PAD | BAB 19

Mata tajam Denis ternyata menangkap keberadaan Kenzo yang baru saja pergi dari sana, setelah keluar dari tempat persembunyiannya yang tak jauh dari ruang ujian.

Bibirnya tersenyum smirk melihat hal itu dan Sandro yang sempat melihat senyum Denis menatapnya dengan bingung.

Ia lalu melihat ke arah yang sedang dilihat oleh Denis dan mengerutkan keningnya saat tak mendapati apa-apa disana.

Ia kembali melihat ke arah Denis yang masih menatap ke arah tadi, membuatnya semakin mengerutkan kening. Saat ia kembali melihat Denis ia langsung disambut tatapan tajam Denis, yang membuat dia menelan salivanya dengan susah.

Tatapanmu itu bos, batin Sandro dengan gugup.

"Sekali lagi selamat nak. Mama bangga sama kamu" ucap Amira setelah pelukan mereka terlepas.

"Iya ma terima kasih" balas Denis dengan suara lembut.

Denis lalu mengajak mereka pergi ke restoran Queen untuk merayakan keberhasilannya disana.

Karena mulai besok mereka semua akan direpotkan dengan pekerjaan mereka masing-masing, apa lagi mulai lusa warung makan mamanya akan segera di buka.

2 Hari kemudian

Pagi ini sudah dari subuh Amira bangun dan mulai menyiapkan bahan makanan untuk masakannya hari ini, karena hari ini adalah hari pertama ia membuka warung di depan rumahnya.

Sebelum bekerja Amira mengajak Keysa karyawannya untuk berdoa terlebih dahulu sebelum mereka membuka warung.

"Semangat ya nak Keysa. Semoga di hari pertama kita ini semua makanan kita bisa habis terjual dan pelanggan menyukai masakan tante" ucap Amira dengan semangat.

"Amin tante. Aku yakin mereka bakalan suka sama masakan tante karena masakan tante itu widih  T O P banget rasanya" puji Keysa sambil mengangkat kedua jempolnya.

"Ah! Kamu bisa aja. Ayok kita mulai kerjanya" ajak Amira dengan malu-malu.

Sebelum mulai bekerja Amira sudah menyuruh Keysa untuk sarapan, tak lupa ia juga sudah menyiapkan sarapan untuk anaknya di meja makan. Tepat pukul 07:00 pagi Sandro sudah datang untuk menjemput Denis seperti biasa untuk pergi ke kantor.

"Selamat pagi tante. Semangat ya buat pembukaannya" ucap Sandro.

"Pagi juga nak Sandro. Terima kasih buat semangatnya ya nak Sandro" balas tante Amira dengan suara lembut.

"Iya sama-sama tante. Aku masuk dulu ke dalam ya tante"

"Iya nak Sandro"

Sampainya di dalam rumah Sandro melihat Denis yang sedang sarapan dalam diam.

Ia lalu menyapa Denis dan saat ditawari sarapan ia menolaknya dengan halus, karena sebelum datang ia sudah sarapan di rumah bersama ibu dan adiknya yang tadi ia antar ke sekolah sebelum datang menjemput Denis.

"Ma aku pergi dulu" pamit Denis saat keluar dari rumah menghampiri mamanya di warung.

"Iya nak hati-hati ya di jalan" ucap Amira sambil tersenyum dengan manis.

"Heeemmmm"

Cup...........

Denis mencium pipi mamanya sebelum pergi bekerja, membuat Keysa yang sedari tadi melirik kearah mereka menjadi terharu melihat kedekatan sang majikan bersama anaknya tidak seperti ia dengan ibunya di rumah.

Seandainya aja ibu aku seperti tante Amira pasti rasanya senang banget, batin Keysa merasa iri.

...🌼 🌼 🌼 🌼 🌼...

Didalam mobil Denis dan Sandro membahas pekerjaan mereka dan apa saja yang terjadi selama ia tidak masuk kantor selama 5 hari, karena sibuk dengan ujian akhirnya 2 hari yang lalu.

