Kuotaa menelan ludah dengan sangat getir, ekspresinya menjadi sangat tertekan, lalu ia berkata, "Tidak mungkin jadi seperti itu ... padahal niatku-kan hanya ingin menyelamatkan dia, kenapa bisa jadi seperti itu?"
Suara perempuan misterius itu kini terdengar tertawa girang, "Hahahhaha ... Kuota-kuota kau pikir kau menyelamatkannya ya? ... dasar bodoh, sebenarnya Yuki itu tidak bakalan mati di tabrak mobil ... blo'on, mobil kecil roda tiga itu berhenti sebelum kau mendorong Yuki, lalu kau pun tewas di tempat."
Kuota sempat kesal akibat suara perempuan itu tertawa seenaknya, namun setelahnya ia nampak murung sembari berkata, "Jadi benar ya aku mati di lindas mobil, yak ampiun sungguh malang sekali nasibku ini tuhan."
Perempuan itu menanggapi dengan suara yang terdengar sangat konyol, "Whahahahahaha ... Mana ada kau tewas di lindas mobil Kuotaa bodoh, yang ada kau itu tewas karena serangan jantung dan stroke stadium 100, kau syok saat mobil itu ada di hadapanmu, yang lebih lucunya lagi kau mati sambil mengompol di celana dan tubuhmu kaku kayak ban*gke nyamuk kering, apakah kau ingin aku ceritakan bagian dimana kedua orang tuamu menangis bercampur tawa di sela-sela tangisan mereka, saat melihat kau mati konyol, ... whahahahaha ... Mangkanya Bro, jangan keseringan begadang efeknya kau mati kena serangan jantung kan ... whahahahaha ...."
Mendengar itu membuat Kuotaa mencengkram dan mengusut-ngusut rambut kepalanya dengan sangat prustasi, ia juga melakukanya sambil berbicara dengan teriakan, "Akhhhhhhhhh ..... Sialan hentikan cukup ceritamu itu jangan bikin aku malu woooy ... Akhhhhhhhh ...." Kuotaa sangat kesal sekali di ejek seperti itu.
Setelahnya Kuota nampak sangat menyesal, ia tersungkur lalu meminta maaf kepada Yuki yang ia tidak tahu keberadaannya, "Yuki maafkan aku, aku tidak sengaja, di manapun engkau berada, aku selalu berdoa semoga kau bahagia."
Kuota berdiri dari keterpurukannya lalu ia menyahuti suara misterius itu, "Siapa kau sebenarnya, padahal baru saja bertemu seenaknya saja kau mengejek orang lain. Apa mau mu, kenapa kau tahu semua tentangku, apakah kau itu Dewi atau justru Iblis ... kenapa kau tidak terlihat ...? cepat jawab!"
Perempuan itu terkekeh pelan lalu menjawab, "Hemhhhhem ... sebenarnya aku adalah salah satu Dewi yang di tugaskan mengurus manusia mati muda untuk Bereinkarnasi. Perkenalkan namaku Ayanng Nikkah, aku 'Dewi Pesona Kasih Sayang' di singkat DPKS ...."
Sebenarnya Kuotaa sempat terkejut saat Mendengar istilah kata Reinkarnasi, namun ia mengabaikan persoalan itu, karena Kuotaa merasa sangat geli saat mendengarkan nama Dewi yang baginya terkesan sangatlah konyol, sehingga membuatnya tertawa terbahak-bahak sambil memukul-mukul kursi yang ada di dekatnya.
Ekspresi kuota membuat-nya terlihat sangatlah jelek karena di harmonikan dengan gigi kuningnya yang menyilaukan mata, "Whahahhahahha ... apa-apaan namamu itu kocak sekali, Ayang nikah .... whahajajhahaahaha ... Ayang ... Ayo Nikahin aku dong ... whahahahaha ... tapi kalau di pikir-pikir sesuai juga sih dengan gelarmu, apa tadi namanya ?? DPKS ... Whahahahahaha ... apa-apaan itu gelarnya lucu sekali ... whahahahaha."
Kuotaa tak henti-hentinya tertawa sambil jungkir balik, ia sangat menikmati hiburan baru yang bernuansa aneh itu, sampai-sampai membuat air matanya berlinang, ekspresi nya benar-benar sangat jelek, pipi serta perutnya pun terasa sakit, dan ia berkata dengan nada yang mengayun-ngayun, "Aduuu oo~o~oooy sakitnya perut, pipikuu~uu ... hehehehe ...."
Suara Dewi Ayanng Nikah terdengar seperti sedang menggeram marah, tanpa aba-aba dan tanpa peringatan Notifikasi, seketika itu juga tiba-tiba saja Dewi Ayanng Nikkah menampakan wujud marahnya tepat di hadapan Kuotaa. Dewi Ayanng Nikkah ini langsung memukul perut kuotaa sampai membuat Kuotaa terpental sangat jauh dan membuatnya berteriak sangat kencang. "Huwwwaaakkkhhhhhhh ... kyiaaaaa ..."
