setelah 3 hari nenek dirawat, akhirnya nenek ni nak diperbolehkan pulang.sebelum pulang, tiara pergi menuju kasir untuk menyelesaikan administrasi, karna nenek tidak mempunyai BPJS, akhirnya nenek dirawat menggunakan umum.
"mba, saya tiara cucu dari pasien yang bernama nenek ina. iya, ada yang bisa dibantu dek? ini mba, saya mau membayar biaya rawat inap nenek saya. kalo boleh tahu, nenek adek diruangan apa dan kelas berapa ya dek? nenek saya di ruang mawar kelas 3 mb. sebentar ya dek saya cek dulu, hmm totalnya jadi 1.750 rb dek. mba, bisa bayar pake ATM debet ga ya? oo bisa dek, mari silahkan. setelah tiara selesai membayar rumah sakit, tiara kembali menuju kamar neneknya, saat di Koridor, tak sengaja tiara bertabrakan dengan seseorang.
" maaf, ucap laki laki itu. oo ga apa apa pak, saya yang salah karna jalan terburu buru, ucap tiara sambil tersenyum. nampak laki laki itu terkejut. hmm sepertinya kita pernah bertemu ya. akh mungkin juga, tapi maaf Pak, saya sedang terburu buru, saya permisi"kemudian tiara berlalu dari hadapan laki laki itu. laki laki itu nampak tertegun. "apa aku tidak salah lihat, wajahnya mirip sekali dengan putriku tiara, coba aku ikuti kemana perginya dia tadi. ketika laki laki itu hendak mengikuti tiara, tiba tiba suara handphone nya berbunyi, terdengar seseorang meminta dirinya untuk segera kembali kekantor. ternyata laki laki itu adalah pak Harry, ayah tiri Andreas." akh soal, aku jadi tidak bisa mengikutinya"karna terburu buru, pak Harry akhirnya kembali kekantor.
sementara itu, tiara sudah sampai dikamar nenek. "nek, kita pulang sekarang ya, tiara udah pesenin taksi. iya nduk" lalu mereka pergi meninggalkan rumah sakit menuju rumah.
sesampainya dirumah, ternyata dilla sudah menunggu mereka. nenek!!! horee akhirnya nenek pulang.eh ada cucu nenek, nenek kangen banget sama dilla. dilla juga kangen sama nenek. nenek udah sembuhkan? alhamdulillah, nenek udah sembuh. yuk kita masuk nek, dilla sayang, nenek harus istirahat dulu ya, nanti kalo nenek udah sehat baru bisa diajak ngobrol banyak. iya kak.
nah nek, sekarang nenek istirahat dulu, biar tenaganya pulih. tiara tinggal kebelakang dulu. nduk. iya nek, tadi biaya rumah sakit abis banyak ya,terus tabungan kamu sekarang masih berapa? nek, udah ya, nenek nggak usah mikirin itu, tabungan tiara masih banyak kok,nenek tenang ya. sekarang yang penting nenek harus banyak istirahat, biar tenaganya bisa pulih lagi. tiara kebelakang dulu ya nek. baiklah nduk."
sementara itu, di kantor pak Harry, pak Harry sedang berbicara dengan dito mengenai tugas yang telah ia perintahkan.
"dito!! bagaimana hasil penyelidikan mu? saya sudah menyelidiki siswi teman mas Andreas yang bernama tiara sofia. dia adalah gadisnya yatim piatu yang tinggal dengan nenek dan adiknya dikampung sebelah perumahan bapak. ibunya meninggal saat melahirkan adiknya, sedangkan mengenai ayahnya, tidak ada tahu tentang ayah tiara. untuk sementara ini, sampai disini penyelidikan saya pak. baik, saya harap kamu tetap cari tahu, apa dia tinggal disitu sejak lahir, siapa nama ibu dan ayahnya. baik Pak, saya akan secepatnya cari tahu. ok, Terima kasih dito, saya percaya kamu bisa diandalkan. kalo begitu, kamu bisa kembali ke ruangan mu. baik pak".
setelah dito keluar dari ruangan pak Harry, pak Harry kemudian kembali merenung, dianter ingat kejadian tadi siang, ketika dia bertabrakan dengan gadis remaja di rumah sakit, dia sangat familiar dengan wajah gadis itu, tapi apa mungkin, 6 tahun sudah dia berpisah dengan istri dan anaknya, tapi dia takkan lupa begitu saja dengan wajahnya, walaupun mereka sudah lama berpisah.
" sayang tadi aku tidak bisa mengikutinya karna ada rapat penting.mudah mudahan dito secepatnya menyelesaikan tugas yang dia berikan.
1 tahun sudah berlalu, kini saatnya tiara lulus dari sekolah SMP perkasa dan masuk kesekolah smu harapan. sementara itu, alia sekolah diluar kota bersama aldi, sedangkan Andreas mengikuti tiara bersekolah di sekolah smu harapan walaupun orang tuanya menginginkan dia bersekolah di luar kota, tapi Andreas tetap dengan pendiriannya untuk bersekolah di smu harapan, smu yang diketuai
hari pertama tiara masuk sekolah, dan hari ini juga hari pertama dilla mendaftar disekolah tk. sebelum tiara berangkat sekolah, tiara lebih dulu menitipkan dilla pada mamanya ica, karna jarak sekolah tk yang lumayan jauh, hingga tidak memungkinkan dilla untuk jalan kaki, untung sekolah ica dan sekolah dilla sama, jadi mereka dapat sekolah bersama sama.
