"Tante Rania?" Sapa Yura setelah menyadari ada Rania di antara mereka.
"Yura." Balas Rania sambil tersenyum.
Yura pun melepas elusan tangan Rey pada kepalanya lalu mendekat pada Rania untuk bersalaman dengannya. Tentu saja sikap Yura itu mendapatkan senyuman lebar di wajah Rania yang merasa senang dengan kesopanan Yura.
"Perutmu sudah semakin besar saja, Nak." Ucap Rania sambil mengelus perut Yura.
"Emh, ya, Tante." Jawab Yura lembut.
Flower semakin mengepalkan kedua tangannya melihat Mommynya yang justru bersikap baik pada Yura tanpa memperdulikan perasaannya yang sedang panas saat ini.
Perhatian Yura pun beralih pada Flower setelah berbincang sejenak dengan Rania. "Hai, Flo." Sapa Yura lembut.
Flower hanya membalas sapaan Yura dengan senyuman tipis di wajahnya sambil menahan gemuruh di dadanya saat ini.
"Mommy ayo kita pergi dari sini." Ajak Flower pada Rania setelah Yura kembali mendekat pada Rey.
"Kenapa kau mengajak Mom pergi? Kau bahkan belum mendapatkan satu helai baju pun yang ingin kau beli." Tanya Rania bingung.
"Aku sudah tidak berselera untuk berbelanja. Ayo kita pergi dari sini, Mom." Ajak Flower lalu menarik tangan Mommynya untuk pergi dari hadapan Yura, Rey dan Malik.
Rania menuruti saja permintaan putrinya itu. Lagi pula ia sudah sadar jika sikap Flower saat ini dikarenakan Flower merasa tidak suka melihat keberadaan Yura di sekitarnya.
"Flower... jangan seperti ini. Kau seperti memperlihatkan jika kau tidak menyukai Yura dan Rey." Tegur Rania setelah mereka berada di luar butik.
"Aku memang tidak menyukai Yura, Mom!" Tekan Flower lalu masuk ke dalam mobilnya.
Rania hanya bisa menghela nafas melihat sikap putrinya saat ini. Karena tidak ingin terlalu memperpanjang masalah, Rania pun memilih ikut masuk ke dalam mobil dan membiarkan Flower melajukan mobilnya meninggalkan butik.
"Sayang, ayo kita lanjutkan lagi memilih baju untukmu." Ajak Rey pada Yura yang masih memperhatikan kepergian Flower dan Rania.
"Emh, ya." Jawab Yura.
Rey meraih jemari istrinya lalu menggenggamnya. Setelahnya ia membawa Yura melangkah kembali pada deretan baju khusus ibu hamil. Malik pun memilih mengikuti Yura dan Rey dari belakang.
"Malik, kenapa kau selalu saja bertengkar dengannya setiap kali kalian bertemu?" Tanya Rey saat Yura sudah kembali fokus memilih-milih baju untuknya.
"Saya tidak mengajaknya untuk ribut, Tuan." Jawab Malik dengan ekspresi datar.
Rey mengangguk-angguk saja mengerti arah jawaban Malik karena memang selama ini Flower-lah yang merasa sering bermasalah dengan Malik. Sedangkan Malik hanya bersikap biasa saja pada wanita itu.
*
"Loh, kenapa sudah pulang?" William memasang wajah bingung melihat anak dan istrinya sudah kembali ke rumah hanya dengan selang waktu satu jam.
Bukannya menjawab pertanyaan Daddynya, Flower justru melangkah begitu saja meninggalkan Rania dan William menuju kamarnya yang ada di lantai dua.
"Ada apa dengannya?" Tanya William merasa ada yang tidak beres dengan putrinya.
"Entahlah, sepertinya hatinya merasa tidak enak saat ini setelah melihat Yura dan Rey di butik tadi." Jawab Rania seadanya.
"Apa? Yura dan Rey ada di butik yang sama?" Tanya William yang diangguki oleh Rania. "Kalau begitu biarkan saja dia menenangkan hatinya sendiri. Mulai saat ini kita tidak boleh terlalu memanjakannya karena Flower bisa lebih berbuat sesuka hatinya." Saran William.
"Memang harusnya sejak dulu seperti itu." Jawab Rania sedikit ketus karena sikap Flower saat ini sedikit banyaknya karena sikap mereka sebagai orang tua yang selalu memanjakannya dan menuruti segala keinginannya.
***
Lanjut? Jangan lupa berikan vote, like, point, rate bintang 5 ⭐️⭐️⭐️⭐️⭐️ dan komennya dulu, ya.
Sambil menunggu Yura dan Rey update, silahkan mampir di novel shay yang lagi on going juga berjudul Terjebak Cinta Tuan Marvel, ya🖤
Dan jangan lupa follow IG shy @shy1210_ untuk mengetahui informasi update.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 385 Episodes
Comments
nana purvis🌾🌾🌾
permisi kak ijin promo novel saya judulnya " ceo is looking for true love" sapa tau kaka suka😊
terima kasih
2023-04-01
6
Sweet Girl
bagus pak Willy...
2023-03-22
0
Sweet Girl
tapi kelakuanmu bikin orang pingin getok kamu Lik...
2023-03-22
0