Perjanjian dengan Mars

” Guru kelas resek. “ jelasnya dan mencoba memakan risol menggunakan cabe. Ia memejamkan mata dan mengusap bibirnya. Ini pedas tapi terasa enak dan ia ketagihan sejak tadi, rasa pedas dan dipadukan rasa micin khas risol semakin membuatnya ingin makan lagi dan lagi.

Dulu Aletta tidak terlalu menyukai makanan yang pedas, berminyak atau beberapa makanan yang dikatakan kurang sehat usai bersama Ragil. Makannya terkontrol menjadi makanan yang sehat dan juga terpenuhi baik saja.

Jikapun dirinya makan diluar, paling beli yang jenis biasa Aja semacam nasi goreng, pecel ayam dan beberapa lainnya. Itupun ditempat yang terjamin akan kebersihan dan keenakannya.

" Pedes.." Letta menjulurkan lidahnya yang terasa panas karena rasa pedas tapi tetap mengunyah sisa di tangannya. gila Letta menyukai rasa yang menyiksa Lidah nya ibu. kenapa Letta baru tau ada makanan seenak ini sih? kemana saja dirinya dulu?

Mars melihat tingkah lucu Letta dimatanya tersenyum tipis.” Gue baru tau cewek sombong dan nakal kayak loe suka makanan kampung.” Ujarnya mencibir, menduduki diri didekat letta. letta meliriknya tidka menjawab, ia mendekatkan kotak bekalnya pada Mars.

” Enyak. Cobain deh.” Ujarnya sembari mengunyah miliknya.

Mars melirik risol dan melihat Letta yang mengipasi bibirnya yang terasa pedas menelan ludah,. Pelan mengambil pastel plak.” Jangan yang itu, satu satunya itu loe ambil tepung lemper aja.” Letta memberikan bakwan jagung kepada Mars dan mendekati lagi bekalnya kearah kanan berlawanan dari Mars, takut di ambil oleh mars kelihatannya.

Mars memutar bola mata jengah.” Kalo gitu ngapain loe tawarin semuanya begok.” Ujar mars kesal dan dingin.

Letta meliriknya dan memutar bola mata malas.” Gue kira loe nggak mau. Cuma basa basi aja padahal. Nyesel nawarin.” Gumam Letta yang masih di dengar oleg Mars. Bibir Letta terlihat seksi dimana Mars karena berminyak berwana merah dan sedikit bengkak.

Mars menghela nafas dan memakan bakwan tenang melirik letta yang memakan pastel yang diinginkannya tadi. Meneguk saliva kering, padahal dia mau makan pastel karena melihat Letta makannya sangat lahap dan terlihat enak. Letta yang ditatap begitu menjadi tidak enak. Pelan ia membela dua pastel dan memberi pada Mars sebagian miliknya dengan malas.”nih bagi dua. Jangan liatin gue kek gelandangan gitu. Loe kayak kucing kelaparan nggak makan lima hari..” Ujar Letta malas. Dalam lubuk hati terdalam dirinya sama sekali tidak ikhlas memberi, hanya nurani saja yang ikhlas.

Mars di sana tersenyum dalam hati, mengambilnya cepat dari tangan Letta dan memasukan seluruhnya ke dalam mulutnya sekaligus. Letta melihatnya hanya makan dengan santai. Mars merasakan rasa dalam lidahnya, ayamnya yang dari dalam terasa sangat lembut dan enak, rasa rasanya dicanpur mie..

duh ini enak batinnya melirik Letta yang masih belum habis setengahnya malah menatap dirinya dengan tatapan melongo m

Mars segera mertebut milik letta yang sudah digigit setengah dan memasukannya kemulutnya cepat.” wah wah dikasih hati minta jantung. Loe..! Keluarin pastel gue dri mulut loe cepet!!!" Teriak Letta tidak terima miliknya dimakan oleh mars

" Habis..!" Mars mengusap bibirnya yang berminyak, Letta menatap Mars tidak terima miliknya di ambil. tapi mars seakan tidak punya dosa nenatap Letta dengan tatapan seakan tidak melakukan apapun. letta menatapnya datar dan kegilangan kata katanya,

Mars meneguk seluru makanan dalam mulutnya dan menghela nafas pelan, memakan bakwan yang diberi letta. “ loe nggak bawa minum?” Tanya Mars.

