah siapa datang dari mana.
Seonggok raga yang sudah berubah wujud menjadi seorang prajurit dahulu pun sekarang berdiri gagah tepat di hadapan serigala yang hampir sudah terbujur kaku.
"AAAUUUUUU....." Serigala mengaung untuk terakhir kalinya sebelum dharma mengorok leher si serigala.
Auman itu menjadi simbol bahwa dirinya sudah kalah.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 46 Episodes
Comments