CHAPTER 16 - UJIAN MASUK AKADEMI SIHIR PHILLSBURGH

Keesokan harinya di pagi hari Arthur pun bangun dari tidurnya dan bersiap-siap untuk berangkat menuju Akademi Sihir Phillsburgh. Sebelum berangkat Arthur sarapan terlebih dahulu dengan makanan yang telah disiapkan oleh Nyonya pemilik penginapan.

Saat sebelum makan, matanya Arthur berkeliling, Ia tidak melihat Alice sama sekali. Arthur pun bertanya ke Nyonya pemilik penginapan, " Nyonya, apa anda melihat wanita yang berambut ungu semalam? ". Tanya Arthur.

" Ooh jika anda mencari Nona itu, Ia sudah pergi dari penginapan ini terlebih dahulu, bahkan Ia sudah pergi sebelum anda bangun ". Jawab Nyonya pemilik penginapan itu.

" Begitu ya, terimakasih telah memberitahu Nyonya ". Jawab Arthur.

" Sama-sama Tuan ". Jawab Nyonya pemilik penginapan itu.

Arthur pun memakan sarapannya, setelah selesai memakan sarapannya Arthur pamit kepada Nyonya pemilik penginapan itu dan pergi menuju Akademi Sihir Phillsburgh.

Setelah sampai di Akademi Sihir Phillsburgh, Arthur melihat banyak sekali orang yang ingin masuk ke Akademi tersebut, dan ada juga orang-orang yang sombong merasa dirinya sudah pasti akan masuk ke Akademi tersebut karena kekuatannya hanya sedikit kuat diatas orang-orang yang lemah.

Arthur sedang berjalan menuju pintu masuk Akademi tetapi Ia ditahan oleh orang yang sombong itu dan orang yang sombong itu berkata, " Oi siapa kau, orang yang lemah tidak boleh menginjakkan kakinya di tempat ini tempat para orang-orang hebat terlahir, jadi pergi kau jangan kembali kesini *blaar* atau kau mau aku bakar dengan api hebat milikku ini ". Ucap orang itu dengan sombong.

Lalu Arthur mengibaskan tangannya api itu langsung menghilang tanpa bekas, " Si.. sialan kau bagaimana kau bisa menghilangkan api ku hanya dengan kibasan tangan, aku akan menghancurkan mu ". Ucap orang itu.

*Blaaaaarrr...... *

" Inilah api sejati yang sebenarnya, *Hellfire*, sadari tempat mu orang bodoh, kau salah pilih lawan. Lihatlah dirimu memalukan sekali hanya dengan api kecil ini sampai kencing dicelana ". Jawab Arthur sambil menyeringai.

Orang itu diam kaku tidak dapat berkata-kata, karena Ia takut dan malu karena dirinya sendiri.

Arthur pun lanjut memasuki Akademi Sihir Phillsburgh.

Setelah masuk kedalam para siswa yang ingin mengikuti ujian masuk Akademi diarahkan ke arena latihan, mereka semua diuji satu satu, pengujian itu ada tes jumlah mana, tes fisik, tes kemampuan berpedang dan tes kemampuan sihir.

tes kemampuan berpedang dan sihir ini berguna untuk mengukur kecocokan murid apakah murid itu pantas jadi kesatria atau lebih pantas menjadi penyihir.

Setelah sekian banyak murid yang telah melakukan tes, akhirnya tiba giliran Arthur untuk melakukan tes ujian masuk.

" Sekarang giliran dirimu Azazel Arthur Astheric ". Ucap guru pembimbing tes ujian tersebut.

Arthur melakukan tes jumlah mana, setelah bertahun-tahun lamanya Arthur melatih dirinya baik kemampuan berpedang, fisik, mana, dan kemampuan sihir.

" Alirkan mana mu ke bola kristal ini, agar bola kristal ini bisa mengetahui jumlah mana yang ada di tubuhmu itu ". Ucap guru pembimbing tes ujian tersebut.

" Baiklah pak, aku akan mengalirkan mana ku ". Jawab Arthur.

