Kembali

William masih membiarkan Olive yang menangisi kematian ayahnya.

Dia tidak ikut ke pemakaman karena dia merasa itu sama sekali tidak penting baginya.

Sudah cukup lama dia membiarkan Olive berada di pemakaman ayahnya hingga William melihat bahwa rintik hujan sudah mulai turun membasahi bumi seakan ikut berduka atas kematian pria yang bahkan dia tidak tau sama sekali ayahnya.

Dia tidak mengetahui dan tidak perlu mengetahui sama sekali wajah pria itu karena merasa tidak ada kepentingannya sama sekali.

" Panggil kan dia ! Jangan sampai aku yang menyeretnya dengan tangan ku. " Derry langsung turun dari mobil untuk memanggil Olive yang sejak tadi di temani oleh Bram.

Saat Derry sampai di dekat makan ayahnya Olive, Dia melihat wanita yang tengah menangis sambil memegang tanah kuburan milik ayahnya.

" Tuan William menunggu anda di mobil. Beliau mengatakan untuk anda segera masuk ke dalam mobil. Hujan akan turun jadi bergegas lah sebelum Tuan sendiri yang datang ke sini untuk menjemput mu. "Olive menatap sekilas pada Derry dan kembali menatap pada makam ayahnya.

Dia tidak bisa memikirkan apa pun lagi selain kesedihannya karena dia tidak memiliki siapa pun di dunia ini selain sang ayah dan kini ayahnya juga sudah ikut meninggalkannya.

Lalu untuk apa lagi Olive ikut bersama William ? Tidak ada alasan lagi bagi Olive untuk ikut bersama pria itu.

Sementara William yang sudah menunggu cukup lama di dalam mobilnya menatap jam mahal di pergelangan tangannya, Sudah cukup lama Derry turun untuk memanggil wanita itu tapi tidak juga terlihat batang hidung mereka.

William bukan lah orang yang sabar, Maka dia memutuskan untuk turun dan menjemput wanita itu.

Olive tau itu siapa karena pria itu masih memakai pakaian yang sama dan dari sendalnya saja pun Olive sudah tau bahwa itu adalah sendal milik pria menyeramkan bernama William.

" Kau mau masuk ke dalam mobil dengan kaki mu sendiri atau aku yang akan memaksa mu untuk masuk !" Olive masih diam tidak menghiraukan apa yang di ucapkan pria itu karena sumpah demi apa pun rasanya dia tidak bisa melakukan apa pun lagi saat ini karena memikirkan ayahnya.

Tidak mendapatkan jawaban apa pun dari wanita itu membuat emosinya langsung naik dan memuncak hingga menyebabkan William menyeret wanita itu dengan tangannya sendiri seperti yang dikatakannya.

Tanpa berpikir panjang, William langsung menarik tangan Olive dan menyeretnya ke mobil.

Bram dan Derry tidak bisa melakukan apa pun lagi dan membantah pria itu jika sudah seperti ini.

Entah kapan William akan berubah dan manjadi lebih lembut dan memiliki hati. Setidaknya jika tidak untuk orang lain berusaha lah untuk memiliki hati deni dirinya sendiri.

Tapi mana mereka berani mengatakan hal seperti itu pada pria terus saja menyeret wanita belia yang terus meminta untuk di lepaskan karena mereka juga tau bahwa tangannya pasti sakit akibat cengkraman yang terlalu kuat seperti itu.

" Tuan, Saya mohon lepaskan saya Tuan, " Olive masih berusaha untuk melepaskan diri namun tidak di indahkan lagi oleh William karena dia si masukan begitu saja ke dalam mobil bersama pria itu.

" Tuan, Saya mohon lepaskan saya. "

" Diam !" Bentak William yang sudah tidak tahan lagi dengan suara rengekan yang sejak tadi meminta untuk di lepaskan dan di lepaskan lagi.

" Saya mohon Tua-an..." Ucap Olive dengan terbata karena saat ini rahangnya di cengkram oleh tangan William.

" Melepaskan mu ? Bukan kah sudah ku katakan bahwa aku tidak akan melepaskan mu jika bukan aku sendiri yang akan melepaskan mu. Apa kau lupa ? " Olive tidak lupa.

Dia tidak lupa sama sekali dengan apa yang pernah di bacanya waktu itu dan dia berpikir akan lepas dari William karena saat ini ayahnya sudah meninggal bukan ?

Jadi untuk apa lagi dia bertahan bersama pria yang hanya menginginkan kenikmatan dari tubuhnya saja.

Tidak ! Olive tidak akan melakukan itu lagi.

" Jalan !" Titah William pada Bram yang langsung masuk ke dalam mobil dan mengemudikannya.

" Bawa ke rumah Utara. " Bram mengangguk.