Keduanya terus membahas pekerjaan sampai tak sadar jika mobil mereka sebentar lagi akan sampai di kantor DA Investment.

~ DA Investment ~

Denis keluar dari mobil setelah Sandro membukakan pintu untuknya meski sudah berulang kali Denis melarangnya, tapi Sandro tetap saja melakukan hal tersebut.

Saat masuk ke dalam kantor mereka langsung di sambut satpam dan karyawan lainnya.

"Selamat pagi direktur" ucap Rian dengan sopan di depan meja kerjanya.

"Bawa semua laporan mingguan ke ruanganku" titah Denis dengan suara dingin.

"Baik direktur"

"Sandro panggil Arsen ke ruanganku"

"Bocah empat mata itu belum datang bos. Dia hari ini akan mendaftar ujian di kampus setelah itu baru dia kemari" papar Sandro mengingat ucapan Arsen kemarin.

"Suruh dia ke ruanganku jika dia sudah datang" titah Denis sambil duduk di kursi kebesarannya.

"Baik bos"

Sandro berlalu keluar setelah melihat isyarat tangan Denis yang menyuruhnya pergi, tak berselang lama Rian datang sambil membawa beberapa laporan mingguan dari devisi masing-masing untuk Denis.

Saat jam makan siang Arsen dan Sandro masuk ke dalam ruangan Denis, sambil membawa makan siang yang di kirim oleh tante Amira untuk mereka semua sebagai hadiah pembukaan warungnya hari ini.

Melihat kedatangan keduanya Denis mengajak mereka buat makan bersama kebetulan sudah jam makan siang juga.

"Bagaimana dengan apa yang aku suruh waktu itu?" tanya Denis dengan suara dingin setelah beberapa saat yang lalu sudah menyelesaikan makan siangnya.

"Aku sudah berhasil membeli semua saham yang tersisa di NukaTech bos. Jumlahnya 45% bos" jawab Arsen sambil menyodorkan berkas jual beli saham dari beberapa pemegang saham yang tersisa.

"Bagus"

"Bos perusahaan itu sudah colaps kemarin dulu dan ada 400 karyawan yang kehilangan pekerjaan mereka" ucap Arsen sambil menunjukkan berita yang beredar kemarin dulu.

"Jadi saat ini pemilik perusahaan itu adalah bos" tambah Sandro.

"Iya benar"

"Bos apa rencana bos untuk perusahaan itu?" tanya Sandro dengan penasaran.

"Besok urus semua berkas-berkas kepemilikannya dan ganti nama perusahaan itu dengan nama DA Corp" ucap Denis dengan suara dingin.

"Bagaimana dengan karyawan disana bos?" tanya Arsen sambil membenarkan kaca matanya.

"Rekrut kembali karyawan yang setia dan kompeten dan jika masih ada posisi kosong buka lowongan besar-besaran untuk mengisi posisi yang masih kosong. Untuk karyawan lama taruh mereka di posisi yang lebih tinggi dari jabatan mereka yang dulu" papar Denis dengan suara tegas.

"Baik bos" ucap Arsen dengan patuh.

"Sandro nanti malam jam 19:00 kamu temani aku ke kasino Deluxe"

"Bos apa anda yakin akan ke sana?" tanya Sandro dengan cepat.

Ia tahu jika ditempat itu mereka akan bertemu dengan orang-orang dari geng atau musuh mereka saat masih bergabung dalam geng Ular Cobra.

"Heemmm" deham Denis sambil mengangguk kepalanya.

~ Casino Deluxe ~

Sesuai ucapannya tadi tepat jam 19:00 keduanya sudah tiba di kasino Deluxe dan sebelum masuk ke dalam mereka memakai topeng wajah, karena hari ini adalah tema mask face yang diadakan setiap sebulan sekali dari pihak kasino.

...🌼 🌼 🌼 🌼 🌼...

"Apa bos akan main malam ini?" tanya Sandro berbisik.

"No"

EEhhhh............

