siang itu,di kantor Hutama group milik keluarga Andreas,pak Harry sedang berbincang dengan Dito,sekertaris sekaligus tangan kanan pak Harry
"bagaimana Dito,hasil dari penyelidikan mu?saya sudah menemukan tempat tinggal gadis yang bernama Tiara Sofia,bahkan saya sudah menemukan dimana dia sekarang bersekolah.lalu?Tiara tinggal dikampung sebelah komplek perumahan bapak,dia tinggal bersama nenek dan adiknya,ini alamat lengkapnya,kali bapak mau saya bisa mengantar bapak sekarang juga. kata mu,kamu sudah menemukan dimana dia sekarang bersekolah?iya pak,dia sekarang bersekolah di SMU harapan.apa?dia sekolah di sekolah yayasan yang aku ketuai.bagaimana bisa?kamu bilang mereka hidup dengan sederhana,jadi mana mungkin dia bisa masuk sekolah SMU harapan.dia masuk lewat jalur beasiswa pak.oo berarti dia anak yang pintar.ok cukup,besok kita pergi ke sekolah SMU harapan,bahkan Andre pun bersekolah disana.saya ingin memastikan siapa gadis itu sebenernya.o iya Dito!!hal ini jangan sampai istri dan anak saya tahu.siap pak,bapak tenang saja,semua aman.baiklah,terimakasih dito.besok kita berangkat kesekolah,dan kita akan memastikan berita ini.iya pak".
bel tanda pulang sekolah berbunyi,semua siswa akhirnya bisa bernafas lega,karna setidaknya otaknya bisa istirahat sejenak setelah lebih dari setengah hari bekerja tak berhenti.semu siswa berhamburan keluar,tidak terkecuali dengan Tiara dan Andreas.
"Tia,pulang bareng lagi yuk.maaf ndre,masa tiap hari kita pulang bareng?nggak enaklah dilihat orang.nggak enak sama siapa Tia?memang ada larangan ya disekolah ini,untuk nggak boleh pulang bareng tiap hari,lagian kan kamu bisa ngirit ongkos tia.ya udah deh kalo gitu.nah gitu donk.yok.
kemudian Tiara mengikuti Andreas menaiki motornya,bukan karna apa.benarbkata Andreas,dengan Tiara pulang bareng Andre,setidaknya Tiara menghemat ongkos naik angkutan.
setibanya didepan gang,Tiara turun dari motor."Tia,aku pengen banget main kerumah kamu,pengen kenal nenek kamu dan ketemu sama adik kamu lagi.belum waktunya ndre,aku tidak ingin nenek berprasangka buruk.aku ini masih kelas 1 SMU ,sebenernya belum waktunya punya temen Deket laki laki ,apalagi kalo mengingat cita cita ku yang tinggi.tia,aku janji nggak akan menghambat kamu dalam mengejar cita cita kamu,bahkan aku janji akan membantu kamu mewujudkan cita cita mu.bener?promise for you tia.ok.ya udah aku pulang dulu ya tia.hati hati ndre.pasti"
setibanya dirumah,Tiara langsung menunaikan sholat dhuhur,tampak Dilla sedang tidur siang.sedangkan nenek sedang membersihkan halaman belakang.
"nek!!iya nduk.nenek lagi apa?cuma membersihkan halaman belakang nduk,nenek bosen nggak ngapa ngapain seharian.ya udah jangan terlalu capek ya nek.iya nduk,kamu makan dulu,itu tadi nenek udah masakin cah jamur kesukaan kamu.wah enak nih,Tia makan ya nek.iya nduk"
setelah selesai makan,Tia membersihkan bekas makan dan bersiap siap untuk berangkat mengajar ditempat Gani.begitulah kehidupan Tiara berlalu setiap harinya.tiara menggunakan kecerdasan otaknya untuk mengajar les sehingga menghasilkan uang .gaji dari hasil dia mengajar ngaji dan les pelajaran digunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari hari tiara,nenek dan adiknya.beruntung penghasilan Tiara sekarang bertambah semenjak dino ikut les dirumah gani.tiara bersyukur,walaupun neneknya sekarang sudah tidak bisa membantunya mencari uang,tetapi kalau hanya untuk makan dan sekolah Dilla,gaji Tiara masih cukup.
keesokan harinya,Tiara berangkat sekolah seperti biasa.setibanya disekolah,Tiara langsung menuju kelas.kelas tiara masih sepi,hanya ada beberapa siswa dikelas.