Letta menggeleng menunjuk sungai.” Tinggal nyodok aja sih loe.” Ujar letta malas.

Mars melirik letta mendelik tapi ia terasa serak di tenggorokan, ajdilah ia pergi meninggalkan Letta tanpa bicara. Letta diam meliriknya pergi saja. Enggan melanjutkan apapun tentang mars ia memakan sisa kue miliknya yang berisi onde onde dan kue perkedel jagung. Rasa kue lapis tapi Letta suka, terasa lengket dan terlalu manis.

Skip saja lah,

Berselang beberapa menit saat dimana Letta selesia memakan kuenya Mars datang dengan minum di tangannya. Letta melirik mars tiba tiba mars melemparkan dirinya minum. Reflek letta menangkapnya menatap mars kaget.

Mars mengangguk.’' Bagus juga respon loe.” Ujarnya.

Letta meliik Mars dengan tatapan menajam tak suka, tapi pelan pelan membuka minuman yang ditangkap. Minuman rasa jeruk sangat lezat. Ia menghela nafas pelan dan melirik mars yang membuka kotak kue yang berisi kue lapis tiga buah.” Kenapa loe nggak makan?” Tanya Mars polos.

“ nggak. Kalo loe mau makan aja nggak usah ngasih muka menjijikan gitu.” Ujar Letta malas.

Mars terkekeh mengambil kotak bekal Letta dan mengambil kue lapis nya pelan.” Ini enak banget, aneh loe nggak suka kue lapis, kue terenak ini.” ujarnya dengan semangat.

Letta menghela nafas pelan.” jadi loe mau ngomong apa sama gue?” Tanya Letta Dengan berlama lama.

Mars meneguk satu kue lapis yang ia lepas satu persatu dari lapisnaya dan ditaro lagi dikotak bekal.” Oh iya. Jadi lupa. Gue mau bilang sama loe, kenapa loe kabur kemaren? Kan gue udha bilang kalo malam kemaren itu pertemuan sama bonyok gue??” Tanya mars, sekarang malah terlihat kesal padanya.

Letta mengerjab pelan mendengarnya.”Kalo gue batalin aja gimana?” Tanya Letta pelan.

“NGGAK BISA LAH..!! ORANG GUE UDAH NGASIH MUKA LOE KE MAMA PAPA GUE.” Jelas nya tegas dan tidak terima.” Lagian loe udah gue bayar seratus juta. Dan di perjanjian yang kita buat, kalo loe lepas tanggung jawab atau membatalkan ini kontrak, loe harus bayar tiga kali lipat dari yang gue kasih.” Jelasnya tegas kepada Letta.

Letta terdiam mendengarnya. Jadi tiga kali seratus yah tiga ratus juta. Yaampun boro boro tiga ratus juta, tiga Ratus ribu saja tidak ada ditabungan letta asli, Letta sudah mengeceknya dan isi saldonya hanya dua puluh ribu rupiah. Dan jadi pertanyaannya dimanakah uang Letta selama ini ia taro? Sibuk beli barang barang tak jelas? Jika ia maka terkutulah kau letta asli..!

Mars menutup kotak bekal Letta dan berdehem menatap letta yang terdiam sejenak.” Kontrak gue sama loe masih berlaku yah Letta, dan mala. ini loe harus ke rumah gue dan bantu gue buat batalin pertuangan gue. kalo nggak loe harus siapin duit tiga ratus juta buat ini.” jelasnya membawa kotak bekal Letta pergi dari sana.

“ kotak bekal gue ngapain loe bawa?” Tanya Letta menatap Mars menjauh datar.

Mars meliriknya malas.” Nanti gue balikin, “ tegasnya melirik Letta yang diam saja.