Sandro tercengang mendengar jawaban Denis barusan yang tidak ingin bermain malam ini di kasino seperti biasa jika mereka datang. Lalu jika tidak ingin bermain buat apa mereka kesini, itulah yang ada dalam pikirannya saat ini.

"Kamu cukup diam dan lihat saja" bisik Denis sambil tersenyum menyeringai.

"Oke bos"

Keduanya lalu naik ke lantai 3 tempat para VIP kasino biasa berada disana dan kebetulan keduanya mempunyai kartu anggota VIP yang bisa memudahkan mereka untuk bisa masuk ke area VIP di lantai 3.

Saat masuk ke dalam mereka langsung disambut dengan begitu banyak pengusaha, pejabat pemerintah, gangster, bahkan ada juga yang dari kalangan artis disana.

"Bos arah jam 6" bisik Sandro.

Beruntung keduanya memakai topeng wajah sehingga tidak ada yang mengenali mereka. Meski semua orang di sana tidak ada yang memakai topeng wajah, karena disana tempat khusus VIP yang akan menjaga kerahasian data pribadi mereka.

"Riski Akbar" gumam Denis dengan suara dingin saat melihat ke arah jam 6 sesuai ucapan Sandro tadi.

Denis lalu berjalan menuju ruangan kosong yang sering ia tempati jika kesana dan saat masuk ke dalam keduanya diam di tempat masing-masing dengan pemikiran yang berbeda.

Sandro berpikir buat apa mereka masuk ke sana, sedangkan Denis menatap sekeliling mencari sesuatu.

Aku sebenarnya ingin bertanya tapi aku ingat ucapan bos untuk diam dan lihat saja, batin Sandro.

Sandro mengerutkan keningnya melihat Denis yang berjalan menuju arah selatan dan seketika ia kaget saat Denis menarik sebuah benda kecil di tembok.

Ternyata benda itu berwarna sama dengan dinding tembok tersebut dan benda itu adalah kamera tersembunyi.

"Itu" ucap Sandro tak bisa berkata apa-apa lagi.

Denis tak berbicara apa-apa dan kembali berjalan menuju arah timur mengambil sesuatu di samping kursi, yang sering Denis duduk jika mereka datang ke sana untuk bermain atau sekedar melakukan pertemuan disana.

"Jangan bilang bos yang menaruhnya disana" tebak Sandro dengan syok.

"Sesuai dugaanmu! Hehehehe" ucap Denis sambil terkekeh.

Sandro seperti orang linglung yang tak bisa berkata apa-apa mengetahui hal ini, dan ia tak menyangka jika selama ini mereka datang ke sana ternyata mereka diawasi oleh pemilik kasino dan juga bos mereka sendiri.

Brak.................

Tiba-tiba pintu dibuka dengan kuat dari luar mengagetkan keduanya didalam sana.

Denis menatap orang yang baru masuk ke dalam dengan wajah datar dan dingin, sedangkan Sandro menatap sosok didepannya dengan kaget.

...🌼 🌼 🌼 🌼 🌼...

To be continue..............