Jumlah mana yang dimiliki Arthur sangat amat besar tetapi Arthur berniat untuk membatasi pengeluaran jumlah mananya dengan cara mengalirkan sedikit mananya dan menghentikan pengeluaran mananya dengan sihir.

Setelah selesai menghitung jumlah mana yang ada pada diri Arthur, jumlah mana yang diketahui oleh bola kristal itu adalah 10.000, jumlah yang kecil untuk seorang keturunan bangsawan besar, bahkan bangsawan biasa lain yang menguji sihir nya lebih besar daripada Arthur, tetapi jumlah mana yang sekecil itu termasuk besar daripada kalangan seseorang yang bukan seorang bangsawan atau seorang rakyat biasa.

Setelah tes jumlah mana selanjutnya Arthur akan melakukan tes sihir, tes ini mengharuskan untuk Arthur bisa menghancurkan semua target dengan satu serangan, terdapat 5 target yang dapat dihancurkan dengan sihir apa saja.

*Hellfire, 5 bilah.... *

* Hancurkan...... *

* Duaaar...... * Kabooomm..... *

Para guru pembimbing tes ujian masuk tersebut langsung syok, karena mereka melihat sesuatu hal yang sangat jarang, bahkan hal yang sangat mustahil untuk ada, yaitu seseorang dengan jumlah sihir yang kecil atau sedikit, bisa menggunakan 'Hellfire'.

" Bagaimana mungkin, sebenarnya bagaimana caramu melakukan itu Azazel Arthur Astheric?, Dengan jumlah mana yang sedikit itu kau bisa menggunakan *Hellfire*, tidak hanya itu kau bahkan bisa mengendalikan sihir tingkat tinggi itu dengan mudah, kau benar-benar seorang jenius meskipun mana mu rendah itu bisa ditingkatkan dengan banyak latihan ".

Para guru pembimbing tes ujian masuk itu melanjutkan, " Tes sihir telah kau lewatkan dengan mengesankan, selanjutnya adalah tahap tes akhir, yaitu tes kemampuan berpedang. Jika kamu tidak berpotensi di bidang berpedang, kamu akan langsung kami masukan ke kelas sihir, kelas yang mempelajari ilmu sihir dengan luas dan kelas yang akan menjadikan seorang yang hebat dalam bidang sihir menjadi penyihir, bahkan bisa menjadikan dirinya yang hebat menjadi *Penyihir Terhormat kerajaan Lasenburgh.

" Begitu ya baik aku mengerti guru, lalu apa yang terjadi jika ilmu berpedang ku lebih hebat daripada kemampuan sihir milikku? ".Tanya Arthur.

" Jika kemampuan berpedang milikmu lebih hebat dari sihir mu maka kami akan memasukkan dirimu ke kelas kesatria, kelas yang akan menjadikan murid-murid yang ada dikelas itu menjadi seorang *Kesatria Lasenburgh*, bahkan bisa menjadi kan para kesatria hebat itu menjadi *Honorable Knight*, atau kesatria terhormat yang ada di Kerajaan Lasenburgh ini ".

Para guru pembimbing tes ujian masuk itu melanjutkan kembali, " Tetapi, jika kemampuan dirimu seimbang baik di kemampuan sihir dan kemampuan berpedang kami akan mendiskusikan dengan guru yang lain agar mengetahui kecocokan aslimu berada dimana, dan juga jika kemampuan ilmu sihir dan ilmu berpedang mu seimbang maka kami juga akan mempersilahkan dirimu memilih ingin memasuki kelas Penyihir atau kelas Kesatria. Keduanya memiliki satu tujuan yang sama yaitu tujuan yang terhormat, menjadikan diri kalian melindungi Kerajaan ini dan orang-orang yang ada di Kerajaan ini.

" Begitu ya guru..., baiklah sekarang aku mengerti dengan yang kalian ucapkan kepadaku ". Jawab Arthur.

Lalu akhirnya tibalah Arthur di tes terakhir yaitu tes ilmu berpedang miliknya.

Tiba-tiba Siegfried datang dan berkata, " Tunggu sebentar!, aku yang akan menjadi lawan tes kemampuan berpedang dirinya ". Ucap Siegfried.

