Dharma berubah menjadi seseorang yang baru, kesadarannya dikerdilkan oleh sosok yang mengisi raganya. Belum diketahui siapakah yang merasuki tubuh dharma, yang pasti ia adalah seseorang yang baik karena dapat membantu pada saat dibutuhkan.
Dharma berteriak lantang mengajukan tantangan. Sahutan sang serigala gembira mendapatkan lawan yang kuat, ia melihat dharma bukan dari luarnya, namun ada energi dashyat sedang bersemayam di dalam Atma nya.
Sosok yang telah mengambil sepenuhnya kesadaran dharma mulai menyumpah-nyumpah dengan hati dipenuhi api kemarahan. Dharma yang kini bertelanjang dada dan hanya mengenakan celana dengan menyompang pusaka sakti yang terbelit oleh kain sutra di daerah pinggulnya itu mulai memasang kuda-kuda menyerang.
"Makhluk luar tidak akan pernah bisa menguasai Nagara Amarta," intonasi seram bergelegar. Nagara Amarta yang dimaksud adalah alam bumi yang sedang ditempati manusia.
Pertarungan ini melibatkan dua mahluk yang berbeda. antara roh penjaga dan iblis yang berkedok mutasi.
Serigala itu mulai menyerang maju. Dharma yang sudah siap di dalam posisi bertarung, kini menunggu lawannya untuk maju. pukulan maut si serigala menghantam tubuh dharma hingga menimbulkan suara ledakan keras.
Sang serigala terkecoh, ternyata pukulannya tidak mengenai dharma melainkan malah memukul batang pohon yang membuat potongan-potongan berhamburan ke segala arah.
ketika serigala hendak menyerang ternyata dharma memanfaatkan kabut tebal untuk mundur dan menempelkan tubuhnya pada sebatang pohon, hingga kemudian serigala itu menyangka bahwa serangannya telak mengenai dharma yang padahal itu hanya sebatas pohon yang bahkan sudah diam di sana sejak puluhan tahun yang lalu.
serigala tidak langsung menyerah begitu saja. sorot matanya memandang sekeliling dengan cepat. Dalam himpitan kabut ia bisa langsung menyimpulkan bayangan kecil yang mirip manusia adalah dharma. lantas ia langsung menyerang kembali bayang itu dengan membabi buta.
Tapi lagi-lagi serigala tertipu! yang hancur oleh pukulan kuatnya itu ternyata tidak berbeda dari yang serangan pertama.
Serigala sudah sangat geram. apa yang ia lakukan tidak sebatas hanya menghancurkan alam. Kakinya digedor-gedor ke tanah, meluapkan emosi yang sudah tidak terbendung lagi. Dharma kali ini sudah mempermainkan hewan besar yang sudah bermutasi hampir menyerupai fisik manusia.
Sebentar kemudian, pendaran cahaya kuning keemasan memancar dan membungkus sekujur tubuh dharma dari belakang. tepat berada pada si serigala yang sedang bergejolak amarahnya.
itu adalah ajian sakti 'inti panas bumi' yang langsung berfungsi ketika energi sudah terpusat pada tubuh dharma.
Inti panas bumi adalah ajian yang memanfaatkan suhu tubuh manusia dengan cara memaksimalkan kerja paru paru dalam menghirup oksigen yang berlebih. Ajian tingkat tinggi ini hanya bisa dilakukan ketika panas sekeliling mulai menurun drastis. Dan raga si pengguna menjadi inti dari panas yang akan dihasilkan untuk sekelilingnya.
pengaruh dari ajian inti panas bumi sangat besar, hingga bisa meminimalisir kabut asap yang tengah mengembung dalam hutan. Tidak sepenuhnya kabut itu dapat menguntungkan, ada beberapa hal juga dapat merugikan dharma. Oleh karenanya dharma melakukan pengumpulan energi sedari tadi dengan dalih menghindari serangan sang serigala.
ajian sakti ini bukan untuk menyerang, melainkan hanya sebatas memperkaya diri dengan energi alam. Ada tahap lanjutan yang akan dilakukan dharma, yaitu memusatkan energi alam di kepalan tangganya.
Tidak tanggung dalam berbuat, sosok yang menghuni tubuh dharma kali ini ingin melancarkan sirkulasi serangan yang terangkai.
Genjatan ajian dharma untuk mengakhiri situasi ini adalah dengan ajian "Aji Sapikul"
Ajian yang bisa menghancurkan batu besar menjadi pecah berkeping-keping.
Tunggu part berikutnya<3
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 46 Episodes
Comments