BAB 12. Pelaku, Psikopat.

"Karim benar, kenapa kalian malah ribut seperti ini,"sahut Tami.

"Dia yang mengajakku ribut terlebih dahulu, padahal aku tidak menuduhnya mencelakai anak baru itu,"kata Rian.

Tapi ucapanmu dan tatapan matamu itu seolah menuduhku,"Sahut Tio.

"SUDAH! CUKUP!"Bu Saidah mengeraskan suaranya,"jangan ada yang membahas soal ini lagi sampai penyelidikan dari Harun selesai, sekarang kalian cepat kembali ke Kamar masing-masing atau pergilah bekerja.

Bentakan dari Bu Saidah membuat mereka semua kembali ke kamar masing-masing.

*

*

Tami dan Riana memutuskan untuk pergi bekerja karena seperti apapun masalah yang tengah mereka hadapi mereka harus tetap bekerja.

Sedangkan Tika dan Widya memilih untuk libur hari ini,

hati dan pikirannya sedang kalut dan kacau, tidak mungkin jika dibawa bekerja.

☠️

☘️

TOK.

TOK

"Tika, boleh aku masuk!"kata Widya yang saat ini sedang berada di depan pintu kamar Tika.

"Masuklah!"

Setelah ada sahutan dari dalam.

CKLEK.

Widya mendorong pintu dan segera masuk ke dalam kamar Tika.

"Apa yang sedang kau lakukan?"tanya Widya.

"Apalagi, selain meratapi nasib yang buruk karena harus terkurung di tempat ini,"sahut Tika yang tengah duduk bersandar di Ranjangnya.

"Aku pun sama sepertimu, memiliki nasib yang buruk karena harus terjebak di Kos-kosan mengerikan ini, padahal beberapa bulan yang lalu tempat ini tidak semeramkan sekarang,"keluh Widya yang ikut duduk di sebelah Tika.

"Apa menurutmu Tio benar-benar terlibat!"kata Tika tiba-tiba.

"Apa maksudmu!"Kejut Widya yang tak menduga jika Tika bisa bicara seperti itu.

"Entahlah, aku tiba-tiba kepikiran dengan ucapan Rian,"Sahut Tika,"pasti Rian mempunyai alasan yang kuat kenapa dia bisa bicara seperti itu selain hanya karena Tio terlibat perkelahian dengan anak baru itu,"sambung Tika.

Widya terdiam Ia juga tengah memikirkan apa yang Tika katakan, dan itu juga tidak menutup kemungkinan karena Tio juga belum lama tinggal di sini, dan teror itu dimulai semenjak Tio, Tika dan Riana tinggal di Kos-kosan ini.

"Benar! tidak menutup kemungkinan jika pelakunya adalah orang yang tinggal di sini."

"Apa kita coba tanya saja pada Rian,"usul Widya.

Tika terdiam sesaat.

Tapi demi ia bisa keluar dari tempat itu, akhirnya Tika mengangguk setuju, ia harus bisa mengungkap siapa pelaku yang sebenarnya agar ia bisa segera pergi dari Kos-kosan itu dan hidup tenang tanpa harus diganggu dengan teror yang benar-benar membuat jiwanya terguncang.

*

*

☠️☠️☠️☠️☠️☠️☠️☠️

Karim tengah bersiap-siap untuk menemui Harun di sebuah tempat yang sudah mereka sepakati. Setelah berpamitan dengan ibunya Karim segera melajukan motornya menuju lokasi di mana Harun berada.

*

*

*

☘️☠️☠️☠️☠️☘️

Tak butuh waktu lama, Karim sudah sampai di lokasi, yaitu di sebuah Cafe.

Dan Harun sudah menunggunya di sana.

"Silakan duduk!"kata Harun begitu Karim tiba.

"Jadi, Apa yang ingin kau bicarakan! Apa ini ada hubungannya dengan teror itu?"

"Tentu saja ada hubungannya dengan itu, jika tidak untuk apa aku menemuimu,"sahut Harun.

"Jadi! Apa yang kau dapat dari penyelidikanmu selama ini?"

