Sepeninggal Genta dan Azzura, Johan masih tetap dengan posisi yang sama, berlutut tertunduk sembari terus meneteskan air mata penyesalan sekaligus bersalah.
Ucapan Genta dan Azzura barusan cukup membuatnya terpekur tak berkutik. Bahkan ingin berdiri saja saat ini, ia seolah tak punya tenaga.
"Nina,"...
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 131 Episodes
Retaknya Sebuah Kaca
127. Tangisan sia-sia ...
Comments
Yuli Purwati
nyesek ya pak Johan...??? ya nyeseklah.nikmati penyesalanmu pak.
2023-04-13
3