Terpopuler

Comments

EL Shawieto

EL Shawieto

Wah traveling pikiran saya...🤭🤭

2023-03-02

0

lihat semua
Episodes
1 PAD | BAB 1
2 PAD | BAB 2
3 PAD | BAB 3
4 PAD | BAB 4
5 PAD | BAB 5
6 PAD | BAB 6
7 PAD | BAB 7
8 PAD | BAB 8
9 PAD | BAB 9
10 PAD | BAB 10
11 PAD | BAB 11
12 PAD | BAB 12
13 PAD | BAB 13
14 PAD | BAB 14
15 PAD | BAB 15
16 PAD | BAB 16
17 PAD | BAB 17
18 PAD | BAB 18
19 PAD | BAB 19
20 PAD | BAB 20
21 PAD | BAB 21
22 PAD | BAB 22
23 PAD | BAB 23
24 PAD | BAB 24
25 PAD | BAB 25
26 PAD | BAB 26
27 PAD | BAB 27
28 PAD | BAB 28
29 PAD | BAB 29
30 PAD | BAB 30
31 PAD | BAB 31
32 PAD | BAB 32
33 PAD | BAB 33
34 PAD | BAB 34
35 PAD | BAB 35
36 PAD | BAB 36
37 PAD | BAB 37
38 PAD | BAB 38
39 PAD | BAB 39
40 PAD | BAB 40
41 PAD | BAB 41
42 PAD | BAB 42
43 PAD | BAB 43
44 PAD | BAB 44
45 PAD | BAB 45
46 PAD | BAB 46
47 PAD | BAB 47
48 PAD | BAB 48
49 PAD | BAB 49
50 PAD | BAB 50
51 PAD | BAB 51
52 PAD | BAB 52
53 PAD | BAB 53
54 PAD | BAB 54
55 PAD | BAB 55
56 PAD | BAB 56
57 PAD | BAB 57
58 PAD | BAB 58
59 PAD | BAB 59
60 PAD | BAB 60
61 PAD | BAB 61
62 PAD | BAB 62
63 PAD | BAB 63
64 PAD | BAB 64
65 PAD | BAB 65
66 PAD | BAB 66
67 PAD | BAB 67
68 PAD | BAB 68
69 PAD | BAB 69
70 PAD | BAB 70
71 PAD | BAB 71
72 PAD | BAB 72
73 PAD | BAB 73
74 PAD | BAB 74
75 PAD | BAB 75
76 PAD | BAB 76
77 PAD | BAB 77
78 PAD | BAB 78
79 PAD | BAB 79
80 PAD | BAB 80
81 PAD | BAB 81
82 PAD | BAB 82
83 PAD | BAB 83
84 PAD | BAB 84
85 PAD | BAB 85
86 PAD | BAB 86
87 PAD | BAB 87
88 PAD | BAB 88
89 PAD | BAB 89
90 PAD | BAB 90
91 PAD | BAB 91
92 PAD | BAB 92
93 PAD | BAB 93
94 PAD | BAB 94
95 PAD | BAB 95
96 PAD | BAB 96
97 PAD | BAB 97
98 PAD | BAB 98
99 PAD | BAB 99
100 PAD | BAB 100
101 PAD | BAB 101
102 PAD | BAB 102
103 PAD | BAB 103
104 PAD | BAB 104
105 PAD | BAB 105
106 PAD | BAB 106
107 PAD | BAB 107
108 PAD | BAB 108
109 PAD | BAB 109
110 PAD | BAB 110
111 PAD | BAB 111
112 PAD | BAB 112
113 PAD | BAB 113
114 PAD | BAB 114
115 PAD | BAB 115
116 PAD | BAB 116
117 PAD | BAB 117
118 PAD | BAB 118
119 PAD | BAB 119
120 PAD | BAB 120
121 PAD | BAB 121
122 PAD | BAB 122
123 PAD | BAB 123
124 PAD | BAB 124
125 PAD | BAB 125
126 PAD | BAB 126
127 PAD | BAB 127
128 PAD | BAB 128
129 PAD | BAB 129
130 PAD | BAB 130
131 PAD | BAB 131
132 PAD | BAB 132
133 PAD | BAB 133
134 PAD | BAB 134
135 PAD | BAB 135
136 PAD | BAB 136
137 PAD | BAB 137
138 PAD | BAB 138
139 PAD | BAB 139
140 PAD | BAB 140
141 PAD | BAB 141
