BAB 13. Sekilas Awal Mula

Lalu setelah dia bisa berdiri tegak, dia membuka pintu kamarnya, mungkin Sahabat set@nnya berharap Galih akan menghabiskan malam dengannya. Atau mungkin bercumbu sampai puas dalam rumahnya sendiri, Anin tak akan membiarkannya!

Ketika dia membuka pintu kamarnya dengan gemetar, yang ada di otaknya hanyalah mengusir dua orang itu dari dalam rumahnya. Atau mungkin mencincang mereka lebih dulu.

Langkahnya yang terseok itu semakin cepat pada akhirnya dan saat dia berada di puncak tangga bersiap menuruninya dengan setengah terbang,

"Sayang? Kamu belum tidur?"

Anin terpana, di bawah tangga dia melihat suaminya itu berdiri sambil membawa gelas susu.

Kapan dia di sana? Anin masih tertegun sambil mecengkeram pegangan tangga.

"Aku menunggumu!" Suara Anin tercekat di tenggorokannya sendiri.

"Aku agak lama sayang, bik Irah sudah tidur jadi aku harus membuat sendiri susu hangat untukmu. Aku tahu kamu tak bisa tidur kalau tak minum susu hangat..."

Anin menatap Galih nyaris tak berkedip, menenangkan gemuruh di hatinya. Amarah itu nyaris meledak tetapi kemudian dia tahu sekarang bukan waktu yang tepat.

Mereka begitu rapi menyimpan bangkai, dia memang punya bukti rekaman cctv tetapi dia merasa terlalu mudah jika dia mengamuk pada mereka.

1,5 tahun dia di pecundangi seperti orang bodoh. Mereka benar-benar harus membayar semuanya mulai hari ini. Satu demi satu setiap luka yang mereka tikam diam-diam itu.

"Terimakasih sayang..." Akhirnya dua kalimat itu yang keluar dari bibir Anin, serak.

"Sebaiknya kita segera tidur." Anin berbalik saat suaminya itu melangkahi anak tangga satu demi satu untuk mencapai tempatnya.

Besok pagi, kehidupan mereka tak akan sama lagi. Anin akan membuat mereka tak bisa bernafas tenang.

...***...

Dua tahun sebelumnya,

Ratna adalah sahabat baik Anin, selisih usia setahun. Pertemanan mereka di mulai dari pertama kali masuk bangku kuliah, ketika satu kelompok saat ospek berlanjut dengan satu rumah kost.

Dan pertemanan mereka bukan hanya setahun dua tetapi telah berjalan lebih dari sepuluh tahun.

"Mas Bowo di tugaskan ke Papua..." Hari itu, Ratna menangis di depan Anin, tepat di sebuah cafe di mana mereka berdua sering berjanji bertemu.

"Kamu kenapa menangis? Bukankah kamu selalu mengatakan kamu tak mencintainya?" tanya Anin.

Ya, Bowo dan Ratna di jodohkan oleh kedua orang tuanya, karena di usia 27 tahun kala itu belum menikah, terlalu sibuk dengan hidupnya sebagai model sambil menjadi pegawai freelance bagian periklanan di Sebuah Majalah.

Bowo, masih saudara sepupu jauh dari Ratna juga baru menyelesaikan pendidikan perwiranya. Lelaki berusia 24 tahun saat Ratna bertemu pertama kali itu terlalu sibuk mengejar kariernya dengan terus bersekolah dari Secaba, Tamtama hingga perwira sehingga tak pernah meluangkan waktu untuk mengenal perempuan dengan serius.

Ketika pertama kali di pertemukan dengan Ratna yang cantik dan fashionable, Bowo langsung jatuh cinta. Dia tak perduli usia mereka terpaut tiga tahun.

Ratna tak punya pilihan lain, orangtuanya bersikekeuh kalau umurnya tak muda lagi. Dia wajib nikah, kalau tidak ibunya tak mengijinkannya tinggal di jakarta. Dia harus kembali ke Jogja. Menurut orangtuanya, dia terlalu lama hidup melajang dan pengaruh kota besar tak baik baginya.

