Di sebuah gedung perkantoran yang tidak terlalu besar, saat ini Arga bersama klien penting nya sedang melakukan tanda tangan surat perjanjian kerja sama yang sudah Arga menangkan..
Dan tanpa Arga tahu, jika Wilayah yang akan menjadi tempat Proyek di bangun ternyata telah pindah ke wilayah yang lain, Tepat nya di kota C, disana lah proyek ratusan milyar itu akan dibangun , dan setelah mengetahui nya tentu saja itu semua membuat Arga merasa sangat kecewa, karena dia mengira jika proyek pembangunan Hotel bintang tujuh dan juga pembangunan kota baru yang di buka oleh pihak perusahaan asing itu, akan di buat di kota A tempat tinggal nya saat ini,
Tapi Arga telah salah menerka, karena di kota C lah pembuatan proyek itu akan di bangun, kota C berjarak lumayan jauh, jika menggunakan mobil akan memakan waktu 5 jam untuk tiba di kota A, disana masih terbilang sunyi karena belum terlalu banyak rumah dan juga bangunan,
Maka dari itu, perusahaan asing mulai berbondong-bondong untuk menginvestasikan uang mereka agar meraih keuntungan dengan membangun gedung dan juga perumahan elit,
Dan dengan terpaksa Arga menerima tanggung Jawab tersebut karena sudah dia tanda tangani, dan juga setujui, Arga sadar jika ini semua akan berdampak dengan keluarga,terutama kepada anak anak nya, karena untuk pertama kali nya mereka harus hidup terpisah untuk beberapa bulan kedepan...
"Selamat tuan Arga, aku mempercayakan proyek ini di tangan mu"
Ucap pengusaha asing tersebut..
"Terimakasih tuan, saya pasti akan menyelesaikan proyek ini dengan cepat, karena saya memiliki arsitek dan juga pekerja yang sangat ahli di bidang nya"
"Bagus itu tuan, jika begitu kami permisi sekarang juga, semua dana sudah saya serahkan kepada bank central di negara B, anda bisa menghubungi mereka langsung jika ingin mengambil dana nya"
"Tentu tuan, sekali lagi terimakasih tuan karena sudah mempercayakan saya dengan proyek ini, saya pasti akan menggunakan uang pembuatan proyek dengan sangat amanah"
Ujar Arga meyakin kan pengusaha tersebut, setelah itu mereka mulai pergi meninggalkan perusahaan...
Dan setelah kepergian para klien itu, Arga langsung mengumpulkan para tim dan yang lain nya untuk mulai menyiapkan semua bahan, biaya penggeluaran dan tim para pekerja,
Arga benar-benar sangat sibuk hari ini, bahkan dia sampai tidak menghiraukan handphone milik nya yang sedari tadi terus bergetar menandakan ada panggilan masuk...
Aira sedari tadi terus menghubungi nomor suami nya itu, untuk mengajak nya makan siang,
Aira takut jika karena terlalu sibuk bekerja, suami nya malah melupakan jadwal makan nya...
"Kenapa tidak di angkat, apakah mas Arga sedang sangat sibuk? "
Gumam Aira, dia baru saja selesai memasak menu makan siang, karena terlalu panik akhirnya Aira berinisiatif untuk mengantarkan bekal untuk suami nya
Kebetulan Art yang membantu Aira di rumah masih belum pulang, jadi Aira bisa menitipkan anak anak nya kepada ART tersebut...
"Sayang, mami pergi sebentar ke kantor papi ya nak, kamu dirumah sama kakak dan juga bibi Minah ya? "
Tanya Aira lembut kepada sang anak yang sedang asik menonton televisi...
"Iya mami, mami bilang sama papi Laura tunggin papi pulang, jadi nanti sore papi harus sudah pulang ya mi, Laura pengen ajak papi main mi"
"Iya... nanti pasti mami sampai kan ya,"
Jawab Aira tersenyum, setelah itu dia mulai menatap ke arah bik Minah yang menjadi ART paruh waktu di rumah nya...
"Bik..., Aira titip anak anak ya"
"Iya nyonya, nyonya pergi saja, kasihan bapak belum makan siang"
"Iya bibi bener, ya sudah aku pamit sekarang ya, Jason jaga adik kamu ya sayang"
"Siap mi"
Jawab Jason tersenyum menatap Aira...
Kini Aira sudah berada di dalam mobil, dia membawa bekal di dalam rantang yang sangat imut, ibu muda itu langsung mengendarai mobil nya dengan kecepatan kencang
Karena waktu sudah menunjukkan pukul setengah satu, jadi Aira berusaha agar bisa tiba di kantor suami nya sebelum jam kerja dimulai...
Arga adalah pria yang sangat disiplin , walaupun perusahaan itu adalah milik nya, tapi Arga tidak pernah berlaku sesuka hati,
Dan setelah hampir satu jam mengendara, akhirnya Aira sudah tiba di depan kantor suami nya tersebut..
