13:13 Pembela,an Eva Terhadap Cessie

Cessie istirahat cukup nyaman sampai gak lihat waktu, pada hal ia rencana mau cepat pulang agar bisa masak yang enak untuk menyambut suami dan gundik nya, ia mengeliat ternyata jarum jam sudah menunjukkan pukul tiga sore.

"Aduh mala kebablasan tidur sudah jam segini lagi, tapi gapapa deh, belum talalu kesorean juga, lagian mereka datang juga jam tujuh paling."

Cessie bangun dan bergegas masuk ke kamar mandi, ia rencana mencaci muka nya biar terlihat agak segar, kalau mandi nanti aja kalau sudah selesai masak.

Setelah bersihkan muka nya ia segera ambil tas nya dan berlalu pergi keluar dari apartement, cessie memacukan mobil nya memecahkan keramain di jalan ibu kota, Hummmm...mendingan aku singgah aja deh ke indomaret biar belih bahan yang masih kurang.

Cessie berhenti di sebuah indomaret, dan masuk kedalam untuk membeli apa yang ia butuhkan, setalah hampir tiga puluh menit keliling dan merasa cuku. Akhirnya semua yang ia butuh sudah masuk ke keranjang dan ia langsung membawa ke kasir untuk menyelesaikan pembayar.

Usai bayar cessie keluar dan hendak masuk ke dalam mobil namun, tak sengaja mata nya menangkap seseorang,

"Loh itu, kok kayak kenal ya tapi siapa ya". Cessie masih berpikir.

"Oh iya, aku baru ingat itu kan Iksan teman SMA dulu, tapi tunggu! bukannya ia ada di luar negeri, kapan dia balik...??"

Cessie segera menghampiri Iksan yang katanya teman itu. "Hay, maaf lu Iksan bukan". tanya Cassie agak ragu takut salah

Laki-laki yang tadi sibuk dengan memperbaiki baju anak gadis nya itu menoleh, dan kelihatan ia terkejut melihat Cassie. "Iya benar saya Iksan, tapi maaf kamu siapa ya?"

Cessie yang mendengar pertanyaan Iksan langsung tersenyum, "Iksan gue Cessie loh, teman SMA lu dulu."

"Astaga ini benaran kamu Ces...?? Ces lu kok jadi cantik banget gini sih, jadi Pangling tahu, maka nya tadi pas lu nanyain gue diam aja hahah maaf ya, ".

"Gapapa kok San, oya bukan nya lu di luar negeri sama orang tua lu, kapan balik kesini..??"

"Iya sih memang gue tinggal di luar negeri, tapi sudah mampir enam bulan lebih gue balik kesini karena nyusul istri gue" ujar Ikan

"Loh memang nya istri lu kerja disini san? kok nyusul"?tanya Cassie

"Hmmm sebenarnya binggung sih mau ngomong dari mana, tapi bukan kerja sih, yang tepat nya kabur, padahal gak ada masalah apa pun".

"Ya Allah San kasian banget anak lu, terus lu gak nyari, in di rumah orang tua nya gitu."? tanya Cassie penasaran.

"Udah sih, tapi kata orang tua nya selama ini ia gak perna pulang ke rumah, apa lagi ketemu orang tua nya, mungkin dia takut apa gimana".

"Yaudah deh sabar ya san semoga lu cepat ketemu dengan istri lu, kasian nanti anak lu tuh".

"Iya Ces, oya lu sudah menikah belum, kalau sudah mana suami lu kok gak ada." pertanyaan Iksan membuat Cassie senyum kecut.

"Iya san gue sudah menikah, dan suami gue lagi kerja makanya gak bisa nemenin gue belanja, terus lu sendiri mau ngapain disini, mau belanja juga"?

"Oh salam buat suami lu ya Ces, iya kita mau masuk ke dalam, yaudah sampai ketemu ya, kami masuk dulu". Akhirnya Ikan dan anaknya masuk ke dalam indomaret, sedangkan Cassie segerah masuk ke dalam mobil.