" Awas kalo pecah. kepala loe gue pecahin juga ntar!!!" Rekan Letta berteriak. Mars mendengar nya melirik malas tapi dalam hati ia malah terkekeh. ke apa Letta berbeda dengan Letta terlahir dirinya temui?

Terpopuler

Comments

Serli Agustina

Serli Agustina

kak ga mau revisi kak,novel nya bagus. sayang nya banyak typo nya/Frown/

2024-12-07

2

Mawar Bagi

Mawar Bagi

benaran bagus, walau typo aku ngerti² ajh🤭😁

2024-12-09

0

Fitrian

Fitrian

good join thor 👍

2025-01-02

0

lihat semua
Episodes
1 Kembali hidup
2 Kehidupan baru pertama
3 Pertama masuk sekolah
4 Teman?
5 Keadaan masa lalu
6 Mengecek keadaan
7 Perasaan asing
8 tersedak gorengan
9 Dikacangi
10 Suram sekali
11 Guru
12 Perjanjian dengan Mars
13 Lelah jadi remaja
14 Aneh
15 Mengaku
16 Bertemu kembali
17 orang tua Mars
18 tidak direstui
19 diLuar angkasa
20 memperkaya diri
21 setan
22 Mars dkk
23 berkelahi
24 Pergi
25 Promosi apa Letta
26 Pacarnya Fajar
27 Nemo
28 Minta maaf terus
29 Om tajir
30 diancam anak sendiri
31 Berbeda
32 Gengsi
33 Hutang lagi
34 Kembali hutang
35 Keluarga Zeyn
36 tidak setuju
37 fitnah
38 berseru
39 ternyata
40 Di Begal
41 masa lalu
42 pulang
43 digebuk
44 Kembali sekolah
45 Lupa bawa duit
46 Ketahuan
47 Kebenaran terungkap 2
48 tidak di bayangkan
49 hadiah untuk Nato
50 Kebingungan
51 Kejujuran
52 pindah
53 rumah baru
54 keluarga sederhana
55 Tidak ada yang gratis
56 Fitnah
57 Akang batagor
58 Bertandang
59 kemarahan seorang ayah
60 Kehidupan Letta
61 Pencuri
62 Salah paham
63 Keluarga Mars
64 trauma
65 Gigit
66 kakek nenek Mars
67 salah trik
68 Tetap membenci
69 Lupa
70 Letta dan Renja
71 Selingkuhan
72 Pesta
73 publikasi
74 Bertemu Di pesta
75 Jujur saja
76 Bukan gila
77 Jujur
78 Pelik cinta
79 kesabaran Letta
80 Aib
81 Murkah
82 Berita aib
83 teman
84 Sakit
85 Kebenaran
86 Nato dan nasihat
87 Tuduhan
88 Pembatalan
89 Keluarga yang di rindukan
90 Jujur
91 ketiduran
92 Toxic
93 Selamat pagi
94 lulus
95 Lupa
96 Gosok gigi
97 Berhenti menganggu!!
98 Perpisahan
99 kalah Voting
100 Bastian dan keinginannya
101 Drama Zeyn
102 Juara gengs
103 Brayen dan kebenciannya
104 Terbongkar
105 Kating
106 Tertekan
107 kecelakaan