Dia turun dari mobil dengan menenteng rantang kecil dan juga tas slempang nya, Aira memakai baju gaun di batas lutut yang membuat penampilan nya menjadi sangat mempesona,
Setiba nya di dalam loby kantor, para pekerja langsung menunduk dengan hormat,mereka sangat mengenal istri dari bos nya tersebut,
Karena dahulu Aira sempat bekerja sebagai manajer promosi untuk membantu perusahaan suami nya...
"Selamat siang ibu Aira"
Sapa mereka dengan sangat ramah..
"Siang juga semua nya, maaf ya hari ini saya tidak memasak banyak jadi saya tidak bisa membawa bekal untuk kalian juga"
"Tidak apa apa buk, kami mengerti pasti ibu sedang sibuk saat ini"
"Iya, tapi nanti jika ada waktu luang, pasti saya akan memasak lebih untuk kalian, sebagai rasa Terimakasih saya karena kalian sudah berkerja dengan keras"
"Terimakasih buk, ibu memang sangat lah baik, serasi sekali. dengan bos kami"
"Haha... kalian bisa saja muji nya, ya sudah saya ke atas sekarang ya"
"Iya buk, pak bos pasti senang melihat istri nya datang"
Goda mereka membuat Aira tersenyum Bahagia..
Tak lama kemudian, kini Aira sudah tiba di ruangan kerja milik suami nya, dia membuka pintu tanpa permisi karena ingin memberikan kejutan kepada suami nya tersebut..
Dengan perlahan Aira melangkah kan kaki nya menuju ke kursi yang sedang diduduki oleh Arga,
Pria itu terlihat sangat serius mencatat sambil menatap laptop yang ada di depan nya...
"Sayang... "
Sapa Aira membuat Arga langsung terkejut dan menatap ke arah samping kursi nya...
"Aira...! kamu kok ada disini? kapan masuk nya? "
Tanya Arga menatap heran,
Aira hanya tersenyum menanggapi pertanyaan suami nya tersebut, dengan cepat dia menutup buku dan meletakkan pena yang sedang di pegang oleh Arga...
"Kamu pasti belum makan siang mas, sekarang ayo kita makan terlebih dahulu"
Paksa Aira menarik tangan suami nya, mereka mulai duduk di kursi tamu, dan Arga menatap Aira dengan wajah sedikit kesal...
"Sayang, aku lagi sibuk lo, udah tanggung banget tadi nulis nya"
"Enggak mas, kamu mau buat aku marah, sekarang. makan dulu abis itu baru lanjut kerja lagi, aku udah capek lo mas masakin kamu terus anter ke sini juga"
"Iya, baiklah ibu ratu, ayo kita makan"
Jawab Arga tidak bisa membantah, setelah itu. mereka mulai menyantap makanan tersebut. dengan sangat. lahap,..
Hingga beberapa menit kemudian,. Arga dan Aira sudah selesai melakukan makan siang mereka,
Setelah selesai membereskan rantang yang Aira bawa, Tiba-tiba saja Arga mulai memegang tangan Aira dengan erat...
"Sayang, ada yang ingin aku sampai kan sama kamu, dan aku harap kamu bisa mengerti dengan apa yang aku ucapkan ini"
"Mas, memang nya kamu mau ngomong apa? kok kayak tegang gitu, oya aku juga mau menyampaikan sesuatu juga sama kamu, sekarang mas duluan yang ngomong geh"
Perintah Aira menatap Suami nya dengan lekat..
Arga mulai menarik nafas dalam, dan mengeluarkan nya dengan perlahan, seperti nya ini adalah waktu yang tepat untuk nya memberi tahu tentang proyek yang akan dia bangun
"Hemmm..... sayang, maaf ya, seperti nya untuk beberapa bulan kedepan, kita akan terpisah oleh jarak, karena aku akan membuat proyek besar yang baru saja aku dapat kan di kota C, jadi.. seperti nya untuk pulang ke rumah sangat memakan waktu, karena proyek ini sedang di buru, tapi aku berjanji akan pulang seminggu sekali, ataupun jika sempat aku akan pulang tiga hari sekali, aku harap kamu bisa memaklumi nya ya, tolong kamu beri pengertian kepada anak anak agar mereka tidak marah kepada ku, karena aku sangat sibuk beberapa bulan ini dan bulan ke depan nya... "
Deggghhhhh.......
Aira merasakan jantung nya seperti berhenti berdetak ,bagaimana mungkin mereka harus terpisah jarak untuk beberapa bulan kedepan....
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 113 Episodes
Comments
martina melati
ikut pindah aja k.kota c ktimbang terpisah dg anak dan istri.
kasian lho msh kecilll
2024-12-02
0
Nicky Nick
aira dah kwatir nih
2023-01-24
0
fifid dwi ariani
trus semangat
2022-12-04
2