"Oalah keasyikan ngobrol jadi lupa waktu nih mala sudah mau jam empat lagi, kira-kira masih terkejar gak ya, semoga masih,"

Cessie langsung menghidupkan mesin mobil nya dan melaju menuju ke rumah."Hummm jam segini sudah mulai macet para pencari nafkah pada mulai pulang jadi gak heran kalau jalan ibu kota macet.

Hampir empat puluh menit Cassie, menempuh perjalanan akhirnya mobil berbelok masuk kedalam rumah, Cassie langsung parkir mobil nya dan mengeluarkan bahan makanan. Yang di beli tadi dan langsung masuk ke dalam rumah, ternyata sepi.

"Hmmm pada kemana semua, tumben sepih padahal sudah jam segini gak mungkin kan mereka masih tidur."

Cessie gak peduli mereka kemana, yang penting ia cepat masak biar gak ada gangguin apa lagi ocehan yang harus ia dengar.

Setelah hampir satu jam akhirnya semua makanan siap, Cassie rencana mau naik ke atas dan mandi karena sekarang sudah mau jam enam, namun setelah Cassie mau melewati kamar mertua dan naik ke lantai dua ia mendengar ada obralan di kamar sang mertua.

Karena Cassie penasaran akhirnya ia ngintip, dan ternyata di dalam mertua dengan kedua anak gadisnya. Mereka sedangan bicara yang serius "Kira-kira mereka bicara apa ya aku harus sembunyi dan curi dengar aja."

"Jadi ternyata selama ini Surya sudah, selingkuh ma di belakang Cassie, kok aku baru tahu ma." Tanya Eva kak nya Surya.

"Iya dan bahkan kamu tahu gak Eva selingkuhan adek kamu itu sudah hamil, kalau gak salah satu bulan lebih". Ujar bu Ayu

"Ya ampun mah, kok bisa Surya melakukan hal itu, kalau nanti Cassie tahu gimana, kasian Cassie loh ma, lagian mama kok bisa setega itu merestui perselingkuhan Surya sih mah..??" Tanya Eva gak setuju kelakuan mama dan adeknya.

"Va, kenapa kamu jadi marah sih...?? mama setuju juga tapi ada alasan nya, lihat tuh si Cassie sampai sekarang juga belum hamil jangan-jangan mandul...!!".

Mendengar perkataan mertua hati Cassie semakin sakit, tapi tahan demi mengetahui pembicaraan orang itu dia tetap setia disitu menguping.

"Iya nih mbak Eva kok jadi ane sih, kenapa mala membela mbak Cassie coba di banding adek nya sendiri." sambung Sinta.

"Ma, Cassie itu belum hamil belum tentu dia mandul mah, bisa jadi karena Surya sibuk dengan perempuan itu makanya dia gak perna perhatian sama Cassie.. sehingga dia belum hamil lagian haran deh, aku sama Surya sudah di kasih istri cantik, baik dan lembut, masih juga mau selingkuh".

"Ah kamu ini jelas-jelas dia mandul kok... buktinya belum juga hamil dan baik dari mana suka kasar gitu sama mama...!!"

"Mah, bukannya Eva mau belah Cassie dan tidak belah Surya... tapi aku juga perempuan mah, aku bisa bayangkan seandainya aku di posisi Cassie dan mas Bram selingkuh di belakang ku, apa mama gak marah dan satu lagi sebenarnya Cassie itu baik, tapi aku lihat mama juga sering kali menghina Cassie".

"Ya jelas marah lah masa anak saya di selingkuhi..!!"

"Nah begitu juga dengan Cassie mah, kalau dia tahu pasti dia sangat kecewa, apa lagi mertua nya sendiri yang menyetujui, aku jadi malu dengan Cassie... aku katain dia selingkuh padahal adek ku sendiri yang bejat.. apa lagi katanya sebentar bawa perempuan itu kesini aku penasaran perempuan seperti apa ."