"Mulai dari Preman yang ditemukan tewas di depan Kos-kosan SURGA, lalu Ranum dan yang terakhir Aldi, ke 3 korban ini dibunuh dengan pelaku yang sama!"

Karim terkejut mendengar pernyataan Harun.

"Dari mana kau bisa menyimpulkan itu, bukannya tidak ada barang bukti atau saksi yang bisa mengatakan jika pembunuhnya adalah orang yang sama?"

"Kuku! Kuku di jari manis sebelah kiri ke 3 korban menghilang, dan itu dicabut secara paksa oleh pelaku, dan itu yang membuatku yakin jika pelakunya adalah orang yang sama, karena pelaku meninggalkan jasad korban dengan keadaan yang sama-sama diambil kuku jari manisnya."

"Dan menurut Dokter yang melakukan Otopsi pada ke 3 korban ini, kuku mereka dicabut disaat korban sudah tidak bernyawa."

Karim menghembuskan nafas beratnya, dia cukup tercengang dengan penjelasan yang diberikan Harun.

"Tapi! Untuk Apa pelaku mencabut kuku para korbannya?"

"Kuat dugaan, jika pelaku ini adalah seorang Psikopat. Di saat ia membunuh para korbannya, dia akan mengambil salah satu bagian dari anggota tubuh korban, dan itu ia anggap sebagai Cendramata yang harus di simpan dan di abadikan."

"Iya! Aku pernah mendengar kasus yang seperti itu, dan dia akan terus mengoleksi Cenderamata itu sebagai kepuas dan kebanggaan untuk dirinya sendiri, tapi Apa pelaku ini tidak memiliki Motif?"

"Ada, karena semua korbannya berkaitan dengan Kos-kosan SURGA, dan sepertinya pelaku merasa terganggu atau menyimpan dendam dengan ke 3 korban ini."

"Apa ada seseorang yang kau curigai?"

"Sangat sulit! Karena yang kita hadapi ini bukan pembunuh biasa, dia Psikopat seseorang yang memiliki gangguan jiwa yang sangat sulit di deteksi, ia terlihat dan berpenampilan normal dan cenderung di sukai banyak orang dan dia juga seorang yang Manipulatif."

"Tapi ada beberapa nama yang aku curigai."

"Siapa? Apa itu Susi yang pernah tinggal di Kos SURGA?"Antusias Karim, yang penasaran.

"Pada awalnya aku berpikir jika dia pelakunya karena dua korban sebelumnya, mengenalinya dan pernah bermasalah dengannya. Tapi itu semua dipatahkan dengan korban ke 3 yang bernama Aldi ini, karena Aldi sama sekali tidak mengenali apalagi memiliki masalah dengan Susi,"kata Harun.

"Lalu siapa, katakan agar kita bisa menyelidiki orang itu secara langsung untuk mengumpulkan bukti-bukti kejahatannya!"

"Dokter Budi dan Anak-anak Kos itu sendiri!"

"Apa!"Karim terkejut, karena Harun mencurigai Dokter Budi dan Anak-anak Kos.

Dan Harun pun menjelaskan apa yang membuat ia curiga dengan mereka.

*

*

Dimulai dari Dokter Budi.

2 bulan yang lalu Dokter itu baru pindah dari Kos-kosan SURGA, dan kepergian Dokter Budi menyisakan kesan yang buruk, dan sepertinya, Dokter itu juga menyimpan dendam.

Ia lelaki berusia 30 tahun berprofesi sebagai Dokter gigi, dan ia sudah memiliki Klinik sendiri di persimpangan Jalan XXX tak jauh dari Kos SURGA.

Dokter Budi, bukan Dokter yang memiliki Klinik besar dengan ratusan Pasien setiap harinya.

Klinik gigi Dokter Budi cenderung sepi bahkan sering tidak ada Pasien yang datang di setiap harinya.

Ia juga, hanya mampu menyewa sebuah Ruko kecil untuk Kliniknya,

karena Ruko kecil yang tidak memadai itulah yang membuat Dokter Budi tinggal di Kos-kosan SURGA.

Kenapa Dokter Budi meninggalkan kesan buruk di Kos SURGA?

Jawabannya!

*

*

Dokter Budi diam-diam menaruh hati pada salah satu anak kos Bu Saidah, yaitu Tami.

