Gertakan serangan dharma menciutkan nyali besar sang serigala. Tubuh kekar tinggi yang bahkan dua kali lipat lebih kuat dari raga dharma saat ini pun tak kuasa menahan rasa takutnya untuk melawan, sehingga serigala hanya bisa bergeming dalam sesak dada yang menghimpit.
"Kau akan mati! dan harus kembali." Ujaran kebencian yang mengambil alih tubuh dharma sudah serius dan siap dalam melancarkan ajiannya.
Serigala jadi-jadian itu ingin merampungkan tekad lawannya agar tidak melancarkan serangan, namun ia hanya terus terpaku seperti sedang tertindas batu besar dan hanya menguatkan mental untuk siap menerima serangan dharma.
Sekolebatan cahaya terpantul dari tangan dharma yang tengah mengumpulkan energi alam di tangan yang sedang mengepal. Sekiranya sudah cukup untuk bisa menumbangkan lawan, dengan gesit ia bergerak maju cepat ke arah serigala.
Serigala sudah benar-benar sinar riwayatnya. benar-benar sudah hancur. Ia harus menerima kenyataan keji karena serangan keras menghantam hulu hatinya.
Teriakan kesakitan keluar diikuti muncratnya darah sang serigala yang mengalir dari mulut ke wajah dharma tepat berada di bawah. Kedua kaki serigala sedikit mengangkang, seperti menunggang kuda. Pandangannya tertuju lurus ke satu titik depan. Kedua tangan bergerak sangat pelan, bergetar tak kuasa menahan sakitnya ajian aji Sapikul dharma.
Sudah memukul dan terkena muncratan darah serigala, dharma meloncat mundur sekitar lima meter kebelakang. Ia tidak habis pikir, ajiannya yang sakti tidak bisa menumbangkan hewan besar dihadapannya.
Rangsangan otak menyuruh dharma beristirahat sejenak agar dia bisa mengatur serangan kembali sesudah tenaganya sedikit terisi dan pulih.
Seusai mengeluarkan ajian aji Sapikul, dharma sangat kelelahan, menyadari bahwa semua energi alam yang sudah dikumpulkan sudah dikeluarkan sekaligus dalam gerak serak ajian.
Suatu demonstrasi yang sangat luar biasa, Manusia ini sudah mengeluarkan hampir semua tenaganya. dia memiliki persiapan yang matang, menunggu momentum yang tepat agar bisa menyerangku dalam jangka serang yang terukur, Pemikiran tersebut terbentang dalam benak si serigala.
Seruan kembali ada, Si serigala yang sudah berdiam sedari tadi sedang memikirkan sesuatu hal, agar dapat meng-counter intimidasi lawannya.
Terdengar suara endusan panjang. Dharma seperti mempersilahkan lawan untuk menjotosnya dengan keras. Ia menelantangkan kedua tangannya ke samping. Bahasa tubuh seperti itu biasanya dipakai ketika ingin memancing lawan untuk menyerang. Dharma memperkirakan serangan lain dari serigala, ia pasti akan menggunakan senjata gobangnya dalam menyerang.
mata dharma seketika belotot, memandangi lawan sedang melakukan gerak yang sangat tidak asing baginya. Semua analisis dharma meleset kali ini. Si serigala malah membuang gobangnya jauh entah kemana. Dan ternyata serigala itu sedang mempraktekkan ilmu pernapasan zaman dahulu.
Serigala memusatkan seluruh kemampuannya. Konsentrasinya hanya satu: mengumpulkan seluruh tenaga dalamnya. Kedua tangan tertarik ke atas dan ke samping setelahnya dua siku terdorong ke belakang, lalu mengembang ke samping, dengan gerakan sederhana ini, kedua telapak tangan menutup dan membuka, seperti sedang menghaturkan sembah.
Gerakan ini boleh dibilang gerakan yang sangat dasar dalam ilmu pernapasan. Yaitu menghimpun dan menyatukan tenaga dalam. Rahasia kekuatan muncul dari tarikan nafas yang mempunyai pola yang berbeda. Udara dalam Kepala digerakkan naik. Mula-mula hidup menyedot oksigen secara berlebh, udara dalam Kepala digerakkan naik, ke otak, Lewat sumsum tulang belakang mengalir turun, sampai di perut tertahan di pusar.
Terpekik oleh kehebatan si serigala, roh yang sedang merasuki tubuh dharma mulai mengeluarkan pusaka yang telah tersompang, dan terbelit kain sutra di tubuhnya. Pertarungan mulai serius. Masing-masing musuh telah berkeliaran dalam lingkup manusia yang tidak mempunyai apa apa.
Entah maksudnya apa roh itu datang dengan tiba-tiba dan merasuki tubuh dharma. Dan anehnya serigala mutasi itu bisa mengetahui jurus-jurus pendekar zaman dahulu.
Atau mungkin pertemuan ini sudah direncanakan?
Entahh, TUNGGU PART BERIKUTNYA<3
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 46 Episodes
Comments