" Tu.. Tuan Siegfried!?, apa yang anda lakukan disini ". Jawab para guru pembimbing tes ujian masuk itu.

Siegfried pun berkata kepada mereka, " Tidak usah banyak tanya aku hanya kebetulan datang dan ingin membimbing tes ilmu berpedang ". Ucap Siegfried.

" Ba... Baiklah Tuan Siegfried silahkan anda membimbing Azazel Arthur Astheric ". Jawab para guru pembimbing tes ujian masuk itu.

" Tuan, apakah saya harus melawan anda untuk membuktikan kemampuan saya? ". Jawab Arthur sambil menyeringai.

" Ya... Silahkan keluarkan seluruh kemampuan berpedang dirimu jangan menahan diri jika melawan diriku! ". Ucap Siegfried sambil tersenyum.

Arthur pun menjawab, " Baiklah Tuan! ".

" Kenapa anak itu tiba-tiba bersemangat, seperti karena orang yang akan membimbing nya adalah seorang yang kuat di Kerajaan ini ". Gumam para guru pembimbing tes ujian masuk itu.

" Baiklah kita akan mulai ". Ucap Siegfried.

" Siap...... "

" Mulai!! "

* Tes...... *

*Tek tek tek tek* *swuuhhhh..... *

*Dap dap dap dap*

*Ting...... *

" Sepertinya kamu sudah menjadi semakin kuat ya... Arthur, aku bahkan tidak menahan serangan ku ini ". Ucap Siegfried sambil tersenyum.

" Ya!!!, guru aku tidak akan menahan diri siapapun lawanku, baik iblis, manusia, ataupun dirimu, karena aku sudah pernah mengatakannya kepada anda guru, *Siapa pun yang melawan diriku tidak peduli apa ras mereka aku akan menjadikan mereka musuh*, karena sekarang anda yang menantang diriku maka aku akan mengganggap anda sebagai musuh sementara sampai diriku menang ". Jawab Arthur dengan tatapan penuh semangat.