Demi untuk tetap tinggal di Jakarta, Ratna akhirnya memilih menikah, di Jakarta ada rumah warisan keluarga Bowo juga, sementara keluarga suaminya itu sudah pindah semua ke Jogja karena ayah Bowo juga adalah seorang tentara yang cukup berkedudukan dan kini bertugas di Korem Jogja.

"Aku bukan menangis karena dia pergi tetapi otangtuaku menuntut aku mengikutinya." Ratna menjawab kesal.

"Itu wajar. Kamu istrinya, wajib mengikuti suami dan mendampinginya."

"Aku tak mau! Papua itu terpencil..."

"Hey, Papua itu indah lho Rat, aku juga ingin sekali-kali ke sana."

"Aku mau tetap di Jakarta. Aku tak bisa hidup di tempat asing dan...yah, kamu tahu lah, aku terbiasa hidup di Jakarta." Ratna berdalih.

"Tapi kamu juga kadang terlalu keras ku rasa pada suamimu itu..."

"Bagaimana aku tidak keras, sebagai suami dia tak pernah bisa membuatku nyaman. Terlalu pendiam, tidak bisa mengikuti jaman. Hidupnya hanya kerja dan kerja. Sesekali aku mau traveling ke mana-mana, menghabiskan waktu berdua."Keluh Ratna.

"Lah, kamu kan tahu suamimu itu seorang tentara, dia tak bisa sebebas itu, pekerjaannya menuntut begitu."

Dan Ratna selalu merasa dirinya benar, dia terikat pernikahan dengan Bowo hanya karena tuntutan keluarganya.

Anin adalah pendengar yang setia, bak sampah untuk masalah rumah tangga temannya itu.

Ratna kenal dengan Galih, suami Anin, meski tak kenal begitu dekat. Tetapi cukuplah saling kenal begitu saja, saling menyapa saat bertemu dan berbasa-basi saja. Galih sangat ramah, menyenangkan serta humoris berbeda dengan Bowo yang pendiam dan tak banyak bicara, Galih juga lebih tua dua tahun dari Ratna.

Dengan Bowo, Ratna tak ingin mempunyai anak dulu sebelum dia menetap dengan benar, itu yang di pikiran Ratna, sehingga dia diam-diam selama ini mengkonsumsi obat kontrasepsi. Bowo tak cerewet, dia tak menuntut apapaun dari Ratna yang penting istrinya itu bahagia saja.

Ratna adalah cinta pertamanya.

Sebagai suami tentu saja Bowo bertanggungjawab terhadap Ratna, tak masalah baginya meski nyaris lima tahun menikah sampai sekarang belum di karuniakan anak, apalagi mereka jarang bertemu.

Hanya kadang kala malah orangtua Ratna yang ribut mempermasalahkan pernikahan mereka yang belum di berikan keturunan itu. Tapi apapun itu, Bowo akan selalu menjadi tameng baginya, membelanya di depan keluarga Ratna maupun keluarganya sendiri. Tak ada masalah yang cukup berarti Ratna sebenarnya, hanya dianya saja yang semakin ngelunjak karena cinta suaminya yang besar.

***

Malam itu satu setengah tahun yang lalu, Ratna sedang duduk di sebuah cafe pada sebuah hotel di mana dia sedang dinas luar kota bersama bosnya. Dia hanya menjadi asisten bu Gina untuk kegiatan pertemuan dengan beberapa produsen pakaian yang ingin mengiklankan produknya lewat perusahaan di mana kini dia bekerja.

Kegiatan itu telah berakhir, bu Gina sudah lebih dulu pulang sementara Ratna berancana menambah satu malam karena memyempatkan diri shopping siangnya. Ini Singapura dan pertama kalinya dia berada di sini, tentu saja Ratna tak ingin menyia-nyiakan kesempatan.