142 PAD | BAB 142
143 PAD | BAB 143
144 PAD | BAB 144
145 PAD | BAB 145
146 PAD | BAB 146
147 PAD | BAB 147
148 PAD | BAB 148
149 PAD | BAB 149
150 PAD | BAB 150
151 PAD | BAB 151
152 PAD | BAB 152
153 PAD | BAB 153
154 PAD | BAB 154
155 PAD | BAB 155
156 PAD | BAB 156
157 PAD | BAB 157
158 PAD | BAB 158
159 PAD | BAB 159
160 PAD | BAB 160
161 PAD | BAB 161
162 PAD | BAB 162
163 PAD | BAB 163
164 PAD | BAB 164
165 PAD | BAB 165
166 PAD | BAB 166
167 PAD | BAB 167
168 PAD | BAB 168
169 PAD | BAB 169
170 PAD | BAB 170
171 PAD | BAB 171
172 PAD | BAB 172
173 PAD | BAB 173
174 PAD | BAB 174
175 PAD | BAB 175
176 PAD | BAB 176
177 PAD | BAB 177
178 PAD | BAB 178
179 PAD | BAB 179
180 PAD | BAB 180
181 PAD | BAB 181
182 PAD | BAB 182
183 PAD | BAB 183
184 PAD | BAB 184
185 PAD | BAB 185
186 PAD | BAB 186
187 PAD | BAB 187
188 PAD | BAB 188
189 PAD | BAB 189
190 PAD | BAB 190
191 PAD | BAB 191
192 PAD | BAB 192
193 PAD | BAB 193
194 PAD | BAB 194
195 PAD | BAB 195
196 PAD | BAB 196
197 PAD | BAB 197
198 PAD | BAB 198
199 PAD | BAB 199
200 PAD | BAB 200
201 PAD | BAB 201
202 PAD | BAB 202
203 PAD | BAB 203
204 PAD | BAB 204
205 PAD | BAB 205
206 PAD | BAB 206
207 PAD | BAB 207
208 PAD | BAB 208
209 PAD | BAB 209
210 PAD | BAB 210
211 PAD | BAB 211
212 PAD | BAB 212
213 PAD | BAB 213
214 PAD | BAB 214
215 PAD | BAB 215
216 PAD | BAB 216
217 PAD | BAB 217
218 PAD | BAB 218
219 PAD | BAB 219
220 PAD | BAB 220
221 PAD | BAB 221
222 PAD | BAB 222
223 PAD | BAB 223
224 PAD | BAB 224
225 PAD | BAB 225
226 PAD | BAB 226
227 PAD | BAB 227
228 PAD | BAB 228
229 PAD | BAB 229
230 PAD | BAB 230
231 PAD | BAB 231
232 PAD | BAB 232
233 PAD | BAB 233
234 PAD | BAB 234
235 PAD | BAB 235
236 PAD | BAB 236
237 PAD | BAB 237
238 PAD | BAB 238
239 PAD | BAB 239
240 PAD | BAB 240
241 PAD | BAB 241
242 PAD | BAB 242
243 PAD | BAB 243
244 PAD | BAB 244
245 PAD | BAB 245
246 PAD | BAB 246
247 PAD | BAB 247
248 PAD | BAB 248
249 PAD | BAB 249
250 PAD | BAB 250
251 PAD | BAB 251
252 PAD | BAB 252
253 PAD | BAB 253
254 PAD | BAB 254
255 PAD | BAB 255
256 PAD | BAB 256
257 PAD | BAB 257
258 PAD | BAB 258
259 PAD | BAB 259
260 PAD | BAB 260
261 PAD | BAB 261
262 PAD | BAB 262
263 PAD | BAB 263
264 PAD | BAB 264
265 PAD | BAB 265
266 PAD | BAB 266
267 PAD | BAB 267
268 PAD | BAB 268
269 PAD | BAB 269
270 PAD | BAB 270
271 PAD | BAB 271
272 Ekstra Part 1
273 Ekstra Part 2
274 Ekstra Part 3
275 Ekstra Part 4
Episodes

