Terlalu ikut campur urusan anak

Jam menunjukkan pukul 3 sore, Lisa terdiam sendirian. Meratapi nasibnya yang malang.

Lisa menatap langit yang hari ini begitu mendung semendung hatinya saat ini.

"Aku akan bercerai dengan Mas Rizal, aku berharap ini adalah keputusan terbaik," kata Lisa pada dirinya sendiri.

Di saat Lisa terdiam sendirian, Rizal dan Mona tampak sedang cek-cok dengan perdebatan mereka berdua.

"Aku tidak akan menikahi kamu Mon," kata Rizal kepada Mona, sedikitpun Rizal tidak memikirkan perasaan Mona.

"Kamu harus menikahi aku Mas!" pinta Mona kekeh, enak saja sudah ehem-ehem di tinggal begitu saja. Memangnya aku tong sampah.

Dasar pelakor dimana-mana mereka itu tong sampah, mereka siap menampung sisa dari wanita lain. Bahkan banyak sekali yang secara gratis juga mau.

"Tapi aku tidak mau bercerai dengan Lisa," kata Rizal dengan entengnya.

Enak banget Mas Rizal bicara seperti itu, waktu itu menebar janji manis padaku, lalu sekarang kamu dengan gampangnya tidak mau menikahiku, jangan harap itu akan terjadi.

"Lisa akan menceraikanmu," tandas Mona dengan tegas.

Rizal menggaruk-garuk kepalanya yang tidak gatal, rasanya frustasi sekali memikirkan hal ini.

***

Ratna tampak geram dengan Lisa, ia berusaha menghubungi Lisa tapi tidak di angkat oleh Lisa.

"Dasar kamu, gara-gara kamu Rizal dan Mona sampai bertengkar, Lisa kamu itu memang pembawa sial," kata Ratna menggebu-gebu.

"Kenapa sih Bu Kok marah-marah? tanya Lita, ia sedang makan dengan nikmat.

"Biasalah perempuan iblis itu membuat masalah dasar tidak ada otak," jawab Ratna sangat geram.

Dasar emak-emak tidak ada otak bukannya kamu yang tidak ada otak. Main ngatain Lisa tidak ada otak.

"Ibu kali yang membuat masalah," sindir Lita dengan sengaja.

Lita tahu apa yang terjadi karena Lita tahu kalau Lisa datang ke rumah dan pasti melihat semua kenyataan yang selama ini telah di sembunyikan oleh ibunya dan kakaknya itu.

"Kenapa jadi Ibu?" tanya Ratna tidak terima.

"Bu, Mas Rizal itu sudah punya istri, janganlah Ibu menyuruh Mas Rizal untuk bersama dengan Mba Mona, kasian Bu, Mba Lisa sudah kehilangan anaknya apa harus dia kehilangan suaminya juga? Bu, bagaimana jika suatu saat semua terjadi padaku di masa depan?" cecar Lita, ia tak lagi membenci Lisa dan saat ini ia malah sedih melihat nasib Lisa saat ini.

Ratna menatap Lita geram, anak kecil tahu apa sih? Ada baiknya tidak usah banyak lagi ceramah lebih baik seolah saja yang benar.

"Lita, itu urusan Ibu dan Mas kamu, kamu itu jangan banyak ikut campur, sudah kamu diam saja! Kamu itu anak kecil," ujar Ratna dengan ketus.

Ibu bilang aku anak kecil, aku ini sudah kelas 3 SMA. Aku juga tahu mana yang benar dan mama yang salah?

"Sebagai seorang Ibu, ada baiknya Ibu jangan ikut campur urusan anaknya dan rumah tangga sang anak!" ujar Lita sok bijak, tapi memang benar.

"Dasar kamu, sana masuk kamar!" sentak Ratna, membuat Lita beranjak dari tempat duduknya lalu langsung masuk ke kamar.

Setelah Lita masuk ke dalam kamar, Ratna mondar-mandir karena hati dan peradabannya tidak tenang.

Lagian jadi orang tua tidak bisa diam dan anteng demen banget Ratna ini mengurusi urusan rumah tangga Rizal dan Lisa.

Bersambung

Terimakasih para pembaca setia

Terpopuler

Comments

❤️⃟Wᵃf✰͜͡ᴠ᭄ᴇʟᷜᴍͣuͥɴᷤ✪⃟𝔄⍣⃝కꫝ🎸

❤️⃟Wᵃf✰͜͡ᴠ᭄ᴇʟᷜᴍͣuͥɴᷤ✪⃟𝔄⍣⃝కꫝ🎸

Belum sadar juga dia jd orang tua

2022-11-29

2

Leerienna

Leerienna

lanjut kak, seru banget ceritanya

2022-11-23

0

Adinda

Adinda

lanjut thor,,, tetep semangat Lisa 💪

2022-11-22

0

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!