BAB 20 GAIRAH CINTA SATU MALAM

Hari ini adalah jadwal untuk Larisa memeriksakan kembali kandungannya kerumah sakit.

Seperti biasa ia sudah bersiap-siap untuk berangkat lebih awal untuk menghindari macet yang tak pernah ada berhentinya.

Sejak kemarin mama sudah pulang karena, ia merasa jengkel sebab Larisa tak juga mengantarkannya kerumah orang tua Ardian, akhirnya ia memutuskan untuk kembali pulang.

Larisa sebenarnya ingin ditemani oleh Ardian, tetapi Ardian menolak, bukan karena ia tak mau menemani Larisa, tetapi hari ini ia mulai sibuk untuk mengurus perusahaan orang tuanya.

Setelah mendaftar di resepsionis terlebih dahulu, Larisa kemudian menuju ruangan praktek dokter obgyn seperti saat pertama ia datang untuk memeriksakan kandungannya, ia lalu duduk menunggu, sampai nomor antriannya dipanggil.

Larisa yang mulai merasa bosan menunggu memutuskan untuk memainkan hpnya, ia akan mendownload aplikasi untuk ibu hamil seperti yang disarankan oleh dokter, dan ia pun membaca banyak berita seputar tentang ibu hamil diaplikasi itu.

Akhirnya nomor antrian Larisa dipanggil, ia kemudian berdiri lalu masuk kedalam ruang praktek dokter.

Suster mempersilahkan Larisa untuk duduk, ia menyuruhnya untuk menunggu terlebih dahulu, karena ada pergantian dokter yang akan bertugas hari ini.

Tak lama ia menunggu, akhirnya dokter Tiara tiba, ia masuk dan mulai menyapa para suster yang juga bertugas diruagannya dan duduk tepat didepan Larisa, namun belum menyadari kehadiran Larisa karena ia sibuk menyiapkan perlengkapan yang akan ia pakai untuk memeriksa para pasiennya.

Tiara lalu meminta buku pink yang diberikan kepada setiap ibu hamil pada suster, buku itu digunakan untuk melihat perkembangan ibu-ibu yang sedang hamil.

Suster lalu membawa buku pink milik Larisa lalu memberikannya pada Tiara, di sampul depan buku itu tertulis namanya, dokter Tiara yang melihat nama pasien adalah Larisa seketika memandang kearah pasiennya.

"Bukankah wanita ini yang ada dalam foto yang waktu itu Alex perlihatkan kepadaku? Alex bilang ia adalah istri dari temannya, tapi semalam aku mendengar Alex menyebut nama Larisa, apa hubungan antara mereka berdua?"

Pikir dokter Tiara yang merasa ada yang aneh antara Alex dan wanita yang bernama Larisa ini, apa sebenarnya hubungan antara mereka berdua, mengapa Alex menyebut nama istri temannya sendiri.

Namun Tiara berusaha kembali fokus pada Larisa, dan mulai menjalankan tugasnya untuk memeriksa perkembangan kehamilan pasiennya.

Tiara kemudian menyuruh Larisa untuk barbaring dan mulai mengolesi gel diperutnya, lalu muncullah gambar bayi yang sedang berada dalam perut Larisa, ia nampak terpana dengan apa yang ia lihat.

Ia tak menyangka ada nyawa yang kini tumbuh dan hidup didalam perutnya, "ntah bagaimana perasaan Alex jika mengetahui jika anak ini adalah anaknya, apakah ia akan marah? tidak, tidak, Alex tak boleh tau, jika ia tahu anak ini adalah anaknya ia pasti akan merebutnya dariku, tidak, itu tak boleh terjadi, aku harus merahasiakan ini darinya" Ucap Larisa dalam hatinya yang memikirkan untuk terus merahasiakan kehamilannya pada Alex, ia tak ingin jika bayinya diambil oleh darinya"

"Bagaimana dok, apakah anak dalam kandungan saya sehat?"

"Anak dan ibunya sehat, apakah ada keluhan lain yang anda rasakan?"