Kuotaa bagaikan burung nuri terbang jauh di awan, namun kondisinya tidak sesuai dengan lagu yang mengatakan 'mana mungkin dia kembali lagi', justru yang ada Kuotaa kembali lagi dari belakang, ia merasakan seperti sedang terbang berpetualang mengitari dimensi itu, lalu mendarat tepat di genggaman atau di tangkap oleh Dewi Ayanng Nikkah ini.
Kuotaa diangkat sang Dewi dengan cara dicengkram kerah baju bagian belakangnya, sehingga membuat Kuotaa bagaikan se'ekor anak kucing yang akan di pindahkan induknya ke selokan.
Kuotaa masih melirih kesakitan sambil memegang perutnya, dan ia juga berkata dengan nada yang mengayun-ngayun, "Aduuuh oooo~oooooy sakitnya perut akuu~uuuuu ... kau ini sungguh Dewi yang sangat kuat dan menakutkan, apakah di tubuh mungilmu itu otot semua ya ... padahal kalau di perhatikan kau itu terlihat sangat lemah lembut, benar-benar aneh?"
Mendengar itu Dewi Ayanng nikkah merasa tidak enakan, ia berekspresi jutek, memalingkan wajah dan menggembungkan pipinya. "Berhenti cukup ocehanmu itu ... Emang enak, sukurin, lagian salah sendiri kenapa kau seenaknya mengejek Dewi yang sangat mulia ini hang .... Cihhh ... dasar tidak sadar diri padahal namamu itu sendiri yang jauh lebih norak dariku, bahkan namamu itu sangat memalukan ... Apaan coba, Kuotaa No Limit ?? ... Kau kira kau akan di berkahi sesuai nama ya ...? Cihhh ... Dasar norak ...!"
Di batinya Kuotaa ia sangat terpukau dengan kecantikan dari Dewi Ayanng Nikkah. Kuotaa tak bergeming ia terus meratapi Dewi cantik itu, dari ujung rambut yang berwara merah mudah, Bola mata yang juga merah mudah, wajah kecil yang imut, dada yang cukup besar, pinggul yang langsing, sampai dengan ke ujung kaki sanga Dewi. Di mata Kuotaa Sosok dewi ini luar biasa sangatlah Cantik dan imut.
Dewi Ayanng Nikkah ini memanglah sangat cantik, karena dia di kelilingi oleh Aurah pesona yang luar biasa epick dan itu terasa hangat sampai kedalam lubuk hati yang paling dalam bagi orang yang melihatnya.
Sebenarnya Kuotaa belum pernah melihat pakaian seperti yang di kenakan Dewi cantik ini. Pakaian Dewi ini sangat asing dan juga pakaian itu memang sangatlah menggambarkan kalau dia benar-benar seorang Dewi.
Warna Merah jambu dari pakaiannya itu sangatlah cocok sekali dengan Dewi Ayanng Nikah ini, pakaiannya terlihat sangat anggun dan cantik sekali seperti kebaya'k bolong-bolong dan sedikit transparan, dan terdapat banyak sekali pernak-pernik permata berlian kecil berwarna pink yang membentuk polah di sekitaran pakaian pendeknya itu.
Pakaian Dewi ini seperti Gaun yang menutupi dari dada sampai dengan paha, namun terlihat cukup terbuka dan ketat sekali di bagian dada sampai denga pinggul, karena Kuotaa saat ini dengan sangat jelas dapat melihat belahan keindahan empuk nan mulus dari kedua gunung kembar yang kapan saja dapat meletus akibat dari penopangnya yang sulit sekali menahan betapa besar dan menonjol nya kedu Gunung yang memiliki ukuran luar biasa jumbo.
Selain itu Kuotaa juga sangat bingung kenapa si gaun yang di kenakan Dewi cantik dan imut ini pendek sekali, kenapa hanya sebatas paha bagian atas saja, kenapa tidak sekalian sebatas pusat woy, karena sangat jelas tanpa harus Kuotta menunduk pun ia dengan sangat mudah dapat melihat betapa indah dan menariknya Apem lembah kesucian yang di bungkus dengan kemasan Cel*ana dalam dari Kayangan yang bercorak unik.
Apakah ini yang di namakan belahan kue Apem dari seorang gadis dengan kualitas premium versi seorang Dewi, hal itupun membuat Kuotta sejenak melamun sambil ngiler, dan sampai pada akhirnya ia sadarkan diri akibat dari pipinya yang di tampar pelan oleh sang Dewi.
...****************...
...To Be Continue...
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 37 Episodes
Comments
Donat Senja
seru banget cerita nya
2022-12-19
2