“Ketua Sam! Kenapa kau tak fokus saja untuk melindungi Pejabat Deny? Aku sangat kecewa padamu kemarin.”
“Maafkan aku, Nyonya.”
Sam menundukkan kepalanya dan meminta maaf.
“Pejabat Deny akan turun sebentar lagi. Baiklah, kalian bisa pergi sekarang.”
Sam dan Marco pun membungkuk memberi salam, lalu pergi meninggalkan Agnes dan asistennya.
Di ruangannya, Agnes bersama asistennya melihat Deny meninggalkan rumah bersama para pengawalnya.
“Dasar pria kurang ajar. Kami masih menikah dan bekerja bersama. Bukankah seharusnya dia meminta maaf padaku?”
“Apa kau masih merasa dikecewakan olehnya, Nyonya?” tanya asisten.
“Hahaha. Kecewa?”Agnes hanya menggelengkan kepalanya.
“Tukang spanduk itu sepertinya berbahaya. Kau harus berhati-hati saat mengurusnya.”
Agnes memperingatkan asistennya.
“Jangan khawatir, Nyonya. Ada masalah lain.”
“Apa itu?”
“Ada masalah kecil dengan Anna.”
“Anna?”
Agnes pun kaget saat mendengar itu.
Anna merupakan anak kandung dari seorang Deny bersama mendiang istrinya yang sudah meninggal.
Saat Ibu Anna telah meninggal, Agnes sengaja menikahi Deny untuk mendapatkan sesuatu.
Agnes juga memanfaatkan Anna untuk mengendalikan Deny sepenuhnya.
Agnes sengaja mengirim Anna ke luar negeri dan menempatkannya di sebuah panti asuhan.
Asistennya memberitahu bahwa Anna berusaha kabur dari panti asuhan saat di luar negeri.
“Apa? Kupikir mereka sudah menangkapnya semalam.”
“Ya, akan tetapi, kejadian semalam membuatku khawatir, Nyonya.
“Tentang apa itu?”
Asistennya pun mengeluarkan tablet dan menunjukkan foto Anna yang sedang kabur telah diekspos di media oleh salah satu seniman terkenal di korea.
“Apa ini?” tanya Agnes saat melihat foto Anna yang terlihat sedang berada di pinggir jalan.
“Tampaknya dia terlihat saat kabur lalu fotonya berhasil diambil.”
“Segera urus dia!”
“Foto itu telah diunggah di media sosial oleh seniman terkenal yang berada di negara itu.”
“Apa?” tanya Agnes yang terkejut.
“Banyak pengikut dia yang sudah melihat foto itu. Mereka pasti mencari tahu siapa wanita remaja itu.”
Raut wajah Agnes pun berubah dan panik seketika, saat mendengar berita itu.
“Jangan cemas, Nyonya. Akan kuusahakan dia tak terekspos di media.”
“Bagaimana caranya kau melakukan itu? Astaga! Aduh! Aku pasti berhalusinasi lagi! Ada apa dengan kalian akhir-akhir ini?”
Agnes sangat syok dan memegangi kepalanya karena pusing.
“Maafkan aku, Nyonya.”
“Lantas, bagaimana cara menghentikan itu? Jika seniman itu sudah mengeksposnya, para wartawan dan paparazzi akan mencarinya!”
Agnes semakin menggebu-gebu karena emosinya.
“Kurasa kita harus mengambil kesempatan ini dan membunuhnya seolah dia mengalami kecelakaan.”
Asisten Agnes malah menyuruh untuk membunuh Anna, anak kandung Deny.
“Apa kau gila? Anna adalah satu-satunya alat untuk mengendalikan Deny.”
“Jika terjadi sesuatu pada Anna, maka aku tak akan bisa mengendalikannya lagi, mengerti?”
Agnes pun tak setuju dengan ide gila asistennya.
“Maafkan aku,Nyonya.”
Agnes pun menghela nafas panjang dan berpikir untuk melakukan sesuatu.
“Sebaiknya kau terus awasi dia.”
“Apa maksudmu, Nyonya?” tanya asisten.
“Bawa Anna kemari segera!”
“Astaga, Nyonya. Jika dia datang, kesehatan mentalmu…”
“Pemilu hampir tiba! Ini bukan saatnya kau mencemaskan kesehatan mentalku! Lakukan perintahku segera!”
Agnes semakin marah karena asistennya terus membantah.
“Baiklah, Nyonya.”
Asistennya pun pergi dari ruangan Agnes.
***
Di tempat lain, terlihat Deny sedang berada di dalam mobilnya untuk menuju suatu tempat.
Ia berada di dalam mobil ditemani Sam, yang duduk di sebelahnya, dan disopiri oleh sopir pribadinya.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 95 Episodes
Comments
Yan Sofian
tentu aja sama,, namanya juga cerita jiplakan. author ini plagiat
2024-05-21
0
Putera Saaban
ceritanya sama macam.drama korea
2023-04-24
0
Panta Jhoni Panta Wsl
lanjut
2022-12-10
0