"Tidak ada dok, sejauh ini saya belum merasakan keluhan apa-apa"

"Bagus kalo begitu, sepertinya bayi ibu anak yang pintar yang tidak ingin membuat ibunya kesusahan"

"Iya dok, dia memang anak yang pintar, apakah jenis kelaminnya sudah kelihatan dok?"

"Wah anaknya laki-laki ya bu"

Jawab Tiara yang ikut senang mengetahui jenis kelamin bayi Larisa.

Seketika air mata Larisa menetes mendengar bahwa anak yang ia kandung adalah bayi laki-laki, Larisa berpikir Tuhan memang adil, Alex yang pergi dari hidupnya kini digantikan dengan seorang bayi laki-laki yang merupakan buah cinta dari mereka.

Larisa merasa begitu menyayangi anak yang kini berada dalam perutnya, ia berjanji akan menjaga anaknya dan tidak akan membiarkan Alex merebut anak itu darinya.

***

Alex dan Ardian sedang berada diclub malam untuk merayakan pertemanan mereka, Alex terus saja menawari Ardian agar mencoba untuk minum tapi ditolak olehnya.

Alex yang terus saja memaksa Ardian untuk minum bersamanya, karena tak bisa lagi menolak paksaan dari Alex, akhirnya ia pun memutuskan untuk mencoba segelas, dua gelas, sampai tak terhitung lagi sudah berapa banyak yang telah ia minum.

Alex dan Ardian akhirnya mabuk, mereka berdua saling mencurahkan isi hati mereka yang sedang patah hati.

Ardian yang bercerita tentang pernikahannya yang harus batal karena Larisa, sedangkan Alex menceritakan tentang kisah percintaannya yang harus berakhir tragis bersama Larisa.

Mereka tidak tau jika sebenarnya mereka sedang membicarakan tentang orang yang sama yaitu Larisa.

Robi yang melihat dua orang yang sedang patah hati itu, tak henti-hentinya mereka terus menuang minuman kedalam gelasnya, ia berpikir jika mereka tak dihentikan, mereka akan mati karena terlalu banyak minum.

Karena Ardian yang tadinya datang seorang diri akhirnya Robi memutuskan untuk menghubungi asisten pribadinya yaitu Rara untuk menjemput dan membawa tuannya pulang.

Rara akhirnya sampai dengan menaiki taksi online yang telah ia pesan, ia kemudian masuk kedalam untuk menjemput bosnya itu.

Rara melihat Ardian yang sudah terkapar tak berdaya dikursi sofa bersama dengan Alex, ia lalu berusaha memapah dan membawa Ardian masuk kedalam mobil yang dibantu oleh Robi.

Setelah Rara dan Ardian telah pergi barulah Robi masuk kedalam untuk membawa Alex yang juga sudah tak sadarkan diri.

***

Rara yang melihat keadaan Ardian yang sudah tak sadarkan diri lagi, ia berencana akan memanfaatkannya, karena begitu bahagianya akan mendapatkan Ardian, Rara tersenyum dengan senyuman liciknya merasa sangat senang dengan apa yang akan ia lakukan dengan Ardian.

Rara membawa Ardian pulang kerumah pribadi miliknya, setelah sampai dengan kesusahan Rara membawa tubuh Ardian masuk kedalam rumah, dan membawa Ardian masuk kedalam kamarnya, kemudian membaringkan Ardian ditempat tidur.

Ardian yang mabuk tidak mampu lagi untuk membuka kedua matanya, namun sayup-sayup ia melihat jika wanita yang ada dihadapannya adalah Tiana, padahal sebenarnya itu adalah Rara.

Ardian yang telah dibutakan oleh nafsunya malam itu melakukan hal yang seharusnya mereka tidak lakukan, semalaman mereka berdua lalui dengan penuh gairah dan kenikmatan.

Ardian dan Rara terus saja melakukannya hingga beberapa kali, hingga mereka lelah dan akhirnya tertidur.

Keesokan paginya, Ardian terbangun lebih dulu, ia kaget melihat Rara yang terbaring tanpa mengenakan sehelai kain pun ditubuhnya.

Ardian lalu bangkit kemudian memakai kembali pakaiannya, ia lalu membangunkan Rara yang sepertinya masih kelelahan karena pertempuran mereka semalam.

"Rara bangun,ra...Rara..."

