Pagi itu Abbio sengaja bangun lebih awal karena ingin kembali melihat gadis menyebalkan yang menumpang dirumahnya itu memasak nasi gosong . Dia ingin salah satu maid belajar membuat nasi seperti itu agar dia tidak bergantung pada Anna .
Tapi kepala pelayan mengatakan gadis itu sudah berangkat kuliah pagi pagi sekali . Tapi Dwayne mengatakan gadis itu meninggalkan sesuatu di lemari penghangat , yaitu sepiring nasi untuk Abbio .
" Ambil nasi gosong itu , dan bawa padaku "
Dwayne sendiri yang menyiapkan nasi yang di buat Anna pada tuan mudanya . Mata Abbio terbelalak dan hampir saja dia tertawa melihat tampilan nasi yang dibuat gadis menyebalkan itu
Berbentuk bear yang di selimuti oleh telur dadar dengan satu tangan ada di atasnya . Cukup lama dia memandangi nasi yang ada di depannya , entah kenapa ia malah jadi teringat pada mendiang Mommynya yang dulu juga sering membuat kotak bekal berisi makanan dengan bentuk lucu agar dia dan adik adiknya mau memakannya .
Tapi lamunannya terhenti ketika seseorang dengan beraninya menarik piring itu . Zahid terlihat ada di depannya dengan tawa renyah melihat bentuk sarapan yang akan di makan oleh kakaknya .
" Pantas saja dilihatin doang !! Masa iya tuan muda Al Shamma dibikinin sarapan bentuk Teddy bear gini . Kalau Kakak tidak suka biar aku saja yang makan " kata Zahid segera mengambil sendok yang ada di tangan Abbio .
" Zahid .... " geram Abbio sebal .
" Hei jangan marah marah begitu Kak , nanti aku suruh maid membuat nasi yang lebih enak . Ini hanya nasi dengan telur di atasnya , kurang sehat menurutku ! Terlihat ada sedikit minyak di sana . Bukankah Kakak tidak suka makanan yang di goreng ??! ltu merusak tubuh kita " kata Zahid sambil menirukan cara berbicara kakaknya .
" Aku peringatkan sekali lagi !! Jangan berani menyentuh nasi milikku "
Zahid hanya tertawa ketika pria di depannya kembali menarik nasi itu agar kembali ada di depannya , baru kali ini kakaknya tidak mau mengalah ketika berebut makanan .
Dari kecil Abbio akan memberikan semua miliknya jika Zahid atau Vio menginginkan sesuatu yang menjadi miliknya .
" Dwayne .. Anna mana ?! "
" Nona Anna sudah berangkat pagi pagi sekali tuan , sepertinya nona ada kepentingan lain "
Ya , pagi ini Anna sengaja berangkat lebih pagi karena ia ingin melihat lebih dulu restoran yang akan ia kunjungi nanti siang bersama Safa . Anna hanya ingin sekedar memastikan jarak restoran itu tidak terlalu jauh dari mansion agar dia lebih mudah untuk menjangkaunya .
*
Di saat yang sama di sebuah apartemen kecil pinggir kota terdengar seorang wanita muda dengan dandanan sedikit berlebihan terlihat sedang marah marah , dia membanting panci yang baru saja ia gunakan membuat scramble egg untuk sarapannya .
" Sial !!! Semua ini terjadi karena kau !! Jika saja kau tidak hadir dalam hidupku pasti aku masih jadi artis yang ternama . Akan ada banyak pria yang tunduk di bawah kakiku . Kenapa kau harus hadir di rahimku !!!!?? "
Dan di meja makan terlihat seorang wanita parubaya yang sedang memangku seorang anak laki laki berusia sekitar satu tahun lebih dengan wajah iba . Dia adalah pengasuh untuk bayi lucu tersebut .
" Aku berharap dengan kehadiranmu aku dapat mengikat dia . Tapi nyatanya hidupku harus jungkir balik ! Tak ada lagi orang yang mau melihatku ... kau memang sial !! "
" Sheera , setiap anak adalah anugerah "
" Diam !! Tau apa kau tentang hidupku !!!! "
Sejenak suasana menjadi hening , kemudian terdengar isakan dari wanita itu .
" Maaf ... aku sering lepas kendali . Hanya kau yang mau membantuku untuk merawat putraku . Kau yang selalu bertahan dengan sikapku yang labil ... "
Pengasuh bernama Megan itu mendekati Sheera dan menepuk bahunya pelan .
" Lihat putramu ... bahkan dia tak menangis ketika mendengarmu berteriak teriak tadi . Damian pria yang kuat , itu kenapa aku menjadi sangat menyayanginya . Aku adalah pengasuhnya tapi aku juga sahabatmu dari kau belum menjadi apa apa . Dengarkan aku , tak ada apapun yang abadi di dunia ini . Damian bukan sebuah kesalahan , dan dia di berikan padamu agar kau bisa belajar menjadi wanita yang lebih baik . Sekarang cepatlah bersiap siap sebentar lagi kau harus bekerja lagi , dia aman bersamaku "
Megan adalah sahabat yang dulu pernah tak dianggap ketika Sheera menjadi artis terkenal . Tapi dia tidak pernah mempermasalahkan hal itu , hingga kini ketika sahabatnya terpuruk hanya ada dia yang mau mendampinginya .
Megan menganggap Damian seperti putra kandungnya sendiri karena dia sudah di vonis dokter bahwa dia tidak akan pernah bisa mempunyai keturunan . Oleh karena itu dia memutuskan untuk hidup melajang seumur hidupnya .
Dan hidup Sheera terpuruk ketika tidak ada lagi orang yang mau memakai dirinya sebagai seorang artis . Mantan pacarnya yang merupakan seorang pengusaha besar memutuskan hubungan mereka secara sepihak karena melihatnya sedang bercinta dengan pria lain .
Waktu itu Sheera tidak punya pilihan , malam itu ia harus melayani pria tua yang merupakan produser film yang ia bintangi . Pria itu mengancam akan mengganti perannya menjadi peran figuran jika Sheera menolak untuk melayaninya .
Peran utama adalah segalanya untuknya , mimpinya dari dulu . Dan ia akan melakukan segalanya agar mimpinya terwujud . Dan naasnya setelah malam itu ia mendengar naasnya sudah di black list dari dunia yang di gelutinya . Dan ia yakin itu adalah ulah dari mantan kekasihnya sendiri , Abbio Al Shamma .
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 207 Episodes
Comments
Juan Sastra
apa anak itu anaknya abio atau anaknya pria tua itu
2024-01-05
4
maya ummu ihsan
aku bacanya kebalik Thor...ini apa Damian tangan kanannya Alexander
2023-12-30
1
golddiamond
aku cicil sampai disini dulu ya... mampir ya kak ke novel aku Dia musuhku tks banyak
2022-12-21
2