Tadi pagi saat sedang breakfast Ratna tak sengaja bertemu Galih, di resto hotel, dia juga ternyata ada meeting dengan kolega perusahaan di tempat yang sama. Dan mereka berjanji makan malam bersama, mengingat mereka saling kenal.

"Ratna..." Galih muncul, seperti janjinya, awalnya Ratna sebenarnya tak nyaman dengan pertemuan itu tetapi saat dia mengabari Anin jika dia bertemu tak sengaja dengan suaminya, Anin malah menyuruhnya untuk menemui Galih yang juga sedang ada tugas dari kantornya itu.

Baru kali itu juga Ratna berhadapan langsung dengan Galih, tanpa adanya Anin.

Terpopuler

Comments

Yana Septiana

Yana Septiana

oala jd awalnya mula nya dari Anin sendiri yg memberi kesempatan Ratna & galih selingkuh
/Smug/

2025-01-19

0

Jamayah Tambi

Jamayah Tambi

Suruh lagi suamimu dekat dgn sahabatmu.Kau tak tau dia ular senduk/CoolGuy//CoolGuy//CoolGuy//CoolGuy/

2024-12-20

0

Vira Zulfiyanti

Vira Zulfiyanti

lahh Anin sendiri yg ngasih celah buat suami & temennya beraelingkuh

2025-01-28

0

lihat semua
Episodes
1 BAB 1. Awal Petaka
2 BAB 2. Sejak Kapan?
3 BAB 3. Bukan Layangan Putus
4 BAB 4. Bertemu Ratna
5 BONUS VISUAL
6 BAB 5. Melempar Kail
7 BAB 6 White Rose Gold Swan
8 BAB 7. Meyakinkan Hati
9 BAB 8. Terjaga Dalam Pelukan
10 BAB 9. Panggilan Sayang Yang Sama
11 BAB 10. Melatih Kesabaran
12 BAB 11. Baru Permulaan
13 BAB 12. Ular Belud@k
14 BAB 13. Sekilas Awal Mula
15 BAB 14. Masih Awal Mula Perselingkuhan
16 BAB 15. MANIS DAN PAHIT
17 BAB 16. Mengusir Secara Halus
18 BAB 17. Menjawab Pertanyaan.
19 BAB 18. Memancing Badai
20 BAB 19. Menunggu Waktu
21 BAB 20. Bukan Benalu
22 Bab 21. Di Bawah Payung Hitam
23 BAB 22. Dua Kursi Kosong
24 BAB 23. Tidak Lebih Mahal
25 BAB 24. Mengungkap Kebenaran
26 BAB 25. Bom Meledak
27 BAB 26. Rasa Yang Tak Sama
28 BAB 27. Menangis Tanpa Suara
29 BAB 28. Siap Untuk Pulang
30 BAB 29. Sudah Jatuh Tertimpa Tangga Pula
31 BAB 30. Begitu Sulit Mencintai
32 BAB 31. Tak Ada Jalan Kembali
33 BAB 32. Kepemilikan
34 BAB 33. Cukup Dua Tamparan
35 BAB 34. Tak Suka Barang Bekas
36 BAB 35. Menjalankan Misi
37 BAB 36. DEAL
38 BAB 37. Karena Cinta?
39 BAB 38. Di Luar Skenario
40 BAB 39. Terlahir baru
41 BAB 40. Selalu Jadi Istriku
42 BAB 41. Pengantin Masa Kecil
43 BAB 42. Mencari Keadilan
44 BAB 43. Ibu Komisaris
45 BAB 44. Tak Memberi Kesempatan
46 BAB 45. Double Kill
47 BAB 46. Menerima Gugatan
48 BAB 47. Membandingkan
49 BAB 48. Jurang Terakhir
50 BAB 49. Berubah Tak Lagi Sama
51 BAB 50. Kejam Jika Membalas
52 BAB 51. Menagih sendiri
53 BAB 52. Di Balik Semua
54 BAB 53. Pinjam Mama Dulu
55 BAB 54. Menemukan Chemistry
56 BAB 55. Dibakar Cemburu
57 BAB 56. Kamu telah Membunuhnya
58 BAB 57. Rindu Papa
59 BAB 58. Bertemu
60 BAB 59. Sulit Di Gapai
61 BAB 60. Cinta Macam Apa
62 BAB 62. Demi Anak
63 Bab 63. Buket Mawar Makan Malam
64 Bab 64. Menghargai Diri Sendiri.
65 BAB 65. Seumur hidup itu terlalu lama.
66 EKSTRA PART. Mulut Runcing
67 EKSTRA PART. Jiwa Superhero Reno
Episodes

