Bab. 15 Bambang Mencurigakan

Beberapa bulan kemudian.

" Abang dari mana aja ? seharian baru pulang !" tanya Hayati saat suaminya masuk kamar.

" Abang lagi usaha nyari duit !" jawabnya singkat,sambil merebahkan diri di ranjang.

" Abang sebaiknya mandi dulu ,jangan dulu gendong si kembar ya, sebelum abang mandi ! " perintah Hayati sambil membuat susu untuk kedua bayi mungilnya.

Bayi kembar itu semakin hari semakin menggemaskan , apalagi usia mereka sudah 3 bulan, badan mereka montok dan bersih, Hayati sangat telaten mengurus kedua buah hatinya.

Bambang baru selesai mandi saat Hayati menyuruhnya duduk untuk bicara .

" Bang, masa cuti aku udah selesai , gak kerasa udah 3 bulan aku cuti ,menurut abang gimana?" tanya Hayati meminta pendapat suaminya, dalam hati ia berharap suaminya menyuruhnya berhenti , dan suaminya yang giliran bekerja.

" Gimana apa maksud kamu ? ya ,tinggal kerja apa susahnya, si kembar kan ada ibu yang jagain juga ibumu bisa bolak - balik sini ,seperti biasa, ada sari juga kalo sore dia bisa bantu jaga si kembar ," ucap Bambang santai.

" Iya bang, tadinya kalau abang udah dapat kerjaan , aku pengen berhenti dan fokus ngurus si kembar."

" Ya kamu doain terus dong suaminya biar cepat dapat duit banyak, biar kamu gak usah kerja lagi, " ucap Bambang lantang.

" Aku selalu doain kamu dapat kerjaan yang bagus supaya kamu kedepannya bisa sukses lagi kaya dulu."

"Aku juga sedang berusaha nyari duit , kamu lihat aja nanti kalau aku udah punya duit banyak ,kamu mau beli apapun akan ku belikan ," perkataan Bambang membuat Hayati sedikit khawatir ,ia begitu percaya diri mengatakan semua itu.

" Abang dari tadi ngomongin duit yang banyak terus, aku curiga ,apa yang abang kerjakan ? akhir - akhir ini ,selama aku di rumah , kamu keluar terus, pulang malam, kamu dari mana aja bang ?"tanya Hayati penasaran.

" Sudah abang bilang kan tadi, abang sedang usaha nyari duit yang banyak !" tegasnya .

" Bahkan abang belum bekerja, abang kok bisa yakin akan dapat duit banyak ?"

" Ah,, sudahlah susah ngomong sama kamu , jadi wanita itu jangan cerewet lama- lama aku bisa muak sama kamu ! "

" Tapi bang ...aku khawatir sama abang ,aku perlu tahu kegiatan abang di luar seperti apa ? "

" Kamu itu, suami di rumah ngomel terus, sekarang suami keluar masih juga ngomel, mau kamu itu apa sih ?"

" Aku mau abang cerita sama aku apa saja kegiatan abang selama di luar sampai pulang malam terus ?"

ucap Hayati sambil memandang suaminya yang terlihat gusar.

" Aku sedang bisnis sama teman - temanku ! puas kamu ? " bentak suaminya ,hingga membuat si kembar bangun dan menangis.

Hayati buru - buru menenangkan si kembar ,matanya mendelik kepada suaminya.

" Sudahlah, aku mau keluar !!" ucap suaminya sambil beranjak pergi.

"Cup ..cup...mimi susu dulu yah !"

Setelah melihat si kembar bobo , Hayati ke luar kamar ,di ruang tamu sudah ada kedua mertuanya yang sedang berbincang.

" Bapak sudah minum obat nya bu ?" tanya nya pada ibu mertua.

" Sudah, si kembar bobo ? " tanya ibu mertuanya .

" Sudah bu, barusan di kasih susu langsung bobo lagi." jawabnya.