Episodes
1 [BAB 1] CHAPTER 1 - PENGENALAN
2 CHAPTER 2 - PERTEMUAN YANG DITAKDIRKAN
3 CHAPTER 3 - TEMAN
4 CHAPTER 4 - PERTEMUAN YANG MENGUBAH HIDUP
5 CHAPTER 5 - AWAL PERJALANAN MENJADI KUAT
6 CHAPTER 6 - PERPISAHAN
7 CHAPTER 7 - LATIHAN (1)
8 CHAPTER 8 - LATIHAN (2)
9 CHAPTER 9 - KEBENARAN DARI MASA LALU
10 CHAPTER 10 - KEBENARAN DARI MASA LALU (2)
11 CHAPTER 11 - PECAHAN KEKUATAN KELUARGA ASTHERIC
12 CHAPTER 12 - PEWARIS SEBENARNYA DARI KEKUATAN YANG HILANG
13 CHAPTER 13 - PERPISAHAN DENGAN GURU
14 CHAPTER 14 - AKADEMI SIHIR PHILLSBURGH
15 [BAB 2] CHAPTER 15 - WILAYAH BAGIAN TIMUR, KOTA ABERDALE
16 CHAPTER 16 - UJIAN MASUK AKADEMI SIHIR PHILLSBURGH
17 CHAPTER 17 - AKHIR DARI HIDUP?
18 CHAPTER 18 - ISTRI DARI SANG PAHLAWAN
19 CHAPTER 19 - KELAS SPESIAL
20 CHAPTER 20 - SENYUMAN YANG BERHARGA
21 CHAPTER 21 - ARTHUR DAN ANASTASIA
22 CHAPTER 22 - MELATIH KEMAMPUAN LUCAS
23 [BAB 3] CHAPTER 23 - LAND OF DARKNESS
24 CHAPTER 24 - TIDUR BERSAMA
25 CHAPTER 25 - TEMAN MASA KECIL YANG TERLUPAKAN
26 CHAPTER 26 - AZ DAN AL
27 CHAPTER 27 - IDENTITAS DAN MASA LALU TEMAN MASA KECIL
28 CHAPTER 28 - PENGARUH BESAR ELLEN
29 CHAPTER 29 - SUASANA DALAM KELAS
30 CHAPTER 30 - RINDU
31 CHAPTER 31 - IDENTITAS ASLI KELUARGA GLENN
32 CHAPTER 32 - WANITA ELF DITENGAH KEGELAPAN
33 CHAPTER 33 - PENYESALAN KARENA TIDAK BISA MEMBANTU
34 CHAPTER 34 - KEKHAWATIRAN SEORANG IBU
35 CHAPTER 35 - OBROLAN PARA GADIS
36 CHAPTER 36 - DARAH CAMPURAN
37 CHAPTER 37 - PENEBUSAN DOSA LUNA SEBAGAI SAHABAT LUCIANA
38 CHAPTER 38 - KECURIGAAN ARTHUR
39 CHAPTER 39 - DARAH DARI KEDUA ORANG TUA DENGAN RAS YANG BERBEDA
40 CHAPTER 40 - BERKEMBANG MENJADI LEBIH KUAT LAGI
41 [BAB 4] CHAPTER 41 - SERANGAN SIHIR YANG SANGAT AMAT DAHSYAT
42 CHAPTER 42 - PENYUSUPAN YANG DILAKUKAN OLEH LAND OF DARKNESS
43 CHAPTER 43 - ARTHUR DENGAN BLACK ROSES
44 EXTRA INFORMATION
45 CHAPTER 44 - KERJASAMA ARTHUR DENGAN LAND OF DARKNESS
46 CHAPTER 45 - KEMBALINYA ARTHUR KE KERAJAAN LASENBURGH
47 CHAPTER 46 - PEMILIK KEKUATAN THE KING OF JUDGEMENT SELAIN ARTHUR
48 CHAPTER 47 - INTEROGASI
49 CHAPTER 48 - MENCARI KEBENARAN TENTANG PERANG
50 CHAPTER 49 - LATIHAN KEMBALI SEBELUM PEPERANGAN DIMULAI
51 CHAPTER 50 - INFORMASI TENTANG PERANG YANG AKAN DATANG
52 CHAPTER 51 - PERMINTAAN TERAKHIR
53 CHAPTER 52 - JANJI (1)
54 CHAPTER 53 - JANJI (2)
55 CHAPTER 54 - JANJI (3)
56 CHAPTER 55 - ALAM BAWAH SADAR
57 CHAPTER 56 - MENCAPAI BATAS
58 CHAPTER 57 - PAHLAWAN DUNIA
59 CHAPTER 58 - MENGAMBIL KEMBALI DARK REPULSER
60 CHAPTER 59 - KEBENARAN TENTANG KERJA SAMA DENGAN LAND OF DARKNESS
61 CHAPTER 60 - MENGUCAPKAN PERPISAHAN
62 CHAPTER 61 - CINTA
63 CHAPTER 63 - MENGUNGKAPKAN IDENTITAS YANG SEBENARNYA
64 CHAPTER 64 - PERTEMPURAN DIMULAI!
Episodes