Rara mulai tersadar dari tidurnya, pelan-pelan ia mulai membuka mata, ia melihat Ardian berada dihadapannya, kemudian tersenyum kearah Ardian seakan-akan tidak terjadi apa-apa semalam.

"Ra..Rara.. apa yang kau lakukan disini? Maksudku apa yang telah kita lakukan kenapa kau dan aku? Akkkhhhhhh...."

Ardian bertanya pada Rara apa yang sebenarnya terjadi mengapa bisa mereka tidur bersama dan dalam keadaan telanjang.

"Semalam bapak terlalu mabuk, Robi menelpon ku untuk menjemput anda dan membawa anda kesini, saat aku akan pulang anda tak mengizinkan aku untuk pergi, lalu mungkin anda tau sendiri apa yang selanjutnya kita lakukan"

Ardian merutuki kebodohannya, untuk kedua kalinya ia melakukan kesalahan yang sangat fatal, ia menjambak-jambak rambutnya karena kesal dengan perbuatannya.

Rara bangkit lalu memeluk Ardian, ia berusaha menghibur Ardian yang sedang kesal dengan dirinya.

"kenapa juga aku mau menuruti ajakan Alex, kalo tidak minum terlalu banyak mungkin semua ini tidak akan terjadi,bodoh , bodoh, bodoh"

Gumam Ardian dalam hati yang menyesali perbuatannya.

Ardian lalu melepaskan pelukan dari Rara, mengambil selimut lalu menutupi tubuh Rara yang polos.

"Bapak tidak usah merasa bersalah, bapak lagi mabuk, jadi tidak sengaja melakukannya"

"Maafkan aku Rara, kamu benar aku melakukannya karena aku tak sadar, aku...aku.."

"Stttt...ya aku mengerti, tapi aku senang kita bisa jadi lebih dekat"

Rara lalu berjalan mendekat kearah Ardian dan memeluknya dari belakang, Ardian yang mendapat pelukan dari Rara merasa bingung, pikirannya ingin menolak apa yang Rara lakukan kepadanya, namun tubuhnya berbanding terbalik dengan apa yang ia pikirkan

"Maukah kau melakukannya sekali lagi denganku?"

Pinta Rara dengan tak tau malunya.

Namun diluar dugaan, Ardian seakan menerima apa yang Rara lakukan, awalnya Rara berpikir bahwa Ardian akan menolak, namun ternyata salah, justru Ardian mau untuk melakukannya lagi dengannya.