"dilla, nanti berangkat bareng mamanya ica ya, nenek ga bisa nganter karna sekolahnya dilla kan lumayan jauh. iya kak. ini bekalnya dibawa, jangan jajan sembarangan".
kemudian tiara mengantar dilla kerumah bu anggi(mamanya ica)untuk berangkat sekolah bareng.
"assalamu'alaikum bu. wa'alaikum salam".jawab bu anggi dari dalam rumah. bu, tiara titip dilla ya, nanti tiara bantu bayar bensinnya bulanan aja. iya tiara, gampang, kayak sama siapa aja. ya udah bu, tiara mau berangkat sekolah juga soalnya. iya tia. dilla, kakak berangkat sekolah dulu ya, nanti dilla juga pulangnya bareng sama ica ya, inget, kalo mamanya ica belum datang jangan pulang duluan. iya kak.
setelah mengantar dilla, tiara kemudian pulang dan bersiap untuk berangkat ke sekolahnya.
" nek, tiara berangkat dulu ya, nenek. iya nduk, hati hati ya.iya nduk"setelah pamit, tiara berangkat kesekolah menggunakan angkutan umum. jarak sekolah tiara sangat jauh, untung tiara mendapatkan beasiswa hingga bisa masuk kesekolah smu harapan, smu yang sangat di idamkan sejak dulu.
sesampainya disekolah, tiara menuju kelasnya yaitu kelas IPA 1,sengaja tiara mengambil jurusan itu, karna di bidang pelajaran itu, tiara bisa mendapat nilai yang bagus, yang membuat dia bisa mendapatkan beasiswa.
"akh, disekolah ini aku tidak mempunyai sahabat seperti alia,alia jangan pernah lupain aku ya" setibanya dikelas, tiara memilih kursi no 3 dari depan dan paling dekat dengan jendela.karna hari masih pagi, dan kelas masih sepi, membuat tiara dengan leluasa memilih tempat duduk.
"tak berapa lama, satu persatu para siswa memasuki kelas, salah satunya Andreas. Hai tia. lo kamu sekolah disini juga ndre? iya tia, pengen yang deket aja dari rumah(jawab Andreas berdusta, padahal tujuannya sekolah disana adalah biar bisa selalu dekat dengan tiara). oo, memang rumah kamu deket dengan sekolah ini ya? iya. hmm, tia aku duduk disebelah kamu boleh? ya boleh aja sih, kan ini tempat umum. ok, makasih ya tia"
kemudian andre memilih mencari tempat duduk yang bersebelahan dengan tiara, agar dia bisa mengawasi dan selalu menjaga tiara. sedangkan didepan tiara,ditempati oleh Aira, anak dari kepala sekolah ini.
"Hai, sapa Aira. Hai juga. nama kamu siapa? kenalkan namaku Aira, anak dari kepala sekolah smu harapan ini. oo, nama ku tiara. kamu berasal dari sekolah mana? aku dari SMP perkasa, kamu? aku dari SMP 45,oo berati kamu satu sekolahan dengan Andreas ya. iya. jawab Andreas tiba tiba. dan satu kelas juga. waw kebetulan sekali ya. ngomong ngomong, kamu tinggal di perumahan mana? dan apan pekerjaan orang tua kamu? aku. sudah lah, Aira. penting banget ya buat kamu, pertanyaan seperti itu. ucap Andreas. ya penting lah ndre, setahu aku, yang sekolah disini itu adalah anak dari orang orang yang punya nama, atau jangan jangan, kamu adalah siswa yang bisa sekolah disini karna beasiswa ya, soalnya papa ku cerita kalo ada anak nggak mampu yang bisa sekolah disini karna beasiswa. bener itu adalah kamu tia?
tiara diam, dia enggan menjawab pertanyaan Aira, karna dia tahu, pertanyaan Aira hanyalah untuk memojokkan dirinya saja.
" Hai, kenapa malah diam. jawab dong!!. Aira, sudah. eh ndre, kamu kenapa, aku kan cuma bertanya tentang kebenaran yang dikatakan papaku, apa susahnya sih dijawab. ya, memang aku adalah tiara sofia, siswa yang bisa masuk sekolah ini karna beasiswa.jadi, apakah kamu sudah puas dengan jawaban aku(jawab tiara secara tiba tiba).
tak berapa lama, seorang guru perempuan masuk ke dalam kelas.
"selamat pagi semua. selamat pagi bu. perkenalkan nama saya bu dania, saya mengajar di mata pelajaran fisika. nah sekarang kita mulai pelajaran pertama kita".
setelah 2 jam belajar, bel tanda istirahat pun berbunyi. semua siswa keluar, terkecuali tiara.
" tia, ke kantin yuk. nggak ndre, aku dikelas aja. akh, paling dia nggak punya duit!! sahut Aira ketus. udah ndre, mending sama aku aja. sudah ndre, mending kamu ke kantin aja sama Aira, aku mau dikelas. tuh kan ndre, tiara aja ngerti. kamu tuh yang ga ngerti, udah sana lamun pergi ra, risih aku liat kamu, ya udah tia, aku ke kantin dulu ya, nanti aku bawain makanan buat kamu".
lalu andre keluar meninggalkan tiara, di ikutin oleh Aira. "akh baru hari pertama sekolah, tekanan sudah datang, Tuhan kuatkan aku, agar aku bisa melewati ini semua.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 82 Episodes
Comments