Episode 10/ Melawan Elite Kampus.

Episode 10/ Melawan Elite Kampus.

‘’Apa kita memang akan melakukan autopsi ke tubuh korban ini, Detektif?’’ tanya pria yang sedang mengendarai mobil dengan kecepatan tinggi, keliahannya dalam memecah jalanan tidak diragukan lagi.

‘’Hmm, kamu ikuti saja alur permainan ini!’’ ucap Alice.

Dirinya sangat lega setidaknya Prince dan rombongan menyusahkan itu tidak berhasil mengikuti mereka, malas sekali rasanya jika berhadapan dengan mantan kekasih, sekarang Alice tengah berkutak-katik pada ponselnya, pria itu dapat melihat kesibukan yang terjadi, dia jadi semakin penasaran dengan rombongan bocah ingusan itu.

‘’Apakah Detektif mengenal mereka?’’ tanyanya.

Alice hanya diam, dirinya masih focus pada ponselnya.

‘’Awhg, sial! Sudah terlambat, mereka telah duluan!’’ geram Alice.

Pria yang di sampingnya jadi heran, dirinya lantas mengurungkan niatnya untuk bertanya pada Alice, detektif wanita ini memang dikenal aneh dan random kelakuannya itu, sangat sulit untuk diterka.

‘’Putar Haluan!’’ titah Alice dengan sangat kesal.

Pria itu hanya menuruti tanpa bertanya kemana langkah mereka berikutnya dan tentu hal ini malah membuat Alice heran, padahal pria disampingnya ini akan menanyakan banyak hal yang banyak dan merepotkan, tapi ketika mereka kembali bertemu setelah lima bulan lamanya pria itu ditugaskan ke luar negeri, benar-benar ada banyak kemajuan yang dimiliki olehnya.

‘’Antar saya ke apartemen sekarang!’’ ujar Alice yang kembali mendapatkan sikap dingin darinya.

Alice tidak ambil pusing, setidaknya hari ini ia bisa kembali istirahat dari tugas yang begitu melelahkan dan sangat menyita tenaga dan pikirannya, terlebih tentang kepulangan Detektif Brian, seniornya yang paling dikagumi, bukan hanya tentang masalah paras, deduksinya merupakan poin utama.

‘’Oh, yah. Kamu tahu apa maksud dari kepulangan Detektif Brian ke Indonesia? Bukannya kasusnya sangat besar dan menyulitkan, apakah kasus yang ia tangani sudah selesai?’’ tanya Alice mulai mengutik informasi dari pria yang kebetulan dekat dengan orang yang membuatnya penasaran setengah mati.

‘’Oh, tidak Detektif. Saya juga belum mendapatkan informasi apapun tentang tujuan kepulangan Detektif Brian, mungkin hanya ada dua pilihan. Pertama kasus yang ditangani oleh Detektif Brian memang sudah terselesaikan dengan tuntas dan kemungkinan kedua, kasus besar yang sedang ditanganinya ada disini, mungkin saja itu yang terjadi,’’ jawabnya.

Alice hanya memberikan anggukan di setiap pria itu menjabarkan dengan rinci semua hal yang ia ketahui, tidak mungkin pria yang bersamanya ini berbohong apalagi menyembunyikan sesuatu darinya.

‘’Oh yah, tentang hubungan dirinya dan pria itu, apa kamu memiliki informasi penting?’’ tanya Alice.

Dirinya sendiri masih sibuk menerka-nerka apa hubungan antara Detektif Brian dan Pak Fardi dosennya, apa mungkin dosen sedingin kutub utara itu juga merupakan anggota kepolisian dan detektif hebat layaknya Detektif Brian, tapi apa mungkin itu yang terjadi?

‘’Oh, pria itu. Entahlah, saya juga tidak terlalu kenal dengannya, seperti orang baru jika itu memang kenyataannya,’’ balasnya.

