Hasil Tes DNA

"Gimana hasilnya?" Tanya Gilbert pada Asisten Kai yang sudah memegangi kertas hasil Tes DNA.

Jam sepuluh tadi, Gilbert kembali ke rumah sakit untuk melihat hasil Tes DNA antara dia dan juga Revin.

Asisten Kai menatap kertas itu dengan senyuman, setelah nya dia menatap bosnya sambil mengangguk.

"Probabilitas Gilbert Greyson sebagai ayah biologis Filbert Revino adalah 99,99%. Artinya, anda adalah ayah biologis dari Revin. Selamat tuan!"

Gilbert menarik paksa kertas yang asistennya itu pegang, dia membacanya dengan mata berkaca-kaca. Di remasnya kertas itu sambil mengusap sudut matanya yang terdapat linangan air mata.

"Aku seorang ayah Kai, aku sudah menjadi seorang ayah! aku memiliki putra! dia putraku!" Seru Gilbert sambil memeluk Asisten Kai dengan erat.

Asisten Kai pun membalas pelukan bosnya, untuk saat ini dia membiarkan bos nya melupakan keadaan isi hatinya.

"Selamat tuan, anda sudah memiliki anak." Seru Asisten Kai.

Gilbert melepaskan pelukannya, dia menatap pintu ruang rawat Revin.

"Masuk lah tuan, katakan padanya jika tuan adalah ayah yang selama ini dia tunggu," ujar Asisten Kai dengan senyum tulusnya.

Gilbert mengangguk, dia menekan handle pintu dan membukanya. Terlihat, Revin anteng dengan cemilannya sambil menonton di ponsel milik Asisten Kai agar anak itu tak rewel mencari sang ibu.

Mendengar suara pintu yang di buka, Revin pun menoleh. Dia menaruh ponsel tersebut dan menegakkan tubuhnya.

"Buna na Lev mana?" Tanya Revin.

Gilbert berusaha untuk menunjukkan raut wajah yang lembut, tetapi pada dasarnya wajah dia jutek membuat Revin galak padanya.

"Buna Lev mana! paman delek taluh buna Lev dimana?! suluh buna Lev kecini!" Seru Revin dengan tatapan melotot.

Asisten Kai menepuk keningnya, seharusnya di adegan ini ada adegan haru pertemuan ayah dan anak setelah lama berpisah. Namun, bukannya adegan haru tapi malah sebaliknya.

"Ibumu ... ibumu ...." Gilbert gugup saat di tatap begitu intens dengan putranya, dia bahkan tidak menatap Revin karena gugup.

"Mukana om ini pacalan yah? kok milip sama daddy Lev?"

Asisten Kai melongo, wajah bosnya di bilang pasaran oleh anak kecil itu. Asisten Kai tak habis pikir bagaiman bisa Gilbert hanya diam dan tak marah.

"Daddymu?" Tanya Gilbert sambil berjalan mendekat.

"Heum daddy Lev, Lev punya potona di lumah. Milip, tapi nda ada lumput hitamna," ujar Revin dengan memandang jenggot tipis Gilbert.

Asisten Kai menahan tawa, saat Revin mengatakan hal demikian. Gilbert pun memincingkan matanya ke arah Asisten nya itu sehingga Asisten Kai menormalkan ekspresinya kembali.

Gilbert mengambil ponselnya yang ada di saku celananya, jarinya menari di atas ponsel tersebut untuk mencari sesuatu.

"Apakah seperti ini?" Tanya Gilbert sambik memberikan ponselnya pada Revin.

Revin melihatnya dengan kening mengerut, matanya menyipit ketika melihat sebuah foto yang sama persisi dengan foto yang ia simpan. Foto Gilbert saat masih kuliah dulu, masih sangat muda.

"Iya, milip ini. Kok om bica punya potona daddy Lev?"

"O-oh itu om ... om ...,"

"Om temena daddy Lev yah?!" Pekik Revin.

Gilbert memejamkan matanya, kenapa dirinya sangat gugup ketika akan mengatakan jika dia adalah ayah kandung Revin.

"Revin, om ini bukan temen daddy Rev. Tapi dia ...,"

"Saya tidak mengizinkanmu untuk berbicara Asisten Kai!" Peringat Gilbert sambil memasukkan kembali ponselnya ke tempat semula.