Updated 275 Episodes

1
PAD | BAB 1
2
PAD | BAB 2
3
PAD | BAB 3
4
PAD | BAB 4
5
PAD | BAB 5
6
PAD | BAB 6
7
PAD | BAB 7
8
PAD | BAB 8
9
PAD | BAB 9
10
PAD | BAB 10
11
PAD | BAB 11
12
PAD | BAB 12
13
PAD | BAB 13
14
PAD | BAB 14
15
PAD | BAB 15
16
PAD | BAB 16
17
PAD | BAB 17
18
PAD | BAB 18
19
PAD | BAB 19
20
PAD | BAB 20
21
PAD | BAB 21
22
PAD | BAB 22
23
PAD | BAB 23
24
PAD | BAB 24
25
PAD | BAB 25
26
PAD | BAB 26
27
PAD | BAB 27
28
PAD | BAB 28
29
PAD | BAB 29
30
PAD | BAB 30
31
PAD | BAB 31
32
PAD | BAB 32
33
PAD | BAB 33
34
PAD | BAB 34
35
PAD | BAB 35
36
PAD | BAB 36
37
PAD | BAB 37
38
PAD | BAB 38
39
PAD | BAB 39
40
PAD | BAB 40
41
PAD | BAB 41
42
PAD | BAB 42
43
PAD | BAB 43
44
PAD | BAB 44
45
PAD | BAB 45
46
PAD | BAB 46
47
PAD | BAB 47
48
PAD | BAB 48
49
PAD | BAB 49
50
PAD | BAB 50
51
PAD | BAB 51
52
PAD | BAB 52
53
PAD | BAB 53
54
PAD | BAB 54
55
PAD | BAB 55
56
PAD | BAB 56
57
PAD | BAB 57
58
PAD | BAB 58
59
PAD | BAB 59
60
PAD | BAB 60
61
PAD | BAB 61
62
PAD | BAB 62
63
PAD | BAB 63
64
PAD | BAB 64
65
PAD | BAB 65
66
PAD | BAB 66
67
PAD | BAB 67
68
PAD | BAB 68
69
PAD | BAB 69
70
PAD | BAB 70
71
PAD | BAB 71
72
PAD | BAB 72
73
PAD | BAB 73
74
PAD | BAB 74
75
PAD | BAB 75
76
PAD | BAB 76
77
PAD | BAB 77
78
PAD | BAB 78
79
PAD | BAB 79
80
PAD | BAB 80
81
PAD | BAB 81
82
PAD | BAB 82
83
PAD | BAB 83
84
PAD | BAB 84
85
PAD | BAB 85
86
PAD | BAB 86
87
PAD | BAB 87
88
PAD | BAB 88
89
PAD | BAB 89
90
PAD | BAB 90
91
PAD | BAB 91
92
PAD | BAB 92
93
PAD | BAB 93
94
PAD | BAB 94
95
PAD | BAB 95
96
PAD | BAB 96
97
PAD | BAB 97
98
PAD | BAB 98
99
PAD | BAB 99
100
PAD | BAB 100
101
PAD | BAB 101
102
PAD | BAB 102
103
PAD | BAB 103
104
PAD | BAB 104
105
PAD | BAB 105
106
PAD | BAB 106
107
PAD | BAB 107
108
PAD | BAB 108
109
PAD | BAB 109
110
PAD | BAB 110
111
PAD | BAB 111
112
PAD | BAB 112
113
PAD | BAB 113
114
PAD | BAB 114
115
PAD | BAB 115
116
PAD | BAB 116
117
PAD | BAB 117
118
PAD | BAB 118
119
PAD | BAB 119
120
PAD | BAB 120
121
PAD | BAB 121
122
PAD | BAB 122
123
PAD | BAB 123
124
PAD | BAB 124
125
PAD | BAB 125
126
PAD | BAB 126
127
PAD | BAB 127
128
PAD | BAB 128
129
PAD | BAB 129
130
PAD | BAB 130
131
PAD | BAB 131
132
PAD | BAB 132
133
PAD | BAB 133
134
PAD | BAB 134
135
PAD | BAB 135
136
PAD | BAB 136
137
PAD | BAB 137
138
PAD | BAB 138
139
PAD | BAB 139
140
PAD | BAB 140
141
PAD | BAB 141
142
PAD | BAB 142
143
PAD | BAB 143
144
PAD | BAB 144
145