Dan semakin hari perasaan Dokter Budi pada Gadis itu sudah semakin memuncak, dan ia sudah tidak dapat menahannya lagi.

Hingga pada suatu hari,

Dokter Budi mengungkapkan Cintanya pada Tami.

Tapi!

Dengan spontan dan tanpa berpikir lagi, Tami menolak Cinta Dokter Budi.

Penolakan yang dilakukan Tami disaksikan oleh Ranum dan Widya yang tiba-tiba muncul di Rooftop karena saat itu Budi menyatakan Cintanya di sana.

Melihat Budi ditolak mentah-mentah oleh Tami, membuat Ranum tertawa terbahak-bahak, sampai membuat lelaki itu malu.

Budi yang saat itu tak terima ditertawakan oleh Ranum,

meluapkan emosinya dengan memaki gadis itu.

Tanpa Dokter Budi sadari,

ternyata diam-diam Ranum mengambil Video dirinya yang ditolak oleh Tami, dan ia yang tengah memaki.

Hal itu semakin membuat Dokter Budi malu dan mengurung diri di Kamar Kosnya karena Video tersebut tersebar di Media Sosial, membuat semua orang menggunjingnya bahkan Kliniknya sampai tutup karena ia malu dengan adanya Video yang disebar oleh Ranum itu.

*

*

*

Beberapa hari setelah kejadian itu.

Budi jadi bersikap aneh terutama pada Ranum dan Tami.

Tami yang merasa tidak nyaman dengan sikap dan tatapan mata Dokter Budi kala melihatnya,

melaporkan itu pada Bu Saidah, dan Bu Saidah pun dengan tegas menegur lelaki itu.

Budi yang tak terima ditegur oleh Bu Saidah jadi marah.

Dan pada hari itu juga Bu Saidah terpaksa mengusir Budi dari Kos SURGA.

(Kejadian itu, terjadi ketika Karim tidak ada di Kos-kosan karena sedang berkunjung ke Rumah neneknya yang ada di Kota XXX)

☘️☠️☠️☠️☠️☠️☠️☠️☠️☠️☘️

Terimakasih sudah berkunjung ke cerita ini 🙏

Mohon dukungannya ya 🙏🙏

Tolong koreksi jika ada Kesalahan dalam tulisan ini 🤗

Love banyak-banyak untuk semuanya ❤️❤️

Terpopuler

Comments

Shyfa Andira Rahmi

Shyfa Andira Rahmi

si Ranum emang keterlaluan😡

2023-09-24

1

Achi

Achi

Sabar-sabar 😁😁😁

2022-12-12

0

UQies (IG: bulqies_uqies)

UQies (IG: bulqies_uqies)