"He... Eva kamu ini apaan sih katain adek kamu bejat..!!"

"Terus kalau gak bejat apa namanya ma..?? mama ingat ya jangan sampai mama dan Surya menyesal, mulai sekarang Eva gak mau lagi ikut campur dengan urusan Surya."

"Aku juga seorang perempuan mah, aku punya suami dan keluarga bahkan punya mertua. Kalau seandainya mama dengar mertua ku jodohin mas Bram dengan wanita lain di mana perasaan mama, sakit gak...??" tanya Eva

"Ya sakit lah Va bahkan mama gak terimah". Jawaban bu Ayu membuat Eva tersenyum kecut.

" Eva gak habis pikir dengan jalan pikiran mama... mama juga sebagai perempuan tapi kok bisa mau menyakiti hati sesama perempuan. Kalau soal anak itu, sudah berkat dari Allah jadi kita tinggal tunggu saja. Dan kamu Sinta... kamu itu masih gadis jaga mulut dan perkataan kamu, takutnya dosa yang kamu lakukan terhadap Cassie akan kamu dapat di kemudian hari."

Cessie mendengar pembicaraan mertua dengan kak iparnya..dia tersenyum karena Eva masih berpihak kepadannya ia segera pergi karena Eva keluar dari kamar.

Karena setelah Eva selesai bicara ia langsung keluar dari kamar mama nya dan masuk ke kamar tamu. Eva marah sama sang mama ia gak habis pikir dengan pola pikir mama dan adeknya itu.

"Kasian Cassie nanti aku harus minta maaf dengannya, biar pun aku kak nya surya, tapi bukan dalam arti aku harus membelah yang salah, prinsip ku mau dia adek atai siapa pun itu kalau dia salah tetap salah, namun biar pun dia orang lain kalau dia benar ya tetap benar"

Bersambung...