108 Selamat
109 Kehidupan Bastian
110 Gengsi
111 Marah
112 Tragedi Bima
113 Ancaman Tama kembali
114 musnah
115 Jalan-jalan
116 Enaknya punya ayah
117 Brayen
118 Mata duitan
119 Pesta sang kakak
120 Putus hubungan
121 Bima yang menyedihkan
122 Berita itu
123 Jujur kembali
124 Kecelakaan-kecelakaan
125 Takut
126 Keadaan
127 Sadar
128 Sunja dan pembalasan
129 sudah tau
130 Benjol
131 Di usir
132 Pingsan
133 Terang bulan
134 Kembali ribut
135 Kenyataannya
136 Membenci
137 berita
138 Tidak percaya
139 Pelukan
140 tempat nyaman
141 kebenaran
142 Menyesalnya Tama
143 Bertemu kembali
144 Enggan
145 Keinginan untuk pergi
146 Kabur saja
147 Balasan Galen
148 Bertamu
149 Nasi
150 Manusia mengerikan
151 sejak kapan?
152 petunjuk
153 Alasan lagi
154 sebelum
155 surat
156 perkara merajuk
157 Bertemu
158 hangat
159 pulang
160 tangisan
161 hantu
162 Gawat
163 Pilihan Letta jatuh kepada
164 dasar pilihan
165 Apa benar
166 Sudah tau
167 Letta merajuk
168 periksa
169 obatnya
170 Menghubungi
171 Alasan
172 Mama sambung
173 Kenangan Xior
174 Malam itu
175 Xior tau
176 kecap
177 Perkara masak
178 gara-gara Cake
179 Kemarahan Xior
180 Mantan
181 Bagaimana
182 Pulang
183 Hukuman
184 Marah nya agung dan Nadia
185 Izin pada orang tua
186 bertemu Calisa
187 mengetahui semua
188 Kembali pergi
189 Gagal
190 keluarga cemara
191 Pulang
192 Kembali kuliah
193 Rumah Putra
194 Ngadu
195 kok akrab?
196 Lelaki paling tulus
197 masa lalu
198 semua tentang luka
199 Keberadaan
200 sindiran
201 baru tau
202 hadiah dari Agung
203 YTTA aja
204 takut
205 Egois
206 dia orang baik
207 Tahun berlalu
208 Apartemen baru
209 telat
210 Bita operasi
211 penolakan lagi
212 tanggung dokter
213 Salah paham
214 kebenciannya
215 Bertemu
216 main
217 alasan Letta
218 kembali bertemu di situasi buruk
219 Marah
220 sekeras itu
221 Janji
222 kembaran Letta
223 Berkumpul kembali
224 bintang itu
225 pesta
226 di usir
227 Diterima
228 nikahan letta
229 takut
230 ayam gepuk
231 minta cucu
232 tak bisa masak
233 point' rumah sakit
234 rangking 3
235 pemaksaan
236 berusaha
237 karma
238 Hamil
239 marahnya Letta
240 Mengundurkan diri
241 Dikit lagi
242 Draft
Episodes

