setelah alia dan mamanya pulang, mama ira kemudian menuju kamar kevin, untuk memastikan kevin sudah tidur atau belum. "ternyata kevin sedang tidur, aku mau ke atas melihat andre dulu" mama ira naik ke lantai atas menuju kamar Andreas.
"tok tok tok. ndre, kamu lagi apa? masuk aja ma" ucap andre. mama ira membuka pintu kamar dan masuk ke kamar. "ada apa ma, mau jodohin andre lagi? nggak sayang, ya mama tadi kan nyoba lalu kamu mau ya syukur kalau nggak ya nggak apa apa, mama nggak maksa, kan kebetulan mamanya alia temen arisan nya mama dan langganan butik mama, o iya mama pengen tahu yang namanya tiara, kapan kapan bawa kerumah ya ndre, mama pengen kenal. bener mama cuma pengen kenal? jangan jangan mama punya maksud lagi. kok kamu ngomongnya gitu nak, memang mama ini orang jahat, ya sudah kamu istirahat, mama tunggu ya".
mama ira keluar dari kamar Andreas, hatinya resah.dia tidak ingin Andreas salah memilih calon pendamping hidup, dia tahu siapa Andreas, sifatnya sangat mirip dengan almarhum suaminya, bila sudah mencintai dan menyukai sesuatu, dia tidak kan mau melepaskan sampai bisa mendapatkannya, oleh karena itu, dirinya harus tahu benar siapa gadis yang disukai Andreas, dari keluarga seperti apa, dan bagaimana lingkungan keluarganya.
sementara itu dirumah tiara, tiara baru saja pulang dari rumah gani.
" assalamu'alaikum. wa'alaikum salam"jawab dilla dari dalam rumah."kakak sudah pulang?iya dilla, dimana nenek dilla? nenek dikamar kak, kata nenek kepala nenek sakit" bergegas tiara ke kamar nenek.
"nenek kenapa? hari ini nenek kerja apa? nggak nduk, kepala nenek cuma agak sedikit pusing. nenek hari ini kerja ya? cuma bantuin bu karso bersihin rumah sebentar nduk, nggak lama kok. nek, kan tiara sering bilang, nenek jangan kerja apa apa sekarang, nenek itu nggak boleh capek, biar tiara aja nek yang kerja, insyaa Allah tiara sanggup nek, nenek nggak usah khawatir. nenek cuma mau bantu kamu sedikit nduk, nenek nggak tega kalo harus ngeliat kamu banting tulang sendirian. nek, gaji tiara dari ngajar les, insyaa Allah cukup buat biaya sekolah dan makan kita, yang penting nenek do'ain tiara agar tiara sehat selalu. sekarang nenek istirahat ya, ingat, besok nggak usah ikut kerja tempat siapapun lagi, nenek sudah tua, tenaga nenek sudah nggak bisa buat kerja berat. iya nduk, ya udah tiara mau kebelakang dulu ya".
tiara menuju dapur untuk menyiapkan makan malam, beruntung tadi ibunya gani memberikan tiara ayam untuk dimasak.
" kakak mau masak apa? ini dilla, kakak mau masak sop ayam dan ayam goreng, dilla suka nggak? wah suka banget kak, horee akhirnya hari ini kita makan enak. tiara terharu mendengar celoteh dilla. ya semenjak nenek udah nggak bisa bekerja, dan semenjak tiara harus menanggung semuanya sendiri, membuat tiara harus bisa mengolah keuangan, gaji dari tiara ngajar les, harus cukup untuk 1 bulan, tiara berusaha sehemat mungkin, sehingga membuat mereka jarang sekali makan makanan enak, beruntung untuk urusan sekolah tiara, tiara tidak mengeluarkan uang sepeserpun. sedangkan untuk sekolah dilla, tiara sudah membayar lunas biaya sekolahnya selama 1 th, dengan mengambil tabungan tiara. selepas maghrib, makanan sudah siap.
tiara memanggil nenek yang selesai menunaikan sholat maghrib."nek, makan dulu. makanan susah siap. iya nduk, bentar lagi. tiara mau menyuapi dilla dulunya nek. iya nduk" kemudian tiara memanggil dilla untuk makan.
"dilla makan dulu sayang. iya kak. dilla, tadi disekolah belajar apa? dilla tadi disekolah belajar bikin garis kak. seruu banget kak, abis itu dilla main prosotan sama ayunan. dilla seneng nggak sekolah disitu? seneng banget kak, gurunya baik baik. syukurlah. dilla sekolahnya yang rajin ya, terus kalo sekolah yang pinter ya. iya kak.nah abis makan ini, dilla nonton TV dulu, nanti kalo kakak udah selesai makan kita belajar bareng. iya kak".
setelah menyelesaikan makannya, kemudian tiara mengajari dilla menulis dan membaca, dengan ditemani nenek.setelah belajar, dilla nampak kelelahan dan tertidur.