Terpopuler

Comments

Eskael Evol

Eskael Evol

mantap Eva sebagai perempuan saling menjaga perasaan

2025-01-22

1

Fifid Dwi Ariyani

Fifid Dwi Ariyani

terus sabar

2024-12-01

0

himmy pratama

himmy pratama

kayak nya istri Iksan yg minggat itu Nadia kali yg selingkuh ma surya

2024-10-20

0

lihat semua
Episodes
1 1. Kehadiran Malaikat Kecil
2 2:2
3 3:3 Tangkap Basah.
4 4:4 Rencana Surya Dan Nadia
5 5:5 Permintaan Surya
6 6:6 Sadap Hp Surya.
7 7:7
8 8:8
9 9:9 Pesan Surya dan Gundik
10 10: 10
11 11:11
12 12 :12 Ketangkap Oleh Mertua
13 13:13 Pembela,an Eva Terhadap Cessie
14 14:14 Makan malam
15 15 :15 penyesalan Nadia
16 16:16 Tujuan Nadia mendekati Surya
17 17 :17 Drama Di Pagi Hari
18 18:18Permintaan Maaf Mbak Eva
19 19:19 Mbak Eva Ipar Yang Baik.
20 20 :20 Surya Ketakutan
21 21:21 Sama-sama Jahat
22 22:22 Rahasia cessie
23 23:23Kemarahan cessie
24 24:24 Bu Intan Sakit
25 25:25 Mbak Eva Gak Jadi Pergi
26 26:26 Sakit Bu Ayu
27 27:27 Sandiwara Sang Metua
28 28:28 Rencana perkenalkan Nadia
29 29:29 Perdebatan Cessie Dan Surya
30 30:30 Nadia Vs Surya
31 31:31 Ketemu Pengacara
32 32:32
33 33:33 Beli Hadia Untuk Mbak Eva
34 34:34 Eva Dapat Hadiah Bu Ayu Merana
35 35:35
36 36:36 Perlawanan cessie
37 37:37 Cessie Persiapkan Diri
38 38:38 Surya Tertipu
39 39:39 Kekuatiran Pak Arya
40 40:40 Kelembutan Dokter Julia
41 41:41 Cessie Yang Kuat
42 42:42 Kecurigaan Mbak Eva
43 43:43 Pertengkaran Sinta Dan Mbak Eva
44 44:44 Keangkuhan surya
45 45:45 Cessie Mengusir Surya Dari Rumah.
46 46:46 Di Usir
47 47:47 Surya Frustasi
48 48:48 Bu Ayu Dan Sinta DiJadikan Pembntu(?)
49 49:49 Tak Ada Kata Maaf
50 50:50 Karma Itu Instan
51 51:51 Mantan Suami Nadia
52 52:52 Rencana Surya
53 53:53 Kekacauan Yang Terjadi
54 54:54 Berkunjung
55 55:55 Benarkah Nadia Ketemu Dira (?)
56 56:56
57 57:57 Kepergia Nadia
58 58:58 Punya Keluarga Baru
59 59:59 Permintaan Pak Arya
60 60:60 Nadia vs Bu Ayu
61 61:61 Dua Bidadari
62 62:62 Kedatangan surya
63 63:63 Surya Di Hajar.
64 64:64 Pengakuan Cessie
65 65:65 Surya Dan Nadia Di Pecat
66 66:66 Surya Di Usir
67 67:67
68 68:68
69 69:69 Fakta Dalam Penyelidikan.
70 70:70
71 71:71 Satu Lawan Tiga
72 72:72 Kotak Mesterius
73 73:73 Pantai
74 74:74 Cessie Ketemu Dira (?)
75 75:75 Ungkapan Isi Hati Sinta
76 76:76 Perubahan Sinta
77 77:77
78 78:78 Pertemua Cessie dengan Iksan
79 79:79
80 80:80
81 81:81
82 82:82
83 83:83 Rujak
84 84:84
85 85:85
86 86:86
87 87:87 Sinta Kerja
88 88:88
89 89:89 Sidang Pertama.
90 90:90 Pertemuan Sinta Dan Cessie
91 91:91 Pertengkaran
92 92:92
93 93:93
94 94:94
95 95:95 Kunjungan Mendadak
96 96:96 Tamu Tak Di Undang
97 97:97 Amarah Aris
98 98:98 Nadia dan Dan Surya Di Tangkap Polisi
99 99:99 Cari Alamat
100 100. Bu Sari Sakit.
101 101.
102 102 Pertemuan Pak Yanto Dan Sinta
103 203 Mengangkat Rahim
104 104 Telpon Mbak Eva.
105 105. Kekuatiran Bu Sari Dan Pak Yanto
106 106 Cessie kembali Ke Rumahnya.
107 107 Nadia Siuman
108 108 Nadia Tak bisa Menerima
109 109 Depresi Ringan dan Nasehat Teman
110 110 Kedatangan Mbak Eva
111 111 Ucapan Turut Berduka Cita