Revin memandang aneh dua orang di depannya, apalagi pada Gilbert.

"Bawa Emily kesini, aku akan ke kantor setelah dia sampai disini." Titah Gilbert.

Asisten Kai mengangguk, dia pun pergi untuk menjemput Emily di rumah Gilbert. Sementara Gilbert, menunggu di ruang rawat putranya.

"Apa kepalamu masih sakit?" Tanya Gilbert dengan menatap Revin dengan kelembutan, tidak kaku seperti tadi.

"Nda, udah nda cakit. Om, telimakacih yah. Udah bantu lawat Lev, kacih cucu juga. Kacih makanan enak juga, Lev ceneng. Lev mau deh jadi anakna om!" Seru Revin.

Tubuh Gilbert menegang, dia menatap Revin dengan tatapan terkejut atas permintaan putranya. Sedari tadi dia bingung ingin mengawali pembicaraan dari mana, tapi putranya itu sudah meminta nya untuk menjadi daddy.

"Kaya mendadak nanti Levin jadi anakna om, bica bayal bon buna. Bica beli yupi, bica tidul enak. Nda melalat telus,"

BAru saja Gilbert akan terharu, dia sudah di buat tak bisa berkata-kata lagi oleh anaknya. Revin benar-benar menguji mentalnya, tak dia sangka di balik wajah lucu putranya tersimpan hal yang paling membuat lawan kalah telak.

BRAK!

"REVIN!"

Revin dan Gilbert tersentak kaget saat pintu terbuka kasar, ternyata Emily lah yang masuk dengan wajah yang panik.

"BUNAA!!!" Seru Revin.

Emily langsung memeluk putranya, dia mengecup wajah putranya dengan sayang. Di tatapannya wajah sang putra dengan tatapan sendu.

"Buna dali mana aja? Lev cali buna," ujar Revin.

"Ayo buna kita pulang, nanti bayalna mahal. Buna nda ada uang, ayo buna!" Seru Revin.

Gilbert menatap Emily dengan tatapan tajam, dia berjalan mendekati Emily dengan cepat dan menarik tangan wanita itu keluar dengan kasar.

"BUNAAA!!! OOOMM!! BUNA LEV MAU DI APAIN!!"

"Tuan kecil, anda mending nonton lagi. Ini keretanya baru loh, lihat! baguskan!" Seru Asisten Kai Sambil menunjukkan ponselnya.

Revin merasa tertarik, dia memegang ponsel Asisten Kai dengan wajah yang masih terlihat panik.

"Tapi Buna Lev itu gimana? Om na jahat yah?" Tanya Revin dengan tatapan khawatir ke arah pintu.

"Om itu mau kasih kan uang untuk bunda Rev, buat bayar rumah sakit ini," ujar Asisten Kai memberi alasan yang pas untuk anak sekecil Revin.

"Tapi kok tangan na buna Lev di talik gitu, kalau mau kacih yah kacih. Janan di talik gitu, kacian buna," ujar Revin dengan mata berkaca-kaca.

Satu hal yang Asisten Kai tahu, walau watak Revin galak tetapi hati bocah itu terlalu lembut. Apalagi saat melihat ibunya di sakiti, bocah itu tak bisa apa-apa dan hanya bisa menangis.

"Syuutttt, jangan menangis oke. Jangan menangis, nanti om tegur om jahatnya okay. Jangan menangis!" Pekik Asisten Kai saat air mata Revin sudah mengalir.

"Eh ini lihat! om punya permen. Enak loh!" Seru Asisten Kai saat menemukan permen di saku jas nya.

Revin menghentikan tangisannya, dia menghapus air matanya dengan punggung tangannya dan mengambil permen itu.

Asisten Kai menghela nafas lega saat Revin tak lagi nangis dan bocah itu anteng dengan ponsel miliknya.

Sedangkan di luar, Gilbert tengah menatap tajam wanita yang sedari tadi hanya menundukkan wajahnya tanpa berani melihat Gilbert.

"Tes DNA itu sudah membuktikan, jika aku ayah biologis dari Revin." Ujar Gilbert dengan tatapan dinginnya.

"Dia putraku kan?! Revin putraku! Selama ini kau kabur dan menyembunyikan benihku?! Kau sungguh keterlaluan Emily! kenapa hah?!" Bentak Gilbert pada seorang wanita yang menatapnya dengan tangisan.