PAD | BAB 145
146
PAD | BAB 146
147
PAD | BAB 147
148
PAD | BAB 148
149
PAD | BAB 149
150
PAD | BAB 150
151
PAD | BAB 151
152
PAD | BAB 152
153
PAD | BAB 153
154
PAD | BAB 154
155
PAD | BAB 155
156
PAD | BAB 156
157
PAD | BAB 157
158
PAD | BAB 158
159
PAD | BAB 159
160
PAD | BAB 160
161
PAD | BAB 161
162
PAD | BAB 162
163
PAD | BAB 163
164
PAD | BAB 164
165
PAD | BAB 165
166
PAD | BAB 166
167
PAD | BAB 167
168
PAD | BAB 168
169
PAD | BAB 169
170
PAD | BAB 170
171
PAD | BAB 171
172
PAD | BAB 172
173
PAD | BAB 173
174
PAD | BAB 174
175
PAD | BAB 175
176
PAD | BAB 176
177
PAD | BAB 177
178
PAD | BAB 178
179
PAD | BAB 179
180
PAD | BAB 180
181
PAD | BAB 181
182
PAD | BAB 182
183
PAD | BAB 183
184
PAD | BAB 184
185
PAD | BAB 185
186
PAD | BAB 186
187
PAD | BAB 187
188
PAD | BAB 188
189
PAD | BAB 189
190
PAD | BAB 190
191
PAD | BAB 191
192
PAD | BAB 192
193
PAD | BAB 193
194
PAD | BAB 194
195
PAD | BAB 195
196
PAD | BAB 196
197
PAD | BAB 197
198
PAD | BAB 198
199
PAD | BAB 199
200
PAD | BAB 200
201
PAD | BAB 201
202
PAD | BAB 202
203
PAD | BAB 203
204
PAD | BAB 204
205
PAD | BAB 205
206
PAD | BAB 206
207
PAD | BAB 207
208
PAD | BAB 208
209
PAD | BAB 209
210
PAD | BAB 210
211
PAD | BAB 211
212
PAD | BAB 212
213
PAD | BAB 213
214
PAD | BAB 214
215
PAD | BAB 215
216
PAD | BAB 216
217
PAD | BAB 217
218
PAD | BAB 218
219
PAD | BAB 219
220
PAD | BAB 220
221
PAD | BAB 221
222
PAD | BAB 222
223
PAD | BAB 223
224
PAD | BAB 224
225
PAD | BAB 225
226
PAD | BAB 226
227
PAD | BAB 227
228
PAD | BAB 228
229
PAD | BAB 229
230
PAD | BAB 230
231
PAD | BAB 231
232
PAD | BAB 232
233
PAD | BAB 233
234
PAD | BAB 234
235
PAD | BAB 235
236
PAD | BAB 236
237
PAD | BAB 237
238
PAD | BAB 238
239
PAD | BAB 239
240
PAD | BAB 240
241
PAD | BAB 241
242
PAD | BAB 242
243
PAD | BAB 243
244
PAD | BAB 244
245
PAD | BAB 245
246
PAD | BAB 246
247
PAD | BAB 247
248
PAD | BAB 248
249
PAD | BAB 249
250
PAD | BAB 250
251
PAD | BAB 251
252
PAD | BAB 252
253
PAD | BAB 253
254
PAD | BAB 254
255
PAD | BAB 255
256
PAD | BAB 256
257
PAD | BAB 257
258
PAD | BAB 258
259
PAD | BAB 259
260
PAD | BAB 260
261
PAD | BAB 261
262
PAD | BAB 262
263
PAD | BAB 263
264
PAD | BAB 264
265
PAD | BAB 265
266
PAD | BAB 266
267
PAD | BAB 267
268
PAD | BAB 268
269
PAD | BAB 269
270
PAD | BAB 270
271
PAD | BAB 271
272
Ekstra Part 1
273
Ekstra Part 2
274
Ekstra Part 3
275
Ekstra Part 4

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!