112 112 Rencana kedatangan Keluarga Iksan
113 113 Ternyata Belum Sadar Juga
114 114 Cerita Pak Yanto
115 115 Karangan Bunga
116 116 Pengakuan Nadia
117 117 Sudah Terlambat
118 118
119 119 Cerita Bu Intan
120 120
121 121 Nadia Di Nodai
122 122
123 123 Surat
124 124
125 125
126 126 Keputusan Yang Berat
127 127 Di Giring Oleh Pria Asing
128 128
129 129
130 130
131 131
132 132
133 133 Rencana Pak Yanto Dan Bu Sari
134 134 Cessie Ketemu Mbak Eva
135 135 Curahan Cessie
136 136 Kunjungan Ke Penjara
137 137
138 138
139 139
140 140
141 141 Lima Miliyar
142 142 Buang Ke Hutan
143 143 Mimpi Buruk Nadia
144 144 Kemunafikan Surya
145 145 Bu Ayu Berulah
146 146
147 147 Kekuatiran Dokter Julio
148 148 Cerita Pak Tua
149 149 Nasihat pak Tua
150 150 Nasihat
151 151 Mimpi Nadia
152 152
153 153
154 154
155 155
156 156
157 157
158 158
159 159 Pesan
160 160 Pertemuan
161 161
162 162
163 163
164 164
165 165
166 166
167 167
168 168
169 169
170 170
171 171
172 172
173 173
174 174
175 175
176 176
177 177
178 178
179 179
180 180
181 181
182 182
183 183
184 184
185 185
186 186
187 187
188 188
189 189
190 190
191 191
192 192
193 193
194 194
195 195
196 196
197 197
198 198
199 199
200 200
201 201
202 202
203 203
204 204
205 205
206 206
207 207
208 208
209 209
210 210
211 211
212 212
213 213
214 214
215 215
216 216
217 217
218 218
219 219
220 220
221 221
222 222
223 223
224 224
225 225
226 226
227 227
228 228
229 229
230 230
231 231
232 232
233 233
234 234
235 235
236 236
237 237
238 238
239 239
240 240
241 241
242 242
243 243
244 244
245 245
246 246
247 247
248 248
249 249
250 250
251 251
252 252
253 253
254 254
255 255
256 256
257 257
258 258
259 259
260 260
261 261
262 262
263 263
264 264
265 265
266 266
267 267
268 268
269 269
270 270
271 271
272 272
273 273
274 274
275 275
276 276
277 277
278 278
279 279
280 280
281 281
282 282
283 283
284 284
285 285
286 286
287 287
288 288
289 289
290 290
291 291
292 292
293 293
294 294
295 295
296 296
297 297
298 298
299 299
300 300
301 301
302 302
303 303
304 304
305 305
306 306
307 307
308 308
309 309
310 310
311 311
312 312
313 313
314 314
315 315
316 316
317 317
318 318
319 319
320 320
321 321
322 322
323 323
324 324
325 325
326 326
327 327
328 328
329 329
330 330
331 331
332 332
333 333
334 334
335 335
336 336
337 337
338 338
339 339
340 340
341 341
342 342
343 343
344 344
345 345
346 346
347 347
348 348
349 349
350 349
351 350
352 351
353 352
354 353
355 355
356 356
357 357
358 358
359 359
360 360
361 361
362 362
363 363
364 364
365 365
366 366
367 367
368 368
369 369
370 370
371 371
372 372
373 373
374 374
375 375
376 376
377 377
378 378
379 379
380 380
381 381
382 382
383 383
384 384
385 385
386 386
387 387
388 388
389 389
390 390
391 391
392 392
393 393
394 394
395 395
396 396
397 397
398 398
399 399
400 400
401 401
402 402
403 403
404 404
405 405
406 406
407 407
408 408
409 409
410 410
411 411
412 412
413 413
414 414
415 415
416 416
417 417.
418 418
419 419
420 420
421 421
422 422
423 423
424 pengumuman.
425 pengumuman
Episodes