"Maafkan aku." Hanya kata itu yang mampu wanita bernama Emily Beriana. Istri Gilbert yang pergi tanpa sebuah pesan apapun.

"Aku tanya kenapa!!" Sentak Gilbert saat Emily tak kunjung menjawabnya.

"Kenapa apa maksudmu mas?" Lirih Emily.

Gilbert mengangkat tangannya, dia mencengkram erat lengan Emily sambil menatap tajam wanita itu.

"Kenapa kamu pergi dengan membawa putraku! kenapa kamu tidak memberitahuku soal kehamilanmu! kenapa kau tega memisahkanku dengan putraku! katakan! kenapa!!" Bentak Gilbert.

"ITU SEMUA KARENA NENEKMU! NENEKMU YANG MENGANCAMKU! PUAS KAMU!!" Seru Emily sabil menatap tajam Gilbert.

Terpopuler

Comments

Ida Lailamajenun

Ida Lailamajenun

nah gituuu donk ksh tau kebenaran nya jgn ditutupi lagi akan semakin sakit la Emily nya jika selalu diam

2025-02-21

0

Siti Sumarni

Siti Sumarni

puas kah kamu Gilbert setelah mengetahui kebenarannya,siapa nenekmu sebenarnya cih

2024-12-10

0

Katherina Ajawaila

Katherina Ajawaila

enak kan Gilbert dengar langsung dr Emily, nenek mu kelewatan 🤫

2025-01-27

0

lihat semua
Episodes
1 Pergi membawa cinta
2 Revin yang merindukan ayahnya
3 Pertemuan kembali
4 Bertengkar setelah berpisah lama
5 Apa dia anakku?
6 Berhasil menahan
7 Curhatan dua hati
8 Hasil Tes DNA
9 Jangan bawa putraku!!
10 Menjadi pengasuh putraku
11 CUCAH CUCINA TAU GAK?!
12 Cemburunya Gilbert
13 kadatangan orang tua Gilbert
14 Apa yang ingin Hana bicarakan?
15 Mencuri kecupan
16 Pedang karatan
17 Gengsinya Gilbert
18 Isi hati Agler
19 Hampir lepas kendali
20 Nyamuk besar
21 Cara bujuk istri
22 Lingerie untuk siapa?
23 Mari bercerai
24 Apa kurangnya aku?!
25 Bukan ibu kandung
26 Hinaan tetangga
27 Menyusul
28 Marah-marah manja
29 Kembali ke rumah
30 Kembalinya Nyonya Samantha
31 Kalimat pedas Revin
32 Dirga Evans
33 Revin malang, Revin cerdik
34 Siapa Amelia?
35 Saya istri pertama Gilbert Ray Greyson!
36 Dia istriku
37 Pertengkaran
38 Galang Vero Evans
39 Lev lagi nda oblal buna!
40 Gara-gara es tong-tong
41 Tertekannya seorang penculik
42 Kembali dengan sendirinya
43 Tamparan menyakitkan
44 Kemarahan Alfred
45 Rahasia Hana
46 Rencana Alfred, membawa mereka pergi
47 Terkuak
48 Dia bukan ibu kandungmu!!
49 Aku ingin bertemu istriku!
50 Akhir ketenangan Nyonya Samantha
51 Konferensi pers
52 Penyesalan Hana
53 Pertemuan pertama Emily dengan Galang
54 Gado-gado milik Asisten Kai
55 Permintaan sederhana Revin.
56 Agler ada dua?
57 DADDY!!! EM KOMING!!
58 Tampar aku, jika itu bisa membuatmu memaafkanku
59 Membujuk Xavier
60 Serigala baru
61 Saya bukan Agler!
62 Gara-gara KB
63 Kakak Dirga, di balik kisa Marcello
64 Hamil lagi?
65 Adekna bica di cancel gak oma?
66 Saya lamar tante untuk papah saya, mau?
67 Janda buat papah
68 Lev takut
69 Karena Daster, Galang menderita
70 Kamu putraku!
71 Balikin bulungna Lev
72 Mau gak jadi suamiku?
73 Lo kabur, gue iket!
74 Tantena j4l4ng di pacal yah?
75 Melihat Harumi?
76 JANGAN NGADON DULU!
77 Aku ingin rambut istrimu
78 Tes DNA
79 Dua bulan atau empat bulan?
80 Visual
81 Sekali tembak dapat 4
82 Rasa kecewa
83 Mencoba memahami perasaan Revin
84 Rahasia Revin
85 Lev cekolah
86 Kemarahan Gilbert
87 Ayah mertua siapa mas?
88 Nikahin gue
89 Putri yang di rindukan
90 Pengumuman
91 Tamat
92 Kabar S2
93 S2 i'm coming daddy sudah publish!!
94 KARYA BARUUU 'FIND ME DADDY!'
95 KEMBAR GENIUS MILIK CEO GALAK
96 GIVE LOVE TO YOUR BABY
97 Bocil cadel kembali hadir!!
98 KARYA BARUU
Episodes