Updated 242 Episodes

1
Kembali hidup
2
Kehidupan baru pertama
3
Pertama masuk sekolah
4
Teman?
5
Keadaan masa lalu
6
Mengecek keadaan
7
Perasaan asing
8
tersedak gorengan
9
Dikacangi
10
Suram sekali
11
Guru
12
Perjanjian dengan Mars
13
Lelah jadi remaja
14
Aneh
15
Mengaku
16
Bertemu kembali
17
orang tua Mars
18
tidak direstui
19
diLuar angkasa
20
memperkaya diri
21
setan
22
Mars dkk
23
berkelahi
24
Pergi
25
Promosi apa Letta
26
Pacarnya Fajar
27
Nemo
28
Minta maaf terus
29
Om tajir
30
diancam anak sendiri
31
Berbeda
32
Gengsi
33
Hutang lagi
34
Kembali hutang
35
Keluarga Zeyn
36
tidak setuju
37
fitnah
38
berseru
39
ternyata
40
Di Begal
41
masa lalu
42
pulang
43
digebuk
44
Kembali sekolah
45
Lupa bawa duit
46
Ketahuan
47
Kebenaran terungkap 2
48
tidak di bayangkan
49
hadiah untuk Nato
50
Kebingungan
51
Kejujuran
52
pindah
53
rumah baru
54
keluarga sederhana
55
Tidak ada yang gratis
56
Fitnah
57
Akang batagor
58
Bertandang
59
kemarahan seorang ayah
60
Kehidupan Letta
61
Pencuri
62
Salah paham
63
Keluarga Mars
64
trauma
65
Gigit
66
kakek nenek Mars
67
salah trik
68
Tetap membenci
69
Lupa
70
Letta dan Renja
71
Selingkuhan
72
Pesta
73
publikasi
74
Bertemu Di pesta
75
Jujur saja
76
Bukan gila
77
Jujur
78
Pelik cinta
79
kesabaran Letta
80
Aib
81
Murkah
82
Berita aib
83
teman
84
Sakit
85
Kebenaran
86
Nato dan nasihat
87
Tuduhan
88
Pembatalan
89
Keluarga yang di rindukan
90
Jujur
91
ketiduran
92
Toxic
93
Selamat pagi
94
lulus
95
Lupa
96
Gosok gigi
97
Berhenti menganggu!!
98
Perpisahan
99
kalah Voting
100
Bastian dan keinginannya
101
Drama Zeyn
102
Juara gengs
103
Brayen dan kebenciannya
104
Terbongkar
105
Kating
106
Tertekan
107
kecelakaan
108
Selamat
109
Kehidupan Bastian
110
Gengsi
111
Marah
112
Tragedi Bima
113
Ancaman Tama kembali
114
musnah
115
Jalan-jalan
116
Enaknya punya ayah
117
Brayen
118
Mata duitan
119
Pesta sang kakak
120
Putus hubungan
121
Bima yang menyedihkan
122
Berita itu
123
Jujur kembali
124
Kecelakaan-kecelakaan
125
Takut
126
Keadaan
127
Sadar
128
Sunja dan pembalasan
129
sudah tau
130
Benjol
131
Di usir
132
Pingsan
133
Terang bulan
134
Kembali ribut
135
Kenyataannya
136
Membenci
137
berita
138
Tidak percaya
139
Pelukan
140
tempat nyaman
141
kebenaran
142
Menyesalnya Tama
143
Bertemu kembali
144
Enggan
145
Keinginan untuk pergi
146
Kabur saja
147
Balasan Galen
148
Bertamu
149
Nasi
150
Manusia mengerikan
151
sejak kapan?
152
petunjuk
153
Alasan lagi
154
sebelum
155
surat
156
perkara merajuk
157
Bertemu
158
hangat
159
pulang
160
tangisan
161
hantu
162
Gawat
163
Pilihan Letta jatuh kepada
164
dasar pilihan
165
Apa benar
166
Sudah tau
167
Letta merajuk
168
periksa
169
obatnya
170
Menghubungi
171
Alasan
172
Mama sambung
173
Kenangan Xior
174
Malam itu
175
Xior tau
176
kecap
177
Perkara masak
178
gara-gara Cake
179
Kemarahan Xior
180
Mantan
181
Bagaimana
182
Pulang
183
Hukuman
184
Marah nya agung dan Nadia
185
Izin pada orang tua
186
bertemu Calisa
187
mengetahui semua
188
Kembali pergi
189
Gagal
190
keluarga cemara
191
Pulang
192
Kembali kuliah
193
Rumah Putra
194
Ngadu
195
kok akrab?
196
Lelaki paling tulus
197
masa lalu
198
semua tentang luka
199
Keberadaan
200
sindiran
201
baru tau
202
hadiah dari Agung
203
YTTA aja
204
takut
205
Egois
206
dia orang baik
207
Tahun berlalu
208
Apartemen baru
209
telat
210
Bita operasi
211
penolakan lagi
212
tanggung dokter
213
Salah paham
214
kebenciannya
215
Bertemu
216
main
217
alasan Letta
218
kembali bertemu di situasi buruk
219
Marah
220
sekeras itu
221
Janji
222
kembaran Letta
223
Berkumpul kembali
224
bintang itu
225
pesta
226
di usir
227
Diterima
228
nikahan letta
229
takut
230
ayam gepuk
231
minta cucu
232
tak bisa masak
233
point' rumah sakit
234
rangking 3
235
pemaksaan
236
berusaha
237
karma
238
Hamil
239
marahnya Letta
240
Mengundurkan diri
241
Dikit lagi
242
Draft

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!