Mereka sudah berada di apartemen Alice, dirinya turun dan mengembalikan kembali barang yang ia pakai, siapa yang tidak akan tertarik jika disajikan wanita cantik seperti Alice, hanya saja hatinya itu sekarang sudah sekeras batu.

‘’Oh, yah. Nanti jika ada kabar tentang korban hari ini, tolong hubungi saya!’’ pesan Alice sebelum kembali ke apartemennya.

‘’Baik Detektif,’’ balasnya yang langsung menghilang di jalanan yang masih ramai.

Alice kembali melangkah ke apartemennya, siapa sangka keinginan Alice untuk dapat tidur dengan nyenyak hanya bagaikan mimpi buruk saja, Prince mantan kekasihnya itu tengah berdiri dan menunggu kepulangannya atau tidak Tuti yang ia kenal.

‘Haduh! Kenapa si brengsek itu masih berdiri disana? Siapa yang dia tunggu sebenarnya, Alice kaha tau Tuti?’ pikir Alice yang tidak dapat hidup tenang jika sudah berada di lokasi yang sama dengan sang mantan.

Alice akhirnya memutuskan untuk ke daerah kamar mandi wanita dan bersembunyi disana dari Prince, dan juga ia berniat akan menghabiskan malam nya seharian di kamar mandi, ponsel memang sengaja ia matikan dan dirinya juga menghidupkan alarm untuk bangun pada pukul satu dini hari, tidak mungkin Prince akan menunggu di luar kamarnya selama itu, benar-benar konyol jika itu semua terjadi.

‘Malam yang sangat menyusahkan jika sudah berhadapan dengan pria berengsek itu!’ kesalnya.

Alice yang sudah sangat lelah, dirinya memang menghabiskan harinya di toilet wanita, dan Prince yang sudah sangat lelah menunggu di depan kamar Alice juga tidak kuat lagi, sudah pukul sebelas malam dan belum ada tanda-tanda kehidupan di dalam kamar dan tanda seseorang yang ia tunggu datang.

‘’Kemana dia sebenarnya?’’ pikir Prince mengedarkan pandangannya ke seluruh penjuru dan tidak ada tanda-tanda kemunculan orang yang ia tunggu, dirinya beranjak pergi dengan kekesalan.

Beberapa jam kemudian, alarm Alice berdering, nasib baik dirinya menggunakan headset, jadi tidak membuat keributan, dengan mata mengantuk, dirinya melangkah kembali ke lokasi kamarnya.

‘Huh! Untung si pria brengsek itu sudah pulang!’ batin Alice dengan riang gembira dan menghempaskan tubuhnya ke kasur empuk dan akan tidur dengan nyenyak untuk beberapa jam ke depan.

Keesokan paginya, Alice sudah sangat prima dari sebelumnya, dia juga sangat semangat untuk melanjutkan misi berbahaya ini, pukul empat pagi Alice sudah harus terbangun dan memakai semua perlengkapan yang ia perlukan untuk menjadi Tuti.

‘’Selamat datang dunia penuh dengan penyamaran!’’ ujar Alice menatap dirinya yang sudah sangat pas untuk menjadi Tuti.

Alice memakan sarapan roti pagi ini, dirinya memang bukan tipikal wanita yang menjaga Kesehatan, memang paginya sebelum berangkat ke kampus lebih memilih hanya memakan sepotong roti, tapi akan berbeda ketika sudah berada di kampus, dirinya akan makan dengan porsi besar, layaknya Tuti dengan ukuran tubuh yang kalah jauh dari standar kecantikan kampus tempat ia menyamar.

‘’Sekarang waktunya melakukan penyamaran dan menjadi Tuti dengan sempurna!’’ ujarnya.

Tuti sangat bersemangat dengan kehidupan barunya yang begitu menantang, dan tentunya hal-hal besar begitu ia nantikan di kampus tersebut, dirinya sangat terobsesi bisa untuk menyelesaikan kasus ini dengan cepat.