Updated 98 Episodes

1
Pergi membawa cinta
2
Revin yang merindukan ayahnya
3
Pertemuan kembali
4
Bertengkar setelah berpisah lama
5
Apa dia anakku?
6
Berhasil menahan
7
Curhatan dua hati
8
Hasil Tes DNA
9
Jangan bawa putraku!!
10
Menjadi pengasuh putraku
11
CUCAH CUCINA TAU GAK?!
12
Cemburunya Gilbert
13
kadatangan orang tua Gilbert
14
Apa yang ingin Hana bicarakan?
15
Mencuri kecupan
16
Pedang karatan
17
Gengsinya Gilbert
18
Isi hati Agler
19
Hampir lepas kendali
20
Nyamuk besar
21
Cara bujuk istri
22
Lingerie untuk siapa?
23
Mari bercerai
24
Apa kurangnya aku?!
25
Bukan ibu kandung
26
Hinaan tetangga
27
Menyusul
28
Marah-marah manja
29
Kembali ke rumah
30
Kembalinya Nyonya Samantha
31
Kalimat pedas Revin
32
Dirga Evans
33
Revin malang, Revin cerdik
34
Siapa Amelia?
35
Saya istri pertama Gilbert Ray Greyson!
36
Dia istriku
37
Pertengkaran
38
Galang Vero Evans
39
Lev lagi nda oblal buna!
40
Gara-gara es tong-tong
41
Tertekannya seorang penculik
42
Kembali dengan sendirinya
43
Tamparan menyakitkan
44
Kemarahan Alfred
45
Rahasia Hana
46
Rencana Alfred, membawa mereka pergi
47
Terkuak
48
Dia bukan ibu kandungmu!!
49
Aku ingin bertemu istriku!
50
Akhir ketenangan Nyonya Samantha
51
Konferensi pers
52
Penyesalan Hana
53
Pertemuan pertama Emily dengan Galang
54
Gado-gado milik Asisten Kai
55
Permintaan sederhana Revin.
56
Agler ada dua?
57
DADDY!!! EM KOMING!!
58
Tampar aku, jika itu bisa membuatmu memaafkanku
59
Membujuk Xavier
60
Serigala baru
61
Saya bukan Agler!
62
Gara-gara KB
63
Kakak Dirga, di balik kisa Marcello
64
Hamil lagi?
65
Adekna bica di cancel gak oma?
66
Saya lamar tante untuk papah saya, mau?
67
Janda buat papah
68
Lev takut
69
Karena Daster, Galang menderita
70
Kamu putraku!
71
Balikin bulungna Lev
72
Mau gak jadi suamiku?
73
Lo kabur, gue iket!
74
Tantena j4l4ng di pacal yah?
75
Melihat Harumi?
76
JANGAN NGADON DULU!
77
Aku ingin rambut istrimu
78
Tes DNA
79
Dua bulan atau empat bulan?
80
Visual
81
Sekali tembak dapat 4
82
Rasa kecewa
83
Mencoba memahami perasaan Revin
84
Rahasia Revin
85
Lev cekolah
86
Kemarahan Gilbert
87
Ayah mertua siapa mas?
88
Nikahin gue
89
Putri yang di rindukan
90
Pengumuman
91
Tamat
92
Kabar S2
93
S2 i'm coming daddy sudah publish!!
94
KARYA BARUUU 'FIND ME DADDY!'
95
KEMBAR GENIUS MILIK CEO GALAK
96
GIVE LOVE TO YOUR BABY
97
Bocil cadel kembali hadir!!
98
KARYA BARUU

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!