Updated 64 Episodes

1
[BAB 1] CHAPTER 1 - PENGENALAN
2
CHAPTER 2 - PERTEMUAN YANG DITAKDIRKAN
3
CHAPTER 3 - TEMAN
4
CHAPTER 4 - PERTEMUAN YANG MENGUBAH HIDUP
5
CHAPTER 5 - AWAL PERJALANAN MENJADI KUAT
6
CHAPTER 6 - PERPISAHAN
7
CHAPTER 7 - LATIHAN (1)
8
CHAPTER 8 - LATIHAN (2)
9
CHAPTER 9 - KEBENARAN DARI MASA LALU
10
CHAPTER 10 - KEBENARAN DARI MASA LALU (2)
11
CHAPTER 11 - PECAHAN KEKUATAN KELUARGA ASTHERIC
12
CHAPTER 12 - PEWARIS SEBENARNYA DARI KEKUATAN YANG HILANG
13
CHAPTER 13 - PERPISAHAN DENGAN GURU
14
CHAPTER 14 - AKADEMI SIHIR PHILLSBURGH
15
[BAB 2] CHAPTER 15 - WILAYAH BAGIAN TIMUR, KOTA ABERDALE
16
CHAPTER 16 - UJIAN MASUK AKADEMI SIHIR PHILLSBURGH
17
CHAPTER 17 - AKHIR DARI HIDUP?
18
CHAPTER 18 - ISTRI DARI SANG PAHLAWAN
19
CHAPTER 19 - KELAS SPESIAL
20
CHAPTER 20 - SENYUMAN YANG BERHARGA
21
CHAPTER 21 - ARTHUR DAN ANASTASIA
22
CHAPTER 22 - MELATIH KEMAMPUAN LUCAS
23
[BAB 3] CHAPTER 23 - LAND OF DARKNESS
24
CHAPTER 24 - TIDUR BERSAMA
25
CHAPTER 25 - TEMAN MASA KECIL YANG TERLUPAKAN
26
CHAPTER 26 - AZ DAN AL
27
CHAPTER 27 - IDENTITAS DAN MASA LALU TEMAN MASA KECIL
28
CHAPTER 28 - PENGARUH BESAR ELLEN
29
CHAPTER 29 - SUASANA DALAM KELAS
30
CHAPTER 30 - RINDU
31
CHAPTER 31 - IDENTITAS ASLI KELUARGA GLENN
32
CHAPTER 32 - WANITA ELF DITENGAH KEGELAPAN
33
CHAPTER 33 - PENYESALAN KARENA TIDAK BISA MEMBANTU
34
CHAPTER 34 - KEKHAWATIRAN SEORANG IBU
35
CHAPTER 35 - OBROLAN PARA GADIS
36
CHAPTER 36 - DARAH CAMPURAN
37
CHAPTER 37 - PENEBUSAN DOSA LUNA SEBAGAI SAHABAT LUCIANA
38
CHAPTER 38 - KECURIGAAN ARTHUR
39
CHAPTER 39 - DARAH DARI KEDUA ORANG TUA DENGAN RAS YANG BERBEDA
40
CHAPTER 40 - BERKEMBANG MENJADI LEBIH KUAT LAGI
41
[BAB 4] CHAPTER 41 - SERANGAN SIHIR YANG SANGAT AMAT DAHSYAT
42
CHAPTER 42 - PENYUSUPAN YANG DILAKUKAN OLEH LAND OF DARKNESS
43
CHAPTER 43 - ARTHUR DENGAN BLACK ROSES
44
EXTRA INFORMATION
45
CHAPTER 44 - KERJASAMA ARTHUR DENGAN LAND OF DARKNESS
46
CHAPTER 45 - KEMBALINYA ARTHUR KE KERAJAAN LASENBURGH
47
CHAPTER 46 - PEMILIK KEKUATAN THE KING OF JUDGEMENT SELAIN ARTHUR
48
CHAPTER 47 - INTEROGASI
49
CHAPTER 48 - MENCARI KEBENARAN TENTANG PERANG
50
CHAPTER 49 - LATIHAN KEMBALI SEBELUM PEPERANGAN DIMULAI
51
CHAPTER 50 - INFORMASI TENTANG PERANG YANG AKAN DATANG
52
CHAPTER 51 - PERMINTAAN TERAKHIR
53
CHAPTER 52 - JANJI (1)
54
CHAPTER 53 - JANJI (2)
55
CHAPTER 54 - JANJI (3)
56
CHAPTER 55 - ALAM BAWAH SADAR
57
CHAPTER 56 - MENCAPAI BATAS
58
CHAPTER 57 - PAHLAWAN DUNIA
59
CHAPTER 58 - MENGAMBIL KEMBALI DARK REPULSER
60
CHAPTER 59 - KEBENARAN TENTANG KERJA SAMA DENGAN LAND OF DARKNESS
61
CHAPTER 60 - MENGUCAPKAN PERPISAHAN
62
CHAPTER 61 - CINTA
63
CHAPTER 63 - MENGUNGKAPKAN IDENTITAS YANG SEBENARNYA
64
CHAPTER 64 - PERTEMPURAN DIMULAI!

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!