" Bu, aku heran deh, akhir - akhir ini ayah si kembar sering keluar rumah dan pulang malam terus ,apa ibu dan bapak tahu apa yang ia lakukan di luar ?"tanya Hayati penasaran mungkin orang tuanya tahu.

" enggak ibu gak tahu, Bambang tidak pernah cerita sama sekali. Apalagi sama bapak ,dia jarang ngomong." ucap ibu mertuanya .

" Dia bilang sih sedang berbisnis sama teman - temannya, tapi gak mau bilang bisnis apa ?" ucapnya.

" Kita doain saja mudah - mudahan bisnisnya lancar, mungkin dia mencoba untuk berbisnis, kalo kerja di orang ibu khawatir, dia kan orangnya gampang marah dan gak mau di tunjuk - tunjuk sama orang lain, dulu pernah dia bekerja di perusahaan baja , dia berkelahi dengan mandornya gara - gara di suruh- suruh.

Dari situ ibu khawatir kalau dia kerja sama orang lagi ." ucap ibu Komala menjelaskan perilaku anak laki - lakinya itu.

"Iya bu,ayah si kembar memang tidak cocok kerja dibawah telunjuk orang lain, belum apa - apa ngamuk duluan , tapi kan bu bisnis itu butuh modal ." ucap Hayati heran.

" Entahlah Hayati ibu pusing melihat kelakuan suamimu itu, dari kecil ia memang sangat keras kepala , dari usia 10 tahun ia di bawa om nya ke kota dan di rawat oleh om nya, saat itu ia berubah menjadi pemuda yang sopan dan baik hati, tapi setelah om Gilang meninggal ia sangat tertekan dan kembali seperti dulu." ungkap inu mertuanya itu sedih.

" Maaf kan kami Hayati, kami belum bisa membahagiakanmu di rumah ini, Bambang sering menyakitimu, tapi kamu tetap bertahan, terima kasih nak," ucap pak Ahmad sendu.

" Sama - sama pak,bu. Hayati bahagia memiliki mertua yang baik seperti kalian." ucapnya sambil membelai tangan kedua mertuanya itu.

" O,ya ..pak, bu. Besok Hayati harus kembali bekerja.! ucap Hayati yang terlihat bingung.

" Oh, sudah habis ya masa cuti nya?" tanya pak Ahmad.

" Iya pak."

" Apa kamu menghawatirkan si kembar ?" tanya ibu mertuanya.

" Iya bu, apa ibu tidak kerepotan ? mengurus mereka dan juga bapak ?"

" Tidak, lagian ibumu juga membantu kan ? " tanya mertuanya lagi.

" Iya , kemarin Hayati sudah bilang pada emak, ia bersedia mengurus si kembar dari pagi sampai sore ." kata Hayati .

" Baguslah kalau begitu," ucap mertuanya.

Sementara di tempat lain , Bambang yang sedang berkumpul bersama teman- temannya, sedang asik mengobrol.

" Hebat ya , si Dani kini ia sudah kaya raya, " ucap salah satu teman Bambang.

" Iya,, gak nyangka gue, dulu dia kere ,eh sekarang tajir banget , istrinya juga dua bro !! " timpal temannya yang lain sambil cekikikan.

Bambang yang mendengar semua itu diam saja sambil tersenyum kecut.

" Bang, kamu dekat sama si Dani kan , kamu gak mau apa kaya dia ? sekarang kan kamu udah jatuh miskin gara- gara harta om kamu di sita Bank, haha..!" ucap temannya sambil tertawa terbahak - bahak menertawakan nasib Bambang yang naas.

Dalam hati Bambang merutuki mereka, ' lihat saja gue akan buktikan pada kalian , gue juga bisa kaya si Dani.' Bambang tersenyum sinis pada teman - temannya.

Tak berselang lama orang yang mereka bicarakan datang dengan mengendarai mobil putih keluaran terbaru.

" Wih,,, ini dia bos kita , baru aja di omongin udah nongol aja !" kata si Samsul.