" nek, nenek tidur duluan aja, tiara masih mau belajar. nenek jangan tidur malam malam ya. iya nduk".
keesokan harinya, seperti biasa, sebelum berangkat sekolah,tiara mengantarkan dilla kerumah bu anggi untuk berangkat bersama.
"wah udah siap ya bu, berarti hampir telat ya? oh nggak kok Tia, ayo dilla kita berangkat. iya bude. Tia, kami berangkat dulu ya. iya bu, hati hati"
kemudian tiara pulang untuk bersiap berangkat sekolah dengan menggunakan angkutan umum. sesampainya disekolah, tiara langsung menuju kelas.
"masih sepi, cuma baru ada tas andre" tiara menuju kursinya dan memilih menunggu bel dengan membaca buku, ketika tiara hendak meletakkan tas dilaci meja, tiba tiba tangan tiara menyentuh sesuatu didalam laci meja" apa ini? kemudian tiara mengambil benda itu, trnyata sebuah kotak dengan dibungkus kertas kado."apa ini, siapa yang menaruh dilaci meja ku? buat siapa? sedangkan aku sendiri tidak merasa ulang tahun"
tiara memperhatikan kotak itu, di permukaan kotak itu terdapat tulisan"bukalah", dengan agak sedikit ragu ragu, kemudian tiara membuka bungkusan kotak itu. setelah terbuka, tiara terkejut, ternyata isi kota itu adalah hp, didalam kotak HP itu terdapat sepucuk surat, lalu tiara membaca surat itu.
"maaf, kalau membuatmu terkejut. aku nggak bermaksud apa apa, aku membelikan hadiah ini agar aku mudah menghubungi mu Tia, aku harap kamu suka, aku mohon kamu bisa menerima, anggap aja ini adalah rasa Terima kasih aku, karna kamu udah mau ngasih kesempatan buat aku, HP ini udah aku isi kartu dan di dalamhp ini telah ku simpan nomer ku yang ku beri nama andreas".
tiara memasukkan kembali kotak itu kedalam laci, dia celingak celinguk mencari keberadaan andre, tapi tidak ketemu. "dimana dia? aku harus minta penjelasan dari dia. tak berapa lama, bel tanda masuk berbunyi. semua siswa masuk kedalam kelas, tak terkecuali andreas. andreas tersenyum melihat tiara, tiara hanya diam. dia akan meminta penjelasan nanti sewaktu istirahat.
akhirnya, bel tanda istirahat pun berbunyi. semua siswa berhamburan keluar, ada yang ke kantin, ke perpustakaan, ke taman,dan ada yang hanya dikelas. seperti halnya tiara, dia memilih untuk di kelas.
" ndre, ke kantin yuk"ucap Aira. "kamu aja sana ra, aku lagi ada perlu sama tiara. ayolah ndre, penting banget apa sama dia, kayaknya lebih penting dia sama aku. ya memang, udah sana, kamu pergi aja. hih nge betein banget sih kamu" kemudian Aira pergi menuju kantin.
setelah Aira pergi,Tiara mendekati meja Andreas dengan membawa kotak.
"ndre,maaf aku nggak bisa menerima ini,ini terlalu berlebihan menurut ku.tia,kan sudah ku tulis,aku memberikan mu handphone,agar aku bisa menghubungimu Tia,aku ngga ada maksud apa apa.tapi ndre,hp ini harganya pasti mahal,aku nggak akan sanggup mengganti uangnya.lo siapa yang minta dibayar Tia,aku ikhlas.udahlah Tia,terima ya,aku nggak akan menuntut ganti rugi,sekalipun kamu menolakku.tapi ndre.udahlah Tia,terima ya,aku janji,walaupun aku bisa menghubungi mu,aku nggak akan mengganggu waktumu.baiklah ndre,tapi aku nggak akan menerima cuma cuma hp ini,aku akan mencicilnya tiap bulan.tia udahlah.kamu setuju kan?kalau kamu nggak setuju aku nggak akan menerimanya.baiklah baiklah,kalau memang itu mau mu,aku setuju.nerarti deal ya.iya"
walaupun penuh dengan drama,akhirnya Tiara menerima hp pemberian Andre.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 82 Episodes
Comments