"Many people will walk in and out of your life, but only true friends will leave footprints in your heart." - Eleanor Roosevelt.
(Banyak orang akan masuk dan keluar dari hidupmu, tapi hanya teman sejati yang akan meninggalkan jejak di hatimu)
...
Jam sekolah telah usai dan aku pulang kesekolah bersama teman-teman baruku karna mengetahui supir daddy mengalami kebocoran ban di perjalanan. Sebenarnya Jupiter yang memaksaku padahal aku ingin menunggu disekolah saja.
"Ayo Raf,kita naik ke mobil Jupiter saja, kita kan bareng-bareng pulangnya..."ucap Venus sambil merangkul pundakku.
Ketika aku masih di luar mobil kulihat bumi dengan teman-temannya yang lain sedang nongkrong di parkiran motor yang tak jauh dari tempat kami. Bumi yang kebetulan melihatku langsung melambaikan tangannya ke arahku.
"Hei Rafael kemari!kau mau pulang?" teriak Bumi dari sana.
Aku mengangguk dan mendekatinya.
"Kau juga akan pulang kan?"tanyaku.
Walau kami lama bertemu tapi aku berusaha membalas sapaannya, lagipula masa lalu memang harus cepat dilupakan kan?
"Butuh tumpangan?" tanyanya balik.
"Sebenarnya aku sudah dapat tumpangan..."
Tiba-tiba ada yang menarik baju belakangku membuatku sedikit tersentak kebelakang.
"Hei apa-apaan kau berani sekali ..."ucapku tak terima tapi aku langsung terdiam saat melihat tatapan tajam Mars.
(Ini Mars.)
"Kau Mars? hah aku tak menyangka akan bertemu denganmu disini, dan kenapa kau menarik Rafael?"
"Apapun urusanmu dengannya berarti juga urusanku."ucap Mars dingin.
Aku bisa merasakan aura tak bersahabat dari mereka berdua yang saling melontarkan tatapan tajam.
Ada apa sebenarnya dengan mereka berdua?
Apa Bumi sudah mengenal Mars lama?
"Ada apa Mars?" tanyaku.
"Jangan terlalu dekat dengan orang ini, dia berbahaya!"
Aku mengeryitkan dahi binggung tanda tak mengerti berbeda dengan Bumi yang menunjukkan raut kesalnya pada Mars.
"Hey Bumi, siapa dia sebenarnya?"tanya salah satu anak yang memakai jaket merah.
"Rafael adalah teman masa SMP ku kau memang mau mengatur temanku berteman dengan siapa?"ucap Bumi menatap datar Mars.
"Iya, karna sepertinya kau teman yang buruk."ucap Mars pedas.
"Mars cukup! Bumi hanya teman SMP ku memang apa masalahnya kalau aku menyapanya?" tanyaku melerai perdebatan mereka.
"Sekarang biar Rafael yang memutuskan,
kau mau pulang dengan siapa Raf?"tanya Bumi.
Astaga kenapa situasinya menjadi seperti ini???batinku.
Mars menatapku intens meminta jawaban dariku begitu halnya dengan Bumi.
Oke, aku harus menjawab apa?apa yang harus kulakukan agar mereka tidak bertengkar?
"Aku..."
Mereka berdua menunggu jawaban Rafa.
"Aku pulang dengan Jupiter kan?"tanyaku ragu.
"Kau pulang dengan Jupiter?sejak kapan kau dekat dengan mereka Raf?"tanya Bumi menahan marah.
(Bumi galak ni.🤭)
"Rafa!" tak lama Jupiter dan lainnya datang, tatapan teman-teman Bumi seolah tak suka dengan kedatangan mereka begitu juga dengan teman-teman Jupiter mereka seperti berjumpa dengan musuh bebuyutannya.
"Mau apa kalian?"tanya Uranus sinis.
Bumi turun dari motor di ikuti teman-temannya.
"Seharusnya aku yang bertanya tadi."ucap Bumi melangkah maju hingga berada dekat dengan Jupiter.
Mereka saling berhadapan membuatku menghela napas.
Sepertinya benar dugaanku mereka itu musuh...
"Kau ingin adu kekuatan denganku lagi Ven?"tanya cowok yang berada di pihak bumi memakai jaket warna merah tadi sambil terkekeh.
"Idemu bagus juga Merkurius."ucap Venus dengan senyuman manisnya lebih tepatnya dengan seringainya.
(Merkurius.)
"Kita lihat siapa yang akan menang nanti." bisik Bumi di depan Jupiter.
Mereka pun mengambil ancang-ancang dan...
"Serang mereka!"teriak Bumi.
"Saturnus gunakan kekuatanmu!"perintah Jupiter.
Tiba-tiba bola api datang kearah mereka dan saturnus mengunakan power tamengnya yang membentuk lingkaran cincin di sekitar teman-temannya.