Episodes
1 BAB 1 SEBUAH PERJODOHAN
2 BAB 2 LAMARAN
3 BAB 3 PERTENGKARAN
4 BAB 4 LARISA HAMIL
5 BAB 5 PENOLAKAN ARDIAN
6 BAB 6 LARISA MENJAUH DARI ALEX
7 BAB 7 PERMINTAAN LARISA
8 BAB 8 KEKECEWAAN ALEX
9 BAB 9 KEBAHAGIAAN KECILKU
10 BAB 10 ALEX AKHIRNYA TAU
11 BAB 11 PERTEMUAN TIANA DAN LARISA
12 BAB 12 GANGGUAN KECIL
13 BAB 13 AKU MENGINGINKANMU
14 BAB 14 SOLUSI DARI TIANA
15 BAB 15 PERNIKAHAN DUA CINCIN
16 BAB 16 KEPUTUSAN ABAH
17 BAB 17 KESEDIHAN ARDIAN
18 BAB 18 TUANMU ADALAH TUANKU JUGA
19 BAB 19 PERTEMUAN ARDIAN DAN ALEX
20 BAB 20 GAIRAH CINTA SATU MALAM
21 BAB 21 PERUBAHAN LARISA
22 BAB 22 BIDADARI SURGA
23 BAB 23 ALEX AKHIRNYA TUMBANG
24 BAB 24 KONSULTASI HATI
25 BAB 25 SOLUSI DOKTER CINTA
26 BAB 26 AISYAH DAN PERMASALAHANNYA (1)
27 BAB 27 AISYAH DAN PERMASALAHANNYA (2)
28 BAB 28 RARA MENGUNDURKAN DIRI
29 Pengumuman
30 BAB 29 HATI YANG TERSAKITI
31 BAB 30 HIKMAH DAN PEMBELAJARANNYA
32 BAB 31 SIASAT LICIK RARA
33 BAB 32 TANAMAN BERBAHAYA
34 BAB 33 RENCANA JAHAT TIARA DAN RARA
35 BAB 34 DI SEPERTIGA MALAM
36 BAB 35 AISYAH YANG MALANG
37 BAB 36 YANG SEBENARNYA...
38 BAB 37 ALEX VS ARDIAN
39 BAB 38 PENYESALAN SIDAN
40 BAB 39 BENAR-BENAR BERAKHIR?...
41 BAB 40 PERNIKAHAN ALEX
42 BAB 41 ALEX LARISA SAH
43 PENGUMUMAN NOVEL BARUKU
44 BAB 42 TERBONGKAR SEMUA
45 BAB 43 AWAL KEBAHAGIAAN ALEX & LARISA
46 BAB 44 PERMINTAAN LARISA
47 BAB 45 MALAM PERTAMA?
48 BAB 46 RENCANA PERJODOHAN KEMBALI
49 BAB 47 AKHIRNYA KEMBALI
50 BAB 48 ISTRI YANG SESUNGGUHNYA
51 BAB 49 ARDIAN DAN RARA MENIKAH?
52 BAB 50 MENIKAH KEMBALI
53 BAB 51 TIANA AZAM?
54 BAB 52 TIANA AZAM TA'ARUF?
55 BAB 53 BINGUNG
56 BAB 54 TIANA, LARISA, AISYAH BERPISAH
57 BAB 55 LARISA CEMBURU
58 BAB 56 KEJUTAN DARI ALEX
59 BAB 57 RARA CALON ISTRI
60 BAB 58 BUKAN KELUARGA LAGI
61 BAB 59 KONTRAKSI
62 BAB 60 KELUARGA BARU
63 BAB 61 AKHIR KEBAHAGIAAN ARDIAN & RARA?
64 BAB 62 MAMA MERTUA
65 BAB 63 MASA LALU AZAM
66 BAB 64 MAMA MERTUA BERULAH
67 BAB 65 MENERIMA
68 66 KABAR BAIK
69 BAB 67 BERTEMAN KEMBALI
70 BAB 68 SELANGKAH LEBIH SERIUS
71 BAB 69 ORANG TUA ALEX
72 BAB 70 ALEX SUDAH TIDAK TAHAN
73 BAB 71 SEPERTI ONDEL-ONDEL
74 BAB 72 BELANJA SESERAHAN
75 BAB 73 AZAM SULTAN?
76 BAB 74 MAMA LARISA MALING
77 BAB 75 KEBENARAN SIAPA AZAM
78 BAB 76 MENUJU HALAL
79 BAB 77 MANTAN ISTRI AZAM
80 BAB 78 KEMANA SITI?
81 BAB 79 MALAM PERTAMA
82 BAB 80 MALAM PERTAMA GAGAL LAGI
83 BAB 81 CICILAN MALAM PERTAMA
84 BAB 82 DUA KUBU
85 BAB 83 AKHIRNYA KETEMU JUGA
86 BAB 84 LEBIH KEJAM DARI PEMBUNUHAN
87 BAB 85 ENDING
88 Promo NovelKu
Episodes