"hai tia.ucap Rani teman sekelas Tiara. hai ran.tia,jam masuk kan masih lumayan.kita ke taman dulu yuk.baiklah.tia,aku pengen jadi temen kamu,boleh nggak?ya boleh lah,memang kenapa?ya nggak sih Tia,cuma disekolah ini,aku kesulitan mencari teman,aku lihat disini orang yang berada semua,jadi mereka pasti membuat circle yang sesuai dengan mereka,dan aku sudah otomatis tidak termasuk.terus,apa alasan kamu mau berteman dengan aku.simple sih,karna kita satu circle,aku dan kamu sama sama masuk sini karna dapat beasiswa,bukan karna mampu secara financial.kita semua tahu,SMU harapan itu sekolah elit,hanya orang yang berkantong tebal yang bisa masuk sini.iya,kamu bener.makanya aku lebih senang sendiri,karna aku sadar diri aku siapa.ok,kalo gitu kita berteman ya Tia. baik".
"yah,memang pantas ya kalo kalian berteman.sama sama orang kampung,dan sama sama orang kalangan under.beda sama kita"ucap Vania,teman satu circle Aira.
namun,Tiara dan Rani tidak menggubris omongan mereka.mereka terus melangkah menuju taman sekolah.
"Tia,memang rumah kamu dimana?rumah ku ada di kampung Bojong ran,kamu sendiri?oo aku dari kampung limau Tia,tidak jauh dari sekolah ini.oo begitu.memang kami dari SMP mana ran?aku dari SMP pelita Tia,kalau kamu? akan dari SMP perkasa.oo berarti kamu satu SMP sama Andreas ya?iya ran"
setelah beberapa saat mereka mengobrol di taman,bel tanda masuk kelas berbunyi.kemudian Tiara dan Rani bergegas menuju kelas.tak berapa lama,Bu Anggi,guru mata pelajaran fisika datang.
"selamat pagi para siswa sekalian.perkenalkan nama saya Bu Anggi,disini saya mengajar mata pelajaran fisika,saya berharap kita bisa bekerja sama.jadilah siswa yang baik dan menghormati setiap guru,maka insha Allah kalian akan menjadi orang yang sukses.kalau begitu,mari kita mulai pelajaran kita"
selang satu jam kemudian,jam pelajaran fisika pun berakhir."ok anak anak,pelajaran untuk hari ini selesai,sebagai pr,kerjakan soal latihan di halaman 3 pada buku panduan,bagi yang belum mempunyai buku,bisa menghubungi saya.baik Bu"
setelah Bu Anggi keluar,pelajaran diganti dengan pelajaran kimia.tak berapa lama guru kimia memasuki kelas.
"selamat pagi anak anak.pagi pak.sebekum memulai pelajaran,perkenalkan nama saya pak Vito,saya mengajar mata pelajaran kimia.jangan sungkan sungkan untuk bertanya bagi siswa yang belum mengerti saat saya menyampaikan pelajaran.baik pak.ok,mari kita mulai pelajaran kita hari ini"
setelah satu jam pak Vito memberi penjelasan mata pelajaran kimia,akhirnya waktu istirahat pun selesai.seluruh siswa pun berhamburan keluar,ketika Rani dan Tiara hendak ke perpustakaan,tiba datang siswa kelas 3 menghampiri mereka.
"kalian yang bernama Tiara Sofia dan Rani Fitria?iya kak.ada apa ya?kalian ditunggu oleh bapak ketua yayasan di ruangan kepala sekolah"Tiara dan Rani saling berpandangan.ada apa ya kak?saya tidak tahu,lebih baik kalian kesana sekarang.baik kak".
kemudian mereka berdua bergegas menuju ruangan kepala sekolah.sedangkan Andreas masih dikelas,sambil berpikir."ada apa om Harry memanggil mereka?apa ada kaitannya dengan beasiswa mereka?akh lebih baik aku cari tahu".Andreas melangkah menuju ruangan kepala sekolah untuk mencari tahu.
sedangkan Tiara dan Rani sudah sampai di depan pintu ruangan kepala sekolah,mereka mengetuk pintu.
"tok tok.masuk".jawab seseorang dari dalam.kemudian mereka masuk,tampak kepala sekolah dan seorang pria paruh baya sedang duduk mengobrol.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 82 Episodes
Comments