"Bagus saturnus kau tepat waktu!"puji Mars karna dirinya yang paling dekat dengan bola api itu dia terselamatkan karna pelindung Saturnus.
"Membaca pikiran orang Piter?"ejek Bumi.
"Sekarang giliranku."ucap Jupiter menghiraukan ucapan Bumi.
Angin di sekitar Jupiter semakin besar seperti ****** beliung di sertai petir yang menyambar badai itu mengarah kearah Bumi dan teman-temannya.
Bumi yang menyadari itu membuat tanah pelindung yang sangat kokoh membuatnya seperti benteng castle.
Brakkkk!!
Begitulah bunyi badai petir itu bertabrakan dengan benteng yang terbuat dari tanah.
"Neptunus gunakan kabut palsumu."
"Baik."
Tiba-tiba datang kabut tebal menutupi penglihatan Jupiter.
"Sial, Uranus singkirkan kabut menyebalkan ini!"
Mereka akan kesusahan bertempur tanpa melihat.
Kedua kelompok itu mempunyai stragedi bagus dalam menyerang...
"Oke boss."Uranus lalu mengeluarkan cahaya dari tangannya dan seketika kabut itu menghilang.
"Dasar curang, jadi kau penguna kekuatan cahaya? ck, kau memang bisa mengalahkanku semudah itu hah? tidak akan pernah terjadi!"Neptunus kembali menyerang mereka lebih tepatnya kearah Uranus karna dia menjadi targetnya.
(Neptunus.)
Tapi tiba-tiba di medan pertempuran itu semua orang melayang seolah tak ada gravitasi yang menahan kaki mereka ditanah.
"Hey apa-apaan ini siapa yang melakukan ini!turunkan aku, aku takut ketinggian!"ucap Venus berteriak.
Dia benar-benar takut pada ketinggian apalagi saat tubuhnya melayang seperti balon.
"Tenang Venus aku akan coba membantumu."ucap Mars mencoba untuk menenangkan temannya itu.
"Siapa yang mempunyai kekuatan menarik ini?"gumam Saturnus dengan mata berbinar.
Jujur kekuatan gravitasi yang tak pernah di lihatnya seumur hidup kini dia merasakannya dan membuatnya sedikit takjub.
Neptunus sebenarnya kagum dan berpendapat sama seperti Saturnus tapi dia mencoba menyembunyikannya dengan ekspresi datarnya.
"Rafael..."lirih Bumi melihat Rafael yang berdiri di sana sambil melihat kearahnya dan Jupiter dengan tatapan kosong.
Ya, dialah orang yang melakukannya hanya dengan ucapan saja dia bisa menghilangkan gravitasi dan menghentikan pertempuran mereka tadi.
Bruk!
"RAFAEL!!!"
...
(Kayak film action di tv gak sih visualnya?🤭
Tadi malam aku mimpi tapi lupa kenapa kalo kita mimpi selalu lupa?
Kalian tau lucid dream kan?itu sering banget aku bahas, intinya lucid dream adalah mimpi di keadaan setengah sadar.
Iya kalo kalian tidur masih setengah sadar gitu, kayak orang linglung kalo bangun kita bakal teringat sama detail mimpi kita atau mengendalikan mimpi kita sendiri.
Pernah coba gak? caranya gampang pas kalian mau tidur kalian harus bayangin apa yang ingin kalian dimimpi dan kemudian tarik nafas kayak berusaha rileks, biasanya ini bagus buat terapi mental lho.
Aku pernah coba dan bayangin muka hantu didepanku eh pas mau nutup mata beneran ada muka hantu dong hiii serem kan...
Makanya orang lucid dream itu bisa bangun secara tiba-tiba atau masih mendengar percakapan orang diluar, bagi yang mau coba silakan jangan kayak aku malah bayangin muka hantu jadi kaget aku pas mau tidur.🤣)
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 52 Episodes
Comments
✤͙❁͙⃟͙Z͙S͙༻Stargirl✨
Benar sekali, teman sejati pasti akan terus berbekas dan sulit untuk di lupakan. Dengan semua kenangan yang telah di rangkai
2023-04-19
1
☠ᵏᵋᶜᶟ ⍣⃝𝑴𝒊𝒔𝒔🍾⃝𝚀ͩuᷞεͧεᷠnͣ
wahhh apa mereka nanti punya kekuatan ya, namanya saja unik apa kejutan nya juga berasal dari galaxy tersebut?
2023-03-16
0
yurika
aduh pulang sekolah malah tawuran... dasar para cowok...sok pada merasa kuat dan merasa mereka hebat..selalu saja seperti itu..kalau ada cewek di tengah-tengah mereka pasti mereka suruh pada bubarrr..sayang tidak ada cewek ditengah-tengah mereka
2023-03-16
0