Bukan hanya tentang alasan untuk menjaga popularitasnya sebagai detektif wanita hebat, itu juga karena dirinya ingin sekali pergi jauh dari kehidupan sang mantan, sudah susah payah Alice berusaha melupakan Prince, tapi ketika hampir finish malah mereka kembali dipertemukan dan ini sangat menjengkelkan jika setiap hari harus bertemu dan berinteraksi dengan Prince.

Tepat ketika ia membuka pintu, pria menyebalkan itu sudah berdiri tepat di depannya, hancur sudah mood Alice hari ini.

‘’What? Lo ngapain disini? Apa lo ini tidak punya pekerjaan apa?! Dari kemarin terus membuntuti gua!’’ geram Alice memilih untuk melangkah dan meninggalkan Prince.

‘Mimpi apa gue ketemu lagi si pria brengsek itu!’ batin kesal Alice.

Prince terlihat berusaha mengejar langkah cepat Alice, dia Nampak kewalahan untuk mengejar Alice, hingga Alice berhenti tepat di depan halte bus, baru Prince bisa menyusulnya.

‘Dasar lemah jadi cowok! Memang nggak ada kerjaan nih si brengsek!’ batin Alice yang sudah hancur mood nya hari ini.

‘’Benar nggak nyangka gua, ternyata lo yang bertubuh bongsor ini cepat banget langkahnya!’’ Prince yang terucap dengan tidak benar karena nafasnya naik turun untuk mengejar Alice.

‘’Apa lo bilang barusan, BONGSOR!’’ ujar Alice menatap Prince dengan tatapan tajamnya.

Episodes
1 Episode 1/ Kasus di Kampus Mantan.
2 Episode 2/ Kehidupan Neraka di Mulai.
3 Episode 3/ Tersangka Pertama
4 Episode 4/ Mendadak Trending Topik di Kampus Elite.
5 Episode 5/ Kasus dengan Petinggi Kampus.
6 Episode 6/ Siang Kampus Malam Kasus.
7 Episode 7/ Hampir Kebobolan.
8 Episode 8/ Memecahkan Teori Konspirasi Terbesar.
9 Episode 9/ Adu Skill di Investigasi.
10 Episode 10/ Melawan Elite Kampus.
11 Episode 11/ Membangunkan singa yang tertidur.
12 Episode 12/ Lambe Turah Meresahkan.
13 Episode 13/ Kesabaran Setipis Tisu.
14 Episode 14/ Permainan di Kuasai Oleh Setan-setan Berwajah Manusia.
15 Episode 15/ The Next Queen.
16 Episode 16/ Taruhan Kencan Dengan Mantan.
17 Episode 17/ Kencan gagal dengan Mantan Pacar.
18 Episode 18/ Over Size Penuh Pesona.
19 19/ Virus Mematikan
20 Episode 20/ Virus Elite Penawar Sulit.
21 Episode 21/ Virus Selesai Prince Terbengkalai
22 Episode 22/ Menyelamatkan Mantan dari Kematian.
23 Episode 23/ Air Mata Exclusive Khusus Untuk Prince Sang Mantan.
24 Episode 24/ Negosiasi Kematian Bersama Tuhan.
25 Episode 25/ Ronald Kesal, Kasus Tak Akan Usai.
26 episode 26/ Gengsi dan Keras Kepala Membuat Semua Merana.
27 Episode 27/ Dasar Manusia Munafik.
28 Episode 28/ Rahasia Dengan Mantan Kekasih.
29 Episode 29/ Kecantikan Alice Membuat Semua Pria Mabuk Kepayang.
30 Episode 30/ Kamu Bermain Licik, Aku Bermain Cerdik.
31 Episode 31/ Godaan Terbesar Pria Adalah Wanita.
32 Episode 32/ Pria Kunci Rahasia Alice.
33 episode 33/ Kasus Rumit, Cinta Semakin Sulit
34 Episode 34/ Klu Cinta Dari Detektif Brian.
35 Episode 35/ Tersudutkan Yang Menegangkan
36 Episode 36/ Kesepakatan dan Sebuah Penawaran.
37 Episode 37/ Dua Musuh yang Bekerja Sama.
38 Episode 38/ Simulasi Yang Menguji Nyali.
39 episode 39/ Perhatian Klunya, Alice!
40 Episode 40/ Jangan Paksa Aku Untuk Memilih
41 Episode 41/ Hati Lembut Di Balik Wajah Sangar.
42 Episode 42/ Alice, Gadis Tangguh Serba Bisa.
43 Episode 42/ Dengkuran Alice Membuat Pak Fardi Gemas.
Episodes

