Mencoba Untuk Kabur

Sora berjalan mengendap-endap, lewat pintu belakang ia berencana untuk kabur dari rumah. Perlahan ia tarik kopernya, berharap ibu dan ayahnya tidak sampai mengetahui rencana untuk kabur.

Klek.

Sora memutar knop pintu sampai pintu, ia mengelus dada lantaran selangkah lagi rencananya akan berhasil dan ia akan terbebas dari perjodohan paksa ayahnya.

"Huhh ... Setelah ini aku akan bebas," ucapnya di sertai dengan helaan napas lega.

Sora buka pintu tersebut lebar-lebar. Dan sedetik kemudian semburat kebahagiaan nya berubah menjadi raut wajah tegang. Kedua bola mata nya membulat sempurna dan napas nya tertahan.

"Mau kemana? Mau coba-coba kabur dari ayah? TIDAK BISA!" ucap pria paruh baya yang saat ini berdiri di hadapan Sora.

Sora tampak gugup dan gelagapan. Bagaimana bisa ayahnya mengetahui rencananya. Bahkan ayahnya sudah stay di sana.

"A a-ayah ... Ayah k-kenapa bisa ada di sini?" tanya Sora terbata.

Wiranto mengulas senyum lebar.

"Ayah sudah tahu apa yang ada di kepalamu, Sora. Maka jangan coba-coba kabur dari ayah. Ayo kembali ke kamar!" seru pria itu.

Sora menggeleng. "Aku tidak mau, ayah. Biarkan aku pergi saja. Aku tidak keberatan jika harus angkat kaki dari rumah ini. Aku tidak apa-apa. Yang terpenting aku terlepas dari rencana ayah. Aku mohon, ayah. Biarkan aku angkat kaki saja, ya."

"Tidak bisa! Kau harus tetap melakukan pernikahan dengan Dimas. Ayo masuk!"

Wiranto menarik pergelangan tangan Sora dan membawanya pergi dari sana.

"Ayah, lepaskan! Ini sakit, ayah. Aku mohon lepaskan! Aku bisa jalan sendiri!" seru Sora.

Pak Wiranto tidak memperdulikan Sora, dia tetap menyeret Sora ke kamar.

"Tetap di sini dan jangan coba-coba untuk kabur lagi!" ancam nya.

"Tapi, ayah. Aku tidak apa-apa jika tidak di akui sebagai anak lagi lantaran membantah permintaan ayah. Asal aku tidak di jodohkan secara paksa, ayah."

"DIAAAMMM...!!! Jadilah anak yang penurut, kau pun akan mendapat keuntungan dari rencana ayah. Kau tahu? Dimas memiliki paras rupawan. Kau tidak akan menyesal menikah dengannya!"

Wiranto meninggalkan Sora dan menguncinya pintu kamar gadis itu dari luar.

"Ayah, tolong buka pintunya! Biarkan aku kabur saja, ayah. Ayah ... Ayaaahhh ..."

Sora menggedor-gedor pintu berharap ayahnya akan kasihan padanya. Tapi yang ada ia kehilangan banyak tenaga lantaran terlalu keras menggedor pintunya.

"Aku tetap berharap pernikahan ini tidak akan terjadi. Aku hanya ingin menikah dengan pria yang kucintai agar pernikahan berlangsung dengan penuh kebahagiaan, bukan penuh tekanan batin."

Lagi-lagi Sora menghembuskan napas lelah. Kenapa nasibnya bisa seperti ini? Bahkan ia sulit mempercayai jika sosok ayahnya yang berhati malaikat seketika berubah menjadi monster yang mengerikan.

"Tolong jangan paksa aku menikah, ayah," ucapnya lirih nyaris tak terdengar.

Di luar kamar, bu Arum tengah menanyakan apa yang terjadi sepagi ini di rumahnya.

"Sora sulit sekali untuk di atur, dia coba-coba untuk kabur dari rumah ini. Bahkan dia rela angkat kaki dan tidak diakui anak supaya bisa terlepas dari rencanaku," jelas Wiranto pada istrinya.

"Aku ikut kasihan juga dengan Sora. Dia kehilangan kesempatan untuk hidup dengan pria pilihannya atas keegoisanmu, ayah. Yang kau lakukan ini sama halnya dengan menjual putri kita dengan mengatasnamakan bebas dari hutan nyawa."

"Cukup, Arum! Jangan coba-coba membela Sora di hadapanku! Masih bagus Sora di korbankan untuk menikah dengan putra Asberto, daripada di antara kita harus ada yang berkorban nyawa lantaran kita berhutang nyawa pada Asberto."

Wiranto tidak sedang ingin berdebat dengan istrinya, ia melipir pergi dari sana guna menghindari perdebatan tersebut.

Bu Arum menghela napas berat. Sebenarnya memang ini satu-satunya cara agar keluarganya bisa terselamatkan. Dan apa yang di lakukan suaminya sudah paling baik. Ia berharap kelak Sora akan mengerti dengan apa permasalahannya.

_Bersambung_

Jangan lupa tambahkan ke favorit, dan klik ikuti profil Wind Rahma ya🤗

Terpopuler

Comments

Pinny Tirawat Thitipong💭

Pinny Tirawat Thitipong💭

semangat thor👍🏻
lanjut❤️❤️

2022-11-06

1

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!