Olive tidak ingin menanggapi lagi apa yang di katakan pria jahat itu. Setidaknya jika dia tidak berulah dia tidak akan di sakiti lagi.

Baik Olive mau pun William mereka masih sama-sama terdiam tanpa ada yang ingin membuka percakapan lagi.

Saat melihat mereka sudah sampai di gerbang besar nan Tinggai depannya membuat Olive tersadar bahwa ini bukan rumah yang di tempati sebelumnya.

Jika rumah yang sebelumnya saja sudah sangat cukup untuknya maka ini lebih mewah berkali-kali lipat lagi.

Mereka sampai di rumah besar itu tepat saat matahari hampir tenggelam karena langit mulai gelap dan lampu-lampu taman sudah mulai hidup.

Saat mobil berhenti, William kembali menyeret Olive keluar dari dalam mobil dan membawanya masuk ke dalam.

Dia akan melampiaskan kemarahannya pada Olive karena wanita ini berani membantahnya dan meminta di lepaskan olehnya.

" Tuan...Tolong lepaskan tangan saya, Sakit Tuan..." William tetap menulikan telinganya terhadap permintaan Olive yang meminta untuk di lepaskan sejak tadi.

Bahkan William juga mengabaikan para pelayan yang berbaris untuk menyambut kedatangannya di rumah yang sangat jarang sekali di datanginya.

" Tuan...Sakit..." Lirih Olive lagi yang memang merasakan tangannya sakit karena di cengkram oleh William sejak tadi.

Brugh...

Tubuh Olive di hempaskan begitu saja ke lantai saat mereka sudah mencapai sebuah kamar yang sangat mewah.

" Mulai sekarang kau tidak akan ku biarkan keluar dari kamar ini sebelum aku pulang. Dan satu hal lagi yang harus kau pahami di sini. Bahwa aku adalah William Jhonson. Aku bisa mendapatkan atau pun membuang apa yang aku inginkan. Aku bisa memiliki segala nya dan aku juga bisa membuang itu sesuka hati ku. Jadi jangan pernah berpikir bisa pergi dari ku jika bukan aku sendiri lah yang akan membuang mu !"

Brak !

" Tuan...Saya mohon lepaskan saya Tuan. Tuan William..." Olive terus menjerit dan memukul pintu kamar mewah tempatnya berada saat ini.

Dia berharap William mau membuka pintunya dan melepaskannya. Olive tidak ingin terus di kurung di sini.

" Tuan...Buka pintunya hiks...hiks..." Tubuhnya luruh begitu saja di lantai saat merasa bahwa semua yang di lakukan ya percuma karena William tidak akan membuka pintu itu untuknya.

" Tuan William...buka pintunya. " Olive terus saja menangis karena merasa hidupnya sudah sangat hancur sekali saat ini.

Dia tidak bisa pergi ke mana pun karena memang dia tidak tau di mana dia berada saat ini.

" Tuan..." Panggilnya lagi dengan air mata yang terus saja mengalir dengar deras.

Sementara di bawah sana, William langsung mengumpulkan 14 orang pelayan rumah ha untuk segera menghadap padanya.

" Di atas sana, Di kamar ku adalah wanita yang harus kalian urus. Bersihkan tubuhnya setiap hari karena aku tidak ingin tubuhnya kotor sedikit pun. Jika sampai aku mengetahui kalian tidak merawatnya dengan baik, Jangan salah kan aku jika aku akan memecat kalian dan membuang kalian ke jalanan saat itu juga !"

" Siap Tuan..." Jawab Mereka semua dengan serempak.

William pun lebih memilih pergi dari rumah itu. Dia membutuhkan udara segar malam ini dan memilih bersenang-senang di luar sana.

...💦💦💦...

Terpopuler

Comments

Femmy Femmy

Femmy Femmy

enak banget lu William..anaknya orang kamu sekap sementara kamu malah bersenang-senang diluar🤦😡

2024-05-31

0

Femmy Femmy

Femmy Femmy

William jangan terlalu kejam lah perasaan olive sangat sedih ditinggal mati Ayahnya walaupun nantinya bukan ayah kandung olive tp olive sangat menyayangi nya