Updated 88 Episodes

1
BAB 1 SEBUAH PERJODOHAN
2
BAB 2 LAMARAN
3
BAB 3 PERTENGKARAN
4
BAB 4 LARISA HAMIL
5
BAB 5 PENOLAKAN ARDIAN
6
BAB 6 LARISA MENJAUH DARI ALEX
7
BAB 7 PERMINTAAN LARISA
8
BAB 8 KEKECEWAAN ALEX
9
BAB 9 KEBAHAGIAAN KECILKU
10
BAB 10 ALEX AKHIRNYA TAU
11
BAB 11 PERTEMUAN TIANA DAN LARISA
12
BAB 12 GANGGUAN KECIL
13
BAB 13 AKU MENGINGINKANMU
14
BAB 14 SOLUSI DARI TIANA
15
BAB 15 PERNIKAHAN DUA CINCIN
16
BAB 16 KEPUTUSAN ABAH
17
BAB 17 KESEDIHAN ARDIAN
18
BAB 18 TUANMU ADALAH TUANKU JUGA
19
BAB 19 PERTEMUAN ARDIAN DAN ALEX
20
BAB 20 GAIRAH CINTA SATU MALAM
21
BAB 21 PERUBAHAN LARISA
22
BAB 22 BIDADARI SURGA
23
BAB 23 ALEX AKHIRNYA TUMBANG
24
BAB 24 KONSULTASI HATI
25
BAB 25 SOLUSI DOKTER CINTA
26
BAB 26 AISYAH DAN PERMASALAHANNYA (1)
27
BAB 27 AISYAH DAN PERMASALAHANNYA (2)
28
BAB 28 RARA MENGUNDURKAN DIRI
29
Pengumuman
30
BAB 29 HATI YANG TERSAKITI
31
BAB 30 HIKMAH DAN PEMBELAJARANNYA
32
BAB 31 SIASAT LICIK RARA
33
BAB 32 TANAMAN BERBAHAYA
34
BAB 33 RENCANA JAHAT TIARA DAN RARA
35
BAB 34 DI SEPERTIGA MALAM
36
BAB 35 AISYAH YANG MALANG
37
BAB 36 YANG SEBENARNYA...
38
BAB 37 ALEX VS ARDIAN
39
BAB 38 PENYESALAN SIDAN
40
BAB 39 BENAR-BENAR BERAKHIR?...
41
BAB 40 PERNIKAHAN ALEX
42
BAB 41 ALEX LARISA SAH
43
PENGUMUMAN NOVEL BARUKU
44
BAB 42 TERBONGKAR SEMUA
45
BAB 43 AWAL KEBAHAGIAAN ALEX & LARISA
46
BAB 44 PERMINTAAN LARISA
47
BAB 45 MALAM PERTAMA?
48
BAB 46 RENCANA PERJODOHAN KEMBALI
49
BAB 47 AKHIRNYA KEMBALI
50
BAB 48 ISTRI YANG SESUNGGUHNYA
51
BAB 49 ARDIAN DAN RARA MENIKAH?
52
BAB 50 MENIKAH KEMBALI
53
BAB 51 TIANA AZAM?
54
BAB 52 TIANA AZAM TA'ARUF?
55
BAB 53 BINGUNG
56
BAB 54 TIANA, LARISA, AISYAH BERPISAH
57
BAB 55 LARISA CEMBURU
58
BAB 56 KEJUTAN DARI ALEX
59
BAB 57 RARA CALON ISTRI
60
BAB 58 BUKAN KELUARGA LAGI
61
BAB 59 KONTRAKSI
62
BAB 60 KELUARGA BARU
63
BAB 61 AKHIR KEBAHAGIAAN ARDIAN & RARA?
64
BAB 62 MAMA MERTUA
65
BAB 63 MASA LALU AZAM
66
BAB 64 MAMA MERTUA BERULAH
67
BAB 65 MENERIMA
68
66 KABAR BAIK
69
BAB 67 BERTEMAN KEMBALI
70
BAB 68 SELANGKAH LEBIH SERIUS
71
BAB 69 ORANG TUA ALEX
72
BAB 70 ALEX SUDAH TIDAK TAHAN
73
BAB 71 SEPERTI ONDEL-ONDEL
74
BAB 72 BELANJA SESERAHAN
75
BAB 73 AZAM SULTAN?
76
BAB 74 MAMA LARISA MALING
77
BAB 75 KEBENARAN SIAPA AZAM
78
BAB 76 MENUJU HALAL
79
BAB 77 MANTAN ISTRI AZAM
80
BAB 78 KEMANA SITI?
81
BAB 79 MALAM PERTAMA
82
BAB 80 MALAM PERTAMA GAGAL LAGI
83
BAB 81 CICILAN MALAM PERTAMA
84
BAB 82 DUA KUBU
85
BAB 83 AKHIRNYA KETEMU JUGA
86
BAB 84 LEBIH KEJAM DARI PEMBUNUHAN
87
BAB 85 ENDING
88
Promo NovelKu

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!