Updated 43 Episodes

1
Episode 1/ Kasus di Kampus Mantan.
2
Episode 2/ Kehidupan Neraka di Mulai.
3
Episode 3/ Tersangka Pertama
4
Episode 4/ Mendadak Trending Topik di Kampus Elite.
5
Episode 5/ Kasus dengan Petinggi Kampus.
6
Episode 6/ Siang Kampus Malam Kasus.
7
Episode 7/ Hampir Kebobolan.
8
Episode 8/ Memecahkan Teori Konspirasi Terbesar.
9
Episode 9/ Adu Skill di Investigasi.
10
Episode 10/ Melawan Elite Kampus.
11
Episode 11/ Membangunkan singa yang tertidur.
12
Episode 12/ Lambe Turah Meresahkan.
13
Episode 13/ Kesabaran Setipis Tisu.
14
Episode 14/ Permainan di Kuasai Oleh Setan-setan Berwajah Manusia.
15
Episode 15/ The Next Queen.
16
Episode 16/ Taruhan Kencan Dengan Mantan.
17
Episode 17/ Kencan gagal dengan Mantan Pacar.
18
Episode 18/ Over Size Penuh Pesona.
19
19/ Virus Mematikan
20
Episode 20/ Virus Elite Penawar Sulit.
21
Episode 21/ Virus Selesai Prince Terbengkalai
22
Episode 22/ Menyelamatkan Mantan dari Kematian.
23
Episode 23/ Air Mata Exclusive Khusus Untuk Prince Sang Mantan.
24
Episode 24/ Negosiasi Kematian Bersama Tuhan.
25
Episode 25/ Ronald Kesal, Kasus Tak Akan Usai.
26
episode 26/ Gengsi dan Keras Kepala Membuat Semua Merana.
27
Episode 27/ Dasar Manusia Munafik.
28
Episode 28/ Rahasia Dengan Mantan Kekasih.
29
Episode 29/ Kecantikan Alice Membuat Semua Pria Mabuk Kepayang.
30
Episode 30/ Kamu Bermain Licik, Aku Bermain Cerdik.
31
Episode 31/ Godaan Terbesar Pria Adalah Wanita.
32
Episode 32/ Pria Kunci Rahasia Alice.
33
episode 33/ Kasus Rumit, Cinta Semakin Sulit
34
Episode 34/ Klu Cinta Dari Detektif Brian.
35
Episode 35/ Tersudutkan Yang Menegangkan
36
Episode 36/ Kesepakatan dan Sebuah Penawaran.
37
Episode 37/ Dua Musuh yang Bekerja Sama.
38
Episode 38/ Simulasi Yang Menguji Nyali.
39
episode 39/ Perhatian Klunya, Alice!
40
Episode 40/ Jangan Paksa Aku Untuk Memilih
41
Episode 41/ Hati Lembut Di Balik Wajah Sangar.
42
Episode 42/ Alice, Gadis Tangguh Serba Bisa.
43
Episode 42/ Dengkuran Alice Membuat Pak Fardi Gemas.

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!