Updated 425 Episodes

1
1. Kehadiran Malaikat Kecil
2
2:2
3
3:3 Tangkap Basah.
4
4:4 Rencana Surya Dan Nadia
5
5:5 Permintaan Surya
6
6:6 Sadap Hp Surya.
7
7:7
8
8:8
9
9:9 Pesan Surya dan Gundik
10
10: 10
11
11:11
12
12 :12 Ketangkap Oleh Mertua
13
13:13 Pembela,an Eva Terhadap Cessie
14
14:14 Makan malam
15
15 :15 penyesalan Nadia
16
16:16 Tujuan Nadia mendekati Surya
17
17 :17 Drama Di Pagi Hari
18
18:18Permintaan Maaf Mbak Eva
19
19:19 Mbak Eva Ipar Yang Baik.
20
20 :20 Surya Ketakutan
21
21:21 Sama-sama Jahat
22
22:22 Rahasia cessie
23
23:23Kemarahan cessie
24
24:24 Bu Intan Sakit
25
25:25 Mbak Eva Gak Jadi Pergi
26
26:26 Sakit Bu Ayu
27
27:27 Sandiwara Sang Metua
28
28:28 Rencana perkenalkan Nadia
29
29:29 Perdebatan Cessie Dan Surya
30
30:30 Nadia Vs Surya
31
31:31 Ketemu Pengacara
32
32:32
33
33:33 Beli Hadia Untuk Mbak Eva
34
34:34 Eva Dapat Hadiah Bu Ayu Merana
35
35:35
36
36:36 Perlawanan cessie
37
37:37 Cessie Persiapkan Diri
38
38:38 Surya Tertipu
39
39:39 Kekuatiran Pak Arya
40
40:40 Kelembutan Dokter Julia
41
41:41 Cessie Yang Kuat
42
42:42 Kecurigaan Mbak Eva
43
43:43 Pertengkaran Sinta Dan Mbak Eva
44
44:44 Keangkuhan surya
45
45:45 Cessie Mengusir Surya Dari Rumah.
46
46:46 Di Usir
47
47:47 Surya Frustasi
48
48:48 Bu Ayu Dan Sinta DiJadikan Pembntu(?)
49
49:49 Tak Ada Kata Maaf
50
50:50 Karma Itu Instan
51
51:51 Mantan Suami Nadia
52
52:52 Rencana Surya
53
53:53 Kekacauan Yang Terjadi
54
54:54 Berkunjung
55
55:55 Benarkah Nadia Ketemu Dira (?)
56
56:56
57
57:57 Kepergia Nadia
58
58:58 Punya Keluarga Baru
59
59:59 Permintaan Pak Arya
60
60:60 Nadia vs Bu Ayu
61
61:61 Dua Bidadari
62
62:62 Kedatangan surya
63
63:63 Surya Di Hajar.
64
64:64 Pengakuan Cessie
65
65:65 Surya Dan Nadia Di Pecat
66
66:66 Surya Di Usir
67
67:67
68
68:68
69
69:69 Fakta Dalam Penyelidikan.
70
70:70
71
71:71 Satu Lawan Tiga
72
72:72 Kotak Mesterius
73
73:73 Pantai
74
74:74 Cessie Ketemu Dira (?)
75
75:75 Ungkapan Isi Hati Sinta
76
76:76 Perubahan Sinta
77
77:77
78
78:78 Pertemua Cessie dengan Iksan
79
79:79
80
80:80
81
81:81
82
82:82
83
83:83 Rujak
84
84:84
85
85:85
86
86:86
87
87:87 Sinta Kerja
88
88:88
89
89:89 Sidang Pertama.
90
90:90 Pertemuan Sinta Dan Cessie
91
91:91 Pertengkaran
92
92:92
93
93:93
94
94:94
95
95:95 Kunjungan Mendadak
96
96:96 Tamu Tak Di Undang
97
97:97 Amarah Aris
98
98:98 Nadia dan Dan Surya Di Tangkap Polisi
99
99:99 Cari Alamat
100
100. Bu Sari Sakit.
101
101.
102
102 Pertemuan Pak Yanto Dan Sinta
103
203 Mengangkat Rahim
104
104 Telpon Mbak Eva.
105
105. Kekuatiran Bu Sari Dan Pak Yanto
106
106 Cessie kembali Ke Rumahnya.
107
107 Nadia Siuman
108
108 Nadia Tak bisa Menerima
109
109 Depresi Ringan dan Nasehat Teman
110
110 Kedatangan Mbak Eva
111
111 Ucapan Turut Berduka Cita
112
112 Rencana kedatangan Keluarga Iksan
113
113 Ternyata Belum Sadar Juga
114
114 Cerita Pak Yanto
115
115 Karangan Bunga
116
116 Pengakuan Nadia
117