2024-05-31

0

Katherina Ajawaila

Katherina Ajawaila

William edan, lucifee🤭

2024-04-10

0

lihat semua
Episodes
1 Keputusan
2 Pertemuan
3 Surat Perjanjian
4 Sentuhan Pertama
5 Pembantu
6 Terlambat
7 Malam Panas
8 Setelah Malam Panas
9 Bergerak
10 Berkebun
11 Bersama
12 Berkabung
13 Kembali
14 Dewa Judi
15 Sombong
16 Membiasakan Diri
17 Orang Jahat
18 Tanya Jawab
19 Apartemen
20 Kebenaran
21 Frustasi
22 Sadar
23 Bantuan
24 Pertemuan Pertama
25 Terungkap
26 Memburu
27 Kisah Lalu
28 Titik Kebenaran
29 Rasa Lain
30 Hari Duka
31 Rancana
32 One Night In London
33 Perasaan Aneh
34 Menjalani
35 Rasa Cinta
36 Jiwa Yang Sama
37 Tidak Terdeteksi
38 Semakin Parah
39 Mencari Kebenaran
40 Memberanikan Diri
41 Risalah Hati
42 Rasa Bersalah
43 Pertemuan
44 Panik
45 Perjuangan
46 Mengejar Cinta Mantan
47 Rasa Yang Tumbuh
48 Memulai
49 Ngidam Pertama
50 Kata Yang Tersimpan
51 Baby Pink
52 Mommy Olive
53 Orang Bijak
54 Berlutut
55 Kasih Ibu
56 Permohonan
57 Perasaan
58 Remaja
59 Cemburu
60 Merasa Heran
61 Hubungan Baik
62 Menginap
63 Malu Tapi Mau
64 Terciduk
65 Bertemu
66 Terkejut
67 Hasutan
68 Ancaman
69 Ngidam Yang Tertunda
70 Malam Panas
71 Kepanasan
72 Masih Berlanjut
73 Kesiangan
74 Air Mata Kesedihan
75 Fitting
76 Rencana Jahat
77 Melawan
78 Lawan Seimbang
79 Pelajaran
80 Anak Luar Biasa
81 Marah
82 Persiapan
83 Perjuangan
84 Liana El
85 Berusaha Demi Cinta
86 Calon Orang Gila
87 Memulai
88 Stres
89 Wedding Off Love
90 Derry Yang Malang
91 Sky Ax
92 Burung Merpati
93 Kehidupan
94 Willio Ernando
95 Bukan Wanita Simpanan
96 Secret Mafia In Love
97 Yang Baru
98 King Mafia Jatuh Cinta
99 Baru
100 Terpaksa Menikahi Bos Yang Kejam
101 Hot Affair With Ipar
102 Scandal
103 Keluarga Gesrek
104 Oh My Baby
105 Baru
Episodes

Updated 105 Episodes

1
Keputusan
2
Pertemuan
3
Surat Perjanjian
4
Sentuhan Pertama
5
Pembantu
6
Terlambat
7
Malam Panas
8
Setelah Malam Panas
9
Bergerak
10
Berkebun
11
Bersama
12
Berkabung
13
Kembali
14
Dewa Judi
15
Sombong
16
Membiasakan Diri
17
Orang Jahat
18
Tanya Jawab
19
Apartemen
20
Kebenaran
21
Frustasi
22
Sadar
23
Bantuan
24
Pertemuan Pertama
25
Terungkap
26
Memburu
27
Kisah Lalu
28
Titik Kebenaran
29
Rasa Lain
30
Hari Duka
31
Rancana
32
One Night In London
33
Perasaan Aneh
34
Menjalani
35
Rasa Cinta
36
Jiwa Yang Sama
37
Tidak Terdeteksi
38
Semakin Parah
39
Mencari Kebenaran
40
Memberanikan Diri
41
Risalah Hati
42
Rasa Bersalah
43
Pertemuan
44
Panik
45
Perjuangan
46
Mengejar Cinta Mantan
47
Rasa Yang Tumbuh
48
Memulai
49
Ngidam Pertama
50
Kata Yang Tersimpan
51
Baby Pink
52
Mommy Olive
53
Orang Bijak
54
Berlutut
55
Kasih Ibu
56
Permohonan
57
Perasaan
58
Remaja
59
Cemburu
60
Merasa Heran
61
Hubungan Baik
62
Menginap
63
Malu Tapi Mau
64
Terciduk
65
Bertemu
66
Terkejut
67
Hasutan
68
Ancaman
69
Ngidam Yang Tertunda
70
Malam Panas
71
Kepanasan
72
Masih Berlanjut
73
Kesiangan
74
Air Mata Kesedihan
75
Fitting
76
Rencana Jahat
77
Melawan
78
Lawan Seimbang
79
Pelajaran
80
Anak Luar Biasa
81
Marah
82
Persiapan
83
Perjuangan
84
Liana El
85
Berusaha Demi Cinta
86
Calon Orang Gila
87
Memulai
88
Stres
89
Wedding Off Love
90
Derry Yang Malang
91
Sky Ax
92
Burung Merpati
93
Kehidupan
94
Willio Ernando
95
Bukan Wanita Simpanan
96
Secret Mafia In Love
97
Yang Baru
98
King Mafia Jatuh Cinta
99
Baru
100
Terpaksa Menikahi Bos Yang Kejam
101
Hot Affair With Ipar
102
Scandal
103
Keluarga Gesrek
104
Oh My Baby
105
Baru

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!