Updated 67 Episodes

1
BAB 1. Awal Petaka
2
BAB 2. Sejak Kapan?
3
BAB 3. Bukan Layangan Putus
4
BAB 4. Bertemu Ratna
5
BONUS VISUAL
6
BAB 5. Melempar Kail
7
BAB 6 White Rose Gold Swan
8
BAB 7. Meyakinkan Hati
9
BAB 8. Terjaga Dalam Pelukan
10
BAB 9. Panggilan Sayang Yang Sama
11
BAB 10. Melatih Kesabaran
12
BAB 11. Baru Permulaan
13
BAB 12. Ular Belud@k
14
BAB 13. Sekilas Awal Mula
15
BAB 14. Masih Awal Mula Perselingkuhan
16
BAB 15. MANIS DAN PAHIT
17
BAB 16. Mengusir Secara Halus
18
BAB 17. Menjawab Pertanyaan.
19
BAB 18. Memancing Badai
20
BAB 19. Menunggu Waktu
21
BAB 20. Bukan Benalu
22
Bab 21. Di Bawah Payung Hitam
23
BAB 22. Dua Kursi Kosong
24
BAB 23. Tidak Lebih Mahal
25
BAB 24. Mengungkap Kebenaran
26
BAB 25. Bom Meledak
27
BAB 26. Rasa Yang Tak Sama
28
BAB 27. Menangis Tanpa Suara
29
BAB 28. Siap Untuk Pulang
30
BAB 29. Sudah Jatuh Tertimpa Tangga Pula
31
BAB 30. Begitu Sulit Mencintai
32
BAB 31. Tak Ada Jalan Kembali
33
BAB 32. Kepemilikan
34
BAB 33. Cukup Dua Tamparan
35
BAB 34. Tak Suka Barang Bekas
36
BAB 35. Menjalankan Misi
37
BAB 36. DEAL
38
BAB 37. Karena Cinta?
39
BAB 38. Di Luar Skenario
40
BAB 39. Terlahir baru
41
BAB 40. Selalu Jadi Istriku
42
BAB 41. Pengantin Masa Kecil
43
BAB 42. Mencari Keadilan
44
BAB 43. Ibu Komisaris
45
BAB 44. Tak Memberi Kesempatan
46
BAB 45. Double Kill
47
BAB 46. Menerima Gugatan
48
BAB 47. Membandingkan
49
BAB 48. Jurang Terakhir
50
BAB 49. Berubah Tak Lagi Sama
51
BAB 50. Kejam Jika Membalas
52
BAB 51. Menagih sendiri
53
BAB 52. Di Balik Semua
54
BAB 53. Pinjam Mama Dulu
55
BAB 54. Menemukan Chemistry
56
BAB 55. Dibakar Cemburu
57
BAB 56. Kamu telah Membunuhnya
58
BAB 57. Rindu Papa
59
BAB 58. Bertemu
60
BAB 59. Sulit Di Gapai
61
BAB 60. Cinta Macam Apa
62
BAB 62. Demi Anak
63
Bab 63. Buket Mawar Makan Malam
64
Bab 64. Menghargai Diri Sendiri.
65
BAB 65. Seumur hidup itu terlalu lama.
66
EKSTRA PART. Mulut Runcing
67
EKSTRA PART. Jiwa Superhero Reno

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!