117 Sudah Terlambat
118
118
119
119 Cerita Bu Intan
120
120
121
121 Nadia Di Nodai
122
122
123
123 Surat
124
124
125
125
126
126 Keputusan Yang Berat
127
127 Di Giring Oleh Pria Asing
128
128
129
129
130
130
131
131
132
132
133
133 Rencana Pak Yanto Dan Bu Sari
134
134 Cessie Ketemu Mbak Eva
135
135 Curahan Cessie
136
136 Kunjungan Ke Penjara
137
137
138
138
139
139
140
140
141
141 Lima Miliyar
142
142 Buang Ke Hutan
143
143 Mimpi Buruk Nadia
144
144 Kemunafikan Surya
145
145 Bu Ayu Berulah
146
146
147
147 Kekuatiran Dokter Julio
148
148 Cerita Pak Tua
149
149 Nasihat pak Tua
150
150 Nasihat
151
151 Mimpi Nadia
152
152
153
153
154
154
155
155
156
156
157
157
158
158
159
159 Pesan
160
160 Pertemuan
161
161
162
162
163
163
164
164
165
165
166
166
167
167
168
168
169
169
170
170
171
171
172
172
173
173
174
174
175
175
176
176
177
177
178
178
179
179
180
180
181
181
182
182
183
183
184
184
185
185
186
186
187
187
188
188
189
189
190
190
191
191
192
192
193
193
194
194
195
195
196
196
197
197
198
198
199
199
200
200
201
201
202
202
203
203
204
204
205
205
206
206
207
207
208
208
209
209
210
210
211
211
212
212
213
213
214
214
215
215
216
216
217
217
218
218
219
219
220
220
221
221
222
222
223
223
224
224
225
225
226
226
227
227
228
228
229
229
230
230
231
231
232
232
233
233
234
234
235
235
236
236
237
237
238
238
239
239
240
240
241
241
242
242
243
243
244
244
245
245
246
246
247
247
248
248
249
249
250
250
251
251
252
252
253
253
254
254
255
255
256
256
257
257
258
258
259
259
260
260
261
261
262
262
263
263
264
264
265
265
266
266
267
267
268
268
269
269
270
270
271
271
272
272
273
273
274
274
275
275
276
276
277
277
278
278
279
279
280
280
281
281
282
282
283
283
284
284
285
285
286
286
287
287
288
288
289
289
290
290
291
291
292
292
293
293
294
294
295
295
296
296
297
297
298
298
299
299
300
300
301
301
302
302
303
303
304
304
305
305
306
306
307
307
308
308
309
309
310
310
311
311
312
312
313
313
314
314
315
315
316
316
317
317
318
318
319
319
320
320
321
321
322
322
323
323
324
324
325
325
326
326
327
327
328
328
329
329
330
330
331
331
332
332
333
333
334
334
335
335
336
336
337
337
338
338
339
339
340
340
341
341
342
342
343
343
344
344
345
345
346
346
347
347
348
348
349
349
350
349
351
350
352
351
353
352
354
353
355
355
356
356
357
357
358
358
359
359
360
360
361
361
362
362
363
363
364
364
365
365
366
366
367
367
368
368
369
369
370
370
371
371
372
372
373
373
374
374
375
375
376
376
377
377
378
378
379
379
380
380
381
381
382
382
383
383
384
384
385
385
386
386
387
387
388
388
389
389
390
390
391
391
392
392
393
393
394
394
395
395
396
396
397
397
398
398
399
399
400
400
401
401
402
402
403
403
404
404
405
405
406
406
407
407
408
408
409
409
410
410
411
411
412
412
413
413
414
414
415
415
416
416
417
417.
418
418
419
419
420
420
421
421
422
422
423
423
424
pengumuman.
425
pengumuman

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!