" Panjang umur dong gue, hayo kalian ngomongin apa ? jangan bilang kalian iri ya sama gue ? " kata Dani sambil melepas kaca mata hitamnya.

Lalu melirik ke arah Bambang.

Bambang menatap Dani sambil menyunggingkan bibirnya.

Senyum penuh rahasia.

Episodes
1 Bab.1 Pertemuan
2 Bab.2 Jatuh cinta pada pandangan pertama
3 Bab.3 impian yang pupus
4 Bab .4 Menikah muda
5 Bab. 5 Malam Pertama
6 Bab. 6 Rahasia yang terkuak
7 Bab.7 Mencari pekerjaan
8 Bab.8 Hayati bekerja
9 Bab. 9 Bima membuka hati untuk Ina
10 Bab. 10 Kedatangan Ibu Kandung Hayati
11 Bab. 11 Jadi Buruh Pabrik
12 Bab. 12 Positif Hamil
13 Bab. 13 Cemburu Buta
14 Bab. 14 Melahirkan
15 Bab. 15 Bambang Mencurigakan
16 Bab. 16 Pemberontakan
17 Bab. 17 Pemuas Nafsu
18 Bab. 18 Ceraikan Aku
19 Bab. 19 Kembali Mengandung
20 Bab. 20 Selamat Jalan , Pak !
21 Bab. 21 Hilang Bagai di Telan Bumi
22 Bab 22 Harapan Baru
23 Bab. 23 Status Baru
24 Bab. 24 Kembalinya Sang Mantan Istri
25 Bab . 25 Ulah Marissa
26 Bab. 26 Aku Merindukanmu Hayati
27 Bab. 27 Ada Apa Dengan Arif ?
28 Bab. 28 Wanita misterius
29 Bab. 29 Kisah Marissa
30 Bab. 30 Saat Cinta Bersemi
31 Bab. 31 Restu Nenek Untuk Hayati
32 Bab.32 Marissa Terbakar Cemburu
33 Bab. 33 Sari Jatuh Cinta.
34 Bab. 34 Gejolak Batin Putri
35 Bab. 35 Kekecewaan Bima
36 Bab.36 Rosidah Membuat Resah
37 Bab. 37 Kedatangan Tamu Ganteng
38 Bab. 38 Tante Penyelamat
39 Bab. 39 Lamar Aku Mas !
40 Bab. 40 Marissa mencelakai nenek.
41 Bab. 41 Wanita Gila !
42 Bab. 42 Arif Geram Terhadap Marissa
43 Bab. 43 Alisha Membela Ibunya
44 Bab. 44 Dafa !!!
45 Bab. 45 Bima Patah Hati Lagi
46 Bab. 45 Bima Patah Hati Lagi
47 Bab. 46 Terbakar Api Cemburu
48 Bab 47. Arif Mencurigai Bima
49 Bab 48. Hukuman Untuk Marissa.
50 Bab 49. Godaan Sang Perawat
51 Bab 50. Suster Anya
52 Bab 51. Perang Antara Rosidah Dan Hayati .
53 Bab 52 . Berhasil Meluluhkan Hati Putri.
54 Bab 53 . Alunan Melodi Gitar Bima
55 Bab 54 . Taman Cinta Hayati
56 Bab 55. Alisha Sakit
57 Bab 56. Wanita penggoda
58 Bab 57. Arif Tertangkap Basah
59 Bab 58. Hayati vs Suster Anya
60 Bab. 59 Kehidupan Kelam Anya
61 Bab. 60 Masa Lalu Anya
62 Bab. 61 Pelangi Menghiasi Hati Sari
63 Bab. 62 Rencana Yang Gagal
64 Bab. 63 Perdebatan
65 Bab. 64 Hati Yang Terbakar
66 Bab. 65 Arif Menghilang
67 Bab. 66 Kenyataan Pahit
68 Bab.67 Misteri Kecelakaan Suci
69 Bab. 68 Mas....
70 Bab. 68 Mas....
71 Bab. 70 Bambang
72 Bab. 71 SUCI
73 Bab. 72 Kisah Tragis Suci
74 Bab. 73 Penambang Pasir
Episodes

