[5]

"Anjir ngapain lo natap-natap gue?"

"Yang natap duluan lo, bukan gue!"

"Kepedean banget lo jadi orang"

"Jadi orang itu memang harus pede"

"Kesel gue lama-lama berdua disini sama lo!"

"Lo kira, lo doang? Gue juga sama!"

Yudistira langsung beranjak, dan berjalan hendak kembali ke asrama. Namun, terhenti karena Stella menariknya kembali ke dalam aula dan menguncinya di dalam sendirian. "Stella!!! ANJ!"

"STELLAA!!!!"

"Buka sekarang! STELLA! Anak dajjal!" Stella terus tersenyum dan melempar kunci aula dengan santai ke halaman sekolah.

Sampainya di asrama, Stella langsung merebahkan dirinya ke tempat tidur. "Dari mana aja lo?" Tanya Arumi.

"Abis dihukum"

"Oh"

Sepanjang malam dia terus menatap layar ponselnya yang sedari tadi penuh dengan pesan dari sang kekasih. 'Kita putus, aku gak bisa terus pertahanin hubungan kita'. Nomor sudah di block oleh kekasihnya itu, perasaan menjadi hancur semalaman. Tangisan terus terdengar jelas ke seluruh asrama putri. Membuat lampu yang sudah padam, kini menyala kembali.

"Stella udah napa! Malu banget sama orang-orang, dari tadi ketuk pintu gegara lo berisik!" Stella masih menangis dengan seguk-segukkan nya.

"Di putusin cowok doang, sampe mewek gak jelas. Malu-maluin lo!"

"Diputusin doang kata lo?! Belum pernah pacaran kan lo?!"

"Emang belum sih, tapi yang ngatri banyak. Oh ya, gue lagi incer si Jimi. Jangan sampe lo tikung! Tidur!! Sampe lo nangis kejer lagi, gue cekek lo sampe abis napas" Ucapnya lalu mematikan lampu kamar.

"Pokoknya gue harus keluar dari sekolah ini juga besok! Pokoknya gue gak mau putus!"

Keesokkan harinya, Stella terbangun akan sinar matahari yang menyinari setengah wajahnya. Wajahnya terlihat amat sangat bengkak sekali. Dia masuk ke kelas tanpa riasan sedikit pun, dan memakai kacamata.

"Napa lo?" Tanya Rami.

"Ikut gue!" Ucap Yudistira, sambil menarik tangannya keluar dari kelas.

"Kebangetan banget ya lo, kunci-kunciin gue kaya kemarin! Untung ada penjaga lewat. Kalo kagak, semaleman yang ada gue tidur di aula"

"Yaudah sih, gitu aja sampe di permasalahin"

"Gitu aja kata lo?!"

"Gue lagi gak mau nih ribut sama lo"

"Yang mau ribut sama lo siapa?"

"Yaudah lepas tangan gue"

"Kekeselan gue ke lo masih menumpuk"

"Gue lagi gak mau terus di oceh sama mulut lo itu"

BRUK!!!

Tas melayang tepat ke kepala Stella. Membuat tatapannya terbelalak, dengan menahan rasa sakit. "Maksud lo apa?!" Teriak Stella menggelegar, membuat lorong menggema menyusuri tiap kelas.

"Niatnya gue mau lempar ke tuh anak" Ucap Jin menunjuk ke arah Jije.

"Tapi?"

"Tapi kena lo, lagian kenapa tuh kepala ada di situ?!"

"Maksud lo apa nih? Kepala yang tempatnya emang disini kan? Lo kira emang kepala ditaronya dimana?!" Kesalnya. Yudistira terus menahan Stella dengan kedua tangannya memeluk tubuh gadis itu.

"Yudistira lepas! Gue mau mencabik-cabik mulut tuh anak biar tau rasa!!" Yudistira tak memedulikan ucapan Stella, dia terus menahannya.

"Masalah sepele doang, cuma gegara tas gue melayang kena kepala lo doang. Lebay banget lo jadi cewek! Oh ya, cewek emang di takdirkan untuk jadi lebay gini kan yah? Biar dapet perhatian dari orang-orang"

"Perkara tas melayang kena kepala gue, gak gue masalahin. Tapi lo liat kan? Tas lo ini isinya ada kamus, setebel batu bata?!  Kalo kena kepala sakit. Tunggu, lo belum pernah tau rasanya jadi lo bakal terus menyepelekan. Gue bantu lo biar tau rasa sakitnya kaya gimana" Ucapnya Stella, lalu melayangkan keras ke kepala Jin.

BRUK!!!

Jin terpental, membeku. Masih tak menyangka Stella akan melakukan seperti itu kepadanya. "Gimana? Sakit?" Jin mengangguk. Namun, perlahan menjadi kesal pada Stella.

"Berani-berani nya lo timbug gue!"

"Gue cuma mau buat lo sadar aja, gimana rasa sakitnya kamus ini menghantam kepala lo"

"Gue anak dari kepala sekolah disini!"

"Gue anak dari yang bangun sekolah ini!!! Mau apa lo?!" Ucapnya, dengan menatap tajam Jin.

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!