Nanggung kak, jantungku udah dag dig dug tapi langsung di rem 😆

2022-12-11

2

lihat semua
Episodes
1 Bab 1. Breaking News!
2 Bab 2. Kos SURGA!
3 Bab 3. Kehebohan Di Pagi Hari!
4 Bab 4. Teror Di Mulai.
5 Bab 5. Sosok Hitam Yang Melintas Di Pagar.
6 Bab 6. Sepasang Kaki Manusia.
7 Bab 7. Meninggalkan Kos SURGA.
8 Bab 8. Pesan Ancaman Membuat Mereka Kembali.
9 Bab 9. Ranum Berakhir.
10 Bab 10. Penghuni Baru.
11 Bab 11. Kembali Memakan Korban.
12 BAB 12. Pelaku, Psikopat.
13 Draft BAB 13. Terduga Pelaku
14 BAB 14. Mencurigai Tio.
15 BAB 15. Jika Bukan Tio Dan Budi. Lalu Siapa?
16 BAB 16. Di Pecat!
17 BAB 17. Ada Ruang Bawah Tanah
18 BAB 18. Apa Yang Di Sembunyikan Karim Dan Bu Saidah?
19 BAB 19. Mencurigai Karim Dan Bu Saidah.
20 BAB 20. Menyapa Lestari.
21 BAB 21. Akhir Dari Hidup Lestari.
22 BAB 22. Siapa Pelakunya?
23 BAB 23. Kemana Widya!
24 BAB 24. Menetapkan Pak Bayu Sebagai Tersangka.
25 BAB 25. Menghilangnya Widya.
26 BAB 26. Karim Marah!
27 BAB 27. Di Sekap Di Ruang Bawah Tanah.
28 BAB 28. Riana Yang Aneh!
29 BAB 29. Keterangan Dari Saksi.
30 BAB 30. Penghuni Baru.
31 BAB 31. Kemunculan Rachel.
32 BAB 32. Berbaur Dengan Penghuni Kos SURGA
33 BAB 33. Rachel bertemu Riana
34 BAB 34. Mengikuti Karim
35 BAB 35. Riana Berdebat Dengan Siapa?
36 BAB 36. Ada Apa Dengan Riana?
37 BAB 37. Membebaskan Widya.
38 BAB 38. Siapa Pria Yang Di Sekap Karim Dan Bu Saidah.
39 BAB 39. Mendatangi Desa. Asal Riana
40 Menemukan Sedikit petunjuk
41 Kedatangan Polisi
42 Rahasia Karim Dan Bu Saidah
43 Flash Back
44 Karim Dan Bu Saidah. Di penjara
45 Siapa Nadira?
46 Riana. Nadira
47 Mengintrogasi Riana
48 Pengakuan Yang Mengejutkan !
49 Terungkap- Final Episode
50 Promosi Novel Baru
51 Promosi Novel Baru
Episodes

Updated 51 Episodes

1
Bab 1. Breaking News!
2
Bab 2. Kos SURGA!
3
Bab 3. Kehebohan Di Pagi Hari!
4
Bab 4. Teror Di Mulai.
5
Bab 5. Sosok Hitam Yang Melintas Di Pagar.
6
Bab 6. Sepasang Kaki Manusia.
7
Bab 7. Meninggalkan Kos SURGA.
8
Bab 8. Pesan Ancaman Membuat Mereka Kembali.
9
Bab 9. Ranum Berakhir.
10
Bab 10. Penghuni Baru.
11
Bab 11. Kembali Memakan Korban.
12
BAB 12. Pelaku, Psikopat.
13
Draft BAB 13. Terduga Pelaku
14
BAB 14. Mencurigai Tio.
15
BAB 15. Jika Bukan Tio Dan Budi. Lalu Siapa?
16
BAB 16. Di Pecat!
17
BAB 17. Ada Ruang Bawah Tanah
18
BAB 18. Apa Yang Di Sembunyikan Karim Dan Bu Saidah?
19
BAB 19. Mencurigai Karim Dan Bu Saidah.
20
BAB 20. Menyapa Lestari.
21
BAB 21. Akhir Dari Hidup Lestari.
22
BAB 22. Siapa Pelakunya?
23
BAB 23. Kemana Widya!
24
BAB 24. Menetapkan Pak Bayu Sebagai Tersangka.
25
BAB 25. Menghilangnya Widya.
26
BAB 26. Karim Marah!
27
BAB 27. Di Sekap Di Ruang Bawah Tanah.
28
BAB 28. Riana Yang Aneh!
29
BAB 29. Keterangan Dari Saksi.
30
BAB 30. Penghuni Baru.
31
BAB 31. Kemunculan Rachel.
32
BAB 32. Berbaur Dengan Penghuni Kos SURGA
33
BAB 33. Rachel bertemu Riana
34
BAB 34. Mengikuti Karim
35
BAB 35. Riana Berdebat Dengan Siapa?
36
BAB 36. Ada Apa Dengan Riana?
37
BAB 37. Membebaskan Widya.
38
BAB 38. Siapa Pria Yang Di Sekap Karim Dan Bu Saidah.
39
BAB 39. Mendatangi Desa. Asal Riana
40
Menemukan Sedikit petunjuk
41
Kedatangan Polisi
42
Rahasia Karim Dan Bu Saidah
43
Flash Back
44
Karim Dan Bu Saidah. Di penjara
45
Siapa Nadira?
46
Riana. Nadira
47
Mengintrogasi Riana
48
Pengakuan Yang Mengejutkan !
49
Terungkap- Final Episode
50
Promosi Novel Baru
51
Promosi Novel Baru

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!