Updated 74 Episodes

1
Bab.1 Pertemuan
2
Bab.2 Jatuh cinta pada pandangan pertama
3
Bab.3 impian yang pupus
4
Bab .4 Menikah muda
5
Bab. 5 Malam Pertama
6
Bab. 6 Rahasia yang terkuak
7
Bab.7 Mencari pekerjaan
8
Bab.8 Hayati bekerja
9
Bab. 9 Bima membuka hati untuk Ina
10
Bab. 10 Kedatangan Ibu Kandung Hayati
11
Bab. 11 Jadi Buruh Pabrik
12
Bab. 12 Positif Hamil
13
Bab. 13 Cemburu Buta
14
Bab. 14 Melahirkan
15
Bab. 15 Bambang Mencurigakan
16
Bab. 16 Pemberontakan
17
Bab. 17 Pemuas Nafsu
18
Bab. 18 Ceraikan Aku
19
Bab. 19 Kembali Mengandung
20
Bab. 20 Selamat Jalan , Pak !
21
Bab. 21 Hilang Bagai di Telan Bumi
22
Bab 22 Harapan Baru
23
Bab. 23 Status Baru
24
Bab. 24 Kembalinya Sang Mantan Istri
25
Bab . 25 Ulah Marissa
26
Bab. 26 Aku Merindukanmu Hayati
27
Bab. 27 Ada Apa Dengan Arif ?
28
Bab. 28 Wanita misterius
29
Bab. 29 Kisah Marissa
30
Bab. 30 Saat Cinta Bersemi
31
Bab. 31 Restu Nenek Untuk Hayati
32
Bab.32 Marissa Terbakar Cemburu
33
Bab. 33 Sari Jatuh Cinta.
34
Bab. 34 Gejolak Batin Putri
35
Bab. 35 Kekecewaan Bima
36
Bab.36 Rosidah Membuat Resah
37
Bab. 37 Kedatangan Tamu Ganteng
38
Bab. 38 Tante Penyelamat
39
Bab. 39 Lamar Aku Mas !
40
Bab. 40 Marissa mencelakai nenek.
41
Bab. 41 Wanita Gila !
42
Bab. 42 Arif Geram Terhadap Marissa
43
Bab. 43 Alisha Membela Ibunya
44
Bab. 44 Dafa !!!
45
Bab. 45 Bima Patah Hati Lagi
46
Bab. 45 Bima Patah Hati Lagi
47
Bab. 46 Terbakar Api Cemburu
48
Bab 47. Arif Mencurigai Bima
49
Bab 48. Hukuman Untuk Marissa.
50
Bab 49. Godaan Sang Perawat
51
Bab 50. Suster Anya
52
Bab 51. Perang Antara Rosidah Dan Hayati .
53
Bab 52 . Berhasil Meluluhkan Hati Putri.
54
Bab 53 . Alunan Melodi Gitar Bima
55
Bab 54 . Taman Cinta Hayati
56
Bab 55. Alisha Sakit
57
Bab 56. Wanita penggoda
58
Bab 57. Arif Tertangkap Basah
59
Bab 58. Hayati vs Suster Anya
60
Bab. 59 Kehidupan Kelam Anya
61
Bab. 60 Masa Lalu Anya
62
Bab. 61 Pelangi Menghiasi Hati Sari
63
Bab. 62 Rencana Yang Gagal
64
Bab. 63 Perdebatan
65
Bab. 64 Hati Yang Terbakar
66
Bab. 65 Arif Menghilang
67
Bab. 66 Kenyataan Pahit
68
Bab.67 Misteri Kecelakaan Suci
69
Bab. 68 Mas....
70
Bab. 68 Mas....
71
Bab. 70 Bambang
72
Bab. 71 SUCI
73
Bab. 72 Kisah Tragis Suci
74
Bab. 73 Penambang Pasir

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!